berita-hoax-5872e376a623bd0b0549d39d

” TUTUP SEMUA JARINGAN INTERNET ”
Barusan saya baca berita di New Delhi yang di muat di (ANTARA News) – Jumat ini , Pemerintah di salah satu kabupaten Negara Bagian Uttar Pradesh di India Utara telah memblokir layanan Internet telepon genggam setelah bentrokan antara anggota dua kasta yang berbeda, kata polisi pada Kamis (25/5).
Para pejabat mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai tindakan pencegahan guna mencegah menyebarnya “desas-desus” dan menghentikan kabar hoax saling membakar suasana saling fitnah hingga memperuncing perbedaan dan menimbulkan huru hara yang lebih besar
“Internet telepon genggam telah dituding biang masalah menyebarkan kebencian , orang menggunakan media sosial lebih banyak digunakan menyebarkan desas-desus hoax dengan tujuan mengadu domba dan memperuncing suasana , Jumat 26 Mei 2017 , di Kabupaten Saharanpur sebagaimana dikutip dari Xinhua

Di Indonesia juga sekarang pemerintah dan masyarakat juga dibikin pusing dengan bermacam2 berita saling hujat saling serang bahkan saling fitnah antar agama , dan inter agama . apakah jika timbul masalah besar karena internet akankah pemerintah mengambil langkah seperti di India ini ” Tutup semua jaringan internet ?”

Saya dulu setelah kuliah di Sekolah ALkitab dan gagal karena keburu mualaf , kemudian kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi dan jurusan saya adalah ” Jurnalistik ” saya masih ingat ucapan Dosen istimewa saya pak Dahlan Iskan ..kenapa saya sebut istimewa karena beliau ini kuliah tidak tamat tetapi mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari dalam dan luar negeri karena kepintarannya dalam hal jurnalism . pernah berkata di ruang kuliah dan saya ingat betul ucapan beliau saat itu yaitu ” Kelak Surat kabar kertas ini akan digantikan dengan surat kabar elektronik ” .

Saat pertama kali beliau berkata seperti itu semua mahasiswa masih belum percaya dengan ramalan pak Dahlan kala itu , maklum saat itu internet masih langka belum banyak yg mengerti , dulu koran harian di cetak jam 12 malam sebagai dead line karena harus dikirim ke berbagai daerah dan harus sdh dibaca pelanggan jam 6 pagi tepat . pertama kali ada cetak jarak jauh yg melopori adalah pak Dahlan dan saat itu sdh dianggap hebat . sekarang mah sdh biasa dengan lalu lalangnya email dan share data yg serentak bisa kita cetak di seluruh indonesia dalam hitungan menit .

Dan sekarang ramalan beliau terbukti , perlahan lahan koran kertas sdh mulai digantikan dengan koran dan media elektronik . semua bisa jadi wartawan , semua bisa jadi agen berita , semua orang sekarang sdh bisa menjadi juru warta meskipun tidak punya kantor berita atau badan resmi kantor berita yg berhak dan boleh menerbitkan suatu berita kepada masyarakat luas . hanya dengan modal bikin web gratisan sdh bisa mendirikan kantor berita dan surat kabar , bahkan kalau ingin bonafid dikit membuka web yang berlangganan . dan mereka sdh bisa menerbitkan berita . sehingga saat ini jangan heran kalau ada berita yg beredar sumbernya dari bermacam2 ” tanda kutib ” kantor berita dan surat kabar abal – abal,

Kenapa saya katakan ” Abal – abal ” karena mereka bikin web berita tanpa ijin dari pemerintah dan tanpa badan hukum yang jelas . padahal dalam aturan pemerintah soal pemberitaan media ke masyarakat hanya mereka yg punya ijin penyiaran dan percetakan serta yang punya ijin menyajikan berita saja yg boleh menyebarkan suatu informasi kepada masyarakat .

Hal ini perlu karena kita menuntut pers itu bebas tetapi juga bertanggung jawab , hak mencari berita dan menyebarkannya boleh dilakukan selama mereka punya ijin soal ini . Dulu kita pasti ingat koran2 yang di diberi warning bahkan di bredel karena menyalahi kode etik jurnalistik yang sdh disepakai oleh dewan Pers . Informasi harus benar2 diseleksi mana yang boleh di beritakan mana yang tidak ..termasuk SARA ( Suku Agama Ras dan Antar golongan )…dulu ini sangat terlarang untuk diberitakan karena bisa memicu protes dan gejolak sosial .

Pers harus di kontrol …meskipun akhirnya setelah munculnya gelombang reformasi rame2 menginginkan kebebasan pers yang sebebas bebasnya .

Akibatnya apa ?

Akibatnya skr bisa kita lihat . pemerintah dengan munculnya arus perkembangan teknologi yang bernama Internet ..seakan akan kewalahan membendung segala arus informasi yang muncul dari berbagai sumber berita . sumber berita kantor berita abal2 tanpa ijin sebegitu derasnya masuk ke gadget2 yang dipegang oleh masyarakat . mana sumber falid mana sumber bohong dan hoax masyarakat sampai sampai bingung tidak bisa membedakan mana berita bener mana berita bohong .
Karena semua masyarakat dan individu bisa menjadi sumber berita , bisa menjadi wartawan dadakan , berbekal copy sana sini kemudian mendirikan blog dan web berita pun menyebar .

Dulu sebelum orang di vonis bersalah nama dan foto tdk boleh ditampilkan , matanya ditutup hitam dan menyebut nama hanya inisial saja …sebelum si terdakwa di vonis bersalah masih dianggap termasuk praduga tak bersalah . sekarang lihat apa yang terjadi , belum di vonis bersalah berita sdh menyebar lengkap dengan foto dan nama . keluarganya jadi malu dan semua berita yang sudah beredar oleh masyarakat dianggap itu suatu kebenaran .

Juga menyebarkan foto foto pembunuhan , kecelakaan , korban teror bom dll , foto2 yang mengerikan dulu kode etik jurnalistiknya harus di blur …di tutup separo …sekarang lihat semua bebas menyebarkan berita2 orang berdarah2 dan badan hancur karena semua punya gadget bisa langsung foto dan rekam dalam video dan langsung mereka kirim ke blog dan youtube .semua bisa jadi wartawan dadakan .

terlebih lagi berita soal SARA , menebar kebencian terhadap agama dan etnis tertentu , kepada suku tertentu , beberapa hari yang lalu juga terjadi huru hara di beberapa daerah karena sentimen SARA .

Semua berita sekarang ini sangat sangat bebas berseliweran dan langsung masuk ke gadget2 kita . dan pemerintah dibuat pusing /. makanya tidak mengherankan jika di India di bagian daearah tertentu sampai memblokir total internet . untuk meredam gejolak anti sosial yg mudah sekali disulut lewat internet.

Semoga kita lebih bijak dan arif dalam menyikapi perkembangan informasi sekarang ini . hati hati dengan berita palsu , berita profokasi , terutama berita yang menyangkut SARA . agar negara Indonesia ini tetap aman dan kita dapat hidup nyaman dan damai . Perang dan gejolak itu tdk enak saudara . mereka2 yang saat ini hidup di negara yg selalu konflik berbondong2 mengungsi meminta suaka ke negara2 tetangganya yg damai . apakah kita ini mau jika Indonesia ini kacau ?

Semoga ALLAH senantiasa merahmati kita umatnya dan negara ini .

Aamiin
Wassalam
Edy Prayitno

Iklan