Bp Pdt Budi Asali , No 3 dari kiri

Bp Pdt Budi Asali , No 3 dari kiri

Dialog dengan Bp Pendeta Budi Asali
tanggal : 14 Sept 2013
Topik   : Menjawab Pertanyaan Bp Mokoginta no1 , Apakah Yesus beragama Kristen

( Pernahkah Yesus mengajarkan Tata Cara Ibadah baru ? )

Edy Prayitno
Salam .itu acaranya kapan ? topiknya apa pak Budi ?

Kayaknya dengan bapak H.Iksan Mokoginta dan Bpk Mashud SM

Budi Asali

Sdh lama, entah thn berapa itu.

nggak ingat yg debat pertama, kalau debat kedua ttg pertanyaan berhadiah BMW itu. Shrsnya dia hutang BMW ke aku, dan nggak dibayar! hehehe.

Kami menjual DVD debat itu, Kalau mau beli hubungi Chandra Johan no hp 081332588000.

Coba tanya pdt Esra, mungkin dia ingat apa topik debat pertama itu.

Wisnu Eko Prasetio

pojok paling kanan bapak ESRA ….

Budi Asali

ya itu dia.

Wisnu Eko Prasetio

kalau debat kedua ttg pertanyaan berhadiah BMW itu. Shrsnya dia hutang BMW ke aku, dan nggak dibayar! hehehe.
==============
kan banyak ntuh pertanyaan … bapak jawab yang mana…

Budi Asali

aku jawab semua pertanyaannya dlm bukuku, jadi dia hutang BMW + 100 juta!

Mungkin aku mau jadi islam kalau kamu bisa tunjukkan kpd aku apa kelebihan Islam yg tak bisa aku dapatkan dr Kristen (hal2 rohani tentunya).

Edy Prayitno

coba pak jawab salah satu saja …singkat saja

Budi Asali

salah satu dr pertanyaannya dia?

Edy Prayitno

betul pak salah satu saja

Budi Asali
Pertanyaan Pertama
Mana pengakuan Yesus di dalam Alkitab
bahwa dia beragama Kristen?

Semua pengikut Yesus pasti mengakui bahwa mereka beragama Kristen. Tetapi apakah ada di antara mereka bisa memberikan bukti atau menunjukkan ayat-ayat yang tertulis di dalam Alkitab bahwa Yesus beragama Kristen?
Pertanyaan seperti itu tampak sepele atau main-main, padahal kami benar-benar serius dan akan menepati janji bila ada diantara umat Kristiani atau dari agama manapun yang bisa memberikan bukti berupa ayat-ayatnya yang tertulis dalam Alkitab tentang pengakuan Yesus bahwa dia beragama Kristen.
Jika Yesus ternyata bukan beragama Kristen, lalu apa nama agama Yesus yang sebenarnya? Siapa saja yang bisa menunjukkan bukti atau menunjukkan ayat-ayat yang benar-benar tertulis di dalam Alkitab (Bible), pengakuan Yesus bahwa dia beragama Kristen, maka kami sediakan hadiah sebesar Rp. 10.000.000.- (sepuluh juta) tiap pertanyaan. Banyak umat Kristiani tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Yesus bukan beragama Kristen dan yang menamakan agama itu ‘Kristen’ bukan Yesus, tapi Barnabas dan Paulus (Saulus) di Antiokhia. Perhatikan ayat-ayat Alkitab dibawah ini :
“Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.” (Kis 11:23-26)

Ayat diatas membuktikan bahwa yang menamakan agama itu ‘Kristen’ bukan Yesus. tetapi Barnabas dan Paulus.
Seumur hidupnya Yesus tidak pernah tahu kalau agama yang dibawanya dinamai Kristen, sebab nama ‘Kristen’ itu baru muncul jauh setelah Yesus mati. Timbul pertanyaan; kalau begitu kapan Yesus mati dan kapan agama yang dibawanya dinamai Kristen? Menurut data yang kami baca dalam beberapa buku yang ditulis oleh kalangan Kristen sendiri, diantaranya dalam buku “Religions on File” Yesus lahir sekitar tahun 4 SM (Sebelum Masehi) dan wafat sekitar tahun 29 M (Masehi). Sementara Paulus dan Barnabas memberi nama ‘Kristen’ terhadap agama yang mereka bentuk, yaitu sekitar tahun 42 M. Ini berarti sekitar 13 tahun (42-29=13) setelah Yesus mati, baru muncul agama Kristen bentukan Barnabas dan Paulus.

Didalam kitab suci agama Islam yaitu A1 Qur`an, tidak dijumpai satu pun kata ‘Kristen’, yang ada kata ‘Nashara’ karena Yesus berasal dari kota Nazareth. Dan pengikut ajaran Yesus disebut ‘Nashrani’ bukan Kristen. Bahkan didalam Alkitab itu sendiri, kata ‘Kristen’ hanya disebutkan paling banyak 6 (enam) kali, yaitu pada Kis 11:26, Kis 26:28, Rm 16:7, 1Kor 9:5, 2Kor 12:2 dan 1Ptr 4:16.

Tanggapan Pdt. Budi Asali:

1) Mokoginta sudah menjawab sendiri pertanyaannya. Mula-mula ia bertanya dimana dalam Alkitab ada ayat yang menunjukkan bahwa Yesus beragama Kristen, tetapi lalu ia sendiri mengatakan bahwa ‘Banyak umat Kristiani tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Yesus bukan beragama Kristen’. Ini menunjukkan ia bukan bertanya! Ini merupakan pertanyaan dari orang yang tidak mempunyai niat bertanya, dan hebatnya pertanyaan konyol dan salah seperti ini disayembarakan dengan hadiah Rp 10 juta!

2) Pada waktu Mokoginta mengatakan bahwa ‘Banyak umat Kristiani tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Yesus bukan beragama Kristen’, apakah ia sudah mengadakan jajak pendapat / angket tentang hal itu? Atau ini hanya sekedar omong kosong dari dia? Saya sendiri tidak pernah tahu ada orang Kristen yang menganggap bahwa Yesus beragama Kristen! Karena itu, ini menunjukkan betapa sedikitnya ‘mantan Katolik’ ini tahu tentang kekristenan!

3) Mokoginta mengatakan bahwa yang menamai agama itu Kristen bukanlah Yesus, tetapi Barnabas dan Paulus, dan ini ia dasarkan pada Kis 11:23-26 – “(23) Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan, (24) karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. (25) Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. (26) Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen”.

Dari bagian mana dari text ini Mokoginta bisa menyimpulkan bahwa yang memberi nama ‘Kristen’ itu adalah Paulus dan Barnabas? Saya sendiri sama sekali tidak bisa melihat hal itu, karena ay 26nya hanya mengatakan bahwa ‘Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen’. Tak dikatakan siapa yang pertama kalinya menyebut mereka sebagai orang Kristen. Dan tentang hal ini ada beberapa pendapat dari para penafsir. Ada yang mengatakan bahwa yang menyebut mereka demikian, adalah orang-orang non Kristen, ada pula yang mengatakan bahwa mereka sendiri yang menamai diri mereka seperti itu, dan ada juga yang mengatakan, sama seperti pandangan Mokoginta, bahwa Paulus dan Barnabaslah yang memberi nama itu. Yang jelas textnya tidak menyatakan apa-apa, dan karena itu muncul bermacam-macam pandangan.

Barnes’ Notes (tentang Kis 11:26): “‘And the disciples were called Christians …’ As this became the distinguishing name of the followers of Christ, it was worthy of record. The name was evidently given because they were the followers of Christ. But by whom, or with what views it was given, is not certainly known. Whether it was given by their enemies in derision, as the names Puritan, Quaker, Methodist, etc., have been; or whether the disciples assumed it themselves, or whether it was given by divine intimation, has been a matter of debate. … No certain argument can be drawn in regard to the source of the name from the word which is used here” (= ‘Dan murid-murid disebut orang-orang Kristen …’ Karena ini menjadi nama yang membedakan dari pengikut-pengikut Kristus, itu layak untuk dicatat. Nama itu pasti diberikan karena mereka adalah pengikut-pengikut Kristus. Tetapi oleh siapa, atau dengan pandangan apa nama itu diberikan, tak diketahui dengan pasti. Apakah nama itu diberikan oleh musuh-musuh mereka sebagai ejekan, seperti yang terjadi dengan nama-nama Puritan, Quaker, Methodist, dsb, atau apakah para murid mengambil nama itu untuk diri mereka sendiri, atau apakah nama itu diberikan oleh pemberitahuan ilahi, telah menjadi suatu bahan debat. … Tak ada argumentasi yang pasti yang bisa ditarik berkenaan dengan sumber dari nama dari kata yang digunakan di sini).

Tetapi Adam Clarke kelihatannya yakin bahwa nama ‘orang Kristen’ itu diberikan oleh Tuhan (Yesus) sendiri. Perhatikan kata-katanya di bawah ini.

Adam Clarke (tentang Kis 11:26): “‘And the disciples were called Christians first at Antioch.’ It is evident they had the name Christians from CHRIST their master; as the Platonists and Pythagoreans had their name from their masters, Plato and Pythagoras. … It has been a question, by whom was this name given to the disciples! … The word CHREEMATISAI in our common text, which we translate ‘were called,’ signifies in the New Testament to appoint, warn, or nominate, by Divine direction. In this sense, the word is used, Matt. 2:12; Luke 2:26; and in the preceding chapter of this book, Acts 10:22. If, therefore, the name was given by divine appointment, it is most likely that Saul and Barnabas were directed to give it; and that, therefore, the name Christian is from God” (= ‘Dan murid-murid disebut orang-orang Kristen pertama-tama di Antiokhia’. Adalah jelas bahwa mereka mendapat nama ‘orang Kristen’ dari kata ‘Kristus’ yang adalah tuan / guru mereka; sama seperti Platonists dan Pythagoreans mendapatkan nama-nama mereka dari tuan / guru mereka, Plato and Pythagoras. … Telah menjadi suatu pertanyaan, oleh siapa nama ini diberikan kepada murid-murid! … Kata CHREEMATISAI dalam text umum kita, yang kita terjemahkan ‘disebut’, dalam Perjanjian Baru berarti ‘menetapkan, memperingatkan, atau menunjuk / mengangkat’, oleh petunjuk Ilahi. Dalam arti ini, kata itu digunakan, Mat 2:12; Luk 2:26; dan dalam pasal sebelumnya dari kitab ini, Kis 10:22. Karena itu, jika nama ini diberikan oleh penetapan ilahi, adalah paling memungkinkan bahwa Saulus dan Barnabas diarahkan / dipimpin untuk memberikan nama itu; dan bahwa, karena itu, nama ‘orang Kristen’ adalah dari Allah).
Mat 2:12 – “Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain”.
Luk 2:26 – “dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan”.
Kis 10:22 – “Jawab mereka: ‘Kornelius, seorang perwira yang tulus hati dan takut akan Allah, dan yang terkenal baik di antara seluruh bangsa Yahudi, telah menerima penyataan Allah dengan perantaraan seorang malaikat kudus, supaya ia mengundang engkau ke rumahnya dan mendengar apa yang akan kaukatakan.’”.

Di atas, Mokoginta berkata “Seumur hidupnya Yesus tidak pernah tahu kalau agama yang dibawanya dinamai Kristen, sebab nama ‘Kristen’ itu baru muncul jauh setelah Yesus mati”. Lucu sekali! Apakah ia lupa bahwa kristen percaya bahwa setelah Yesus mati, Ia lalu bangkit pada hari yang ke 3? Karena itu, sekalipun dalam sepanjang hidup Yesus (sebelum Ia mati disalib), nama ‘orang Kristen’ tidak pernah ada, itu tidak berarti bahwa tidak mungkin Yesus yang memberikan nama itu. Yesus bisa memberikan nama itu setelah Ia bangkit dari antara orang mati. Lebih-lebih, kalau kita meninjau Yesus sebagai Allah, maka kematian dari manusia Yesus jelas tak menghalangi Dia untuk memberi nama itu kepada para muridNya!

4) Yesus tidak pernah mengakui bahwa Ia beragama Kristen? Ini suatu pernyataan bodoh dari orang sok pinter. Sudah barang tentu Ia tidak pernah mengakui hal itu, karena Ia memang tidak beragama Kristen. Perlu diingat bahwa Kristen, kalau mau disebut sebagai ‘agama’, adalah agama yang mengikuti Kristus, dan menyembah Kristus. Jadi, bagaimana mungkin Yesusnya sendiri beragama Kristen? Juga perlu diingat bahwa Yesus adalah Allah dan manusia.
a) Sebagai manusia, Ia beragama Yahudi, dan ini terlihat dari fakta dalam Alkitab bahwa Ia memang menjalani semua upacara dan hukum-hukum Yahudi, seperti disunat, merayakan Paskah (Paskah Perjanjian Lama), merayakan hari-hari raya Yahudi yang lain, berbakti di Bait Allah / synagog, dan sebagainya. Ia memang tidak pernah mempersembahkan korban untuk dosa, tetapi itu disebabkan karena Ia adalah orang yang suci murni, sama sekali tidak berdosa.
b) Sebagai Allah, Ia tidak punya agama (menurut saya adalah omong kosong kalau Allah punya agama!). Sebaliknya Ia adalah obyek penyembahan dari orang-orang Kristen. Semua orang Kristen mengikuti Dia.
Yoh 10:27-28 – “(27) Domba-dombaKu mendengarkan suaraKu dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, (28) dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tanganKu”.

5) Sekarang saya akan menyoroti kata-kata Mokoginta ini: “Seumur hidupnya Yesus tidak pernah tahu kalau agama yang dibawanya dinamai Kristen, sebab nama ‘Kristen’ itu baru muncul jauh setelah Yesus mati. Timbul pertanyaan; kalau begitu kapan Yesus mati dan kapan agama yang dibawanya dinamai Kristen? Menurut data yang kami baca dalam beberapa buku yang ditulis oleh kalangan Kristen sendiri, diantaranya dalam buku ‘Religions on File’ Yesus lahir sekitar tahun 4 SM (Sebelum Masehi) dan wafat sekitar tahun 29 M (Masehi). Sementara Paulus dan Barnabas memberi nama ‘Kristen’ terhadap agama yang mereka bentuk, yaitu sekitar tahun 42 M. Ini berarti sekitar 13 tahun (42-29=13) setelah Yesus mati, baru muncul agama Kristen bentukan Barnabas dan Paulus”.
Catatan: garis bawah dari saya.

Pertama-tama perlu dicamkan bahwa Kis 11:26 itu tidak berbicara tentang nama dari agama, tetapi nama / sebutan dari para pengikutnya!!!
Kis 11:26b (KJV): “And the disciples were called Christians first in Antioch” (= Dan murid-murid disebut orang-orang Kristen pertama-tama di Antiokhia).
Tetapi Mokoginta telah mengalihkan pembicaraan tentang ‘nama dari para murid’, menjadi pembicaraan tentang ‘nama dari agama’, dan mengatakan bahwa Paulus dan Barnabaslah yang memberikan nama Kristen pada agama itu. Dan lalu Mokoginta mengalihkan lagi pada ‘pembentukan agama’ itu, yang dia katakan dilakukan oleh Paulus dan Banabas. Saya kira sebaiknya Mokoginta pindah profesi menjadi seorang tukang sulap saja!

Sebagai pesan dari saya untuk setiap orang Kristen, dalam membaca suatu buku rohani apapun, kita harus sangat mewaspadai pembengkokan pokok pembicaraan seperti ini. Kalau tidak, kita akan sangat mudah disesatkan!

-o0o-

Edy Prayitno

wah panjang …sek tak bacanya

ya saya juga kurang suka dengan pertanyaan kayak anak kecil ini he he he , tetapi bukankah Yesus tidak membawa ajaran baru ? saat Yesus berkotbah hanya ingin meluruskan huum Tourat yg sudah menyimpang . jadi Yesus tidak membawa hukum baru ….jadi termasuk Yesus tidak membawa agama baru , soal di kemudian hari ada yg menjadikan pengikut Yesus disebut Nasrani atau Kristen ya itu perkembangan kasus ….bagaimana menurut bapak ?

Yesus juga tidak memberi ajaran syariat baru , tata cara ibadah ya sama dengan tata cara orang yahudi di jaman itu

saya tanya sekarang apa Yesus mengajarkan syariat baru dalam ibadah seperti yg anda lakukan saat ini ?

Budi Asali

Tujuan utama Yesus dtg bukan membawa ajaran, tetapi utk mati di salib menebus dosa, krn tanpa itu semua org akan msk neraka.
Tetapi ia selanjutnya juga mengajar, dan Ia mengajar banyak hal yg bertentangan (meluruskan) dg ajaran tokoh2 Yahudi saat itu. Ini bisa dibaca misalnya dlm Mat 5:21-48.
Agama Yahudi percaya keselamatan krn perbuatan baik, tetapi Yesus tidak mengajar demikian. Ia mengajarkan keselamatan krn iman.
Joh 3:14 Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
Joh 3:15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
Joh 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Joh 3:36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”
Joh 5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
Joh 8:24 Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.”
Joh 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Edy Prayitno

Nah saya catat jaaban bapak ” Yesus datang bukan membawa ajaran baru ” ….

Yesus mengajar ..memang iya , Yesus mengajar di Bait ALLAH di tempat para orang yahudi berkumpul dan beribadah . ini yg ke 2

Budi Asali

lho dimana saya katakan Dia tidak membawa ajaran baru? Saya katakan Ia mengajar bertentangan dg ajaran para tokoh agama Yahudi.

Edy Prayitno

Yesus tidak datang untuk sengaja menyerahkan nyawanya karena Yesus juga berdoa ” kalau bisa cawan ini berlalu dari padaku , bahkan Yesus berdoa sampai keluar air mata darah …ketakutan

Budi Asali

@Edy Prayitno Itu Yesus sbg manusia. Ia takut akan keterpisahan dg BapaNya. Tetapi bahwa Ia rela terlihat dr sambungan doaNya, bukan kehendakKu yg jadi, kehendakMulah yg jadi.
Jg dr ayat2 ini:
Mat 16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
Joh 12:23 Tetapi Yesus menjawab mereka, kata-Nya: “Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan.
Joh 12:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
Joh 12:25 Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
Joh 12:26 Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.
Joh 12:27 Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.

Edy Prayitno

Tujuan utama Yesus dtg bukan membawa ajaran, ” ini kan jawaban bapak ..? he he he

jadi Yesus memang datang tidak membawa ajaran baru

Yesus takut akan berpisah dengan Bapa ? gimana jelasnya pak

Didin Heryana

pak budi memang menulis bhwa yesus tidak membawa ajaran baru..silahkan cek lagi pd tiap komen pak budi..

Budi Asali

@Edy Cara Yesus beribadah memang lain dg cara org kristen beribadah. Krn apa? Sbg manusia Dia beragama Yahudi (tetapi agama Yahudi yg benar). Krn itu Ia disunat, rayakan Perjamuan Paskah dsb. Ia hidup di jaman PL. Kami hidup dlm jaman PB. Batas PL dan PB secara teologis adalah saat kematian Yesus, dimana tirai Bait Suci sobek, menandakan seluruh Bait Suci, imam2, upacara2nya dsb semua dibuang. Sejak itu msk jaman PB, ya tentu saja tata ibadahnya lain, masakan kami hrs sembelih domba dsb, padahal semua telah digenapi dlm kematian Yesus?

Edy Prayitno

Yesus beragama Yahudi ? dan Yesus tidak mengajarkan cara syariat bagaimana cara beribadah ? terus sekarang setelah Paulus menentukan nih ajaran disebut Kristen dan mengadakan model2 cara2 ibadah …berarti cara2 ibadah ini memang benar tidak pernah diajarkan oleh Yesus . Apakah seperti itu pak ?

Budi Asali

Yesus itu Allah dan manusia. Sbg Allah Dia tak punya agama. Dia obyek dr penyembahan org kristen. Sbg manusia Dia memang beragama Yahudi. Dia disunat, rayakan Paskah PL, dan ikuti semua peraturan Hk Taurat.
Mengapa kalian begitu sentimen sama Paulus? Siapa katakan dia yg tentukan tata ibadah PB? Paulus belum bertobat, apalagi jadi rasul, tata ibadah sdh berubah. Itu pasti krn tak ada lagi sembelih domba dsb. Jadi pasti bukan dia yg memulai hal itu tetapi rasul2 yg lain.

Edy Prayitno

Lho tadi bapak nyebut Yesus beragama Yahudi he he sekarang kok beda lagi pak ….he he he

” Sbg manusia Dia beragama Yahudi ” ini kan jawaban bapak ?

Budi Asali

apanya yg beda. Coba baca lagi.

Edy Prayitno

he he itu sudah saya copy pak

Budi Asali

Tadi baru nulis sebagian lalu kepencet tombol enter, lalu aku edit.

Edy Prayitno

he he he

coba dilanjut bagaimana pak Yesus ini sebagai manusia atau sebagai ALLAH ?

dan apa yg baru dalam tata cara ibadah yg sdh diajarkan oleh Yesus pak ?

Budi Asali

Dia Allah dan manusia. Mula2 Dia cuma Allah, lalu Dia menjadi manusia (pd saat dilahirkan oleh Maria). Mulai saat itu sampai selama2nya Ia adalah sgh2 Allah dan sgh2 manusia.

Aku kira Yesus tidak mengajarkan tata ibadah yg baru, krn Ia hidup pd jaman PL. Baru berubah setelah msk jaman PB (pd saat itu Yesusnya sdh naik ke surga).

Edy Prayitno

ok pak karena topiknya adalah apakah Yesus membawa ajaran baru ( dan disebut Kristen ) kita coba fokus ke topik ini dulu saja , karena topik ini salah satu 10 pertanyaan dari bp Mokoginta yg bapak sudah jawab lewat buku bapak .

Budi Asali

ok

Budi Asali

apa yg mau ditanyakan?

Edy Prayitno

kalau saya yg bertanya tdk spt pertanyaan bpk Mokoginta yg terlalu berterus terang dan kayak pertanyaan anak2 , tetapi yg patut kita kritisi adalah apakah Yesus membawa agama baru ( syariat tata cara ibadah baru ) setelah agama yahudi yg di bawa oleh nabi Musa

Edy Prayitno

dan bapak diatas sudah menjawab dengan agak ragu2 apakah Yesus ini benar membawa agama baru atau tidak ?

Budi Asali

Saya tidak ragu2. dr mana anda simpulkan saya ragu2?

Edy Prayitno

pertama bapak sdh menjawab bahwa Yesus memang tidak membawa ajaran baru …..kemudian bapak ralat …coba bapak tegaskan lagi soal ini

Budi Asali

Saya jelaskan dr awal ya, kalau nggak anda tak bisa mengerti. Agama Yahudi yg Musa ajarkan, menggunakan simbol2 atau type2 / bayangan2, yg digenapi dlm diri Yesus dan kematiabnNya. Misalnya imam itu pengantara, pd saat Yesus dtg Ia yg jadi imam. Ia menggenapi type / bayangan itu shg otomatis setelah Ia mati tak bioleh lagi ada imam manusia biasa.
Jg ada korban2 sejak jaman Musa, yg mrpk type dr korban Kritus di kayu salib. Waktu Yesus dtg dan mati, maka bayangan ini sdh digenapi shg HARUS dibuang.
Jadi dg banyaknya yg digenapi, maka TIDAK BISA TIDAK TATA IBADAH HRS DIUBAH! Tetapi semua itu terjadi setelah Yesus mati dan bangkit, bahkan naik ke surga!
Rasul2 tidak mungkin persembahkan korban lagi, sembelih domba Paskah dsb, krn semua sdh digenapi dan krn itu dihapuskan pelaksanaannya.
Jadi tata ibadah berubah.

saya tidak meralat. saya katakan tombol enter kepencet shg message terkirim. tetapi kan terlihat kalau kalimat saya putus di tgh jalan? lalu saya edit utk lanjutkan kalimat yg putus itu.

Edy Prayitno

tata cara ibadah berubah yg bagaimana pak ? penggenapan hukum2 Tourat seperti apa yg di genapi oleh Yesus ? karena Yesus berkata dalam Mat 5 : 17 Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

tidak ada yg di ganti atau di tiadakan ,,,,atau dengan kata lain Yesus tidak merubah syariat tata cara ibadah yg sudah ada

Budi Asali

lho baru saya jelaskan kok ditanyakan. baca dulu penjelasan saya.

Yg Mat 5:17 perhatikan kata ‘menggenapinya’. Ini menggenapi apa? Jelas simbol2 dan type2 dlm ibadah jaman PL. Krn sdh digenapi maka itu ditiadakan.

Edy Prayitno

sudah pak , jawaban bapak masih terkesan bias antara Yesus sebagai penggenapan dan Yesus sebagai pembuat ajaran yg baru jawaban bapak belum jelas

sedang yg kita bicarakan adalah kenapa ” ada ajaran tata cara ibadah baru yg disebut agama Kristen ” …ini intinya pak

Budi Asali

Dlm tata ibadah Ia tak ubah, dlm ajaran Ia ubah. tata ibadah dan ajaran jgn dikacaukan. Tapi dlm ajaran yg Ia ubah bukan firman Tuhannya tetapi penafsiran dr tokoh2 Yahudi ttg PL.

Edy Prayitno

Bapak menjawab ” Dalam tata ibadah Ia tidak merubah ” ini saya catat . Pertanyaannya kenapa sekarang ada agama baru ber nama ” kristen ” dengan tata cara ivadah yg beda dengan tata cara ibadah orang Yahudi ?

Budi Asali

lho dr tadi anda membaca bgm sih?

Edy Prayitno

he he he kenapa pak

santai pak minum kopi dulu …

Budi Asali

ya kamu pasti ngantuk krn apa yg sdh saya jelaskan panjang lebar kamu nggak ngerti blas.

Edy Prayitno

iya nih saya sudah minum kopi kok pak he he

Wisnu Eko Prasetio

jujur saya lihat memang bias … kurang penekanan

saya sudah habis kopinya

Budi Asali

gak ada yg kurang.

Edy Prayitno

coba bapak lihat jawaban bapak diatas ..saya juga bertanya sesuai dengan jawaban yg bapak sebutkan

coba saya review lagi . nih kan jawaban bapak ” Dlm tata ibadah Ia tak ubah, dlm ajaran Ia ubah. tata ibadah dan ajaran jgn dikacaukan. Tapi dlm ajaran yg Ia ubah bukan firman Tuhannya tetapi penafsiran dr tokoh2 Yahudi ttg PL. ”
————————————–
nah bapak kan menjawab Jesus memang tidak membuat tata cara ibadah yg baru , nah pertanyaan jelasnya …tata cara agama Kristen itu yg membuat siapa , kalau Yesus tidak pernah mengajarkan ?

Budi Asali

lalu?

Edy Prayitno

saya masih bahas soal ” tata cara ibadah ” …belum ajarannya

yah coba bapak jawab pertanyaan tersebut kenapanya dan dari mana ?

Budi Asali

Dia tak ubah tata ibadah tetapi korban dosa dsb kan tak mungkin dilakukan lagi krn sdh digenapi oleh Dia. Jadi tak bisa tak berubah. Masak Kristen hrs sembelih domba lagi? Itu jadi penghinaan thdp korban Kristus.

Edy Prayitno

iya bukan itu pak …he he mana ada korban domba dalam ibadah he he he

jelasnya gini pak …saya re view lagi dari pembahasan kita dari atas . disebutkan bahwa Yesus tidak membawa ajaran baru . dan Yesus tidak menciptakan tata cara ibadah yg baru saat beliau masih hidup mengikuti tata cara orang yahudi . nah pertanyaannya kenapa sekarang ada ” agama Kristen ” dengan tata cara ibadah yg bermacam2 itu …itu ajaran siapa ?

Budi Asali

anda nggak ngerti2. nggak ada gunanya saya ulang. baca saja lagi, saya males bicara yg itu2 saja.

Edy Prayitno

lho …saya ingat2 bapak blm jawab lho soal ini …he he he

sudah capek ya pak …kalau capek ya saya gak maksa bapak untuk jawab , atau kita break dulu istirahat , kapan2 kita lanjut lagi dengan topik no2 sampai no 10 dari pertanyaan bapak Mokogonta ? bagaimana pak ?

Budi Asali

saya sdh jawab. baca lagi. Ok lain kali kita lanjutkan. saya mau off.

Edy Prayitno

Terima kasih pak …atas waktunya

senang bisa kenal bapak , semoga besok2 kita bisa bertemu lagi belajar bareng2 lagi

Wisnu Eko Prasetio

terima kasih pak Edy Prayitno atas pencerahannya dan bapak Budi Asali terima kasih juga..

Didin Heryana

nyimak om Edy diskusi memang asik..hhe

pak Budi juga enak diskusinya..

+++++++++++++++++++++++++ Selesai ++++++++++++++++++++++++++++