Transformasi Indonesia :
http://tindonesia.blogspot.com/

TANTANGAN UNTUK JACK DAN SEMUA UMAT MUSLIM DISINI TERMASUK BUNG EDY YANG PY SITUS INI…BUKTIKAN BAHWA SEORANG HAMBA TIDAK BOLEH SAMA DENGAN TUANNYA???ADAKAH DALILNYA???MANA DALILNYA DI ALKITAB…??ALL GUE TUNGGU YE….
KRN JELAS SEKALI ALKITAB MENCATAT…CUKUPLAH SEORANG HAMBA ITU MENJADI SAMA SEPERTI TUANNYA….MAT 10:25….TIDAK LEBIH TINGGI BUKAN BERARTI TIDAK BOLEH SAMA…GUE TUNGGU YE…ADAKAH YANG BISA MENJAWAB TANTANGAN GUE????

Edy Prayitno :
Salam sdr Transformer indonesia ( wah nama anda ini lembaga atau bagaimana pakai nama atas nama indonesia segala ?? ) anda ini siapa pribadi atau kelompok ? yg tergabung dalam satu perkumpulan begitu ? yah salam kenal aja . Untuk menghormati anda yang hebat ini , sudah saya siapkan judul khusus buat anda dan saya dan juga rekan rekan yg lain yang ingin berdialog dengan anda . semoga anda bisa memberi pencerahan bagi kami yang masih sangat kekurangan ilmu ini . Selanjutnya saya ucapkan selamat berdialog .

ini saya munculkan ayat sebelumnya juga : coba cermati ayat 24 :
24) Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya.

Pernyataan ini diucapkan dulu bahwa ” sorang murid tidak lebih dari gurunya , dan hamba dari tuannya . ayat ini sudah jelas tdk perlu ditafsirkan macam macam lagi dan ayat selanjutnya , inikah yang anda maksud ”

(25) Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya

Coba perhatikan ayatnya : ” Menjadi sama SEPERTI gurunya , dan hamba SEPERTI tuannya . coba anda lihat huruf yg saya tebalkan yaitu kata ” SEPERTI ” . apakah pengertian kata ” seperti ” ini bisa sama persis ?

Coba perhatikan contoh yang saya beri : Anak itu gagah SEPERTI ayahnya .
apakah anak = bapaknya ?
saya kasih contoh lagi : ” Rudy itu Seperti Rambo ” . apakah Rudy = Rambo ?

Sedang pertanyaan anda dimana ayat yg menyebut murid tidak sama dg gurunya atau hamba tidak sama dengan tuannya …? jawabnya diayat 24.
Yesus sdh mengatakan sendiri /…………memang tidak sama . sedangkan di ayat 25 itu kalimat hanya ” SEPERTI ”

Bagaimana ?

Transformasi Indonesia:
Juli 30th, 2011 pukul 01:48

BUNG EDI…
APAKAH SAMA SEPERTI TIDAK BOLEH SAMA???MARI KITA CERMATI APA KATA ALKITAB…
Ul. 18:15 Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, SAMA SEPERTI aku,
UMAT MUSLIM SERING MENGKLAIM AYAT DIATAS ITU ADALAH MUHAMMAD YANG DIMAKSUD….SAMA SEPERTI…DISINI…
BERARTI SEORANG NABI YANG SAMA SEPERTI MUSA…ADA KESAMAAN DENGAN MUSA….
BAHKAN AYUB BERKATA….AKU MEMPUNYAI PENGERTIAN,SAMA SEPERTI KAMU….ARTINYA PENGERTIAN PEMAHAMANKU ITU SAMA DENGAN KAMU….
BAHKAN AKU TIDAK KALAH DENGAN KAMU…..JADI SAMA SEPERTI DISINI MENURUT AYUB…SAMA PERSIS DENGAN KAMU….
Ayb. 12:3 Akupun mempunyai pengertian, SAMA SEPERTI kamu,
AKU TIDAK KALAH dengan KAMU; siapa tidak tahu hal-hal serupa itu?
SAMA SEPERTI DIDALAM TEKS LAIN MZM 8 DIBAWAH…DITAMBAHIN HAMPIR SAMA SEPERTI…NAH INILAH YANG DIKATAKAN KESERUPAAN YANG HAMPIR SAMA…..
Mzm. 8:5 (8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah(HAMPIR SAMA SEPERTI ALLAH)
JADI KESIMPULAN…KATA SAMA SEPERTI DALAM MAT 10:25 ITU MENGANDUNG ARTI SAMA PERSIS…..KARENA DIDALAM UL 18:15 + AYB 12:3…SAMA SEPERTI DISINI SAMA PERSIS…
UNTUK BANG EDI YANG BERKATA SAMA SEPERTI ITU TIDAK BOLEH SAMA PERSIS…MANAKAH DALIL HUKUM PERNYATAAN ANDA???APAKAH ITU HANYA ASUMSI ANDA SEMATA???
Ul. 32:50 kemudian engkau akan mati di atas gunung yang akan kaunaiki itu, supaya engkau dikumpulkan kepada kaum leluhurmu, SAMA SEPERTI Harun, kakakmu,
[MUSA DAN HARUN MATINYA SAMA PERSIS….DIGUNAKAN KATA SAMA SEPERTI HARUN……]
JADI PEMAHAMAN DIDALAM ALKITAB…SAMA SEPERTI ITU BISA SAJA SAMA PERSIS….TERGANTUNG SUDUT PANDANG PEMBACANYA….KRN KATA SAMA PERSIS TIDAK ADA DALAM ALKITAB….
NB:SAYA MENULISKAN INI ATAS NAMA PRIBADI….1 ORANG SAJA…LAWAN SEKIAN BANYAK ORANG YANG MERASA DIRINYA JAGO…TIDAK DIBANTU OLEH SIAPAPUN…OK2……


1Sa. 8:20 maka kamipun akan SAMA SEPERTI segala bangsa-bangsa lain; raja kami akan menghakimi kami dan memimpin kami dalam perang.”
[COBA ANDA ARTIKAN AYAT DIATAS INI….KAMIPUN{BANGSA ISRAEL} AKAN SAMA SEPERTI SEGALA BANGSA-BANGSA LAIN…ARTINYA SAMA PERSIS DENGAN BANGSA LAIN….BAHWA RAJA KAMI AKAN MENGHAKIMI KAMI DAN MEMIMPIN KAMI DALAM PERANG…]
JADI KESIMPULAN SAYA JELAS…BAHWA ALKITAB DALAM MENGGAMBARKAN SUATU HAL YANG SAMA PERSIS ITU MENGGUNAKAN KATA SAMA SEPERTI….TIDAK ADA KATA SAMA PERRSIS DALAM ALKITAB…BUKAN BERARTI TIDAK ADA PENGERTIAN SAMA PERSIS DALAM ALKITAB…..
JIKA BUNG EDI MERASA KEBERATAN DENGAN PERNYATAAN SAYA….TUNJUKKAN DALILNYA YANG MEMBENARKAN PERNYATAAN ANDA…BASED ON BIBLE….

Edy Prayitno :

Saudara Transformer , anda terlalu memaksakan kehendak dengan membuat pengertian kata “ Seperti “ menjadi sama . saya sdh kasih contoh gamblang apakah jika Rudy punya badan kekar seperti Rambo kemudian bisa dikatakan jika Rudy = Rambo ,dengan kata lain Rudy ADALAH Rambo ? demikian juga dengan yang diucapkan oleh Yesus berulang – ulang Yesus berkata bahwa “ HAMBA tidak akan bisa sama dengan TUAN “ jika anda sudah memberi satu ayat yang berkata bahwa “ Hamba bisa menjadi sama persis dengan Tuannya seperti tertulis dalam ayat 24 :

Mat 10:24 Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya.
Sdr Transformer anda menuntut bukti alkitabiyah ayat2 mana yg menyatakan jika hamba tidak akan bisa sama dengan Tuannya ….? Coba simak ayat2 berikut ini :

Yohanes 15
15:20 Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.

Yohanes 13
13:16 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.

Yohanes 15
15:15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Yohanes 15
15:20 Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.

Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. (Yohanes 14:28)

Bahkan dikitab Yoh 14 : 28 ,Yesus lebih tegas mengatakan : SEBAB BAPA LEBIH BESAR DARI PADA AKU …………..APakah anda sudah paham ?

Coba sekarang saya tuntut anda balik membuktikan jika YESUS = ALLAH dengan kata lain ayat2 yang memperkuat pendapat anda JIKA YESUS ITULAH ALLAH ? bukan hamba ,bukan utusan ,dan bukan nabi ????

Coba anda buktikan .

Transformasi Indonesia :

Agustus 1st, 2011 pukul 08:30
@EDY…
Yohanes 15
15:20 Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya.
Yohanes 15
15:15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya
(HAMBA TIDAK TAHU YANG DILAKUKAN TUAN…RAJA DAUD MENYEBUT DIA TUAN….MAT 22:43-45)
Yohanes 13
13:16 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya,
ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.
______________
TIDAK LEBIH TINGGI….BUKAN BERARTI TIDAK BOLEH SAMA….TIDAK ADA AYAT YANG MENUNJUKKAN BAHWA TIDAK LEBIH TINGGI ITU TIDAK BOLEH SAMA….
MAT 10:25 Cukuplah bagi seorang murid jika ia MENJADI SAMA seperti gurunya dan
bagi seorang hamba jika ia MENJADI SAMA seperti tuannya.
TIDAK ADA AYAT YANG MENGHARUSKAN BAHWA SEORANG UTUSAN ITU HARUS BERBEDA DGN YANG MENGUTUS…UTUSAN TIDAK LEBIH TINGGI YG MENGUTUS BUKAN BERARTI TIDAK BOLEH SAMA…
YOH 12:45 dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.[BARANG SIAPA MELIHAT AKU MELIHAT DIA(BAPA)…]
BACA JUGA AYAT INI…DAUD MENYEBUT DIA TUAN…
MAT 22:43 Kata-Nya kepada mereka: “Jika demikian, bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh
dapat menyebut Dia Tuannya, ketika ia berkata:
MAT 22:44 Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.
MAT 22:45 Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?”
BUKANKAH ISA MENGAJARKAN….POLA PIKIR SURGAWI BERTOLAK BELAKANG DENGAN LOGIKA MANUSIA….
Mat. 18:4 Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.
Mat 23:11 Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Mrk 10:42 Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
Mrk 10:43 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
Mrk. 10:44 dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
SHG IA DATANG UNTUK…
MARKUS 10:45 Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani
dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
PEMBAHASAN YOH 14:28 MENYUSUL….PANJANG BANGET….
PENDAHULUAN TERHADAP YOH 14:28….
COBA BUNG EDI RENUNGKAN….
Di zaman Musa, Allah sendiri memerintahkan untuk “Jangan ada padamu allah lain dihadapanku” (Keluaran 20:3). Yang dituntut Allah kepada orang percaya bukanlah semata-mata “sembahlah Aku”, tetapi penyembahan ekslusif yang tidak bersandingan dengan menyembah allah selainNya.
BANGSA ISRAEL DI PERKENANKAN MENYEMBAH HANYA KEPADA TUHAN SAJA….BAHKAN KISAH PENYEMBAHAN KEPADA RAJA NEBUKADNEZAR ITU DITENTANG OLEH SADRAKH,MESAKH,ABEDNEGO….
JIKA YESUS BUKAN TUHAN MENGAPA IA DISEMBAH???
Sekarang, bila Yesus harus memerintahkan orang-orang se-zamanNya untuk sujud-menyembah Dia, maka sesungguhnya tidak ada signifikansinya sama sekali. Namun demikian dapat kita temukan dalam bukti-bukti Alkitabiah, bahwa meskipun Yesus tidak minta disembah, namun Ia tidak pernah menolak/melarang orang menyembahNya.
* Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
* Matius 28:17
“Ketika melihat Dia mereka MENYEMBAH-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.”
* Markus 5:6
“Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu MENYEMBAH-Nya,”
* MATIUS 14:33
Dan orang-orang yang ada di perahu MENYEMBAH Dia, katanya: “Sesungguhnya Engkau ANAK ALLAH.”
* Lukas 24:52
“Mereka sujud MENYEMBAH kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita.”
* Yohanes 9:38
“Katanya: ‘Aku percaya, Tuhan!’ Lalu ia sujud MENYEMBAH-Nya.”
(MASIH BANYAK AYAT DI ALKITAB DIMANA YESUS DISEMBAH DALAM KAPASITAS SEBAGAI TUHAN DAN ALLAH….TETAPI APAKAH DIA MEMINTA UNTUK DISEMBAH…TIDAK..MENGAPA….??
Yoh. 5:41 Aku tidak memerlukan hormat dari manusia.
DIA TIDAK MEMERLUKAN HORMAT DARI MANUSIA…TETAPI NALURI MANUSIA JIKA BERTEMU DENGAN SANG KHALIK PASTI SUJUD MENYEMBAHNYA..)
Bahkan Yesus sejak mulanya hadir di dunia sudah menerima penyembahan, ayat dibawah ini menulis kali-pertama Ia disembah :
* Matius 2:2, 11
2:2 LAI TB, dan bertanya-tanya: ‘Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.
KJV, Saying, Where is he that is born King of the Jews? for we have seen his star in the east, and are come to worship him.
TR, λεγοντες που εστιν ο τεχθεις βασιλευς των ιουδαιων ειδομεν γαρ αυτου τον αστερα εν τη ανατολη και ηλθομεν προσκυνησαι αυτω
Translit Interlinear, legontes {berkata} pou {dimanakah} estin ho {Dia yang} techtheis {telah dilahirkan} basileus {(menjadi) Raja} tôn {orang-orang} ioudaiôn {Yahudi?} eidomen {kami telah melihat} gar {karena} autou {Nya} ton astera {Bintang} en {di} tê anatolê {timur} kai {dan} êlthomen {datang} proskunêsai {untuk menyembah} autô {Dia}
2:11 LAI TB, Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
KJV, And when they were come into the house, they saw the young child with Mary his mother, and fell down, and worshipped him: and when they had opened their treasures, they presented unto him gifts; gold, and frankincense and myrrh.
TR, και ελθοντες εις την οικιαν ευρον το παιδιον μετα μαριας της μητρος αυτου και πεσοντες προσεκυνησαν αυτω και ανοιξαντες τους θησαυρους αυτων προσηνεγκαν αυτω δωρα χρυσον και λιβανον και σμυρναν
Translit Interlinear, kai {lalu} elthontes {pergi} eis {kedalam} tên {itu} oikian {rumah} euron {mereka melihat} to {itu} paidion {bayi} meta {bersama} marias {maria} tês mêtros {ibu} autou {Nya} kai {dan} pesontes {setelah sujud} prosekunêsan {mereka menyembah} autô {Dia} kai {lalu} anoixantes {setelah membuka} tous thêsaurous {kotak-kotak harta} autôn {mereka} prosênegkan {mereka menyembahkan} autô {kepada Dia} dôra {pemberian} khruson {hemas} kai {dan} libanon {kemenyan} kai {dan} smurnan {mur}
προσκυνησαι – proskunêsai” dan προσεκυνησαν – prosekunêsan kata dasarnya adalah προσκυνεω – proskuneô, “menyembah”
Yesus tidak perlu minta orang untuk menyembahNya, apalagi kepada orang-orang yang tidak percaya kepadaNya (seperti contohnya para Ahli Taurat/ kaum Farisi dizamanNya), karena orang-orang yang demikian tetap tak akan sujud-menyembah Yesus sebelum mereka percaya.
Sementara orang-orang yang percaya, memang sudah menyembah Yesus sebagai konsekwensi kepercayaan mereka kepada ketuhananNya. Sehingga bukanlah hal yang perlu bagi Yesus meminta orang yahudi untuk sujud-menyembah Dia. Itu tidak berguna sama-sekali. Malahan jadi aneh, seperti orang gila-hormat dan bodoh. Kebodohan mana akan mengundang resiko politik dan social dikala itu (dari musush-musuh Yesus) yang akan langsung mengancam kelangsungan misi penginjilanNya.
προσκυνεω – proskuneo (sembah-sujud), kepada Bapa atau Anak?
Disini, logika dan tuntutan “sembahlah Aku” dari orang-orang yang skeptis seharusnya dijungkir-balikkan 180 derajat.
Lihat, Yesus tidak pernah meliciki musuh-musuhNya, apalagi murid-muridNya. Dia tidak berlagak mengutarakan suatu rahasia Allah, atau sebaliknya menyembunyikan secara tidak benar. Ia mengajar kita
* Matius 5:37
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
Untuk sesuatu yang perlu diketahui oleh pengikutNya, namun yang tidak dikenal oleh kapasitas manusia, Yesus selalu terus terang berkata apa-adanya kepada murid-muridNya :
* Yohanes 14:2
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
Jadi, dalam kasus diatas, bila Yesus benar hanya seorang Guru atau Nabi dan bukan Tuhan, maka Ia pasti dan harus berteriak lantang : “Aku bukan Tuhan, jangan sembah Aku”. Bahkan teriakan ini harus dilakukan segera dan berulang-ulang demi mencegah jangan ada seorangpun yang sampai memper-tuhan-kan dan menyembah diriNya. Karena dosa ini adalah dosa yang amat serius (yang diperingatkan secara khusus), ketimbang dosa yang tidak menyembah Tuhan karena ia tahu itu Tuhannya!.
Bagaimanapun Yesus dan BapaNya, harus bertanggung-jawab atas “keterlanjuran” pen-tuhan-an Yesus akibat dari kehebatan mujizat yang ditampilkanNya. Bahkan Maria tidak akan tinggal diam atas kesesatan manusia karena kasus Anaknya.

TIDAK ADA GURU/NABI/UTUSAN YANG DISEMBAH DIDALAM ALKITAB….SEBAB HUKUM BANGSA ISRAEL CUKUP KERAS TENTANG PENYEMBAHAN INI….BANGSA ISRAEL DIWAJIBKAN HANYA MENYEMBAH KEPADA ALLAH….PAHAM????

Transformasi Indonesia :

Agustus 1st, 2011 pukul 01:10
Selamat menunaikan ibadah puasa bagi anda semua…..semoga amal ibadahnya diterima….amin……Mohon maaf sedalam-dalamnya jika ada kata-kata saya yang membatalkan ibadah puasa anda….mungkin selama ibadah puasa ini…mungkin saya akan lebih banyak off dari forum ini…untuk menghargai anda yang berpuasa…bukan saya tidak bisa menjawab…tetapi saya akan pantau terus perkembangan disini…tetapi jujur saya takut jika ada kata-kata saya membatalkan anda berpuasa….saya sangat menghargai ibadah anda bro….MAAF ALL..JIKA ADA KATA-KATA SAYA MEMBATALKAN ANDA BERBPUASA….MAAF ALL…MUNGKIN SAYA HARUS LEBIH SANTUN LAGI MENGINGAT ANDA SEMUA BERPUASA…..

Edy Prayitno :

Agustus 1st, 2011 pukul 11:31
Sama sama sdr Transformer , tidak apa apa tidak perlu ada yg tersinggung , Saya lihat anda dan teman – teman muslim juga masih sopan dan juga pakai dasar
saya juga minta maaf jika ada salah .

Soal jawaban anda pada pertanyaan saya :
Pertama anda masih tetap mengulang pendapat anda yang mengatakan ” Sama seperti ” yang hanya satu ayat dibandingkan dengan bantahan ayat2 yg lain yg dikatakan oleh Yesus bahwa ” Hamba tidak lebih tinggi dari tuannya ” dan pertanyaan anda sudah saya jawab ,jadi gak perlu diulang2 terus dengan jawaban yg sama
Kedua anda memakai ayat2 yang ada kalimat menyembah ? apakah menyembah saat itu seperti menyembah pada Tuhan ( ALLAH )? Atau sebagai ucapan terima kasih dan penghormatan semata ?
Apakah Yesus menghendaki jika dirinya harus disembah ? bukankah ini akan bertentangan sekali dengan apa yang beliau ajarkan kepada murid dan masyarakat seklitar saat itu . coba kita lihat perintah tegas Yesus kepada siapa harus menyembah :
Luk 4:8 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
Kalau kita lihat ayat diatas , ini diucapkan kepada Iblis yang saat itu sedang menggoda Yesus ,dan dengan tegas Yesus berkata “ engkau harus menyembah TUHAN ALLAHmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti . ini sudah cukup jelas sekali .
Kemudian kita juga bisa lihat saat ada dialog antara Yesus dengan seorang perempuan :
Yoh 4:21 Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
Yoh 4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
Coba lihat Yesus berkata “ KAMI menyembah apa yang kami kenal “ kalimat KAMI ini adalah Yesus dan murid-muridnya . menyembah ….Apakah ada Tuhan menyembah Tuhan?
Yoh 4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
Akan tiba saatnya ,berarti ini nubuatan Yesus tentang masa depan , bahwa PENYEMBAH PENYEMBAH BENAR AKAN MENYEMBAH BAPA .
Jadi kalau Yesus mau disembah ……….maka akan bertolak belakang dengan apa yang beliau kotbahkan . Atau dalam Injil ada makna ganda tentang siapa yang wajib disembah ini ,Yesus atau ALLAH BAPA ?
Ketiga jika anda mengutip ayat 1 dari 10 hukum Allah kpd nabi Musa ,maka akan kita temukan anda melanggar ayat1 ini : coba perhatikan bunyi ayat 1 dari sepuluh AlLAh yaitu jangan ada padamu illah lain dihadapanKU ……dst justru dengan menjadikan Yesus sebagai ALLAH lain ,anda sdh melanggar hukum utama dari 10 hukum ALlah .
Terakhir anda masih belum mampu membuktikan ayatnya jika Yesus itu ALLAH , bukan Rosul , bukan nabi , dan bukan utusan . karena puluhan ayat mengatakan jika Yesus itu nabi , Yesus itu hamba , dan Yesus itu utusan ……?

Transformasi Indonesia :
___________________________
MAAF …JIKA ITU PENGHORMATAN MENGAPA KOK SADRAKH,MESAKH,ABEDNEGO TIDAK MENYEMBAH NEBUKADNEZAR????INGAT ISRAEL SEJATI..HANYA MENYEMBAH KEPADA ALLAH….TIDAK PERNAH IA MENYEMBAH KEPADA RAJA/NABI/UTUSAN….BUKTI DALAM KITAB DANIEL…ANDA TENTU TAHU KISAHNYA….SADRAKH,MESAKH,ABEDNEGO…MEMPERTAHANKAN TIDAK MENYEMBAH NEBUKADNEZAR…..
_________________
Apakah Yesus menghendaki jika dirinya harus disembah ?
_____________
JIKA IA TIDAK MENGHENDAKI UNTUK DISEMBAH…MENGAPA SAAT IA DISEMBAH IA TIDAK BERKATA…JANGAN SEMBAH AKU…AKU BUKAN TUHAN???
Di zaman Musa, Allah sendiri memerintahkan untuk “Jangan ada padamu allah lain dihadapanku” (Keluaran 20:3). Yang dituntut Allah kepada orang percaya bukanlah semata-mata “sembahlah Aku”, tetapi penyembahan ekslusif yang tidak bersandingan dengan menyembah allah selainNya. Dalam penyembahan, Allah tidak mau dimadu (selengkap penjelasannya bisa dibaca di viewtopic.php?p=63#63 judul Artikel Allah Pencemburu)
Sekarang, bila Yesus harus memerintahkan orang-orang se-zamanNya untuk sujud-menyembah Dia, maka sesungguhnya tidak ada signifikansinya sama sekali. Namun demikian dapat kita temukan dalam bukti-bukti Alkitabiah, bahwa meskipun Yesus tidak minta disembah, namun Ia tidak pernah menolak/melarang orang menyembahNya.
* Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
* Matius 28:17
“Ketika melihat Dia mereka MENYEMBAH-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.”
* Markus 5:6
“Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu MENYEMBAH-Nya,”
* MATIUS 14:33
Dan orang-orang yang ada di perahu MENYEMBAH Dia, katanya: “Sesungguhnya Engkau ANAK ALLAH.”
* Lukas 24:52
“Mereka sujud MENYEMBAH kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita.”
* Yohanes 9:38
“Katanya: ‘Aku percaya, Tuhan!’ Lalu ia sujud MENYEMBAH-Nya.”
(MASIH BANYAK AYAT DI ALKITAB DIMANA YESUS DISEMBAH DALAM KAPASITAS SEBAGAI TUHAN DAN ALLAH….TETAPI APAKAH DIA MEMINTA UNTUK DISEMBAH…TIDAK..MENGAPA….??
Yoh. 5:41 Aku tidak memerlukan hormat dari manusia.
DIA TIDAK MEMERLUKAN HORMAT DARI MANUSIA…TETAPI NALURI MANUSIA JIKA BERTEMU DENGAN SANG KHALIK PASTI SUJUD MENYEMBAHNYA..)
Bahkan Yesus sejak mulanya hadir di dunia sudah menerima penyembahan, ayat dibawah ini menulis kali-pertama Ia disembah :
* Matius 2:2, 11
2:2 LAI TB, dan bertanya-tanya: ‘Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.
KJV, Saying, Where is he that is born King of the Jews? for we have seen his star in the east, and are come to worship him.
TR, λεγοντες που εστιν ο τεχθεις βασιλευς των ιουδαιων ειδομεν γαρ αυτου τον αστερα εν τη ανατολη και ηλθομεν προσκυνησαι αυτω
Translit Interlinear, legontes {berkata} pou {dimanakah} estin ho {Dia yang} techtheis {telah dilahirkan} basileus {(menjadi) Raja} tôn {orang-orang} ioudaiôn {Yahudi?} eidomen {kami telah melihat} gar {karena} autou {Nya} ton astera {Bintang} en {di} tê anatolê {timur} kai {dan} êlthomen {datang} proskunêsai {untuk menyembah} autô {Dia}
2:11 LAI TB, Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
KJV, And when they were come into the house, they saw the young child with Mary his mother, and fell down, and worshipped him: and when they had opened their treasures, they presented unto him gifts; gold, and frankincense and myrrh.
TR, και ελθοντες εις την οικιαν ευρον το παιδιον μετα μαριας της μητρος αυτου και πεσοντες προσεκυνησαν αυτω και ανοιξαντες τους θησαυρους αυτων προσηνεγκαν αυτω δωρα χρυσον και λιβανον και σμυρναν
Translit Interlinear, kai {lalu} elthontes {pergi} eis {kedalam} tên {itu} oikian {rumah} euron {mereka melihat} to {itu} paidion {bayi} meta {bersama} marias {maria} tês mêtros {ibu} autou {Nya} kai {dan} pesontes {setelah sujud} prosekunêsan {mereka menyembah} autô {Dia} kai {lalu} anoixantes {setelah membuka} tous thêsaurous {kotak-kotak harta} autôn {mereka} prosênegkan {mereka menyembahkan} autô {kepada Dia} dôra {pemberian} khruson {hemas} kai {dan} libanon {kemenyan} kai {dan} smurnan {mur}
προσκυνησαι – proskunêsai” dan προσεκυνησαν – prosekunêsan kata dasarnya adalah προσκυνεω – proskuneô, “menyembah”
Yesus tidak perlu minta orang untuk menyembahNya, apalagi kepada orang-orang yang tidak percaya kepadaNya (seperti contohnya para Ahli Taurat/ kaum Farisi dizamanNya), karena orang-orang yang demikian tetap tak akan sujud-menyembah Yesus sebelum mereka percaya.
Sementara orang-orang yang percaya, memang sudah menyembah Yesus sebagai konsekwensi kepercayaan mereka kepada ketuhananNya. Sehingga bukanlah hal yang perlu bagi Yesus meminta orang yahudi untuk sujud-menyembah Dia. Itu tidak berguna sama-sekali. Malahan jadi aneh, seperti orang gila-hormat dan bodoh. Kebodohan mana akan mengundang resiko politik dan social dikala itu (dari musush-musuh Yesus) yang akan langsung mengancam kelangsungan misi penginjilanNya.
προσκυνεω – proskuneo (sembah-sujud), kepada Bapa atau Anak?
Disini, logika dan tuntutan “sembahlah Aku” dari orang-orang yang skeptis seharusnya dijungkir-balikkan 180 derajat.
Lihat, Yesus tidak pernah meliciki musuh-musuhNya, apalagi murid-muridNya. Dia tidak berlagak mengutarakan suatu rahasia Allah, atau sebaliknya menyembunyikan secara tidak benar. Ia mengajar kita
* Matius 5:37
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
Untuk sesuatu yang perlu diketahui oleh pengikutNya, namun yang tidak dikenal oleh kapasitas manusia, Yesus selalu terus terang berkata apa-adanya kepada murid-muridNya :
* Yohanes 14:2
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
Jadi, dalam kasus diatas, bila Yesus benar hanya seorang Guru atau Nabi dan bukan Tuhan, maka Ia pasti dan harus berteriak lantang : “Aku bukan Tuhan, jangan sembah Aku”. Bahkan teriakan ini harus dilakukan segera dan berulang-ulang demi mencegah jangan ada seorangpun yang sampai memper-tuhan-kan dan menyembah diriNya. Karena dosa ini adalah dosa yang amat serius (yang diperingatkan secara khusus), ketimbang dosa yang tidak menyembah Tuhan karena ia tahu itu Tuhannya!.
Bagaimanapun Yesus dan BapaNya, harus bertanggung-jawab atas “keterlanjuran” pen-tuhan-an Yesus akibat dari kehebatan mujizat yang ditampilkanNya. Bahkan Maria tidak akan tinggal diam atas kesesatan manusia karena kasus Anaknya.
BUNG EDI
APAKAH TUHAN YESUS ITU HAMBA ATAU TUAN??GURU ATAU MURID…??MARI KITA LIHAT PERNYATAAN DARI NARA SUMBER INJIL YOHANES 13:13-14…
Yoh 13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
Yoh 13:14 Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;
PERHATIKAN 2 PERNYATAAN DIATAS…
A. AKULAH GURU DAN TUHAN(YOH 13:13)
B. AKU YANG ADALAH TUHAN(YOH 13:14)
ADONAY/KURIOS/TUAN/MAJIKAN….ADONAY=KURIOS=TUHAN…TUAN ATAS SEMUA MANUSIA….
JADI DIA/ISA/KALIMATULLAH ADALAH GURU DAN TUAN/ADONAY/KURIOS……

Edy Prayitno :

Sdr Trans anda sudah menjelaskan soal “ Menyembah “ Yesus dan anda cenderung beranggapan bahwa itu “ Menyembah sesungguhnya “ seperti umat manusia menyembah ALLAH nya . dan anda juga mengatakan bahwa Yesus juga tidak menolak “ Disembah “ betulkah seperti itu ?

Saya tekankan lagi bahwa , Yesus membiarkan mereka menyembah Yesus itu tidak sama seperti manusia menyembah tunduk pada ALLAH . dan saya katakan itu hanya sebagai penghormatan saja , karena tradisi dijaman itu sering melakukan hal itu sebagai rasa HORMAT . seperti ayat berikut ini :

Matius 18:25 Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya.
18:26 Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan.
18:27 Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.
Kisah Para Rasul 10
10:25 Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan sambil tersungkur di depan kakinya, ia menyembah Petrus.

Pertama menyembah pada seorang raja .
Kedua apakah Petrus juga TUHAN karena juga disembah juga ??
Yesus menekankan HANYA ALLAH saja yg patut disembah :

Lukas 4
4:8 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

Yohanes 4
4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

Dua ayat terakhir ini cukup tegas dikatakan oleh Yesus . Bahwa HANYA KEPADA ALLAH SAJA KALIAN HARUS MENYEMBAH .

Kemudian soal jawaban anda yang mengatakan bahwa Yesus itulah Tuhan dan Tuan diatas manusia , dg ayat Yoh 13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.

Ayat ini dikatakan oleh beberapa Ahli bahasa ada salah tafsir , itu bukan Tuhan tetapi “ tuan “ tetapi anda juga berkelit bahwa Yesus adalah tuan diatas manusia diatas bumi …he he he pandai juga anda berkelit . dan saya rasa gpp saya anggap itu tafsir anda saja tanpa ada landasannya .

Yang terakhir dari pertanyaan saya , anda belum menceritakan dasar jika Yesus itulah ALLAH ,bukan NABI ,bukan Utusan , dan Bukan Hamba ?

TRANSFORMASI INDONESIA :

@BUNG EDY…
PEMBUKTIAN MENURUT QURAN DAN HADITS ISA ADALAH TUHAN….
Isa Al-Masih adalah The-Word incanated, yaitu Firman/Kalimat Allah yang Ilahi turun (nuzul)
masuk kedunia (melalui Maria). “lahir” menjadi anak manusia!
APAKAH BENAR ISA ITU KALIMATULLAH YANG NUZUL….??SO MARI KITA SIMAK….
VERSI ISLAM DIKATAKAN…
1.LANDASAN HADITS
PERKATAAN Muhammad sendiri yang mengatakan: “Isa faa innahu Rohullah wa Kalimatuhu’- (Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya). (Hadits Anas bin Malik–Mutiara Hadits halaman 353).
Terjemahan:
Kata Ibnu ‘Abbas r.a.: Yahya dan ‘Isa adalah saudara sepupu dari pihak ibu,
dan ibu Yahya pernah berkata kepada Maryam: “Aku mendapati bahwa bayi yang ada dalam
perutku bersujud kepada bayi yang ada di perutmu”. Yahya sudah membenarkan
‘Isa sejak dalam kandungan ibunya, dan dialah orang yang paling awal menyaksikan kebenaran
‘Isa, yaitu ‘Isa sebagai Firman Allah.
2.LANDASAN QURAN
Perhatikan penggalan kalimat Quran Q 4:157 =
” …. Sesungguhnya Al-Masih, Isa putera Maryam itu, tidak lain melainkan utusan Allah dan KALIMAHNYA yang Ia [Allah] BERIKAN KEPADA MARYAM DENGAN TIUPAN RUH DARIPADA-NYA [Allah].”
Apakah tersirat bahwa Isa diciptakan dalam kandungan Maria ? Tidak!! Tapi Kalimatullah itu dikandung oleh Maria dengan Kuasa Rohullah.
Kata “Al Qoha Ila Maryam” yang diartikan dengan Meniupkannya ke dalam rahim Maryam susunan kalimatnya berbentuk kata kerja transitif (fi’il muta’addi), yaitu kata kerja yang membutuhkan obyek penderita.
Pada ayat ini, subyeknya adalah “Allah”.Kata kerjanya ialah “alqo” (melemparkan). Obyek penderitanya ialah “ha” (Kalimah).
Tepatnya: Allah [God] adalah Subject – Alqo adalah Verb – Kalimatullah adalah Object. Kalimatullah itu dijelmakan dalam Kemanusiaan Yesus, tapi Kalimatullah itu tetap melekat [Qodim] dalam diri Allah. Inilah KeMaha-Hadiran dan KeMaha-Kuasaan Allah. Umat Kristen menamakan Bayi Mesias itu Immanuel [Allah beserta kita].
bandingkan dengan konteks penciptaan Adam, siapapun dengan mudah akan mengerti bahwa ini adalah penciptaan, BUKAN inkarnasi. yg dibuat dari bahan tanah (debu) dan dihembuskan (diberikan) nafas.
Sedangkan An-Nisa 171:
” …. KalimahNya yang Ia BERIKAN KEPADA MARYAM DENGAN TIUPAN RUH DARIPADANYA …. ”
Kalau Anda mau jujur, nats An-Nisa 171 adalah INKARNASI/NUZUL Kalimatullah dalam Kemanusiaan Isa Al Masih, sama sekali BUKAN penciptaan!
BERIKUT KONFIRMASI DALAM QURAN DAN HADITS ISA ADALAH SANG FIRMAN/ALLAH YANG NUZUL….
 Isa AS mengatakan perkataan yang benar
“Dzaalika ‘isabnu Maryama qaulal haqqil ladzil fiihi yamtaruum”
Itulah Isa putra Maryam yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenaran-Nya (Maryam, 19:34)
 Isa AS adalah Roh Allah yang menjelma menjadi Manusia yang sempurna
“arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.”
Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna (Maryam, 19:17)
 Isa AS dilahirkan bukan dari bapa Insani, tetapi dari Roh Allah
“Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja’alnaahaa wabnahaa ayatal lil ‘aalamiin”
Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam. (Al Anbiyaa, 21:91)
 Isa AS berkuasa/terkemuka di dunia dan di akhirat[NO.1 DUNIA DAN AKHIRAT]=TUHAN
“Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.”
Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripada-Nya namanya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah. (Al Imran, 3:45)
 Isa AS pembawa keterangan dan patut ditaati
“Wa lammaa jaa-a ‘Isa bil bayyinaati qaala qad ji’tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba’dhal ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii’u”
Dan tatkala Isa datang membawa keterangan. Dia berkata sesungguhnya Aku datang membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian yang apa kamu perselisihkan tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaKu (Az Zukhruf, 43:63)
PENJELASAN….
 Isa AS adalah Roh Allah dan Kalimat-Nya
“Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu”
Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya (Hadis Anas bin Malik hal.72)
AN-NISA 171 =>”Innamal Masihu ‘Isa bnu Maryam~ Rasululahi wa Kalimatuhu alqahaa ila Maryama wa Rohu, minhu..-’ (Sesungguhnya Almasih Isa ibnu Maryam itu, adalah utusan Allah dan Firman-Nya yang ditumpahkanNya kepada Maryam dan Roh daripada Nya)-
PENJELASAN AN-NISA 171 =
Apakah tersirat bahwa Isa diciptakan dalam kandungan Maria ? Tidak!! Tapi Kalimatullah itu dikandung oleh Maria dengan Kuasa Rohullah.
Kata “Al Qoha Ila Maryam” yang diartikan dengan Meniupkannya ke dalam rahim Maryam susunan kalimatnya berbentuk kata kerja transitif (fi’il muta’addi), yaitu kata kerja yang membutuhkan obyek penderita.
Pada ayat ini, subyeknya adalah “Allah”.Kata kerjanya ialah “alqo” (melemparkan). Obyek penderitanya ialah “ha” (Kalimah).
Tepatnya: Allah [God] adalah Subject – Alqo adalah Verb – Kalimatullah adalah Object. Kalimatullah itu dijelmakan dalam Kemanusiaan Yesus, tapi Kalimatullah itu tetap melekat [Qodim] dalam diri Allah. Inilah KeMaha-Hadiran dan KeMaha-Kuasaan Allah. Umat Kristen menamakan Bayi Mesias itu Immanuel [Allah beserta kita].
bandingkan dengan konteks penciptaan Adam, siapapun dengan mudah akan mengerti bahwa ini adalah penciptaan, BUKAN inkarnasi. yg dibuat dari bahan tanah (debu) dan dihembuskan (diberikan) nafas.
Allah yang ESA itu bersama-sama dengan FirmanNya [Kalimatullah] dan RohNya [Rohullah].
Kata “KALIMAH” dengan arti “Ucapan, Omongan atau Kalam” ada 2 macam pengertian, yaitu :
1. Ucapan yang dimiliki oleh manusia disebut Kalimat Hawadis, artinya Ucapan Makhluk yang bersifat fana atau rusak.
2. Ucapan yang berasal dari Allah disebut Firman atau Kalam yang bersifat QODIM, kekal selamanya dan tidak akan rusak.
Berdasarkan isi kitab diatas Kalimatullah inilah yang menjadi Manusia Isa.
KEKAL ! SUDAH ADA DARI KEKAL SAMPAI KEKAL ! TIDAK DICIPTAKAN ! BERSAMA-SAMA ALLAH !ADA DI DALAM ALLAH ! BERASAL DARI ALLAH ! KELUAR DARI ALLAH (QODIM)
karena: Kalimatullah dan Roh Allah tidak diciptakan tetapi ada bersama-sama dengan Allah itu.
Kalau diciptakan maka Allah itu menjadi tidak punya kalimatullah dan tidak punya Roh sebelum penciptaan, lagipula tidak perlu bagi Allah untuk menciptakan kalimah dan Rohullah bagi dirinya sendiri.
Begitupun Rohullah [Roh Kudus], bahasa Ibraninya jelas:
Ruach HaKodesh [harafiah: Roh Sang Kudus], siapa Yang Kudus? ALLAH
JADI JELAS SEKALI BAHWA ALLAH YANG ESA ITU ADALAH ALLAH YANG TERDIRI DARI FIRMAN DAN ROH….DAN ITU NUZUL KE RAHIM MARIA….SHG BAYI YANG DIKANDUNG MARIA ADALAH BAYI YANG SUCI(ZAKKIYAH=TIDAK TERSENTUH OLEH IBLIS..)
Hadist Shahih Bukhari jilid III hal. 208 ayat 1493.
Semua anak Adam yang lahir sudah disentuh setan, kecuali Isa Putera Maryam.
Hanya Isa yang tidak dapat disentuh SETAN…mengapa?Krn Isa adalah TUHAN..ok2….
Hanya Isa Anak Maryam yang langsung masuk Syurga kerana Dia suci. (Maryam, 19:19)=>SUCI=ZAKKIYAH=FITRI
Q 19:19
Transliteration
Qala innama ana rasoolurabbiki li-ahaba laki ghulaman zakiyya(=>SUCI SEPENUHNYA)
Sahih International
He said, “I am only the messenger of your Lord to give you [news of] a pure boy.”
_________________________________________________________
ADAKAH MANUSIA SUCI???ALQURAN MENCATAT TIDAK ADA MANUSIA YANG BISA LUPUT DARI DOSA-DOSA KECIL…TERMASUK SAAT MANUSIA ITU DALAM JANIN….[Q 53:32]
Q 53:32
Transliteration
Allatheena yajtaniboona kaba-iraal-ithmi walfawahisha illa allamama innarabbaka wasiAAu almaghfirati huwa aAAlamu bikum ithanshaakum mina al-ardi wa-ith antum ajinnatun feebutooni ommahatikum fala tuzakkoo anfusakumhuwa aAAlamu bimani ittaqa
Indonesian
(Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.
KRN ISA ITU SUCI SEPENUHNYA DAN TIDAK ADA SEORANG MANUSIAPUN DAPAT DIKATAKAN ZAKKIYAH…KARENA HANYA ISA YANG BERASAL DARI ALLAH SENDIRI…SEHINGGA ISA DIANGKAT(Q 19:33) KEMBALI KE DALAM DIRI ALLAH….[Q 3:55;Q 4:158]
MAKA Q 3:55 TERJEMAHAN SHAHIH INTERNATIONAL BERKATA…
Sahih International
[Mention] when Allah said, “O Jesus, indeed I will take you and ++raise you to Myself++ and purify you from those who disbelieve and make those who follow you [in submission to Allah alone] superior to those who disbelieve until the Day of Resurrection. Then to Me is your return, and I will judge between you concerning that in which you used to differ.
ISA DIANGKAT KEDALAM DIRI ALLAH…LOGIKA SAYA BERKATA…HANYA YANG BERASAL DARI DALAM DIRI ALLAH YANG DAPAT DIANGKAT KEMBALI KE DALAM DIRI ALLAH BUKAN???
Q 3:55 konfirm dengan Q 4:158 terjemahan shahih berkata Isa diangkat ke=>HIMSELF=Diri ALLAH SENDIRI…
KRN ISA KEMBALI KE DALAM DIRI ALLAH….SHG PANTASLAH DIKATAKAN ISA TERKEMUKA DUNIA DAN AKHIRAT(Q 3:45)…=> NO.1 DUNIA DAN AKHIRAT…INI MELEKAT DALAM DIRI ISA…KRN ISA BERASAL DARI DALAM DIRI ALLAH…DAN KEMBALI KE DALAM ALLAH ITU SENDIRI….
KRN ISA ITU ALLAH SENDIRI SEHINGGA ALQURAN BERKATA…
ALLAH yang anda sembah tertulis sebagai hakim yang adil…..
80. Maka tatkala mereka berputus asa dari pada (putusan) Yusuf[761] mereka menyendiri sambil berunding dengan berbisik-bisik. Berkatalah yang tertua diantara mereka: “Tidakkah kamu ketahui bahwa sesungguhnya ayahmu telah mengambil janji dari kamu dengan nama Allah dan sebelum itu kamu telah menyia-nyiakan Yusuf. Sebab itu aku tidak akan meninggalkan negeri Mesir, sampai ayahku mengizinkan kepadaku (untuk kembali), atau Allah memberi keputusan terhadapku. Dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya.”
(Q 12:80)
8. Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?
(Q 95:8)
109. Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya.
(Q 10:109)
87. Jika ada segolongan daripada kamu beriman kepada apa yang aku diutus untuk menyampaikannya dan ada (pula) segolongan yang tidak beriman, maka bersabarlah, hingga Allah menetapkan hukumnya di antara kita; dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya.
(Q 7:87)
Kesimpulan dari ayat-ayat diatas….
TUHAN Anda itu adalah HAKIM YANG SEBAIK-BAIKNYA dan SEADIL-ADILNYA HAKIM….
Artinya ALLAH itu adalah hakim yang adil……..
Isa akan datang sebagai hakim……(Tidak ada ayatnya ALLAH akan datang sebagai Hakim…)
“Demi Allah yang jiwaku ditanganNya, sesungguhnya telah dekat masanya ISA ANAK MARYAM akan turun di tengah-tengah
kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil.” (Hadits Shahih Muslim 127)=>tidak dituliskan ISA datang bersama ALLAH menjadi hakim bukan???
Hadits Shahih Muslim jilid I No.104
“Bersabda Nabi Muhammad SAW:
Demi Allah! Sesungguhnya Isa putra Maryam akan turun menjadi Hakim yang
adil.”
Coba cari ayatnya dimana disebutkan ALLAH menjadi hakim bersama ISA…???[JIKA TIDAK ADA BERARTI HANYA ADA 1 HAKIM YANG AKAN MENGHAKIMI MANUSIA DAN ITU ADALAH ISA…]bukankah ISA saja yang datang menjadi hakim….????
JADI EKSEKUSI HAKIM yang menghakimi manusia itu adalah ISA PUTRA MARIAM BUKAN ALLOH…..Tidak ada ayatnya tuh ALLOH jadi hakim bersama ISA???Yang melakukan eksekusi sebagai hakim diakhir jaman adalah ISA….yang merupakan perwujudan TUHAN dalam rupa manusia….(Q 19:17)
BUKTIKAN ADAKAH AYATNYA AKAN ADA 2 HAKIM YANG MENGHAKIMI SELURUH MANUSIA???MANA AYATNYA???[TIDAK ADA]
DAN JUGA ALQURAN MENJELASKAN BAHWA…
Hanya Allah yang tahu tentang hari Kiamat…..
187. Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”
(Q 7:187)
26. Katakanlah: “Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya pada sisi Allah. Dan sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan.”
(Q 67:26)
Ilmu tentang hari Kiamat hanya ALLAH yang tahu….Jika Isa memberitahukan pengetahuan yang benar tentang hari kiamat,berarti Isa itu Tuhan dong…krn yang hanya tahu tentang Kiamat itu Tuhan???
Dan Isa memberitahu pengetahuan yang benar tentang Kiamat….kalo Isa tidak tahu mana mungkin memberitahu??nah Isa tahu tentang Kiamat itulah yang membuktikan Isa itu TUHAN…krn dg jelas tertulis…
Ilmu tentang hari kiamat itu hanya pada sisi ALLAH…..Bukankah Isa diangkat disisi ALLAH???
158. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya[379]. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
(Q 4:158)
Allah mengangkat Isa kepadaNya..disisiNya….nah pengetahuan tentang Kiamat itu disisiNya…jadi hanya Isa yang tahu tentang Kiamat,dan mengatakan yang benar tentang Kiamat….
Jadi Isa Tuhan dong???
Isa memberikan pengetahuan yang benar tentang Kiamat….
61. Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.
(Q 43:61)
PRIBADI YANG MEMBERIKAN PENGETAHUAN TENTANG HARI KIAMAT…WAJIB HUKUMNYA ORANG TERSEBUT TAHU TERLEBIH DAHULU….JIKA TIDAK TENTU HAL ITU MERUPAKAN KONTRADIKSI…SEMOGA ANDA PAHAM AKAN HAL INI..BAHWA ALQURAN JUGA MENGISYARATKAN ISA ITU ALLAH SENDIRI…YANG NUZUL KE RAHIM MARIA….
ISA ADALAH PUTRA TUNGGAL ALLAH…
IA ADALAH ANAK ALLAH…PUTRA TUNGGAL ALLAH…DINYATAKAN OLEH BAPA SENDIRI…(Yoh 1:18;Yoh 3:18 …Anak Tunggal Allah..)
Demi kebenaran yang kasat-mata, teman-teman Muslim perlu membuang jauh sangkaan-sangkaannya yang total-keliru tentang pengertian sebutan “Anak Allah”, seolah-olah itu bikin-bikinan manusia, atau yang sering mereka tuduhkan bahwa pengertian ini asalnya dari ajaran Paulus.
Gelar “Anak Allah” sama sekali bukan bikin-bikinan manusia. Tidak samasekali! Istilah tersebut justru diumumkan langsung dari mulut Allah sendiri :
* Matius 3:17
lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”
KJV, And lo a voice from heaven, saying, This is my beloved Son, in whom I am well pleased.
TR Translit, kai idou phônê ek tôn ouranôn legousa outos estin ho huios mou ho agapêtos en hô eudokêsa.
Istilah yang sama ini juga dinyatakan dari mulut Gabriel kepada Maria 2 kali :
* Lukas 1:32-35
1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
KJV, He shall be great, and shall be called the Son of the Highest: and the Lord God shall give unto him the
throne of his father David:
TR, outos estai megas kai huios upsistou klêthêsetai kai dôsei autô kurios o theos ton thronon dabid tou
patros autou
1:33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak
akan berkesudahan. “
1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”
1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan
menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah
KJV, And the angel answered and said unto her, The Holy Ghost shall come upon thee, and the power of the
Highest shall overshadow thee: therefore also that holy thing which shall be born of thee shall be called
the Son of God.
TR Translit, kai apokritheis ho aggelos eipen autê pneuma agion epeleusetai epi se kai dunamis upsistou
episkiasei soi dio kai to gennômenon agion klêthêsetai huios theou
Pernyataan Gabriel yang lebih dari satu kali menyatakan status “Anak” sekaligus memperluhatkan betapa Gabriel justru menampik (baca : mengkoreksi) kaitan “Anak Allah” itu dengan konsep-kedagingan/biologis (hasil hubungan suami dan istri) seperti yang ada dalam benak Maria tadinya, dan kini malahan terulang dalam benak penuduh dari kalangam Muslim pada umumnya.
Catatan : Mungkinkah gabriel berdusta? Perlukah? Karena ada kesenjangan wahyu Gabriel terhadap wahyu yang dibawa Jibril bagi Muhammad!
Lukas 1:35 jelas menyatakan bahwa Gabriel telah mengkoreksi apa yang terlanjur salah dalam benak Maria tentang “ke-anak-an” (sonship) yang dimaksudkan Injil. Sementara Jibril dalam Qur’an justru berbalik dan terus bekutat dalam pemahaman “ke-anak-an” insani!
Bandingkan keduanya :
(1) “Bagaimana hal (melahirkan anak) itu mungkin terjadi, karena aku (Maria) belum bersuami ?” (Lukas 1:34)
(2) “Bagaimana Dia (Allah) mempunyai anak padaham Ia tidak beristri” ( Qs 6:101)
Gabriel berkata bahwa Anak Allah itu KUDUS, dan Jibril menyangkal/menafikan kedua-duanya :
(1) “Anak yang kau lahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah” (Lukas 1:35)
(2) “Maha Suci Allah dari yang mempunyai anak…” ; “Tidak layak Allah mempunyai Anak” ( Qs 4:171 ; Qs
19:35 )
Sebutan “Anak Allah” yang disampaikan lewat para nabi tidak terkira banyaknya, termasuk kesaksian yang bersifat nubuat, yang tadinya bahkan tidak disadari oleh nabi yang menubuatkannya sendiri.
Lihatlah akan 2 nubuat nabi Yesaya yang “mustahil” tentang kelahiran satu “Anak Ajaib”, dan ternyata nubuat kelahirannya ini benar-benar setelah 7 abad sejak hal itu dinubuatkan!
Dasyatnya terbukti kebenaran yang mustahil, telah menempatkan ayat-ayat tersebut tak mungkin bisa dipalsukan manusia. Namun entah mengapa kebenaran yang begitu fantastis itu bisa absen dari pewahyuan Qur’an.
Nubuat pertama :
* Yesaya 7:14
LAI TL, Maka sebab itu diberikan Tuhan sendiri suatu tanda alamat kepadamu kelak: Bahwasanya anak dara itu
akan mengandung dan beranakkan laki-laki seorang dan dinamainya akan dia Imanuel.
LAI TB, Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.
KJV, Therefore the Lord himself shall give you a sign; Behold, a virgin shall conceive, and bear a son, and
shall call his name Immanuel.
Hebrew translit, LAKHEN YITEN ADONAI HU LAKHEM OT HINE HA’ALMAH HARA VEYOLEDET BEN VEKARAT SHEMO IMANUEL
Kelahiran seajaib itu dimaksudkan sebagai satu pertanda besar untuk mengantar kita kepada maknanya yang sejati dan lurus, yaitu bahwa Sang Anak Ajaib itulah Imanuel (artinya : Allah menyertai kita) yang berarti Dia-lah Allah yang dapat dan mau menyertai kita selalu!
Nubuat kedua :
* Yesaya 9:5
LAI TB, Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
KJV, For unto us a child is born, unto us a son is given: and the government shall be upon his shoulder:
and his name shall be called Wonderful, Counsellor, The mighty God, The everlasting Father, The Prince of
Peace.
Hebrew translit, KI-YELED YULAD-LANU BEN NITAN-LANU VATEHI HAMISRA AL-SHIKHMO VAYIKRA SHEMO PELE YO’ETS EL GIBOR AVI-AD SARO-SHALOM
Adalah kemustahilan bahwa seorang Anak dapat disebut sebagai “Allah Yang Perkasa”. Namun hal itu sungguh terjadi pada diri Yesus 700 tahun kemudian!
Perhatikan bahwa Yesaya bernubuat tanpa tahu dan tanpa melihat tanda-tanda, dan tanpa dapat menunjukkan Anak
Ajaib tersebut. Sebagai anti-klimaksnya datang nubuat dari Nabi Yahya/Yohanes Pembabtis.
Berlainan dengan Yesaya, nabi Yahya bukan mengklaim saja tanpa apa-apa yang menyokongnya, melainkan justru melihat sebuah tanda, yaitu Roh Kudus yang turun dari langit seperti merpati, dan tinggal diatas Yesus!
Tanda Surgawi yang tiada duanya inilah yang menjadikan dasar nabi Yahya harus bersaksi dengan cara
menunjuk-hidung langsung ke sosok Yesus Kristus yang ada dihadapanNya. Perhatikan perkataan langsung kepada Yesus “Sang Anak”. Right now and here “inilah” dan “lihatlah” :
“Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya (Yesus).
….aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah”. (Yohanes 1:32-34)
Dan… Yesus Kristus bersaksi tentang diriNya : … Aku telah berkata: “Aku Anak Allah” (Yohanes 10:36)
Dan mereka (setan-setan) itupun berteriak :
* Matius 8:29
Dan mereka itu pun berteriak, katanya: “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?”
* Markus 3:11
Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: “Engkaulah
Anak Allah.”
Bila iblis/setan yang menjadi musuh Allah yang terbesar sampai mengakui Anak ini, maka musuh manakah
lagi yang dapat menolaknya dengan lebih shahih?
Jadi, jikalau ada teman Muslim yang masih bersikukuh menolak gelar “Anak Allah” ini, mereka kini sedikitnya akan mulai mengetahui bahwa diantara Allah dan segala makhlukNya — dari yang kudus hungga yang ter-iblis –sejak manusia awal diciptakan hingga abad ke 7 M, hanya Muhammad seoranglah yang tercatat melaknati sebutan otentik yang berasal dari mulut Allah sendiri.
Dalam pandangan Muslim, ketika Kalimat Allah di-nuzul-kan ke dunia lewat agen pewahyu (Jibril), itu menjadi sebuah Al~Qur’an yang diberitakan oleh nabi-Nya. Namun dalam pandangan Kristiani, ketika Firman Allah di-nuzul-kan ke dunia, Ia adalah The Word incarnated ( Sang Firman yang inkarnasi) menjadi “Anak Allah” dalam sosok Yesus Kristus yang Ilahi, yang langsung berfirman tanpa agen perantara. Ia datang bukan saja untuk berfirman, tetapi sekaligus untuk menyelamatkan umat manusia. Maka, inilah Kabar Baik, Injil, untuk umat yang menerimaNya, demi keselamatan umat yang pasti ada didalam Dia.
Anak Allah itu tidaklah terjadi karena “Allah itu beranak”. Ia adalah inkarnasi FirmanNya menjadi Anak Manusia, yaitu masuknya keilahian dalam ujud kehidupan kemanusiaan. Sehingga Allah yang tadinya tidak dapat dipahami dan didekati, kini dapat mulai dipahami, diteladani dan “di-akrab-i” dalam relasi yang diperbaharui!
Melalui “Sang Anak” ini — yang gelarNya keluar dari mulut Allah sendiri — manusia diwanti-wanti untuk sungguh melihat dan mendengar akan Dia. Sebab ada tertulis :
* Yohanes 12:45
dan barangsiapa melihat Aku (Anak), ia melihat Dia (Bapa), yang telah mengutus Aku.
* Matius 17:5
Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”
Amin.
UMAT MUSLIM PASTI MEMBANTAH SBB:
KELUARAN 4:22 Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung; [ISRAEL ANAK SULUNG TUHAN]
YER 31:9 =>EFRAIM DISEBUTKAN SEBAGAI ANAK DARI TUHAN..DST…
SAYA MENJAWAB…SEMUA ITU DIANGKAT OLEH TUHAN MENJADI ANAK…TETAPI TIDAK ADA 1 ORANGPUN YANG BERANI MEMANGGIL TUHAN DENGAN SEBUTAN BAPA…HANYA ISA YANG PERTAMA KALI MEMANGGIL THEOS DENGAN SEBUTAN BAPA….KRN MEMANG ISA ADALAH PUTRA TUNGGAL ALLAH….
SEHINGGA TEPATLAH HOSEA TEPAT MENCATAT[HOSEA 1:10]…SEKALIPUN BANGSA ISRAEL ITU DISEBUTKAN SEBAGAI ANAK-NYA…TETAPI ITU AKAN…KRN MASIH DISEBUT SEBAGAI UMAT TUHAN…
HOSEA 1:10 Tetapi kelak, jumlah orang Israel akan seperti pasir laut, yang tidak dapat ditakar dan tidak dapat dihitung. Dan di tempat di mana dikatakan kepada mereka:++ “Kamu ini bukanlah umat-Ku,”++ AKAN DIKATAKAN kepada mereka: ++”Anak-anak Allah yang hidup.”++
JADI HANYA YANG BENAR-BENAR ANAK ADALAH PRIBADI YANG MENYEBUT DIA DENGAN SEBUTAN BAPA….SELAIN ITU ADALAH DIANGKAT ANAK…BUKAN ANAK ITU SENDIRI…..APAKAH TUHAN BERANAK??TENTU TIDAK….TETAPI ITU ADALAH ISTILAH UNTUK PRIBADI ALLAH YANG NUZUL KE RAHIM MARIA….[IBRANI 7:3=>ALLAH BUKANLAH PRIBADI YANG BERANAK / DIPERANAKKAN…]
TIDAK SELAMANYA KATA ANAK DALAM TEKS INDONESIA HARUS DILAHIRKAN DARI AYAH DAN IBU….CONTOH ANAK KUNCI…TIDAK ADA BAPA DAN IBU KUNCI BUKAN???
SEKIAN PENJELASAN SAYA UNTUK BUNG EDY….ALKITAB DAN ALQURAN JUGA MENGINDIKASIKAN PENCIPTAAN JAGAD RAYA INI DENGAN FIRMAN[MZM 33:6+9]

EDY PRAYITNO :

TRANSFORMASI INDONESIA :
@BUNG EDY…
PEMBUKTIAN MENURUT QURAN DAN HADITS ISA ADALAH TUHAN….
Isa Al-Masih adalah The-Word incanated, yaitu Firman/Kalimat Allah yang Ilahi turun (nuzul)
masuk kedunia (melalui Maria). “lahir” menjadi anak manusia!
APAKAH BENAR ISA ITU KALIMATULLAH YANG NUZUL….??SO MARI KITA SIMAK….
VERSI ISLAM DIKATAKAN…
1.LANDASAN HADITS
PERKATAAN Muhammad sendiri yang mengatakan: “Isa faa innahu Rohullah wa Kalimatuhu’- (Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya). (Hadits Anas bin Malik–Mutiara Hadits halaman 353).
Terjemahan:
Kata Ibnu ‘Abbas r.a.: Yahya dan ‘Isa adalah saudara sepupu dari pihak ibu,
dan ibu Yahya pernah berkata kepada Maryam: “Aku mendapati bahwa bayi yang ada dalam
perutku bersujud kepada bayi yang ada di perutmu”. Yahya sudah membenarkan
‘Isa sejak dalam kandungan ibunya, dan dialah orang yang paling awal menyaksikan kebenaran
‘Isa, yaitu ‘Isa sebagai Firman Allah.

EDY PRAYITNO :
Sdr Trans Indonesia ..saya jawab pertanyaan anda .
Anda menyitir sebuah Hadits , Hadist yang saudara ambil tersebut sebenarnya berbunyi:
“Isa faa innahu Roh-ul-Lah wa kalimatuhu”
Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Kalimat-Nya [ Hadist riwayat Anas bin Malik Hal. 72 ]
Sebetulnya tidak ada yg istimewa dari hadist ini . Sebagaimana ALLAH juga meniupkan Roh pada Adam .
Allah menjadikannya sebagai rasul yang diutus kepada Bani Israil, kemudian penggambarannya disambungkan kepada Allah, maka dikatakan bahwa dia adalah “kalimat Allah” atau dengan kata lain, Allah menciptakannya dengan perkataan “jadilah” (kun), sebagaimana Allah menciptakan Adam dengan kata tersebut tanpa melalui proses pembuahan (tanpa ayah dan ibu), kemudian menggambarkannya sebagai ruh yang diciptakan Allah Ta’ala. Dan Firman ( Ucapan ) ALLAH “ Kun “ Jadilah maka jadilah ISa meskipun tanpa adanya pembuahan dari seorang laki-laki
Hal ini juga dibahas dalam kitab Fathul Majid Bab Fadhlut Tauhid Ma yukaffiru Minadz Dzunuub mulai halaman 57. Menjelaskan bahwa Isa Alaihissalam dinamakan dengan “kalimat” karena dia diciptakan dengan firman Allah “kun”, Isa bukan “kun” tetapi tercipta dengan “kun”. Kun itu dari Allah, sehingga dia bukan makhluk.

TRANSFORMASI INDONESIA :
2.LANDASAN QURAN
Perhatikan penggalan kalimat Quran Q 4:157 =
” …. Sesungguhnya Al-Masih, Isa putera Maryam itu, tidak lain melainkan utusan Allah dan KALIMAHNYA yang Ia [Allah] BERIKAN KEPADA MARYAM DENGAN TIUPAN RUH DARIPADA-NYA [Allah].”

EDY PRAYITNO :

He he he saudara TI terlalu bersemangat atau ceroboh sehingga salah menukil ayat . bunyi ayat Alqur’an 4 : 157 itu bukan begitu bunyinya . tetapi bunyinya adalah :
وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَـكِن شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُواْ فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِّنْهُ مَا لَهُم بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلاَّ اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِيناً
waqawlihim innaa qatalnaa almasiiha ‘iisaa ibna maryama rasuula allaahi wamaa qataluuhu wamaa shalabuuhu walaakin syubbiha lahum wa-inna alladziina ikhtalafuu fiihi lafii syakkin minhu maa lahum bihi min ‘ilmin illaa ittibaa’a alzhzhanni wamaa qataluuhu yaqiinaan
157.
dan karena ucapan mereka : “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, ‘Isa putra Maryam, Rasul Allah [378]“, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh

TRANSFORMASI INDONESIA :

Sedangkan An-Nisa 171:
” …. KalimahNya yang Ia BERIKAN KEPADA MARYAM DENGAN TIUPAN RUH DARIPADANYA …. ”
Kalau Anda mau jujur, nats An-Nisa 171 adalah INKARNASI/NUZUL Kalimatullah dalam Kemanusiaan Isa Al Masih, sama sekali BUKAN penciptaan!
BERIKUT KONFIRMASI DALAM QURAN DAN HADITS ISA ADALAH SANG FIRMAN/ALLAH YANG NUZUL….
 Isa AS mengatakan perkataan yang benar
“Dzaalika ‘isabnu Maryama qaulal haqqil ladzil fiihi yamtaruum”
Itulah Isa putra Maryam yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenaran-Nya (Maryam, 19:34)

EDY PRAYITNO :

Anda mengambil ayat An Nisa 171 …..dan asal comot sebagian ayat ,dan tidak lengkap . coba saya munculkan ayat ini secara lengkap :
yaa ahla alkitaabi laa taghluu fii diinikum walaa taquuluu ‘alaa allaahi illaa alhaqqa innamaa almasiihu ‘iisaa ibnu maryama rasuulu allaahi wakalimatuhu alqaahaa ilaa maryama waruuhun minhu faaaminuu biallaahi warusulihi walaa taquuluu tsalaatsatun intahuu khayran lakum innamaa allaahu ilaahun waahidun subhaanahu an yakuuna lahu waladun lahu maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi wakafaa biallaahi wakiilaan
171. Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu [383], dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, ‘Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya [384] yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya [385]. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.
Ayat ini sudah sangat jelas mengatakan jika Isa hanya sebagai utusan , dan diciptakan dari Allah , dan ALLAH membantah dengan tegas jika ALLAH mempunyai anak seperti yang kalian tuduhkan .

TRANSFORMASI INDONESIA :

Isa AS adalah Roh Allah yang menjelma menjadi Manusia yang sempurna
“arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.”
Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna (Maryam, 19:17)

EDY PRAYITNO :

Anda menafsir dan memotong ayat di kitab Maryam 19 : 17 . nih saya munculkan secara lengkap :
faittakhadzat min duunihim hijaaban fa-arsalnaa ilayhaa ruuhanaa fatamatstsala lahaa basyaran sawiyyaan
17. maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami [901] kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.
( yang menjelma ini adalah Malaikat Jibril yang mendatangi Ibu Maryam dalam ujud manusia karena dalam ayat selanjutnya dikatakan
qaalat innii a’uudzu bialrrahmaani minka in kunta taqiyyaan
18. Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”.
qaala innamaa anaa rasuulu rabbiki li-ahaba laki ghulaaman zakiyyaan
19. Ia (jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”.
JELAS BUKAN BAHWA AYAT INI BUKAN SEPERTI TAFSIR ANDA YANG MENGATAKAN : “ Isa AS adalah Roh Allah yang menjelma menjadi Manusia yang sempurna”. KARENA YG MENJELMA MENJADI MANUSIA ADALAH MALAIKAT JIBRIL .

TRANSFORMASI INDONESIA :

 Isa AS dilahirkan bukan dari bapa Insani, tetapi dari Roh Allah
“Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja’alnaahaa wabnahaa ayatal lil ‘aalamiin”
Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam. (Al Anbiyaa, 21:91)
 Isa AS berkuasa/terkemuka di dunia dan di akhirat[NO.1 DUNIA DAN AKHIRAT]=TUHAN
“Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.”
Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripada-Nya namanya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah. (Al Imran, 3:45)

EDY PRAYITNO :

Ayat diatas sudah jelas ,ALLAH membuat ISa sebagai tanda Kekuasaan ALLAH yg tanpa campur tangan pihak laki-laki Allah sanggup { kun ) mencipta Isa .

TRANSFORMASI INDONESIA :

Berdasarkan isi kitab diatas Kalimatullah inilah yang menjadi Manusia Isa.
KEKAL ! SUDAH ADA DARI KEKAL SAMPAI KEKAL ! TIDAK DICIPTAKAN ! BERSAMA-SAMA ALLAH !ADA DI DALAM ALLAH ! BERASAL DARI ALLAH ! KELUAR DARI ALLAH (QODIM)
karena: Kalimatullah dan Roh Allah tidak diciptakan tetapi ada bersama-sama dengan Allah itu.
Kalau diciptakan maka Allah itu menjadi tidak punya kalimatullah dan tidak punya Roh sebelum penciptaan, lagipula tidak perlu bagi Allah untuk menciptakan kalimah dan Rohullah bagi dirinya sendiri.
Begitupun Rohullah [Roh Kudus], bahasa Ibraninya jelas:
Ruach HaKodesh [harafiah: Roh Sang Kudus], siapa Yang Kudus? ALLAH
JADI JELAS SEKALI BAHWA ALLAH YANG ESA ITU ADALAH ALLAH YANG TERDIRI DARI FIRMAN DAN ROH….DAN ITU NUZUL KE RAHIM MARIA….SHG BAYI YANG DIKANDUNG MARIA ADALAH BAYI YANG SUCI(ZAKKIYAH=TIDAK TERSENTUH OLEH IBLIS..)

EDY PRAYITNO :

Dari semua keterangan saudara masih mencampurkan antara Ruh ( Ciptaan ) dengan Allah yang menyusup ke dalam Maria . padahal sangat jelas dikatakan dalam ayat2 ALqur’an bahwa ALLAH tidak punya anak dan ALLAH lah yang berkuasa menciptakan segalanya seperti dalam ayat2 berikut :
Q10: 68. Mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata: “Allah mempuyai anak.” Maha Suci Allah; Dia-lah Yang Maha Kaya; kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang di bumi. Kamu tidak mempunyai hujjah tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?

Q2:22. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah[30], padahal kamu mengetahui
Dan masih banyak ayat2 ALqur’an yang membantah apa yg saudara paparkan dan sudah anda tafsir sesuai selera anda .

TRANSFORMASI INDONESIA :

yohanes 13
13:16 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.[MENURUT MATIUS 10:25 => CUKUP BAGI SEORANG HAMBA MENJADI SAMA SEPERTI TUANNYA;SAMPAI SEKARANG BUNG EDY;DKK BLM DAPAT MENULISKAN AYAT MANAKAH YANG MELARANG SEORANG HAMBA TIDAK BOLEH SAMA DENGAN TUANNYA…TIDAK ADA AYATNYA DI ALKITAB…]
Yohanes 15
15:15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
TANGGAPAN SAYA MENGENAI YOH 15:15
JIKA ANDA MAU CERMATI DENGAN SEKSAMA ADA PERUBAHAN STATUS MURID-MURID YESUS….
YOH 15:14 Kamu adalah sahabat-Ku,….
YOH 15:15 AKU TIDAK MENYEBUT KAMU LAGI HAMBA….TETAPI AKU MENYEBUT KAMU SAHABAT….
JADI ADA PERUBAHAN STATUS DARI HAMBA MENJADI SAHABAT….DIMANA SAHABAT ITU SETARA DENGAN TUAN/MAJIKAN….[JADI YOH 15:15 YANG ANDA TULIS JUSTRU KONFIRMASI TERHADAP MATIUS 10:25 BAHWA ADA PERUBAHAN STATUS DARI HAMBA MENJADI SAHABAT ATAU STRATA KEDUDUKAN YANG SAMA SEPERTI TUAN…]
BERARTI TANTANGAN SAYA DIBAWAH INI BELUM TERJAWAB…KRN TIDAK ADA 1 AYATPUN YANG MENYATAKAN BAHWA SEORANG HAMBA TIDAK BOLEH SAMA DENGAN TUANNYA….
TANTANGAN UNTUK JACK DAN SEMUA UMAT MUSLIM DISINI TERMASUK BUNG EDY YANG PY SITUS INI…BUKTIKAN BAHWA SEORANG HAMBA TIDAK BOLEH SAMA DENGAN TUANNYA???ADAKAH DALILNYA???MANA DALILNYA DI ALKITAB…??=>TANTANGAN INI BELUM TERJAWAB…KESIMPULAN TIDAK ADA LARANGAN BAHWA HAMBA TIDAK BOLEH MENJADI SAMA SEPERTI TUAN….

EDY PRAYITNO :

Anda memaksakan kehendak anda sendiri dan mengingkari ungkapan “ Kiasan “ dari ucapan Yesus . di ayat Yoh 13 : 16 , itu kiasan ( gambaran ) antara Yesus sebagai utusan (hamba ) dengan ALLAH sang pengutus . disana tegas dikatakan “ TIDAK BISA SAMA” terus sekarang anda menuntut ayat mana yang gak boleh sama…? Aneh yang bingung ini anda atau saya ? anda hanya membolak balik pernyataan ,bahkan dengan mengajukan contoh gak” nyambung “ , dengan mengajukan contoh dari hamba menjadi sahabat ….? He he he Ora gatuk dan ora nyambung .

Sekarang saya balik , Jika ada hamba mau bersahabat dengan Bos nya ….apakah si hamba ini bisa sama mempunyai pabrik milik bos ? punya mobil milik bos ? sahabat –yah tetap sahabat tetapi antara atasan dan bahawan tetap TIDAK BISA SAMA MUTLAK . ( Semoga anda tidak cari2 ayat2 untuk mematahkan ayat suci anda sendiri )

Dan anda juga masih punya PR yg belum bisa anda buktikan ,jika Yesus itu ALLAH ( YANG MEMILIKI SEMUA KUASA ALLAH ) bukan nabi ,bukan Utusan , dan bukan sebagai hamba . meskipun anda sudah berusaha mencari pembenaran bahkan anda ambil ayat2 Alqur’an segala . tetapi bukan pembenaran yang kita dapat malah sebaliknya . anda malah terjerumus dengan ayat2 ALquran yg tetap tegas Yesus ( Isa ) hanya hamba ciptaan ALLAH dan penciptaannya sebagai tanda KUASA ALLAH

Iklan