JUmat 24 Nop 2012

Johanes Stepen
salam semuanya sudah lama tidak masuk grup ini, apakah ada yang ingin berdebat dengan saya?

Edyprayitno
malam pak
emang kemana saja

Johanes Stepen
biasalah pakai libur ndak apa toh, mas mau diskusi dengan saya? silahkan bapak yang bertanya atau saya yang bertanya

Edyprayitno
saya tidak punya topik
silahkan bapak saja
santai saja
jgn terlalu serius

Johanes Stepen
baik saya bertanya sederhana saja, kita lanjutkan yang kemarin boleh ya, boleh bapak gambarkan siapa anak perjanjian ketika malaiakt JIBRIL bertemu dengan Ibrahim?

Edyprayitno
ya silahkan

Johanes Stepen
sudah pak, bantu di jawab ya, mohon gunakan ayat dari kitab suci bapak deh

Edyprayitno
persoalan nya bukan pada siapa anak perjanjian itu pak , tetapi perjanjian ini terjadi sejak dengan nabi Ibrahim sendiri .

Johanes Stepen
betul pak, perjanjian itu di mulai ketika nabi ibrahim masih beristri satu, menurut kitab suci bapak, apakah boleh janjiitu berasal dari wanita lain?

Edyprayitno
coba bapak perhatikan ayat ini yah ….
“Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: “Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal raja-raja. Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu. Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka.”
Lagi firman Allah kepada Abraham: “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.” (Kej 17:3-9)
Mazmur Tanggapan: Mzm 105:4-9; Bacaan Injil: Yoh 8:51-59
“Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu” (Kej 17:7)
coba bapak baca ayat tersebut
Baca lebih lanjut…