Tam Boen An
Tuhan Yesus, datang lah……
Tam Boen An : Yesus segera datang, itu pasti
Edy Prayitno : datang = kiamat kan pak ? Yesus gak tahu lo pak kapan kiamat datang ? betul pak
Tam Boen An : namun Anak Manusia akan datang menjemput orang2 pilihanNYA.
Edy Prayitno : siapa yg jemput pak , siapa jemput siapa ? Yesus turun karena diutus . yang mengutus masih ada di tahta ALLAH . jadi apakah Yesus juga ALLAH ??
Tam Boen An Anak Manusia datang di awan-awan, Dia ( ANAK MANUSIA = YESUS ) menyuruh malaikatNYA meniup sangkakala, dan menjemput anak-anak manusia. ingat: YESUS menyuruh malaikat. hanya ada di seluruh semesta alam dan surga yg bisa menyuruh malaikat yaitu Tuhan,
Edy Prayitno : Yesus menyuruh malaikatNya meniup sangkakala ?Nya disini siapa pak Yesus atau ALLAH ? he he ayatnya saya lupa mungkin bapak berkenan kasih ayatnya .
Tam Boen An : kata NYA adalah YESUS. ANAK MANUSIA adalah Yesus. anak-anak manusia adalah manusia kita adanya. coba baca matius 24 ayat 30 ,
Tam Boen An : coba kita berpikir, kalau ada malaikat disuruh, berarti, ada yg lebih berkuasa atas malaikat. malaikat itu adalah makhluk Surga, dan yg bisa menyuruh malaikat hanya Tuhan. coba berpikir sedikit sobat.
Edy Prayitno : mat 24:30 Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya…..kok ayat yg menyatakan Yesus menyuruh malaikat meniup sangkakala …gak ada pak ? Yesus turun sebagai yg diutus .
Tam Boen An : coba ayat 31, alkitab online ku ga bisa ku buka.
Edy Prayitno : 24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain…..IA disini belum jelas pak Yesus atau ALLAH ?
Tam Boen An begini saudaraku. Malaikat itu penghuni surga. disurga itu banyak malaikat. dan yang bisa menyuruh malaikat hanya Tuhan. nah, kalau Anak Manusia bisa menyuruh malaikat, lantas, sebagai apa itu YESUS namanya?????
Edy Prayitno Yg menyuruh Tuhan ALLAH atau Yesus ? ini yg belum jelas pak .
Tam Boen An : begini pak, sudah jelas disitu, Anak Manusia menyuruh keluar malaikatNYA. NYA adalah Anak Manusia. ANAK MANUSIA menyuruh MALAIKAT. ada kata milik” NYA”. malaikat itu milik ANAK MANUSIA. nah, posisi ANAK MANUSIA itu sebagai apa??? coba posting dulu ayat 29, alkitab online ku lagi bermasalah, ga bisa ku buka
Edy Prayitno : karena diayat selanjutnya Yesus mempertegas jika soal itu Yesus sama sekali tidak tahu yg tahu hanya ALLAH BAPA ….jadi kalau Yesus tahu kapan kiamat tiba dan memerintah malaikat meniup terompet ini akan bertentangan dengan ayat ke 36 ……
24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.”…….bagaimana pak ?
Tam Boen An : satu-satu kita pelajari pak. ayat 29-31 dulu
Edy Prayitno : baik pak ….karena itu juga kelanjutan ayat 31 ….Ia disini siapa Yesus atau ALLAh …dan setelah kita baca ayat ke 36 ,akan menjadi jelas . bukan begitu pak >
Tam Boen An : nanti, ayat 36, saya jelaskan.
Edy Prayitno : baik pak ..silahkan bapak kupas ayat 31
Tam Boen An : nah, kalau yang memiliki malaikat itu Tuhan atau manusia??? dan yg berhak menyuruh malaikat itu Tuhan atau manusia. ???
Edy Prayitno : yang berhak memerintah malaikat itu Tuhan pak , betul itu
Tam Boen An : nah, YESUS menyuruh malaikat, dan pemilik malaikat itu adalah ANAK MANUSIA ( YESUS ). lantas itu apa pak kesimpulannya. baca ada kata milik “NYA”.
Edy Prayitno : sebentar pak ,kita kaji dulu …..coba saya munculkan lagi ayatnya : 24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain….nah Ia ini yg saya katakan belum jelas siapa ? apakah ALLAH atau Yesus . ini saya katakan bahwa Ia ini bukan Yesus tetapi ALLAH BAPA . kalau bapak baca kisah ini dari awal , yg bercerita siapa pak ? kan Yesus ….nah kalau Yesus berkata …..IA akan …..dst ….maka siapa yg dimaksud Ia oleh Yesus ini >?????apakah dirinya sendiri > atau Yesus menyebut Ia ini adalah ALLAH BAPA ? begitu pak ……
Tam Boen An : ANAK MANUSIA adalah Yesus. YESUS bercerita ttg diriNYA. baca kembali kata IA ( YESUS / ANAK MANUSIA )menyuruh. ada kata perintah. “suruh”. berarti yg menyuruh adalah Yang memerintah atas yg diperintah. lantas ada kata milik yaitu NYA. supaya apa malaikat disuruh??? I. Meniup Sangkakala, dan kedua: Menjemput umat pilihanNYA. jadi ada 2 tugas. meniup dan menjemput disuruh ANAK MANUSIA kepada malaikat. sekarang, HAK MENYURUH DAN PEMILIK MALAIKAT ITU SIAPA PAK???
Edy Prayitno : he he he saya agak mumet baca tulisan anda diatas …..bisa di perjelas dikit pak .
sekitar sejam yang lalu · Suka
Tam Boen An : sudah berulang kali saya jelaskan pak. masa mumet sih??
Tam Boen An : ok , alon2
ANAK MANUSIA itu sebutan utk YESUS. TUHAN lah yg menyuruh malaikat dan pemilik malaikat hanya TUHAN. benar ga???
Tam Boen An : baca ayat 31 tsb.
Edy Prayitno : he he he sekarang anda berkata Yesus = ALLAH ? betulkah
Tam Boen An : Edy Prayitno: aku mau anda yg menjawab dulu baik2 dari pertanyaanku diatas. siapa kah yg memerintah atas malaikat?? dan pemilik malaikat itu siapakah??? Tuhan kah??? atau siapa???
Edy Prayitno : kalau itu kan sudah saya jawab pak …itu betul Tuhan .
nah siapa yg memerintah malaikat meniup ? ini yg anda belum jelas jawabnya pak
Tam Boen An : nah, kalau ANAK MANUSIA yang menyuruh malaikat, dan pemilik malaikat adalah ANAK MANUSIA. Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya==ada kata milik, artinya: malaikat itu milik ANAK MANUSIA. nah, lantas itu disebut apakah ANAK MANUSIA itu pak?
Edy Prayitno : ini maksud anda ? coba anda perhatikan sekali lagi ayat ini
24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain…..Ia disini bukan Yesus menyebut dirinya sendiri pak …..tetapi Ia disini yg dimaksud Yesus adalah ALLAH BAPA …….karena dari kisah awal Yesus bercerita pada orang lain ,maka kalau Yesus berkata ………..Ia akan ……..dst ,maka Ia ini bukan Yesus pak …..bagaimana pak ?
Tam Boen An : Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya ===IA=ANAK MANUSIA. DAN malaikat itu milik Anak Manusia. dan ANAK MANUSIA menyuruh malaikat. lantas, ANAK MANUSIA disebut apa pak?
Edy Prayitno : anak tetap anak pak …Yesus tetap Yesus …tidak bisa menjadi ALLAH karena dasar nya gak ada .
Tam Boen An : Edy Prayitno: pak, jangan ngelantur menjawabnya. yg saya tanya, ANAK MANUSIA menyuruh malaikat, ANAK manusia pemilik malaikat. itu disebut apa pak??? apakah ANAK MANUSIA sebagai SETAN atau apa?? jujur pak, jangan kita tanya dasar nya apa, kita bicara matius 24:29-31 dan sampai 36, belum sampai kesimpulan akhir
Tam Boen An : IA itu ANAK MANUSIA.
Tam Boen An : kita belum ke kesimpulan. pelan2 kita bahas. kita bicara ANAK MANUSIA. itu dulu. pembahasan matius 24-29-31, dan sampai 36
nanti kita bicarakan siapa ANAK MANUSIA itu. kita membahas, bahwa ANAK MANUSIA menyuruh malaikat, dan ANAK manusia adalah pemilik malaikat. pernyataan kita diatas sepakat, kalau pemilik malaikat adalah TUHAN, dan menyuruh malaikat adalah Tuhan. benar ga?
Tam Boen An : nah, berarti anda setuju kalau ANAK MANUSIA yg menyuruh malaikat dan memiliki malaikat itu adalah TUHAN. benar bukan???
Edy Prayitno : he he he anda menggiring ke tempat yg salah pak , karena anda masih mengabaikan siapa ” Ia ” ini Yesus atau ALLAH …ini anda juga belum tegas menjawb. dan sekarang anda membuat pertanyaan seakan2 Ia ini adalah Yesus …..nah ini yg perlu di pertegas lagi pak
Tam Boen An : disitu tak ada kata Tuhan. Ia yg menyuruh malaikat , dan malaikat itu milik si IA yg menyuruh malaikat itu’
Edy Prayitno : nah siapa ” Ia ” ini ?
Tam Boen An : Edy Prayitno: kita bicara ANAK MANUSIA. belum kesimpulan, sebab ayat 36 aja belum sampai. pernyataan ANAK MANUSIA menyuruh malaikat, dan Malaikat itu milik si ANAK MANUSIA, dengan pernyataan: Tuhanla yang memiliki malaikat dan Tuhan lah yg memiliki malaikat.
Tam Boen An : Edy Prayitno: IA itu ANAK MANUSIA, baca ayat 29
ayat 30 maksudku
kita tak ada bicara kata “YESUS”. dan “TUHAN”. kata itu, sementara kita buat sebagai bahan analogi berpikir.
Edy Prayitno : ayat 30 juga tidak menyebutkan ” Ia ” ini siapa ?
Tam Boen An : Pada waktu itu ……TANDA ANAK MANUSIA………mereka melihat ANAK MANUSIA…….dengan segala kekuasaanNYA…( ANAK MANUSIA)
Edy Prayitno : sudahlah pak dari pada anda berputar2 itu itu saja …langsung saja ke ayat 36 …….karena sudah hampir jam 1 malam ,biar cepat kita selesaikan ini .
Tam Boen An : Edy Prayitno:Pada waktu itu ……TANDA ANAK MANUSIA………mereka melihat ANAK MANUSIA…….dengan segala kekuasaanNYA…( ANAK MANUSIA)====ayat 30 bicara ANAK MANUSIA. nah, IA itu adalah ANAK MANUSIA.
Edy Prayitno : kalau anda sedang berbicara dengan orang lain ………kemudian anda berkata : Ia akan datang , ia akan memerintah , dst ……….apakah Ia ini orang yg sedang berbicara atau orang lain ?
Tam Boen An : Edy Prayitno: jawab dengan jujur: Tuhan yg menyuruh malaikat, Tuhan yg memerintah malaikat. ANAK manusia menyuruh malaikat, Tuhan yg memerintah malaikat. pertanyaannya: ANAK manusia itu sebagai apa pak?
Edy Prayitno : anak manusia menyuruh malaikat ini yg tidak ada dalam kitab anda pak ?
Tam Boen An : itu ayat 36, menjelaskan bahwa Yesus berbicara hubungan Anak Manusia dan BAPA. anda menjawab sendiri siapa itu ANAK MANUSIA.
Tam Boen An : Edy Prayitno:Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya ===IA= ANAK MANUSIA, baca di ayat 30,
Edy Prayitno : anda memaksakan diri …menyamakan antara ayat 31 dengan ayat 30.
Ok saya ikuti ….katakan Ia ini adalah Yesus maka akan bertentangan dengan ayat 36 pak
Tam Boen An : Edy Prayitno: anda mengakui, kata IA=YESUS= Yang menyuruh malaikat=yang memerintah malaikat. Tuhan menyuruh malaikat, Tuhan memerintah malaikat. konklusinya: Yesus=ANAK MANUSIA = TUHAN.
Edy Prayitno
Orang menyuruh = berarti tahu kapan waktunya terjadi . tetapi jika Yesus menyuruh malaikat meniup …..maka ini bertentangan dengan ayat 24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.”…………lihat Yesus tidak tahu , yang tahu hanya ALLAH BAPA ,jadi siapa yg memerintah malaikat meniup saat akan datangnya hari kiamat ? apakah Yesus ………….? tolong anda jawab pertanyaan saya inisesuai kitab anda .
Edy Prayitno : APakah Yesus tahu kapan saatnya terompet itu ditiup ?
anda gak perlu muter2 itu2 aja pak ….coba anda jawab pertanyaan saya diatas
Tam Boen An : Edy Prayitno:Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala ===YESUS menyuruh malaikat meniup sangakakala.
Edy Prayitno :Apakah Yesus tahu kapan saatnya terompet itu ditiup?
Yesus tahu tidak ?kapan meniup terompet ? jika Yesus yg menyuruh ?
Tam Boen : An kalau YESUS menyuruh meniup, apakah YESUS sadar atau tidak pak???
Edy Prayitno : ha ha ha …………..anda kebingungan pak
Tam Boen An : aku bertanya kembali pak, YESUS menyuruh, lantas apakah YESUS tau atau tidak, sedangkan DIA sendiri yg menyuruh, anda bisa menjawab sendiri.
saya tak kebingungan, cara menjawab saya aja yg bapak tak pahami
Tam Boen An : bukankah Yesus pernah juga berkata: apa yg keluar dari mulut Yesus itu adalah ucapan BAPA.
Edy Prayitno : oh sebentar kita selesaikan dulu ini ….bagaimana pak ? dengan ayat 36 …? masih mampu jawab pertanyaan saya ? karena anda belum menjawab dengan jelas .
Tam Boen An: saya sudah jawab pak, hubungan ayat 30 dan 36 itu ada pak. ANAK tak tau akan hari itu, namun, ANAK itu menyuruh malaikat meniup sangkakala, pertanyaan saya: kalau ANAK MANUSIA menyuruh malaikat, itu sadar atau tidak ??? dan bukankah apa yg keluar dari mulut ANAK itu yg keluar dari mulut BAPA.
Edy Prayitno : lho secara logika saja pak ….jika seorang tidak tahu kapan terompet itu akan ditiup …..apakah orang tersebuit bisa memerintah orang lain kapan saatnya terompet itu ditiup ?
Tam Boen An : kenyataan nya: ANAK menyuruh malaikat meniup sangkakala. sebagai Tugas sebagai ANAK, Yesus itu tak tau kapan hari itu, namun, Yesus sebagai BAPA, DIA tau akan hari itu. karena BAPA dan ANAK itu SATU.
Tam Boen An : tp, kesimpulan kita diatas tadi, kita sudah sepakat bahwa ANAK MANUSIA adalah TUHAN.
Edy Prayitno : Yesus sebagai Bapa ? kapan itu …ayat berapa ? kitab apa ?
Tam Boen An : sekarng kita bahas ayat 36, sebenarnya masih ada perlu dibahas ayat 29
Edy Prayitno : kenyataannya Yesus dan ALLAH BAPA itu beda pak …..Yesus gak tahu tetapi ALLAH BAPA Maha Tahu .
Tam Boen An : hanya sebagai fungsi saja pak. kalau dikaitkan dengan kitab YESAYA, YESUS itu ALLAH YANG PERKASA, BAPA YANG KEKAL.
14 menit yang lalu · Suka
Edy Prayitno ayat 36 sdh kita bahas pak ,dan bapak belum jawab pertanyaan saya dengan jelas
Tam Boen An : saya sudah jawab pak, anda bingung??? karena anda tak memahami cara orang israel menyebut Tuhan mereka itu adalah BAPA.
Tam Boen An : Edy Prayitno: Bapa, sebagai fungsi kedekatan antara anak dan bapak, kalau ANAK, sebagai fungsi penebusan dan penyelamatan. namun, Pribadi YANG ada adalah SATU.
Edy Prayitno : Apakah Yesus tahu kapan saatnya terompet itu ditiup?…mohon dijawab …?
Tam Boen An : besok disambung lagi pak, gw mau makan hokben dulu nih, baru dipesan tuh.
Edy Prayitno : anda juga belum mampu tunjukan ayatnya jika Yesus itu sebagai BAPA ? kapan , diayat berapa , kitab apa
Tam Boen An : Edy Prayitno: kan sudah saya katakan, Yesus sebagai Bapa, DIA tau, sebagai ANAK ( Penebus ) DIA tak tau.
Edy Prayitno : ayatnya ? jika Yesus sebagai BApa
Tam Boen An : Edy Prayitno: baca Yesaya 9:5, bahwa YESUS itu adalah Allah Yang perkasas dan BAPA yang kekal
Edy Prayitno : ayatnya …..gak ada pak !
Tam Boen An : Bapa itu sebutan Israel utk Tuhan. ANAK itu Tuhan yg sebagai Penebus.
Edy Prayitno : Jaman Yesaya Yesus belum ada pak …..kenapa kita harus membaca nubuatan ? sementara Yesus sudah ada dengan ajaran2 nya .
Tam Boen An : besok dilanjut pak.ok…..aku mau makan dan isitirahat, thx atas diskusinya. nanti kita bahas yg ayat 29 juga, sebab tadi tertinggal
Edy Prayitno : terima kasih waktunya pak
senang bisa sharing dengan anda ,maafkan jika ada kalimat yg kurang enak dari saya
Edy Prayitno : Selamat malam …
wah iya sudah setengah dua pagi yah ………selamat pagi kalau begitu













</a

196 tanggapan kepada “Dialog dengan ” Tam Boen An ” Apakah Yesus Yang Memerintah Malaikat Meniup Terompet Sangkakala…?”
Transformasi Indonesia
Oktober 10th, 2011 pada 06:05
INTI PERTANYAAN BUNG EDY YANG MENYURUH MALAIKAT ITU BAPA/TUHAN YESUS….
Mat. 13:41 Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya …
JELAS SEKALI PADA AYAT DIATAS….ANAK MANUSIA BERKUASA MENYURUH MALAIKAT-MALAIKAT(LEBIH DARI 1 MALAIKAT)…..
PERTANYAAN UNTUK BUNG EDY,DKK…
ADAKAH MUSA/MUHAMMAD DAPAT MENYURUH MALAIKAT,APALAGI LEBIH DARI 1 MALAIKAT?JIKA TIDAK MENGAPA ANDA SAMAKAN ISA DENGAN MUSA/MUHAMMAD?BAHKAN ALKITAB MENCATAT YOH 14:30=>PENGUASA DUNIA INI TIDAK BERKUASA ATAS ISA….BUKTI IA BANGKIT DARI ANTARA ORANG MATI…DIALAH YANG PERTAMA BANGKIT[Kol. 1:18;Why. 1:5] DARI ANTARA ORANG MATI MENUJU KE SORGA….
JADI ISA =>NABI DIATAS SEGALA NABI……KRN MUSA DAN MUHAMMAD KALAH OLEH PENGUASA DUNIA INI….YAKNI KEMATIAN……HENOKH DAN ELIA TIDAK BERHADAPAN DENGAN KEMATIAN….KRN DIANGKAT HIDUP-HIDUP KE SORGA…
sentolov
Oktober 10th, 2011 pada 06:43
JADI ISA =>NABI DIATAS SEGALA NABI….berarti Isa itu ya nabi (manusia) ,…. bukan Tuhan !!!!
Transformasi Indonesia
Oktober 10th, 2011 pada 07:01
JADI ISA =>NABI DIATAS SEGALA NABI….berarti Isa itu ya nabi (manusia) ,…. bukan Tuhan !!!!
_________
sentolov
ADAKAH NABI YANG DAPAT MENYURUH 1 MALAIKAT AJA DEH ADAKAH??=>1 AJA NABI YANG BISA MENYURUH MALAIKAT SIAPAKAH GERANGAN BOS…1 AJA SEBUT DEH….
ISA=NABI DIATAS SEGALA NABI=>KARENA YOH 12:45 =>YANG MENGUTUS=YANG DIUTUS….YES 63:8-9[DLM MENEBUS MANUSIA IA TIDAK MENGUTUS DUTA/UTUSAN]
Jack
Oktober 10th, 2011 pada 07:06
Mat. 13:41 Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya …
JELAS SEKALI PADA AYAT DIATAS….ANAK MANUSIA BERKUASA MENYURUH MALAIKAT-MALAIKAT(LEBIH DARI 1 MALAIKAT)…..
========>>>
dan di ayat selanjutnya ternyata itu semua hanya perumpamaan
“Setelah Yesus selesai menceriterakan perumpamaan-perumpamaan itu, Iapun pergi dari situ.”
__________________________________________________________________
PERTANYAAN UNTUK BUNG EDY,DKK…
ADAKAH MUSA/MUHAMMAD DAPAT MENYURUH MALAIKAT,APALAGI LEBIH DARI 1 MALAIKAT?JIKA TIDAK MENGAPA ANDA SAMAKAN ISA DENGAN MUSA/MUHAMMAD?BAHKAN ALKITAB MENCATAT YOH 14:30=>PENGUASA DUNIA INI TIDAK BERKUASA ATAS ISA….BUKTI IA BANGKIT DARI ANTARA ORANG MATI…DIALAH YANG PERTAMA BANGKIT[Kol. 1:18;Why. 1:5] DARI ANTARA ORANG MATI MENUJU KE SORGA….
========>>
hehehehehe jadi siapa penguasa dunia sdr trans??
yesus,kematian,bapa??
kok semakin ruwet saja konsep ketuhanan anda
dan lagi seharusnya pertanyaan anda adalah
ADAKAH TUHANNYA MUSA/MUHAMMAD DAPAT MENYURUH MALAIKAT,APALAGI LEBIH DARI 1 MALAIKAT?
Tuhan umat islam vs Tuhan anda
_______________________________________________________________
JADI ISA =>NABI DIATAS SEGALA NABI……KRN MUSA DAN MUHAMMAD KALAH OLEH PENGUASA DUNIA INI….YAKNI KEMATIAN……HENOKH DAN ELIA TIDAK BERHADAPAN DENGAN KEMATIAN….KRN DIANGKAT HIDUP-HIDUP KE SORGA…
==========>>
“Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi” (Ibrani 9: 27).
jadi isa anda anggap nabi atau apa??
Jack
Oktober 10th, 2011 pada 07:11
ADAKAH NABI YANG DAPAT MENYURUH 1 MALAIKAT AJA DEH ADAKAH??=>1 AJA NABI YANG BISA MENYURUH MALAIKAT SIAPAKAH GERANGAN BOS…1 AJA SEBUT DEH….
=========>>
Tapi apakah ada nabi selain yesus yang mati terkutuk di tiang salib??
_______________________________________________________________
ISA=NABI DIATAS SEGALA NABI=>KARENA YOH 12:45 =>YANG MENGUTUS=YANG DIUTUS….YES 63:8-9[DLM MENEBUS MANUSIA IA TIDAK MENGUTUS DUTA/UTUSAN]
========>>>
lantas siapa yang didengar dan dilihat yesus ketika selesai dibaptis??
Transformasi Indonesia
Oktober 10th, 2011 pada 07:23
Tapi apakah ada nabi selain yesus yang mati terkutuk di tiang salib??
=>MENJADI KUTUK BUKAN BERARTI PRIBADI ITU BENAR-BENAR DASARNYA HARUS DIKUTUK…
ISA SENDIRI BERKATA DIRINYA SUCI…
Yoh. 8:46 Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa?
ALQURAN BERKATA HANYA ISA YANG ZAKKIYAH DARI LAHIR [Q 19:19]…
=>APA ADA YANG MEMBUKTIKAN YESUS BERBUAT DOSA???TIDAK ADA BRO…
BERARTI PRIBADI ISA ITU BUKANLAH PRIBADI YANG TERKUTUK…TETAPI MENANGGUNG KUTUK MAUT DOSA ITU SENDIRI….
YOH 10:17…Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali…
Jack
Oktober 10th, 2011 pada 07:43
Tapi apakah ada nabi selain yesus yang mati terkutuk di tiang salib??
=>MENJADI KUTUK BUKAN BERARTI PRIBADI ITU BENAR-BENAR DASARNYA HARUS DIKUTUK…
==========>>
kalau tidak HARUS kenapa masih ingin mati terkutuk
Bukankah mati terkutuk itu bagian dari nubuat yang harus dikerjakan. berarti yesus memang harus dikutuk
_________________________________________________________________
ALQURAN BERKATA HANYA ISA YANG ZAKKIYAH DARI LAHIR [Q 19:19]…
=>APA ADA YANG MEMBUKTIKAN YESUS BERBUAT DOSA???TIDAK ADA BRO…
BERARTI PRIBADI ISA ITU BUKANLAH PRIBADI YANG TERKUTUK…TETAPI MENANGGUNG KUTUK MAUT DOSA ITU SENDIRI….
YOH 10:17…Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali…
==================>>>
hehehehe itu jawaban atas tuduhan bahwa maria berbuat zina sdr trans
(kalau anak hasil zina biasa disebut “anak haram” kalau sebaliknya disebut apa sdr trans?……)
Transformasi Indonesia
Oktober 10th, 2011 pada 09:38
siapa penguasa dunia sdr trans??
_______________
Flp. 2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
Flp. 2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
YUDAS 1:4 Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal SATU-SATUNYA Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.
Transformasi Indonesia
Oktober 10th, 2011 pada 09:43
kalau tidak HARUS kenapa masih ingin mati terkutuk
Bukankah mati terkutuk itu bagian dari nubuat yang harus dikerjakan. berarti yesus memang harus dikutuk
___________
ADAKAH SEORANG YANG TERKUTUK MEMBANGKITKAN ORANG MATI??
Transformasi Indonesia
Oktober 10th, 2011 pada 09:48
NAMA TUHAN YESUS MASIH BERKUASA SAMPAI DETIK INI…TERBUKTI VIDEO DIATAS BRO JACK….
MUNGKINKAH NAMA YANG TERKUTUK BERKUASA SAMPAI SELAMA-LAMANYA????
[SAMPAI KIAMAT LOE GAK BAKAL BISA JAWAB PERTANYAAN DIATAS...]
Transformasi Indonesia
Oktober 10th, 2011 pada 09:58
ADAKAH NAMA MUHAMMAD YANG KATANYA SUCI…DAPATKAH NAMA MUHAMMAD MEMBANGKITKAN ORANG MATI???[SELAMAT SAJA TANDA TANYA BESAR BUKTI MUHAMMAD SENDIRI BERKATA Q 46:9 =>DIA TIDAK TAHU APA YANG AKAN TERJADI PADA DIRINYA KELAK...JADI TIDAK MUNGKIN DEH NAMA MUHAMMAD BERKUASA....DARI HONGKONG!!]
Transformasi Indonesia
Oktober 10th, 2011 pada 10:01
Flp. 2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
Flp. 2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
SUATU SAAT ANDA AKAN MELIHAT SEMUA YANG ADA DI JAGAD RAYA INI AKAN BERTEKUK LUTUT DI BAWAH NAMA YESUS…KRN NAMA BAPA=YESUS[YOH 17:6;11;12]….NAMA TERSEBUT BERKUASA[BUKTI DI ATAS;DAN MASIH BANYAK LAGI BUKTI YANG TIDAK ADA DI YOUTUBE....]….SETIAP ORANG KRISTEN DIWAJIBKAN BERDOA DALAM NAMA YESUS….SUDAH PERNAH SAYA BAHAS HAL ITU….
INSAFLAH!!!SEBELUM TERLAMBAT DAN ANDA SESALI ITU DI NERAKA!!!
Jack
Oktober 10th, 2011 pada 13:56
heheh sampai kapan anda akan terus keblinger dengan barang gratis sdr trans??
NAMA TUHAN YESUS MASIH BERKUASA SAMPAI DETIK INI…TERBUKTI VIDEO DIATAS BRO JACK….
MUNGKINKAH NAMA YANG TERKUTUK BERKUASA SAMPAI SELAMA-LAMANYA????
[SAMPAI KIAMAT LOE GAK BAKAL BISA JAWAB PERTANYAAN DIATAS...]
===============================>>>
lantas apakah orang yang sakit kanker,aids dll akan sembuh hanya dengan ucapan nama yesus??
sekali lagi pakailah logika anda
Jack
Oktober 10th, 2011 pada 14:01
SUATU SAAT ANDA AKAN MELIHAT SEMUA YANG ADA DI JAGAD RAYA INI AKAN BERTEKUK LUTUT DI BAWAH NAMA YESUS…KRN NAMA BAPA=YESUS[YOH 17:6;11;12]….NAMA TERSEBUT BERKUASA[BUKTI DI ATAS;DAN MASIH BANYAK LAGI BUKTI YANG TIDAK ADA DI YOUTUBE....]….SETIAP ORANG KRISTEN DIWAJIBKAN BERDOA DALAM NAMA YESUS….SUDAH PERNAH SAYA BAHAS HAL ITU….
INSAFLAH!!!SEBELUM TERLAMBAT DAN ANDA SESALI ITU DI NERAKA!!!
============>>>
hehehe saya tantang umat kristen sedunia untuk muncul dihadapan saya hanya dengan nama yesus
khan orang yang masuk neraka menurut pandangan anda akan mati alias habis perkara, jadi siapa takut
tapi kalau neraka dalam agama islam itu siksa yang kekal sdr trans, jadi insaflah sekarang sebelum terlambat
rudy no
Oktober 10th, 2011 pada 14:08
Kalau memang tuhan kenapa masih disebut anak manusia (yang bener tu anak tuhan apa anak manusia)?? Kalau memang kenapa masi disebut nabi diatas nabi?
Insaflah Transformasi Indonesia, anda mentransformasi indonesia menjadi macam apa dengan agama dongeng mengada2 tanpa dalil?? Insaflah bahwa agama dongengmu dibawa penjajah yang menjajah kita 350 TAHUN!!!
rudy no
Oktober 10th, 2011 pada 14:09
Kalau memang tuhan kenapa masih disebut anak manusia (yang bener tu anak tuhan apa anak manusia)?? Kalau memang tuhan kenapa masi disebut nabi diatas nabi?
Insaflah Transformasi Indonesia, anda mentransformasi indonesia menjadi macam apa dengan agama dongeng mengada2 tanpa dalil?? Insaflah bahwa agama dongengmu dibawa penjajah yang menjajah kita 350 TAHUN!!!
Jack
Oktober 10th, 2011 pada 14:10
ADAKAH NAMA MUHAMMAD YANG KATANYA SUCI…DAPATKAH NAMA MUHAMMAD MEMBANGKITKAN ORANG MATI???[SELAMAT SAJA TANDA TANYA BESAR BUKTI MUHAMMAD SENDIRI BERKATA Q 46:9 =>DIA TIDAK TAHU APA YANG AKAN TERJADI PADA DIRINYA KELAK…JADI TIDAK MUNGKIN DEH NAMA MUHAMMAD BERKUASA….DARI HONGKONG!!
===========>>>
“Pada suatu ketika orang sedang menguburkan mayat. Ketika mereka melihat gerombolan datang, dicampakkan merekalah mayat itu ke dalam kubur Elisa, ketika orang itu menyentuh tulang Elisa, maka si mayat itu hidup kembali lalu berdiri dan kemudian pergi”. (2 Raja-raja 13:21).
bahkan elisa lebih hebat daripada yesus
dan silahkan pindahkan gunung ke sebelah monas sdr trans jika anda mempunyai iman sebesar biji sawi sekaligus untuk membuktikan begitu besarnya nama yesus dan tolong hidupkan juga Michael jackson dengan nama yesus juga (tantangan ini berlaku untuk umat kristen seluruh dunia dan dari berbagai zaman)
bangun2 sdr trans, jangan keblinger terus, seandainya ucapan anda benar maka dunia kedokteran akan ancur, karena cukup dengan nama yesus hilang semua penyakit
Jack
Oktober 10th, 2011 pada 14:17
NAMA BAPA=YESUS
==================>>>>
anda juga masih belum menjawab siapa yang didengar dan dilihat yesus ketika selesai dibaptis sdr trans
Jack
Oktober 10th, 2011 pada 14:20
oke saya turunkan tantangannya sdr trans
bisakah dengan nama yesus penyakit PANU bisa langsung sembuh??
silahkan berikan juga videonya
Logika9
Oktober 11th, 2011 pada 01:32
Jack..
Org kristen ga ada yg beriman walau sebesar biji sawipun…
Buktinya ga ada yg pernah bisa mindahin gunung…
Jack
Oktober 11th, 2011 pada 01:51
@Logika9
Tantangannya udah gue turunkan ke tingkat puuuuuaaaaaling rendah yaitu
menyembuhkan PANU dengan nama yesus
Logika9
Oktober 11th, 2011 pada 02:46
Jack
Wakwkkwkwkkwk……
Klo PANURATA ga usyah disembuhin..! Malah bagus jd putih semua kulitnya….
Mandra
Oktober 11th, 2011 pada 04:00
@Trans Ind
Pertanyaan dan pernyataan anda semakin aneh bung. Sudah berkali-kali kami jelaskan tentang konsep KeNabian. Bahwa sejak Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad SAW (Ada 25 yang wajib di imani), beliau-2 semuanya hanyalah utusan Allah SWT, untuk menyampaikan risalahNya. Masing-2 menerima mu’jizat yang dapat dipergunakan atas perintah dan ijin dari Allah SWT, untuk membuktikan tentang kekuasaanNya. Termasuk Nabi Isa AS. Nabi Isa AS diberikan mu’jizat berupa menghidupkan orang yang sudah mati, menyembuhkan orang yang sakit lepra, membuat orang buta melihat, dan sebagainya. Sekali lagi itu merupakan Mu’jizat yang diberikan oleh Allah SWT dan dapat bekerja atas ijinNya.
Keyakinan keagamaan yang diberikan oleh gereja mula-2 sudah salah kaprah, menganggap seorang Nabi menjadi Tuhan, hanya karena Mu’jizat yang dipertontonkan oleh Nabi Isa AS. Dan dasar keyakinan yang diambil oleh gereja permulaan adalah berdasarkan dusta dari seorang mantan pembunuh, yang mengaku bertaubat dan mendapat hikmah dari Yesus (saksinya siapa?) yang ajarannya kemudian ditentang oleh murid-2 Yesus. Si pendusta mengaku bahwa dirinya adalah rasul (saksinya siapa? dan yang mengangkat siapa?). Bukankah Si Pendusta pernah mengatakan bahwa :
Rm. 3:7 Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?
===> Tidakkah ada hikmah yang bisa diambil dari perkataan Si Pendusta ini?
Bahwa Si Pendusta (Saulus/Paulus dari Tarsus) telah melakukan dusta/kebohongan yang katanya untuk kemuliaan-Nya. Dan dia merasa kok tidak ada murid Yesus yang berpihak kepadanya, padahal dia berdusta untuk kemuliaan-Nya. Karena dia dituduh telah menyimpangkan ajaran Yesus, maka murid-2 Yesus menghakiminya dan menganggap dia sesat.
===> Jadi bung Trans, fondasi agama anda dibangun dari suatu kedustaan/ kebohongan ditambah cerita-2 dongeng dan tidak lupa tentunya, cerita-2 dengan rate XXX (triple X).
Jadi bung Trans, jika anda bertanya : PERTANYAAN UNTUK BUNG EDY,DKK…
ADAKAH MUSA/MUHAMMAD DAPAT MENYURUH MALAIKAT,APALAGI LEBIH DARI 1 MALAIKAT?JIKA TIDAK MENGAPA ANDA SAMAKAN ISA DENGAN MUSA/MUHAMMAD?
===> Untuk urusan apa menyuruh malaikat? Dan mana bisa? Toch tulisan dalam dialog Mas Edy dengan Tam Boen An di atas, sudah jelas tidak bisa dijawab oleh si Tam Boen An. He he he… Beginilah kesalahan keyakinan agama yang di dasarkan hanya kepada mythos dan dusta, tanpa menggunakan akal dan pikiran, cukup dengan percaya saja…. He he he he…….
Mandra
Oktober 11th, 2011 pada 05:12
@Trans Ind
Anda : MENJADI KUTUK BUKAN BERARTI PRIBADI ITU BENAR-BENAR DASARNYA HARUS DIKUTUK…
===>Bung Trans, itu khan pendapat pribadi anda. Bukankah orang yang digantung pada tiang adalah orang yang dikutuk oleh Allah? Ini buktinya :
Ul. 21:23 maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; ………”
===> Yang mengatakan demikian adalah bible anda sendiri bukan?
Anda : BERARTI PRIBADI ISA ITU BUKANLAH PRIBADI YANG TERKUTUK…TETAPI MENANGGUNG KUTUK MAUT DOSA ITU SENDIRI….
===> He he he… yang namanya Nabi, tidak ada yang terkutuk bung. Karena manusia pilihan. Peristiwa penyaliban Nabi Isa As adalah fiktif. Dan MENANGGUNG KUTUK MAUT DOSA adalah karangan yang dibuat-2.
Anda : YOH 10:17…Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali…
===> Jangan sepotong-2 dalam menulkiskan ayat bung… Anda pikir kami tidak tahu bunyi ayat-2 selanjutnya? ini saya tuliskan lengkap :
10:17 Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali.
10:18 Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.”
===> Coba anda lihat akhir ayat Yoh. 10 : 18. Bukankah itu merupakan tugas dari Bapak? Berarti Yesus Nabi?
Anda : ADAKAH SEORANG YANG TERKUTUK MEMBANGKITKAN ORANG MATI??
===> Bukankah bible mengatakan orang yang digantung pada tiang adalah orang yang dikutuk oleh Allah? Tidakkah anda merasa bahwa antara pendapat anda dengan ayat dalam Ul. 21:23, adalah kontradiktif? Berpikir dulu bung, sebelum memposting.
===> Tentang video dari youtube yang anda postingkan, itu juga merupakan cerita fiktif, yang diinspirasikan oleh Iblis bung. Khususnya cerita di Pakistan, seperti KKR di sini ya….? Anda belum pernah dengar cerita bohong dari KKR? Semua adalah karangan dan sudah diskenario seluruhnya…. Hanya kepura-puraan. Salah satu dari buah ajaran Paulus, bahwa berdusta boleh untuk kemuliaanNya?
Anda : ADAKAH NAMA MUHAMMAD YANG KATANYA SUCI…DAPATKAH NAMA MUHAMMAD MEMBANGKITKAN ORANG MATI???[SELAMAT SAJA TANDA TANYA BESAR BUKTI MUHAMMAD SENDIRI BERKATA Q 46:9 =>DIA TIDAK TAHU APA YANG AKAN TERJADI PADA DIRINYA KELAK...JADI TIDAK MUNGKIN DEH NAMA MUHAMMAD BERKUASA....DARI HONGKONG!!]
==> Karena bukan Mu’jizat Nabi Muhammad SAW, maka beliau tidak dapat menghidupkan orang mati. Tapi Mu’jizat beliau SAW dapat menyelamatkan manusia dari kesesatan penyembahan berhala, menjadi penyembah Tuhan yang Esa, Allah SWT. Dan Yesus juga tidak mengetahui apapun, sebagaimana bunyi ayat ini :
Mat. 24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.”
===> Jadi kalau Yesus tahu segalanya…. DARI HONGKONG!
Mandra
Oktober 11th, 2011 pada 05:29
@tRANS iND
Anda : SUATU SAAT ANDA AKAN MELIHAT SEMUA YANG ADA DI JAGAD RAYA INI AKAN BERTEKUK LUTUT DI BAWAH NAMA YESUS…KRN NAMA BAPA=YESUS
===> Coba anda googling, saat ini umat muslim sedunia berjumlah 1,9 milyar, sudah melampaui umat katholik yang 1,7 milyar. Hal itu dicapai kurang lebih dalam waktu 1400 an tahun. Kita tunggu saja sampai akhir dunia, siapa yang lebih banyak jumlahnya.
Anda : SETIAP ORANG KRISTEN DIWAJIBKAN BERDOA DALAM NAMA YESUS….SUDAH PERNAH SAYA BAHAS HAL ITU….
===> Tapi Yesus tidak pernah mengajarkan berdoa kepada dirinya. Yang Yesus ajarkan adalah berdoa kepada Bapak, sebagaimana yang Yesus lakukan sendiri, sebagaimana bunyi ayat ini :
Mat. 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”
===> Bukankah Yesus bersujud dan berdoa kehadapan Bapak? Sama seperti sujudnya kami kehadirat Allah SWT dalam shalat.
Anda : INSAFLAH!!!SEBELUM TERLAMBAT DAN ANDA SESALI ITU DI NERAKA!!!
===> Kami yang justru memperingatkan anda, bahwa ajaran dalam agama kristian adalan ajaran agama pagan. Dan sudah banyak kami buktikan dari bible anda sendiri, yang anda tidak dapat menolaknya. Sebagai contoh tentang adanya cerita NAGA dalam bible anda. Untuk itu SADARLAH WAHAI KAUM KRISTIAN. AGAMA ANDA ADALAH AGAMA YANG TIDAK LOGIS DAN PENYEMBAH BERHALA. SADARLAH DAN INSAFLAH SEBELUM KALIAN BERKALANG TANAH, DIMANA PENYESALAN SUDAH TIDAK ADA ARTINYA LAGI.
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 05:57
rudy no
=>BOS ANDA SURUH SAYA INSAF…HEHHEE..NGACA DULU BOS…TUHAN alloh itu seperti apa bos….mana ada Tuhan menjilat perkataannya???jika alloh menjilat perkataan dimana letak kemaha tahuan alloh???inikah tuhan yang anda sembah???ironis sekali….
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 06:03
logika9
=>gunung apa bos yang dipindahin??bukankah jelas bahwa Tuhan Yesus dalam mengajar itu selalu menggunakan perumpamaan….jadi gunung disini jangan terlalu diartikan hurufiah…
Mat. 13:34 SEMUANYA itu disampaikan Yesus kepada orang banyak dalam perumpamaan, dan tanpa perumpamaan suatupun tidak disampaikan-Nya kepada mereka,
JADI PENGERTIAN GUNUNG DISINI BANYAK RAGAMNYA BOS….
Gunung disini bisa juga diartikan gunung kemustahilan thd persoalan…gunung kemustahilan penyakit…..spt yang ada diatas tuh…..gunung kemustahilan atas penyakit disembuhkan oleh Tuhan Yesus…BUKTI IMAN SEBIJI SESAWI ITU ADA…
DARAH-KU BENAR-BENAR MINUMAN….APAKAH SEMUA ORANG KRISTEN VAMPIRE?YA ITULAH ISLAM SESAT DALAM SEGALA PENAFSIRAN….LAH WONG TANGGAL IDUL FITRI AJA GA PERNAH KOMPAK….GITU NGAKUNYA KEMBALI FITRI…PADAHAL SELISIH 1 HARI….HHEHEHE…..
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 06:08
PAGI TADI SAYA LIHAT ROMBONGAN JEMAAH HAJI MASUK PEMONDOKAN SURABAYA…SAYA BERPIKIR…MEREKA KOK MAU YA KELUAR UANG PULUHAN BAHKAN RATUSAN JUTA RUPIAH…..UNTUK MEMPEROLEH RIDHO/AMPUNAN YANG SIFATNYA MUDAH-MUDAHAN….
”Hai org2 yg beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa
(taubat yang semurni-murninya). MUDAH-MUDAHAN Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu…
(q At Tahrim : 8)=>PENGAMPUNAN DOSA DENGAN TAUBAT SEMURNI-MURNINYA TIDAK BERSIFAT KEPASTIAN DIAMPUNI..TETAPI SIFATNYA MUDAH-MUDAHAN DIAMPUNI….
DIDALAM ISLAM SEMUA BERSIFAT MUDAH-MUDAHAN…TIDAK ADA KEPASTIAN….SHG PANTAS MUHAMMAD BERKATA…
Q 46:9
Katakanlah: “Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan AKU TIDAK MENGETAHUI APA YANG AKAN DIPERBUAT TERHADAPKU dan TIDAK(PULA)TERHADAPMU. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan”.
=>DRPD UANG DIBUANG UNTUK NAIK HAJI MENDING DIBUAT UNTUK YANG LBH BERFAEDAH..TP KRN UDAH DIDOKTRIN BANGSA ARAB..YA UDAH LAH….
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 06:14
===> Tapi Yesus tidak pernah mengajarkan berdoa kepada dirinya.[BACA ALKITAB YANG BENER BOS]
________________
BACA YANG BENER BOS…JELAS SEKALI TUHAN MEWAJIBKAN BERDOA DALAM NAMA YESUS….
BERDOA/BERKUMPUL/BERSEKUTU HARUS DALAM NAMA YESUS…
MAT 18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul DALAM NAMA-KU, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” (DIA MAHA HADIR…DIA HADIR KETIKA MANUSIA BERKUMPUL DALAM NAMA YESUS)
INILAH PERINTAH UNTUK MEMINTA DALAM NAMA YESUS…
Yoh. 14:13 dan apa juga yang KAMU MINTA DALAM NAMA-KU, AKU AKAN MELAKUKANNYA,
Yoh. 14:14 Jika KAMU MEMINTA SESUATU KEPADA-KU dalam NAMA-KU, AKU AKAN MELAKUKANNYA.”(DIA MENGABULKAN DOA…JIKA KAMU MEMINTA SESUATU KEPADA-KU DALAM NAMA-KU,AKU AKAN MELAKUKANNYA….)
YOH 16:23. Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu DALAM NAMA-KU.
YOH 16:24 Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun DALAM NAMA-KU. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.
MENGUSIR SETAN DEMI NAMA YESUS…KRN NAMA YESUS BERKUASA…
Mrk. 16:17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku,
BAHKAN ISA BERKATA…
Yoh. 16:26 Pada HARI ITU KAMU AKAN BERDOA DALAM NAMA-KU. Dan TIDAK AKU KATAKAN KEPADAMU,BAHWA AKU MEMINTA BAGIMU KEPADA BAPA.[HARI ITU MANUSIA AKAN BERDOA DALAM NAMA-NYA..DAN TIDAK LAGI YESUS MEMINTA KEPADA BAPA….TAPI YESUS YANG MENJAWAB DOA….]
BETAPA BERKUASANYA NAMA YESUS…..
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 06:21
Yang Yesus ajarkan adalah berdoa kepada Bapak, sebagaimana yang Yesus lakukan sendiri, sebagaimana bunyi ayat ini :
_____________
BERDOA/BERKUMPUL/BERSEKUTU HARUS DALAM NAMA YESUS…
MAT 18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul DALAM NAMA-KU, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” (DIA MAHA HADIR…DIA HADIR KETIKA MANUSIA BERKUMPUL DALAM NAMA YESUS)
INILAH PERINTAH UNTUK MEMINTA DALAM NAMA YESUS…
Yoh. 14:13 dan APA JUGA yang KAMU MINTA DALAM NAMA-KU, AKU AKAN MELAKUKANNYA,
Yoh. 14:14 Jika KAMU MEMINTA SESUATU KEPADA-KU dalam NAMA-KU, AKU AKAN MELAKUKANNYA.”(DIA MENGABULKAN DOA…JIKA KAMU MEMINTA SESUATU KEPADA-KU DALAM NAMA-KU,AKU AKAN MELAKUKANNYA….)
BAHKAN ISA BERKATA…
Yoh. 16:26 Pada HARI ITU KAMU AKAN BERDOA DALAM NAMA-KU. Dan TIDAK AKU KATAKAN KEPADAMU,BAHWA AKU MEMINTA BAGIMU KEPADA BAPA.[HARI ITU MANUSIA AKAN BERDOA DALAM NAMA-NYA..DAN TIDAK LAGI YESUS MEMINTA KEPADA BAPA….TAPI YESUS YANG MENJAWAB DOA….]
JADI JGN BACA ALKITAB SEPOTONG-POTONG…AKAN TIBA WAKTUNYA MANUSIA BERDOA DALAM NAMA YESUS…YOH 16:26=>SAAT IA MASUK DALAM KEMULIAAN-NYA….[LUK 24:26]
TIDAK ADA AYATNYA BERDOALAH DALAM NAMA BAPA(…..)=>JIKA ADA SILAHKAN ANDA ISI DEH AYAT MANA TUH?Mat. 26:39=>IA MEMBERI CONTOH KPD MNS…TP TDK PRNH IA BRKT BRDOALAH DLM NAMA BAPA…SEBAB NAMA BAPA=YESUS[YOH 17:6;11;12]
paktedy
Oktober 11th, 2011 pada 06:21
Za. 9:14 TUHAN akan menampakkan diri kepada mereka, dan anak panah-Nya akan melayang keluar seperti kilat. Dan Tuhan ALLAH akan meniup sangkakala dan akan berjalan maju dalam angin badai dari selatan…….ini dalam kitab yg sama tetapi bisa beda begini ? yg satu bilang yang meniup sangkakala adalah malaikat , sedang ada ayat lain yg meniup itu ALLAH sendiri ? bagaimana kalian menjelaskan hal ini ????
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 06:24
===> Bukankah Yesus bersujud dan berdoa kehadapan Bapak? Sama seperti sujudnya kami kehadirat Allah SWT dalam shalat.=>KAMI BERDOA JUGA DALAM KEADAAN SUJUD DIKAMAR-KAMAR …CEK KALO GA PRCY….
___________
BOS APAKAH alloh = Yahwe??anda sedang mimpi bos…..jika memang alloh=Yahwe…buktikan!!bisa kagak???jawab 6 tantangan dari saya….
Buset loe suruh gue insaf??dari hongkong….tuhan loe aja kagak jelas…..gue suruh percaya tuhan loe…..ya inilah pola pikir islam yang amat keblinger…mrk beranggapan mrk menyembah tuhan yang benar…dan sama yang disembah oleh Abraham,Musa….padahal tidak………ya inilha orang-orang yang kblinger….
Jack
Oktober 11th, 2011 pada 07:26
BOS ANDA SURUH SAYA INSAF…HEHHEE..NGACA DULU BOS…TUHAN alloh itu seperti apa bos….mana ada Tuhan menjilat perkataannya???jika alloh menjilat perkataan dimana letak kemaha tahuan alloh???inikah tuhan yang anda sembah???ironis sekali….
============>>>
yang jela bukan berwujud pria tergantung disalib
silahkan anda tunjukkan bagian mana dan akan saya tunjukkan juga bahwa tuhan anda menjilat ludahnya sendiri
__________________________________________________________________
=>gunung apa bos yang dipindahin??bukankah jelas bahwa Tuhan Yesus dalam mengajar itu selalu menggunakan perumpamaan….jadi gunung disini jangan terlalu diartikan hurufiah…
===========>>>
lantas bagaimana cara membedakan antara perumpamaan dan bukan??
disesuaikan dengan selera penterjemah ya??
____________________________________________________________________
JADI PENGERTIAN GUNUNG DISINI BANYAK RAGAMNYA BOS….
Gunung disini bisa juga diartikan gunung kemustahilan thd persoalan…gunung kemustahilan penyakit…..spt yang ada diatas tuh…..gunung kemustahilan atas penyakit disembuhkan oleh Tuhan Yesus…BUKTI IMAN SEBIJI SESAWI ITU ADA…
===========>>>
tapi yeng jelas BUKAN GUNUNG KEMBAR kan sdr trans??
lantas kenapa mukjizat menghidupkan orang mati anda anggap kenyataan?
siapa tahu hanya mati rohaninya saja (seperti penjelasan anda sebelumnya)
___________________________________________________________________
DARAH-KU BENAR-BENAR MINUMAN….APAKAH SEMUA ORANG KRISTEN VAMPIRE?YA ITULAH ISLAM SESAT DALAM SEGALA PENAFSIRAN….LAH WONG TANGGAL IDUL FITRI AJA GA PERNAH KOMPAK….GITU NGAKUNYA KEMBALI FITRI…PADAHAL SELISIH 1 HARI….HHEHEHE…..
===========>>>
terus tradisi minum darah anda sebut apa?
orang yang bangkit dari kubur setelah puluhan tahun mati anda sebut apa??
hehehe siapa bilang berbeda sdr trans??
coba dicek lagi di tv2 sdr trans
dan lagi, umat islam tidak iman buta kepada pemimpin sdr trans, masih ada akal untuk menilai benar salah
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 07:28
paktedy
Karena malaikat TUHAN dihubungkan begitu erat dengan Tuhan sendiri, dan karena Dia tampak dalam rupa manusia, beberapa orang menganggap Dia sebagai penampilan Kristus yang abadi,=>SAAT MALAIKAT TUHAN DIPANGGIL SEBAGAI TUHAN….MAKA ITU BERARTI KRISTUS YANG NAMPAK DALAM RUPA MALAIKAT[BUKAN BERARTI KRISTUS ITU MALAIKAT]….
Sumber:
Full Life Study Bible, The General Council of The Assemblies of God,
plus sumber lain-lain.
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 07:31
Malaikat vs malaikat
Bandingkan Kejadian 22:11 dan Kejadian 31:11, sbb :
* Kejadian 22:11
LAI TB, Tetapi berserulah Malaikat TUHAN (YHVH) dari langit kepadanya: “Abraham, Abraham.” Sahutnya: “Ya, Tuhan.”
KJV, And the angel of the LORD called unto him out of heaven, and said, Abraham, Abraham: and he said, Here am I.
NIV, But the angel of the LORD called out to him from heaven, “Abraham! Abraham!” “Here I am,” he replied.
Hebrew,
וַיִּקְרָא אֵלָיו מַלְאַךְ יְהוָה מִן־הַשָּׁמַיִם וַיֹּאמֶר אַבְרָהָם ׀ אַבְרָהָם וַיֹּאמֶר הִנֵּנִי׃
Translit, VAYIQRA ‘ELAV MALAKH YEHOVAH (YHVH baca Adonay) MIN-HASYAMAYIM VAYOMER ‘AVRAHAM ‘AVRAHAM VAYOMER HINENI
Catatan :
- Terjemahan LAI-TB menulis “Malaikat YHVH” dengan huruf kapital pada awalan kata.
- Terjemahan KJV dan NIV menulis “angel of the LORD” dengan huruf kecil awalan kata
* Kejadian 31:11
LAI TB, Dan Malaikat Allah berfirman kepadaku dalam mimpi itu: Yakub! Jawabku: Ya Tuhan!
KJV, And the angel of God spoke to me in a dream, saying, Jacob: And I said, Here am I.
NIV, The angel of God said to me in the dream, ‘Jacob.’ I answered, ‘Here I am.
Hebrew,
וַיֹּאמֶר אֵלַי מַלְאַךְ הָאֱלֹהִים בַּחֲלֹום יַעֲקֹב וָאֹמַר הִנֵּנִי׃
Translit, VAYOMER ‘ELAI MALAKH HA’ELOHIM BAKHALOM YA’AQOV VA’OMAR HINENI
Catatan :
- Terjemahan LAI-TB menulis “Malaikat Allah” dengan huruf kapital pada awalan kata.
- Terjemahan KJV dan NIV menulis “angel of God” huruf kecil awalan kata
Namun, LAI-TB tidak selalu konsisten menterjemahkan MalaikaT YHVH dan Malaikat Allah dengan huruf “M” capital, kita lihat contohnya :
* II Samuel 24:16
LAI TB, Ketika malaikat mengacungkan tangannya ke Yerusalem untuk memusnahkannya, maka menyesallah TUHAN karena malapetaka itu, lalu Ia berfirman kepada malaikat yang mendatangkan kemusnahan kepada bangsa itu: “Cukup! Turunkanlah sekarang tanganmu itu.” Pada waktu itu malaikat TUHAN (YHVH) itu ada dekat tempat pengirikan Arauna, orang Yebus.
KJV, And when the angel stretched out his hand upon Jerusalem to destroy it, the LORD repented him of the evil, and said to the angel that destroyed the people, It is enough: stay now thine hand. And the angel of the LORD was by the threshingplace of Araunah the Jebusite.
NIV, When the angel stretched out his hand to destroy Jerusalem, the LORD was grieved because of the calamity and said to the angel who was afflicting the people, “Enough! Withdraw your hand.” The angel of the LORD was then at the threshing floor of Araunah the Jebusite.
Hebrew,
וַיִּשְׁלַח יָדֹו הַמַּלְאָךְ ׀ יְרוּשָׁלִַם לְשַׁחֲתָהּ וַיִּנָּחֶם יְהוָה אֶל־הָרָעָה וַיֹּאמֶר לַמַּלְאָךְ הַמַּשְׁחִית בָּעָם רַב עַתָּה הֶרֶף יָדֶךָ וּמַלְאַךְ יְהוָה הָיָה עִם־גֹּרֶן [הָאֹורְנָה כ] (הָאֲרַוְנָה ק) הַיְבֻסִי׃ ס
Translit, VAYISYLAKH YADO HAMALAKH YERO’USYALAM LESYAKHATAH VAYINAKHEM YEHOVAH ‘EL-HARA’AH VAYOMER LAMALAKH HAMASYKHIT BA’AM RAV ‘ATAH HEREF YADEKHA UMALAKH YEHOVAH HAYAH ‘IM-GOREN HA’AVARNAH HA’ARAVNAH HAYEVUSI
Catatan :
Terjemahan LAI-TB menulis “malaikat YHVH” dengan huruf kecil pada awalan kata.
Bandingkan :
* II Samuel 19:27
LAI TB, Ia telah memfitnahkan hambamu ini kepada tuanku raja. Tetapi tuanku raja adalah seperti malaikat Allah; sebab itu perbuatlah apa yang tuanku pandang baik.
KJV, And he hath slandered thy servant unto my lord the king; but my lord the king is as an angel of God: do therefore what is good in thine eyes.
NIV, And he has slandered your servant to my lord the king. My lord the king is like an angel of God; so do whatever pleases you.
Hebrew,
וַיְרַגֵּל בְּעַבְדְּךָ אֶל־אֲדֹנִי הַמֶּלֶךְ וַאדֹנִי הַמֶּלֶךְ כְּמַלְאַךְ הָאֱלֹהִים וַעֲשֵׂה הַטֹּוב בְּעֵינֶיךָ׃
Translit, VAYERAGEL BE’AVDEKHA ‘EL-’ADONI HAMELEKH VADONI HAMELEKH KEMALAKH HA’ELOHIM VA’ASEh HATOV BE’EINEIKHA
Catatan :
Terjemahan LAI-TB menulis “malaikat Allah” dengan huruf kecil pada awalan kata.
—–
Mengapa LAI-TB terkadang secara khusus menterjemahkan מלאך יהוה – MALAK YHVH ataupun מלאך האלהים – MALAK HA’ELOHIM dengan huruf kapital “M”?
Ini barangkali LAI-TB menganggap penampakan/ kehadiran Malaikat kepada manusia dalam suatu kasus tertentu adalah suatu penampakan yang “khusus” yaitu “Teofani” dari Allah yang Esa yang mempunyai fungsi menyatakan diri kepada manusia dan sering menyatakan diri dalam bentuk malaikat ataupun rupa manusia.
Jack
Oktober 11th, 2011 pada 07:40
PAGI TADI SAYA LIHAT ROMBONGAN JEMAAH HAJI MASUK PEMONDOKAN SURABAYA…SAYA BERPIKIR…MEREKA KOK MAU YA KELUAR UANG PULUHAN BAHKAN RATUSAN JUTA RUPIAH…..UNTUK MEMPEROLEH RIDHO/AMPUNAN YANG SIFATNYA MUDAH-MUDAHAN….
=============>>>
maaf tidak sampai ratusan sdr trans
lantas kenapa anda sendiri mau membayar persepuluhan yang tidak jelas untuk apa uangnya??
___________________________________________________________________
”Hai org2 yg beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa
(taubat yang semurni-murninya). MUDAH-MUDAHAN Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu…
(q At Tahrim : 8)=>PENGAMPUNAN DOSA DENGAN TAUBAT SEMURNI-MURNINYA TIDAK BERSIFAT KEPASTIAN DIAMPUNI..TETAPI SIFATNYA MUDAH-MUDAHAN DIAMPUNI….
=============>>>
rupanya anda sudah kehabisan bahan sehingga bahan yang sudah dbahas dan anda tidak mennjawab balik anda posting lagi
APA WEWENANG MANUSIA/MAKHLUK CIPTAAN ALLAH UNTUK MENGAMPUNI DOSA
DAN BACA JUGA KITAB ANDA SENDIRI
Yak 4:13-17 (13) Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan disana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”, (14) sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentarsaja keliahatan lalu lenyap. (15) Sebenarnya kamu harus berkata” Jika Tuhan menghendakinya (Insya Allah), kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.”(16) Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah (17) Jadi jika seorang tahu bagaimanaia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.
_________________________________________________________________
DIDALAM ISLAM SEMUA BERSIFAT MUDAH-MUDAHAN…TIDAK ADA KEPASTIAN….SHG PANTAS MUHAMMAD BERKATA…
============>>>
baca Yak 4:15 diatas
________________________________________________________________
Q 46:9
Katakanlah: “Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan AKU TIDAK MENGETAHUI APA YANG AKAN DIPERBUAT TERHADAPKU dan TIDAK(PULA)TERHADAPMU. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan”.
=>DRPD UANG DIBUANG UNTUK NAIK HAJI MENDING DIBUAT UNTUK YANG LBH BERFAEDAH..TP KRN UDAH DIDOKTRIN BANGSA ARAB..YA UDAH LAH….
=============>>>
kenapa anda tidak bertanya
kenapa membangun tempat ibadah, bukankah lebih bik membngun tempat penampungan bagi tuna wisma??
silahkan anda jawab sendiri
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 07:40
@JACK…
saya tantang umat kristen sedunia untuk muncul dihadapan saya hanya dengan nama yesus…[SEMOGA TUHAN YESUS MENGGERAKKAN SEORANG PENGINJIL KE HADAPAN ANDA...SUATU SAAT]
____________________
SAYA TELAH HADIR DISINI DALAM NAMA YESUS….
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 07:43
baca Yak 4:15 diatas =>BOS JACK…BISA ANDA TUNJUKIN KATA INSYA ALLAH ITU CODEXNYA TERTULIS SPT APA TUH LAFALNYA…MOHON DITULIS DISINI..!!!!
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 07:46
APA WEWENANG MANUSIA/MAKHLUK CIPTAAN ALLAH UNTUK MENGAMPUNI DOSA
__________
HANYA TUHAN YESUS YANG BERKUASA MENGAMPUNI DOSA…KRN DIA ADALAH TUHAN SENDIRI….
MAT 9:6 …Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa..
MRK 2:10…Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa”
LUK 5:24….Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa…
SHG IA BERKATA…SIAPA YANG TIDAK PERCAYA AKULAH DIA[ANI HU]…AKAN MATI DALAM DOSANYA…YOH 8:24
ANI HU =>KHUSUS UNTUK TUHAN DI ALKITAB….
Jack
Oktober 11th, 2011 pada 07:47
BACA YANG BENER BOS…JELAS SEKALI TUHAN MEWAJIBKAN BERDOA DALAM NAMA YESUS….
=============>>>
kenapa tidak dengan nama bapa??
kan mereka/dia adalah satu kesatuan
_________________________________________________________________
BERDOA/BERKUMPUL/BERSEKUTU HARUS DALAM NAMA YESUS…
MAT 18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul DALAM NAMA-KU, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” (DIA MAHA HADIR…DIA HADIR KETIKA MANUSIA BERKUMPUL DALAM NAMA YESUS)
=============>>>
baca ayat sebelumnya
(19) Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.
_______________________________________________________________
INILAH PERINTAH UNTUK MEMINTA DALAM NAMA YESUS…
Yoh. 14:13 dan apa juga yang KAMU MINTA DALAM NAMA-KU, AKU AKAN MELAKUKANNYA,
Yoh. 14:14 Jika KAMU MEMINTA SESUATU KEPADA-KU dalam NAMA-KU, AKU AKAN MELAKUKANNYA.”(DIA MENGABULKAN DOA…JIKA KAMU MEMINTA SESUATU KEPADA-KU DALAM NAMA-KU,AKU AKAN MELAKUKANNYA….)
============>>
lho kok
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
kok masih meminta kepada bapa??
________________________________________________________________
MENGUSIR SETAN DEMI NAMA YESUS…KRN NAMA YESUS BERKUASA…
============>>>
lantas kenapa menyembuhkan panu saja malah tidak bisa??
________________________________________________________________
BAHKAN ISA BERKATA…
Yoh. 16:26 Pada HARI ITU KAMU AKAN BERDOA DALAM NAMA-KU. Dan TIDAK AKU KATAKAN KEPADAMU,BAHWA AKU MEMINTA BAGIMU KEPADA BAPA.[HARI ITU MANUSIA AKAN BERDOA DALAM NAMA-NYA..DAN TIDAK LAGI YESUS MEMINTA KEPADA BAPA….TAPI YESUS YANG MENJAWAB DOA….]
BETAPA BERKUASANYA NAMA YESUS…..
=========>>>
?????????
“BAHWA AKU MEMINTA BAGIMU KEPADA BAPA”
anda paham dengan ayat yang anda kutip atau tidak??
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 07:53
BUKTI TUHAN MENJILAT LUDAHNYA SENDIRI…
HUKUM RAJAM PEZINAH PERNAH ADA DI ALQURAN….MENGAPA SEKARANG HILANG?????ALASAN KLASIK DENGAN MUDAH DIKATAKAN….DINASAKH…[MANA LETAK KE MAHA TAHU-AN alloh]???
UMAR TAKUT AYAT RAJAM PEZINAH….HILANG…..
Allah mengirim Muhammad (saw) dengan kebenaran dan mewahyukan Kitab Suci kepadanya, dan di antara apa yang Allah wahyukan, adalah rangkap Ayat Rajam dan kita pernah membaca rangkap ayat ini dan memahami serta mengingatkannya. Rasul Allah (saw) pernah menghukum Rajam dan begitu juga dengan kami setelahnya. Saya merasa takut lama-kelamaan, ada orang yang akan berkata, ‘By Allah, kita tidak melihat rangkap Ayat Rajam dalam Buku Allah’, dan oleh demikian mereka akan tersesat dengan meninggalkan satu tanggung jawab yang Allah wahyukan. (Sahih al bukhari, Vol. 8, p. 539).[KONON KATANYA DITARIK TULISANNYA OLEH alloh]
MANA LETAK KEMAHA TAHUAN alloh??
Jack
Oktober 11th, 2011 pada 08:03
TIDAK ADA AYATNYA BERDOALAH DALAM NAMA BAPA(…..)=>JIKA ADA SILAHKAN ANDA ISI DEH AYAT MANA TUH?Mat. 26:39=>IA MEMBERI CONTOH KPD MNS…TP TDK PRNH IA BRKT BRDOALAH DLM NAMA BAPA…SEBAB NAMA BAPA=YESUS[YOH 17:6;11;12]
=======>>>
karena anda ngotot yesus sama seperti/satu hakekat dengan bapa makanya muncul pertanyaan tersebut sdr trans, jangan lempar batu semnunyi tangan dong
___________________________________________________________________
BOS APAKAH alloh = Yahwe??anda sedang mimpi bos…..jika memang alloh=Yahwe…buktikan!!bisa kagak???jawab 6 tantangan dari saya….
==============>>
pertanyaan anda sedah dijawab tapi bahkan dengan tulisan sendiri saja anda lupa bagaimana mungkin dengan jawaban/tulisan orang lain anda akan ingat
dan yang bermimpi itu tuhan anda tiap malam minggu
“Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. ”
__________________________________________________________________
Buset loe suruh gue insaf??dari hongkong….tuhan loe aja kagak jelas…..gue suruh percaya tuhan loe…..ya inilah pola pikir islam yang amat keblinger…mrk beranggapan mrk menyembah tuhan yang benar…dan sama yang disembah oleh Abraham,Musa….padahal tidak………ya inilha orang-orang yang kblinger….
==========>>>
tidak jelas seperti tuhan anda yang berwujud laki2 berkancut??
apakah ada kesamaan cara beribadah Abraham,musa dengan umat kristen?
ingat loh tuhan itu konsisten dan perintahnya juga konsisten
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 08:08
@MANDRA
http://en.wikipedia.org/wiki/Christianity_by_country
33% PENDUDUK DUNIA ITU KRISTEN…..ISLAM GA NYAMPE 30% BOS….
20 RIBU WARGA ACEH YANG KENTAL AGAMA ISLAMNYA…MURTAD DARI ISLAM……
Banda Raya – 24 September 2011
Banda Aceh | Harian Aceh – Dalam 10 tahun terakhir, sekitar 20 ribu warga Aceh pindah agama dari Islam ke non-muslim. Data mengejutkan ini disampaikan Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar yang menjadi khatib salat Jumat di Mesjid Lamgugup, Syiahkuala, Banda Aceh, Jumat (23/9).
Wagub menyatakan data sekitar 20 ribu warga Aceh telah pindah agama itu kini sudah berada di pemerintah. “Kami memiliki data berupa nama dan alamat mereka semua. Namun kita tidaklah harus salahkan mereka (karena berpindah agama), melainkan kesalahan pribadi dari diri kita masing-masing yang tidak lagi menjadikan agama sebagai bagian dari kehidupan kita,” sebut Muhammad Nazar dalam khutbahnya.
Menurutnya, kebanyakan warga yang pihak agama tersebut adalah kaum muda dari berbagai suku dan kabupaten di Aceh, terutama di perbatasan. Modus kepindahan agama sejumlah warga Aceh itu didominasi melalui status perkawinan.
Dijelaskannya, banyak warga non-muslim yang berpura-pura masuk Islam kemudian menikahi wanita atau pria warga Aceh. Setelah memiliki anak, warga tadi kembali memeluk agama asal dan meminta istri atau suami ikut serta dengan alasan cinta. ”Modus ini terulang berulang di Aceh. Namun karena kita sendiri (warga Aceh) sibuk berpecah-belah serta melupakan dasar dari agama Islam, sehingga persoalan itu terabaikan,” katanya.
Apalagi, lanjut dia, sekarang ini sakralitas agama Islam di Aceh juga mulai hilang. “Provinsi Aceh kini dikenal di nusantara karena pemarah serta aksi premanisme. Bukan lagi karena Islam yang mengajarkan lemah lembut kepada saudara seimannya,” papar dia.
Parahnya lagi, tambah dia, posisi agama sekarang menjadi nomor dua di Aceh setelah politik. Dengan politik, orang mau melakukan apapun, seperti memfitnah, menudung orang lain kafir, serta membunuh. ”Padahal, perilaku ini sangat dilarang sejak dulu oleh Rasulullah SAW. Semua prilaku ini bukanlah ajaran Islam, namun kini dipraktekkan di Aceh,” katanya.
Di akhir khotbah Jumat, Muhammad Nazar meminta jamaah untuk kembali memperkuat uhkuwah islamiyah serta menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan bernegara. ”Jika ini mulai hilang. Maka, jangan salahkan tindakan anak cucu kita nantinya jika mereka mencari agama baru selain Islam,” katanya.(mrd)
Jack
Oktober 11th, 2011 pada 08:18
BUKTI TUHAN MENJILAT LUDAHNYA SENDIRI…
HUKUM RAJAM PEZINAH PERNAH ADA DI ALQURAN….MENGAPA SEKARANG HILANG?????ALASAN KLASIK DENGAN MUDAH DIKATAKAN….DINASAKH…[MANA LETAK KE MAHA TAHU-AN alloh]???
UMAR TAKUT AYAT RAJAM PEZINAH….HILANG…..
Allah mengirim Muhammad (saw) dengan kebenaran dan mewahyukan Kitab Suci kepadanya, dan di antara apa yang Allah wahyukan, adalah rangkap Ayat Rajam dan kita pernah membaca rangkap ayat ini dan memahami serta mengingatkannya. Rasul Allah (saw) pernah menghukum Rajam dan begitu juga dengan kami setelahnya. Saya merasa takut lama-kelamaan, ada orang yang akan berkata, ‘By Allah, kita tidak melihat rangkap Ayat Rajam dalam Buku Allah’, dan oleh demikian mereka akan tersesat dengan meninggalkan satu tanggung jawab yang Allah wahyukan. (Sahih al bukhari, Vol. 8, p. 539).[KONON KATANYA DITARIK TULISANNYA OLEH alloh]
MANA LETAK KEMAHA TAHUAN alloh??
============>>>
2:106. Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tiadakah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?
S U R A T A N – N I S A ‘
4:25. Dan barang siapa di antara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki. Allah mengetahui keimananmu; sebahagian kamu adalah dari sebahagian yang lain, karena itu kawinilah mereka dengan seizin tuan mereka dan berilah maskawin mereka menurut yang patut, sedang mereka pun wanita-wanita yang memelihara diri, bukan pezina dan bukan (pula) wanita yang mengambil laki-laki lain sebagai piaraannya; dan apabila mereka telah menjaga diri dengan kawin, kemudian mereka mengerjakan perbuatan yang keji (zina), maka atas mereka separo hukuman dari hukuman wanita-wanita merdeka yang bersuami. (Kebolehan mengawini budak) itu, adalah bagi orang-orang yang takut kepada kesulitan menjaga diri (dari perbuatan zina) di antaramu, dan kesabaran itu lebih baik bagimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
bagaimana sdr trans??
apakah giliran saya bertanya sudah tiba??
Jack
Oktober 11th, 2011 pada 08:27
HANYA TUHAN YESUS YANG BERKUASA MENGAMPUNI DOSA…KRN DIA ADALAH TUHAN SENDIRI….
===========>>>
nah itu anda tahu, hanya Tuhan yang berhak mengampuni dosa
_______________________________________________________________
BOS JACK…BISA ANDA TUNJUKIN KATA INSYA ALLAH ITU CODEXNYA TERTULIS SPT APA TUH LAFALNYA…MOHON DITULIS DISINI..!!!!
=============>>
Sebenarnya kamu harus berkata” Jika Tuhan menghendakinya”
INSYA ALLLAH (JIKA TUHAN MENGHENDAKI)
_______________________________________________________________
SAYA TELAH HADIR DISINI DALAM NAMA YESUS….
=============>>
tantangan sudah saya turunkan menjadi
bisakah dengan nama yesus menyembuhkan penyakit PANU
Jack
Oktober 11th, 2011 pada 08:35
SAAT MALAIKAT TUHAN DIPANGGIL SEBAGAI TUHAN….MAKA ITU BERARTI KRISTUS YANG NAMPAK DALAM RUPA MALAIKAT[BUKAN BERARTI KRISTUS ITU MALAIKAT]….
=========>>>
darimana anda tahu??
___________________________________________________________________
Dijelaskannya, banyak warga non-muslim yang berpura-pura masuk Islam kemudian menikahi wanita atau pria warga Aceh. Setelah memiliki anak, warga tadi kembali memeluk agama asal dan meminta istri atau suami ikut serta dengan alasan cinta. ”Modus ini terulang berulang di Aceh. Namun karena kita sendiri (warga Aceh) sibuk berpecah-belah serta melupakan dasar dari agama Islam, sehingga persoalan itu terabaikan,” katanya.
=========>>>
ternyata sampai disitu saja MORAL umat kristen. wuw agama kasih
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 08:47
darimana anda tahu??
__________
TOLONG ANDA BACA TOPIK BAHASAN DIATAS SUDAH SAYA TULIS…
Malaikat vs malaikat
Sumber:
Full Life Study Bible, The General Council of The Assemblies of God,
plus sumber lain-lain.
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 08:50
tantangan sudah saya turunkan menjadi
bisakah dengan nama yesus menyembuhkan penyakit PANU
___________________
BUSET…JANGANKAN PANU…MEMBANGKITKAN ORANG MATI BISA BOS…
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 08:55
JESUS STILL DO MIRACLE…..HOW ABOUT alloh????
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 08:58
q 2:106 =>legalitas hukum nasakh…ini mah gue tahu bos…
q 4:25 =>tidak terdapat kata rajam kepada pezinah…..
kesimpulan kata rajam di alquran sudah tidak ada….krn konon katanya dinasakh…manakah letak ke maha tahu-an alloh??buktikan!!!perkataan dijilat sendiri gmn nih??
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 09:05
SETAN MASIH TETAP TUNDUK DALAM NAMA YESUS….NAMA DIATAS SEGALA NAMA….FILIPI 2:9-11
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 09:07
APAKAH SETAN TUNDUK DALAM NAMA alloh??????dari hongkong…!!!
Jack
Oktober 11th, 2011 pada 10:02
BUSET…JANGANKAN PANU…MEMBANGKITKAN ORANG MATI BISA BOS…
==========>>>
makanya saya pernah minta tolong untuk menghidupkan michael jackson
dan lagi jika ada pengobatan yang begitu murah, kok Rumah Sakit dan para dokter masih begitu laku (tolong dipakai akal jangan hanya iman buta saja)
_________________________________________________________________
APAKAH SETAN TUNDUK DALAM NAMA alloh??????dari hongkong…!!!
===========>>
rupanya anda lupa ya kasus yesus yang dibawa terbang iblis bahkan sang iblis menyuruh tuhan anda untuk menyembahnya
Matius 4 : 1 – 2 :
“Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.”
Jack
Oktober 11th, 2011 pada 10:05
q 2:106 =>legalitas hukum nasakh…ini mah gue tahu bos…
q 4:25 =>tidak terdapat kata rajam kepada pezinah…..
kesimpulan kata rajam di alquran sudah tidak ada….krn konon katanya dinasakh…manakah letak ke maha tahu-an alloh??buktikan!!!perkataan dijilat sendiri gmn nih??
============>>>
rupanya anda juga lupa dengan Hadist ya sdr trans??
tapi kan masih ada sanksi hukuman bagi pelaku zina sdr trans di ayat tersebut
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 10:08
makanya saya pernah minta tolong untuk menghidupkan michael jackson =>bukankah michael jackson seorang muallaf???ya seharusnya minta tolong kepada alloh bukan??apakah alloh bisa menghidupkan michael jackson?apakah alloh bisa menyembuhkan michael jackson…????
TANDA TANYA BESAR!!!!
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 10:10
rupanya anda lupa ya kasus yesus yang dibawa terbang iblis bahkan sang iblis menyuruh tuhan anda untuk menyembahnya =>SEKALIPUN PENGUASA DUNIA INI MENCOBA UNTUK MENCOBAI ISA…TETAPI PENGUASA DUNIA INI TIDAK AKAN BISA MENUNDUKKAN ISA….PENGUASA DUNIA INI TIDAK BERKUASA ATAS ISA(YOH 14:30)….SEBAB IA MAHA KUASA….
Transformasi Indonesia
Oktober 11th, 2011 pada 10:28
rupanya anda juga lupa dengan Hadist ya sdr trans??
_________
MENGAPA UMAR KETAKUTAN AKAN HILANGNYA HUKUM RAJAM DALAM ALQURAN????
BAHKAN UMAR MEYAKINKAN DALAM KUTBAHNYA…
Umar bin Khatthab Radhiyallahu ‘anhu dalam khutbahnya :
وَ ِإِنَّ الرَّجْمَ حَقٌّ ثَابِتٌ فِيْ كِتَابِ اللهِ عَلَى مَنْ زَنَا إِذَا أَحْصَنَ إِذَا قَامَتِ الْبَيِّنَةُ أَوْ كَانَ الْحَبَل أَوْ الإِعْتِرَاف.
“Sungguh rajam adalah BENAR dan ADA DALAM KITAB ALLAH atas orang yang BERZINA apabila telah pernah menikah (al-Muhshaan), bila tegak padanya persaksian atau kehamilan atau pengakuan sendiri”
SEBENARNYA MUHAMMAD RAGU-RAGU MEMASUKKAN HUKUM INI DALAM ALQURAN KRN…BANGSA YAHUDI MENOLAK MEMBERI KETERANGAN ADANYA HUKUM RAJAM PADA PEZINAH DI TAURAT…
Muhammad pertama kali menyaksikan hukuman rajam ini saat perajaman dilaksanakan terhadap wanita Yahudi yang berzinah. [101] Dia tercengang melihat hukuman rajam ini dan pergi ke sekolah Yahudi untuk menanyakan hal ini. Abdullah bin Salam, Yahudi yang lalu jadi Muslim, menemani Muhammad. Orang² Yahudi tidak mau menjelaskan hukum rajam itu padanya, karena mereka tahu tujuan Muhammad adalah mengutip semua rincian hukum ini dalam Qur’annya dan lalu mengakuinya sebagai wahyu dari malaikat. Karena itulah, para Yahudi menyatakan bahwa mereka mengikat para pezinah, menjemurnya di bawah terik matahari, dan memukuli mereka. Mereka berkata tidak ada hukum rajam dalam Taurat.
[101] Sahih Al Bukhari, tafsir Qur’an, perkataan nomer 4556.
JD ATAS KETIDAK TAHUAN MUHAMMAD TERHADAP ADA TIDAKNYA RAJAM THD PEZINAH DITAURAT…MAKA HUKUM TSB DIKATAKAN DINASAKH…PADAHAL UMAR SENDIRI BERKATA ADA…..TJD TUMPANG TINDIH HUKUM DALAM HAL INI…..
AYAT YANG DIHADITS ITU BUKAN HUKUM RAJAM KEPADA PEZINAH…TETAPI HALAL HUKUMNYA MENUMPAHKAN DARAH PEZINAH BOS…..
لاَ يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ يَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنِّي رَسُوْلُ اللهِ إِلاَّ بِإِحْدَى ثَلاَثٍ: الثَّيِّبُ الزَّانِي وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ وَالتَّارِكُ لِدِيْنِهِ الْمُفَارِقُ لِلْجَمَاعَةِ
“Tidak halal ditumpahkan darah seseorang yang bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak untuk diibadahi kecuali Allah saja dan ia bersaksi bahwa aku adalah Rasulullah, kecuali salah satu dari tiga golongan, yaitu seseorang yang sudah/pernah menikah melakukan PERBUATAN ZINA, karena jiwa dibalas jiwa (seseorang membunuh orang lain maka balasannya ia diqishash/dibunuh juga), dan orang yang meninggalkan agamanya, berpisah dengan jamaahnya kaum muslimin.” (HR. Al-Bukhari no. 6878 dan Muslim no. 4351)=>INI MAH GUE NGERTOS DEN….
Mandra
Oktober 11th, 2011 pada 12:01
@Trans Ind
He he he… Bung Trans… anda seperti kutu loncat ya… Belum tuntas di satu thread, sudah loncat ke thread yang lain. Ini ciri-2 dari orang pengecut yang tidak bertanggung jawab terhadap posting yang dia tinggalkan. Padahal lawan diskusi anda sudah mengcounter balik. Pantesan… Soal yang sudah dibahas atau dimentahkan, dimunculkan lagi. Apakah anda termasuk kristian pengecut seperti si M. Firman. M. Jibril, Luga dll? He he he… Kalau mau jadi pengecut… yaaa gak apa-2 juga……
Anda : TUHAN alloh itu seperti apa bos….mana ada Tuhan menjilat perkataannya???jika alloh menjilat perkataan dimana letak kemaha tahuan alloh???inikah tuhan yang anda sembah???ironis sekali….
===> Bagaimana dengan Tuhan yang anda anggap hebat dalam ayat ini :
Keluaran 33:20 Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.”
===> Apakah Tuhan anda Maha Tahu? Buktinya dia menjilat ludahnya sendiri. Kalau memang awalnya dia berfirman orang yang memandang wajahnya bisa mati, eeeh ndilalaaaah… dengan SIM SALA BIM nya Paulus, Tuhan bisa dilihat, yang lebih parah, dibunuh lageee….. Tuhan apaan tuch….itu mah bukan menjilat ludah lagi, tapi menjilat muntahnya sendiri… Hiiiii… Bisa dilihat + bisa mati = Muntah….He he he….
Ada lagi nih bung…Tuhan anda sama sekali tidak maha tahu, anda plototi yang ini ya:
Kej. 6:7 Berfirmanlah TUHAN: “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka.”
===> He he he… Tuhan apaan yang menyesal? Kok Tuhan yang anda anggap Tuhan tidak tahu maksud dari penciptaan. Parah sekali agama anda bung Trans…. Makanya jangan terlalu banyak baca cerita dongeng… Waaah lupa saya, kristian ketika mereka balita, setiap menjelang tidur selalu disuapi cerita tentang santa claus, Naga, Samson & Delilah. Jadi tidak heran, ketika mereka dewasa LOGIKANYA MENJADI MACET…. Hi hi hi….
Mandra
Oktober 11th, 2011 pada 13:50
@Trans ind
Anda : Mat. 13:34 SEMUANYA itu disampaikan Yesus kepada orang banyak dalam perumpamaan, dan tanpa perumpamaan suatupun tidak disampaikan-Nya kepada mereka,
JADI PENGERTIAN GUNUNG DISINI BANYAK RAGAMNYA BOS….
Gunung disini bisa juga diartikan gunung kemustahilan thd persoalan…gunung kemustahilan penyakit…..spt yang ada diatas tuh…..gunung kemustahilan atas penyakit disembuhkan oleh Tuhan Yesus…BUKTI IMAN SEBIJI SESAWI ITU ADA…
===> He he he….Ada ayatnya tidak bung, tentang gunung penyakit dan yang lainnya anda sebutkan itu. Itu khan tafsiran anda sendiri bukan? Bertakiya boleh-boleh saja yaa…. Soal iman sebiji sawi bisa memindahkan gunung, itu khan jelas kalimat yang bertujuan untuk meyakinkan. Jika anda berpendapat bahwa iman sebiji sawi dapat memindahkan gunung adalah perumpamaan atau kiasan. seharusnya anda adil juga terhadap ayat yang ini :
10:30 Aku dan Bapa adalah satu.” ===> Ini jelas kiasan. Kiasan dalam artian apa? Dalam artian ajaran, bukan satu dalam artian jiwa maupun fisik… Aya-2 wae…Agama pagan ini.
Dan akan lebih meyakinkan jika agama yang anda anut itu adalah agama yang benar
kalau di dalam bible anda ada satu ayat saja, ingat, satu ayat saja yang menyebutkan “Akulah Yesus, Tuhanmu, maka sembahlah aku”. Jika tidak ada, maka positif sudah bahwa agama anda adalah agama pagan. He he he….
Anda : .LAH WONG TANGGAL IDUL FITRI AJA GA PERNAH KOMPAK….GITU NGAKUNYA KEMBALI FITRI…PADAHAL SELISIH 1 HARI….HHEHEHE…..
===> He he he… selisih satu hari mah wajar saja bung. Rupanya anda belum tahu juga ya, bahwa gereja timur merayakan natal bukan bulan Desember, melainkan Januari. Anda belum tahu? Pantas… hanya bisa berputar-putar dalam penjelasan… Lama-2 intelektual anda dengan si M Jibril jadi setara juga… He he he….
Mandra
Oktober 11th, 2011 pada 14:28
@Trans Ind
Anda : PAGI TADI SAYA LIHAT ROMBONGAN JEMAAH HAJI MASUK PEMONDOKAN SURABAYA…SAYA BERPIKIR…MEREKA KOK MAU YA KELUAR UANG PULUHAN BAHKAN RATUSAN JUTA RUPIAH…..UNTUK MEMPEROLEH RIDHO/AMPUNAN YANG SIFATNYA MUDAH-MUDAHAN….
===> He he he Jelas anda tidak tahu apa-2 tentang agama Islam. Moso’ pergi haji ke tanah suci sampai ratusan juta rupiah?….Makanya bung, belajar juga tentang pengetahuan umum. Jangan hanya nongkrong dipojokan gereja memandangi patung Yesus dengan busana seadanya, nanti jadi seperti para biarawan atau pendeta/pastor lhooo… doyan sesama jenis….. Hati-2 bung….
Anda : DIDALAM ISLAM SEMUA BERSIFAT MUDAH-MUDAHAN…TIDAK ADA KEPASTIAN….SHG PANTAS MUHAMMAD BERKATA…
==> Sudah saya jawab di thread yang anda tinggal kabur….
Anda : ===> Tapi Yesus tidak pernah mengajarkan berdoa kepada dirinya.[BACA ALKITAB YANG BENER BOS]
________________
BACA YANG BENER BOS…JELAS SEKALI TUHAN MEWAJIBKAN BERDOA DALAM NAMA YESUS….
BERDOA/BERKUMPUL/BERSEKUTU HARUS DALAM NAMA YESUS…
MAT 18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul DALAM NAMA-KU, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” (DIA MAHA HADIR…DIA HADIR KETIKA MANUSIA BERKUMPUL DALAM NAMA YESUS)
INILAH PERINTAH UNTUK MEMINTA DALAM NAMA YESUS…
Yoh. 14:13 dan apa juga yang KAMU MINTA DALAM NAMA-KU, AKU AKAN MELAKUKANNYA,
Yoh. 14:14 Jika KAMU MEMINTA SESUATU KEPADA-KU dalam NAMA-KU, AKU AKAN MELAKUKANNYA.”(DIA MENGABULKAN DOA…JIKA KAMU MEMINTA SESUATU KEPADA-KU DALAM NAMA-KU,AKU AKAN MELAKUKANNYA….)
===> He he he… Jaka sembung ngasah golok… Gak nyambung …golok ..He he he….
Coba anda perhatikan ayat selanjutnya : 14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
===> Lhhaaah kalau Yesus masih minta lagi kepada Bapak, kenapa kalian tidak berdoa langsung saja ke Bapak. Kok kristian senang berdoa lewat calo yaaa….
Anda : MENGUSIR SETAN DEMI NAMA YESUS…KRN NAMA YESUS BERKUASA…
===> Lha wong ajaran yang disampaikan Paulus merupakan ajaran pembelokan yang dibimbing oleh Iblis kok…..Jadi jika mengusir setan dengan nama…. Tafsirkan sendiri deh….
Jack
Oktober 11th, 2011 pada 14:49
bukankah michael jackson seorang muallaf???ya seharusnya minta tolong kepada alloh bukan??apakah alloh bisa menghidupkan michael jackson?apakah alloh bisa menyembuhkan michael jackson…????
TANDA TANYA BESAR!!!!
===================>>>>
hehehehe lantas orang yang seperti apa yang bisa dihidupkan tuhan anda sdr trans??
bahkan Isa yang anda anggap tuhan akan dibangkitkan oleh Allah
19:15. Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan, dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.
lantas dimana letak kuasanya nama yesus jika hanya menghidupkan micahel jackson saja tidak bisa
Mandra
Oktober 11th, 2011 pada 15:06
@Trans Ind
Anda : JADI JGN BACA ALKITAB SEPOTONG-POTONG…
===> Bukannya anda yang posting ayat sepotong-potong. Anda memahami ayat tidak berdasarkan perikop. Mana kata di dalam ayat ada yang cocok buat anda, maka akan anda comot, walaupun maknanya berbeda dari topik yang sedang di bahas. He he he.
Anda : KAMI BERDOA JUGA DALAM KEADAAN SUJUD DIKAMAR-KAMAR …CEK KALO GA PRCY….
===>Ha ha ha…Bersujud di kamar-2 kata anda? Ha ha ha… Mau bertakiya lagi ya. Yesus tidak berdoa dalam kamar kok di ayat itu. Kami umat Islam dalam shalat berjamaah di masjid juga pakai sujud. Anda melakukannya di gereja? Anda masuk gereja yang kalian anggap tempat suci, kok pakai sepatu, walaupun bekas menginjak tai ayam. Hi hi hi… Jorok yaa….
Anda : BOS APAKAH alloh = Yahwe??anda sedang mimpi bos…..jika memang alloh=Yahwe…buktikan!!bisa kagak???jawab 6 tantangan dari saya….
===> Ho ho ho ho…..mau buka thread baru lagi? Mau lari lagi? Semua tantangan anda sudah kami mentahkan. Coba anda scroll up lagi. Makanya jangan kabur-2an dong… Itu kalau anda bukan pengecut lho… He he he… Loooser…. Banyak pernyataan saya untuk mementahkan anda, tidak berani anda jawab. Apalagi istilahnya kalau bukan pengecut bung…. Hi hi hi….
Anda : Buset loe suruh gue insaf??dari hongkong….tuhan loe aja kagak jelas…..gue suruh percaya tuhan loe…..ya inilah pola pikir islam yang amat keblinger…mrk beranggapan mrk menyembah tuhan yang benar…dan sama yang disembah oleh Abraham,Musa….padahal tidak………ya inilha orang-orang yang kblinger….
===> He he he… Pecundang teriak pecundang……
Anda : BISA ANDA TUNJUKIN KATA INSYA ALLAH ITU CODEXNYA TERTULIS SPT APA TUH LAFALNYA…MOHON DITULIS DISINI..!!!!
===> He he he… Anda mencari yang tidak ada? Adakah bible dalam bahasa Yesus yakni bahasa Aram? Yang pasti tidak ada dalam bible ayat yang berbunyi : “AKULAH YESUS, TUHANMU, MAKA SEMBAHLAH AKU”.
Anda : 33% PENDUDUK DUNIA ITU KRISTEN…..ISLAM GA NYAMPE 30% BOS….
===> He he he… Kristen 2000 tahun baru 33 %, Islam 1400 tahun hampir 30 %. Mana yang lebih cepat perkembangannya. Kita tunggu tanggal mainnya….
Anda : Dijelaskannya, banyak warga non-muslim yang berpura-pura masuk Islam kemudian menikahi wanita atau pria warga Aceh. Setelah memiliki anak, warga tadi kembali memeluk agama asal dan meminta istri atau suami ikut serta dengan alasan cinta. ”Modus ini terulang berulang di Aceh. Namun karena kita sendiri (warga Aceh) sibuk berpecah-belah serta melupakan dasar dari agama Islam, sehingga persoalan itu terabaikan,” katanya.
===> Ha ha ha ha… borok agama anda sendiri, kok anda postingkan bung. Wah betul-2 persis sama dengan si m jibril anda ini. Tidak paham apa yang harus dipostingkan. Itu merupakan tanda dari LOGIKA MACET bung. Yang anda postingkan itu khan pekerjaannya misionaris, yang melakukan pemerkosaan, lalu setelah si wanita hamil pura-2 masuk Islam, lalu dinikahkan. Lalu Si wanita dan keturunannya dimasukan ke dalam agama pagan anda. Setelah itu baru ditinggalkan. Begitu kah ajaran Kasih dalam menyebarkan agama? Dengan segala tipuan? Bandingkan dengan Islam, adakah anda temukan cara sebagaimana yang dilakukan oleh kaum misionaris anda? Justru yang masuk ke dalam agama Islam adalah orang-2 yang sudah terlepas dari logika macet yang dibelenggu oleh gereja.
Artinya mereka menemukan kebobrokan agama anda setelah mereka mempelajari Alqur’an… He he he… Sorry yeee… Tidak ada paksaan dalam agama Islam bung.
Jack
Oktober 11th, 2011 pada 15:30
rupanya anda lupa ya kasus yesus yang dibawa terbang iblis bahkan sang iblis menyuruh tuhan anda untuk menyembahnya =>SEKALIPUN PENGUASA DUNIA INI MENCOBA UNTUK MENCOBAI ISA…TETAPI PENGUASA DUNIA INI TIDAK AKAN BISA MENUNDUKKAN ISA….PENGUASA DUNIA INI TIDAK BERKUASA ATAS ISA(YOH 14:30)….SEBAB IA MAHA KUASA….
===============>>>
walaupun tidak berhasil, tapi iblis berhasil membawa tuhan anda bukan??
seandainya berhasil, bukankah anda akan menyembah iblis
_________________________________________________________________
MENGAPA UMAR KETAKUTAN AKAN HILANGNYA HUKUM RAJAM DALAM ALQURAN????
================>>>>
ya tentu saja umar takut akan pemikiran umat islam yang seperti anda
apa jadinya jika pezina tidak dihukum dengan berat, coba baca di google bagaimana ruwetnya pembagian harta waris mantan CEO Apple
__________________________________________________________________
Umar bin Khatthab Radhiyallahu ‘anhu dalam khutbahnya :
وَ ِإِنَّ الرَّجْمَ حَقٌّ ثَابِتٌ فِيْ كِتَابِ اللهِ عَلَى مَنْ زَنَا إِذَا أَحْصَنَ إِذَا قَامَتِ الْبَيِّنَةُ أَوْ كَانَ الْحَبَل أَوْ الإِعْتِرَاف.
“Sungguh rajam adalah BENAR dan ADA DALAM KITAB ALLAH atas orang yang BERZINA apabila telah pernah menikah (al-Muhshaan), bila tegak padanya persaksian atau kehamilan atau pengakuan sendiri”
SEBENARNYA MUHAMMAD RAGU-RAGU MEMASUKKAN HUKUM INI DALAM ALQURAN KRN…BANGSA YAHUDI MENOLAK MEMBERI KETERANGAN ADANYA HUKUM RAJAM PADA PEZINAH DI TAURAT…
================>>>
“Orang tua renta baik laki-laki maupun perempuan apabila keduanya berzina maka rajamlah keduanya sebagai pembalasan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
kenapa sdr trans, sudah kehabisan bahan??
______________________________________________________________
Muhammad pertama kali menyaksikan hukuman rajam ini saat perajaman dilaksanakan terhadap wanita Yahudi yang berzinah. [101] Dia tercengang melihat hukuman rajam ini dan pergi ke sekolah Yahudi untuk menanyakan hal ini. Abdullah bin Salam, Yahudi yang lalu jadi Muslim, menemani Muhammad. Orang² Yahudi tidak mau menjelaskan hukum rajam itu padanya, karena mereka tahu tujuan Muhammad adalah mengutip semua rincian hukum ini dalam Qur’annya dan lalu mengakuinya sebagai wahyu dari malaikat. Karena itulah, para Yahudi menyatakan bahwa mereka mengikat para pezinah, menjemurnya di bawah terik matahari, dan memukuli mereka. Mereka berkata tidak ada hukum rajam dalam Taurat.
[101] Sahih Al Bukhari, tafsir Qur’an, perkataan nomer 4556.
=========>>>
dan silahkan dicek bunyi sahih bukhari 4556
http://id.lidwa.com/app/?k=bukhari&n=4556
rupanya cara umat kristen berdebat itu seperti ini yah menghalalkan segala cara bahkan dengan cara memalsu hadis
_____________________________________________________________
JD ATAS KETIDAK TAHUAN MUHAMMAD TERHADAP ADA TIDAKNYA RAJAM THD PEZINAH DITAURAT…MAKA HUKUM TSB DIKATAKAN DINASAKH…PADAHAL UMAR SENDIRI BERKATA ADA…..TJD TUMPANG TINDIH HUKUM DALAM HAL INI…..
==============>>>
silahkan baca hadis yang saya copas tentang hukum rajam sdr trans dan tidak lupa agar anda teliti sebelum mengcopas artikel lain
__________________________________________________________________
AYAT YANG DIHADITS ITU BUKAN HUKUM RAJAM KEPADA PEZINAH…TETAPI HALAL HUKUMNYA MENUMPAHKAN DARAH PEZINAH BOS…..
==============>>>>
lantas apa tujuan hukum rajam bagi pezinah sdr trans??
__________________________________________________________________
لاَ يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ يَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنِّي رَسُوْلُ اللهِ إِلاَّ بِإِحْدَى ثَلاَثٍ: الثَّيِّبُ الزَّانِي وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ وَالتَّارِكُ لِدِيْنِهِ الْمُفَارِقُ لِلْجَمَاعَةِ
“Tidak halal ditumpahkan darah seseorang yang bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak untuk diibadahi kecuali Allah saja dan ia bersaksi bahwa aku adalah Rasulullah, kecuali salah satu dari tiga golongan, yaitu seseorang yang sudah/pernah menikah melakukan PERBUATAN ZINA, karena jiwa dibalas jiwa (seseorang membunuh orang lain maka balasannya ia diqishash/dibunuh juga), dan orang yang meninggalkan agamanya, berpisah dengan jamaahnya kaum muslimin.” (HR. Al-Bukhari no. 6878 dan Muslim no. 4351)=>INI MAH GUE NGERTOS DEN….
===========>>>
anda yang belum ngertos sdr trans, dan sekali lagi apa tujuan rajam bagi pezina??
dan silahkan kalau mau mengcopas agar dipahami dulu
dan silahkan dicek buni hadis bukhari no 6878
http://id.lidwa.com/app/?k=bukhari&n=6878
Mandra
Oktober 11th, 2011 pada 15:37
@Trans Ind
Anda : APAKAH SETAN TUNDUK DALAM NAMA alloh??????dari hongkong…!!!
===> He he he… Memangnya setan tunduk jika disebutkan nama Yesus? Lha wong yang disebutkan adalah temannya sendiri kok… maka kata si setan cincay lhaaah…. Supaya lebih meyakinkan anda dan umat anda, maka pergilah setan. Dan semakin banyaklah teman setan…..He he he… Semua gambar dari youtube yang anda postingkan adalah hasil rekayasa bung. Begitu juga dengan KKR. Katanya dengan penyebutan nama Yesus orang yang sakit bisa sembuh. Tapi kok RS Katholik dan Protestan tetap saja bertambah pasien dari umatnya? Ada apa dengan penyebutan nama Yesus? Sudah gak Manjur bung? he he he… Makanya kalau mau mendongeng jangan di sini…
Anda : makanya saya pernah minta tolong untuk menghidupkan michael jackson =>bukankah michael jackson seorang muallaf???ya seharusnya minta tolong kepada alloh bukan??apakah alloh bisa menghidupkan michael jackson?apakah alloh bisa menyembuhkan michael jackson…????
TANDA TANYA BESAR!!!!
===> He he he… Memangnya setelah jaman Yesus berlalu, ada orang yang sudah mati bisa dihidupkan lagi dengan menyebut namanya bung? Anda terlalu berlebihan bung. Sekarang tentang Michael Jackson, karena sudah waktunya dia harus meninggalkan dunia ini, buat apa dihidupkan kembali? Tujuannya apa? Mati ya mati.
Anda : SEKALIPUN PENGUASA DUNIA INI MENCOBA UNTUK MENCOBAI ISA…TETAPI PENGUASA DUNIA INI TIDAK AKAN BISA MENUNDUKKAN ISA….PENGUASA DUNIA INI TIDAK BERKUASA ATAS ISA(YOH 14:30)….SEBAB IA MAHA KUASA….
===> He he he… Yang pasti dia sudah pernah di cobai Iblis. Tuhan agama mana yang pernah dicobai Iblis? Ya pasti agama paganlah. Lhaah kalau pernah di cobai Iblis, berarti sudah tidak maha kuasa lagi dong. Apapun dalihnya…Kecuali memang mereka adalah konco. Hi hi hi….
Logika9
Oktober 11th, 2011 pada 16:58
Mas Mandra
Sy baca postinganx tertawa geli loh… Yg ini…
..Semua gambar dr youtube yg anda postingkan adalah hasil rekayasa bung. begitu juga dg KKR. Katanya dg penyebutan nama Yesus orang yg sakit bisa sembuh. Tapi kok RS Katholik dan Protestan tetep saja bertambah pasien dari umatnya? Ada apa dg penyebutan nama Yesus ? Sudah ga manjur bung ?
———- – - – – - – - – - – - – -
saya buat PERUMPAMAAN..
Seumpama saya jd TI…., mk akan saya datangi RS katholik / protestan tsb dan saya maki- maki beginih..
Hai kalian..!?! Pendiri RS ini jg dokter n perawat ! Apa kalian tdk percaya mukjizat kesembuhan atas nama Yesus lg..? Kalian mo nyaingi KKR kami..? Lihat..! Kami banyak membuat keajaiban penyembuhan hanya dg nama Yesus ! Jd untuk apa membangun RS yg canggih dan megah begini..?
Mahal lg..!
Jawab pendiri RS, dokter dan perawat beginiiih….
Bos…bos… Jgn marah2 .. ! Jgn serakah dunk.. Kalian kan sdh dpt sepersepuluhan… Lah kami dpt apa klo ga dr pasien.?? Untuk apa kami sekolah tinggi2, beaya mahal..? Buat Cari nafkah bos..!! Hiks….
Lihat saja klo KKR nya manjur pasti kami sdh bangkrut dr doeloe..! Nyatanya .. Kami tetep exis tuuuhhh…berarti KKR nya ga manjur hehehhehh…maaf kita saingan ! kami tdk suka dg KKR krn mengurangi jatah kami… Tp kalian ini suka curang ! Main tipu2 sandiwara penyembuhan KKR.. Kami sdh tau itu..hihihiii….
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 04:49
Aisha melaporkan bahwa bahwa ada satu lembaran yang berisi 2 ayat, termasuk ayat-ayat rajam, ditulis dalam lembaran yang disimpan dibawah tempat tidurnya. Sayang pada waktu pemakaman nabi SAW, seekor binatang memakannya hingga musnah. Disebutkan dalam bahasa Arab “dajin”, yang dapat berarti hewan
seperti kambing, domba ataupun unggas.
Sumber : • Ibrahim b. Ishaq al Harbis, Gharib al hadith menyebutkan “shal” yang berarti domba • Zamakshari, al Kashaf, vol 3 p 518, footnote • Sulaym b. Qays al Hilali, Kitab Sulaymn b. Qays, p 108 • Al Fadl b. Shadahn, al Idah, p 211 • Abd al Jalil al Qazwini, p 133
Peristiwa hilangnya ayat-ayat Al-Qur’an akibat dimakan binatang sungguh menggelikan, menyedihkan dan membuktikan bahwa Allah SWT adalah PEMBOHONG KELAS KAKAP karena tidak bisa memenuhi apa yang dia janjikan dalam ayat berikut :
QS 15 : 9 : Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya [793].
KATANYA DIJAGA DAN DIPELIHARA…KOK BISA HILANG???MANA KEKUASAAN alloh yang katanya tuhan…
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 05:00
===> Apakah Tuhan anda Maha Tahu? Buktinya dia menjilat ludahnya sendiri. Kalau memang awalnya dia berfirman orang yang memandang wajahnya bisa mati, eeeh ndilalaaaah… dengan SIM SALA BIM nya Paulus, Tuhan bisa dilihat, yang lebih parah, dibunuh lageee….. Tuhan apaan tuch….itu mah bukan menjilat ludah lagi, tapi menjilat muntahnya sendiri… Hiiiii… Bisa dilihat + bisa mati = Muntah….He he he….
_______
BOS YANG DILIHAT PAULUS ITU TUHAN YESUS BOS…JELAS DITULIS…YESUS YANG KAU ANIAYA [KIS 9:5 Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.]…MANUSIA DAPAT MELIHAT TUHAN DALAM WUJUD YESUS….KRN YESUS ADALAH GAMBAR DAN WUJUD ALLAH[KOL 1:15;IBR 1:3]….
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 05:49
Ada lagi nih bung…Tuhan anda sama sekali tidak maha tahu, anda plototi yang ini ya:
Kej. 6:7 Berfirmanlah TUHAN: “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka.”
===> He he he… Tuhan apaan yang menyesal? Kok Tuhan yang anda anggap Tuhan tidak tahu maksud dari penciptaan. Parah sekali agama anda bung Trans…. Makanya jangan terlalu banyak baca cerita dongeng… Waaah lupa saya, kristian ketika mereka balita, setiap menjelang tidur selalu disuapi cerita tentang santa claus, Naga, Samson & Delilah. Jadi tidak heran, ketika mereka dewasa LOGIKANYA MENJADI MACET…. Hi hi hi….
_____
Apakah kata ‘sorry’ selalu dikaitkan dengan ‘kesalahan’ ?
Apakah kata ‘menyesal’ selalu dikaitkan dengan ‘kesalahan’ atau bukti tidak berpendirian ?
dan yang mengatakannya/menyatakannya/merasakannya adalah pihak yang ‘bersalah’ ?
Anda tentu tahu ungkapan ‘I’m very sorry for your lost. …’,
nah, apakah yang mengungkapkan sorry ini adalah ‘pihak yang guilty (bersalah)?’
Kata sorry , tidak selalu berkonotasi ‘sorry, karena yang bersangkutan perbuatan salah’.
Kata dalam bahasa Indonesia-pun hampir sama, bahwa ‘menyesal’ bukan selalu dikaitkan karena yang bersangkutan berbuat salah.
Misalnya,
- ‘Presiden menyesalkan kejadian kecelakaan pesawat Mandala di Medan’, apakah hal ini boleh dikatakan Presiden berbuat salah, atau suatu penyataan bahwa dia tidak berpendirian?
- Pak RT menyesal atas kejadian akibat perbuatan anaknya, nah apakah Pak RT ini bersalah? yang benar Pak RT ini sedih (terpukul) atas sesuatu yang dilakukan anaknya.
Sorry/menyesal yang dimaksud disini adalah berpadanan dengan kata Ibrani נחם – NÂKHAM.
dalam NIV kata נחם – NÂKHAM diterjemahkan dengan ‘I am grieved’.
Jadi pengertiannya, apabila kita temukan kata di Alkitab, Allah menyesal, atau Allah feel sorry adalah :
Allah tidak menghendaki siapa pun berbuat dosa, namun tatkala manusia berbuat dosa maka DIA menjadi נחם – NÂKHAM.
* Kejadian 6:5-6,
LAI TB, Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
Hebrew,
וַיַּרְא יְהוָה כִּי רַבָּה רָעַת הָאָדָם בָּאָרֶץ וְכָל־יֵצֶר מַחְשְׁבֹת לִבֹּו רַק רַע כָּל־הַיֹּום׃
וַיִּנָּחֶם יְהוָה כִּי־עָשָׂה אֶת־הָאָדָם בָּאָרֶץ וַיִּתְעַצֵּב אֶל־לִבֹּו׃
Translit Interlinear, VAYAR {dan melihat} YEHOVAH {baca ‘adonay, TUHAN} KI {bahwa} RABAH {besar} RA’AT {kejahatan} HA’ADAM {manusia itu} BA’ARETS {di bumi} VEKHOL-YETSER {dan seluruh maksud} MAKHSYEVOT {pikiran-pikiran} LIBO {hatinya} RAQ {hanya} RA’ {kejahatan} KOL-HAYOM {seluruh hari-hari itu}
VAYINAKHEM {dan menyesal} YEHOVAH {baca ‘adonay, TUHAN} KI-’ASAH {bahwa Dia sudah menjadikan} ‘ET-HA’ADAM {manusia itu} BA’ARETS {di bumi} VAYIT’ATSEV {dan menyakitkan} ‘EL-LIBO {hati-Nya}
Terjemahan bahasa Inggris :
NIV, The LORD saw how great man’s wickedness on the earth had become, and that every inclination of the thoughts of his heart was only evil all the time. The LORD was grieved that he had made man on the earth, and his heart was filled with pain.
KJV, [color=green] And God saw that the wickedness of man was great in the earth, and that every imagination of the thoughts of his heart was only evil continually.
And it repented the LORD that he had made man on the earth, and it grieved him at his heart.
NKJV, Then the LORD saw that the wickedness of man was great in the earth, and that every intent of the thoughts of his heart was only evil continually. And the LORD was sorry that He had made man on the earth, and He was grieved in His heart.
Anda bisa membandingkan terjemahan-terjemahan diatas, apakah kata נחם – NÂKHAM merupakan penyataan bahwa TUHAN tidak berpendirian?
Bahasa Ibrani נחם – NÂKHAM secara “konseptual” kata bermakna ‘ tidak sesuai dengan yang dikehendaki sehingga memperlukan penghiburan, hal-hal yang tidak memuaskan hati’ maka kata ini tidak boleh dianggap ‘repent’ dalam artian telah berbuat sesalahan.
Kata נחם – NÂKHAM bermakna dalam, sehingga tidak cukup diwakili dengan 1 kata terjemahan.
ungkapan Allah “menyesal” “sorry”, “repent” ataupun “gieved”, berarti ada sesuatu dalam perasaan Allah yang tidak diinginkan-Nya terjadi.
Maka semestinya, kita tidak mempermasalahkan terjemahan ‘Repent atau Grieved ataupun Menyesal’
Mari kita kaji kata ayat-ayat lain yang menggunakan kata נחם – NÂKHAM di bawah ini :
* Kejadian 24:67
LAI TB, Lalu Ishak membawa Ribka ke dalam kemah Sara, ibunya, dan mengambil dia menjadi isterinya. Ishak mencintainya dan demikian ia dihiburkan setelah ibunya meninggal
NIV, Isaac brought Rebekah into the tent that had belonged to his mother Sarah. And he married Rebekah. She became his wife, and he loved her. So Isaac was comforted after his mother died.
KJV, And Isaac brought her into his mother Sarah’s tent, and took Rebekah, and she became his wife; and he loved her: and Isaac was comforted after his mother’s death.
NKJV, Then Isaac brought her into his mother Sarah’s tent; and he took Rebekah and she became his wife, and he loved her. So Isaac was comforted after his mother’s death.
Hebrew,
וַיְבִאֶהָ יִצְחָק הָאֹהֱלָה שָׂרָה אִמֹּו וַיִּקַּח אֶת־רִבְקָה וַתְּהִי־לֹו לְאִשָּׁה וַיֶּאֱהָבֶהָ וַיִּנָּחֵם יִצְחָק אַחֲרֵי אִמֹּו׃ פ
Translit, VAYEVIEHA YITSKHAQ HA’OHELAH SARAH IMO VAYIQAKH ‘ET-RIVQAH VATEHI-LO LEISYAH VAYE’EHAVEHA VAYINAKHEM YITSKHAQ ‘AKHAREY ‘IMO
** Ishak “dihiburkan” (‘nakham’) oleh istrinya atas kematian ibunya
—–
* Kejadian 37:35
LAI TB, Sekalian anaknya laki-laki dan perempuan berusaha menghiburkan dia, tetapi ia menolak dihiburkan, serta katanya: “Tidak! Aku akan berkabung, sampai aku turun mendapatkan anakku, ke dalam dunia orang mati!” Demikianlah Yusuf ditangisi oleh ayahnya.
NIV, All his sons and daughters came to comfort him, but he refused to be comforted. “No,” he said, “in mourning will I go down to the grave [a] to my son.” So his father wept for him.
KJV, And all his sons and all his daughters rose up to comfort him; but he refused to be comforted; and he said, For I will go down into the grave unto my son mourning. Thus his father wept for him.
NKJV, And all his sons and all his daughters arose to comfort him; but he refused to be comforted, and he said, “For I shall go down into the grave to my son in mourning.” Thus his father wept for him.
Hebrew,
וַיָּקֻמוּ כָל־בָּנָיו וְכָל־בְּנֹתָיו לְנַחֲמֹו וַיְמָאֵן לְהִתְנַחֵם וַיֹּאמֶר כִּי־אֵרֵד אֶל־בְּנִי אָבֵל שְׁאֹלָה וַיֵּבְךְּ אֹתֹו אָבִיו׃
Translit, VAYAKUMU KHOL-BANAV VEKHOL-BENOTAV LENAKHAMO VAYEMAEN LEHITNAKHEM VAYOMER KI-’ERED ‘EL-BENI ‘AVEL SYEOLAH VAYEVKE ‘OTO ;AVIV
** Yakub menolak “dihiburkan” (‘nakham’) atas kematian Yusuf
—–
Jelas adalah hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendak sehingga memerlukan pemakaian kata נחם – NÂKHAM di situ.
Jadi , ungkapan Allah “menyesal” itu sebenarnya menggambarkan adanya suatu perasaan “bersedih” di dalam diri Allah.
Mandra
Oktober 12th, 2011 pada 05:51
@Logika9
Ha ha ha ha….Iyaaa… betul… betul… betul…. Untuk apa rumah sakit mereka dirikan, jika nama Yesus disebut orang bisa sembuh toch….. Ha ha ha ha… Jadi timbul persaingan antara Pendeta yang dapat perpuluhan dengan personil RS yaa… He he he.. Atau.. betul kata Mas Logika, KKRnya gak manjur lagi…. Hi hi hi….. Di sini Mas Logika Eeeeh.. Logika harus digunakan ….. toch…. He he he….
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 06:08
@MANDRA
Keluaran 33:20 Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku,
sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.”
APAKAH BERTENTANGAN KEL 33:20 DENGAN PAULUS MELIHAT TUHAN YESUS?
_________
MENURUT PEMAHAMAN KRISTEN…TUHAN ITU ROH ADANYA[YOH 4:24]…JADI KEL 33:20=>UNTUK TUHAN YANG WUJUDNYA ROH…..
SEBELUM ISA DATANG/NUZUL…BELUM ADA PERNYATAAN TUHAN ITU SEPERTI APA..BAHKAN NAMA YAHWE ITU DARI PENAFSIRAN MUSA THD …AKU ADALAH AKU[KEL 3:14]…SEJAK ISA NUZUL KE DUNIA….
YOH 8:42…Aku keluar[NUZUL] dan datang dari Allah…
MAKA MULAI ADA PERNYATAAN THD WUJUD DAN ESENSI ALLAH YANG ADALAH ROH ITU SEPERTI APA WUJUDNYA…
KONFIRM DENGAN PERNYATAAN….TIDAK ADA SEORANGPUN MELIHAT ALLAH YANG ADALAH ROH[KEJ 1:2;YOH 4:24]
Yoh. 1:18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah;
tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
ANAK TUNGGAL ALLAH DIALAH YANG MENYATAKAN-NYA=>JADI YANG PY WEWENANG MENYATAKAN ALLAH ITU SPT APA ADALAH
ISA SENDIRI….KRN ISA NUZUL DARI ALLAH YANG ADALAH ROH[YOH 8:42]….
JADI APA YANG DILIHAT PAULUS ITU TUHAN YESUS,BUKAN ALLAH YANG ADALAH ROH PADA KEL 33:20….
Mandra
Oktober 12th, 2011 pada 06:13
@Trans Ind
Anda : QS 15 : 9 : Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya [793].
KATANYA DIJAGA DAN DIPELIHARA…KOK BISA HILANG???MANA KEKUASAAN alloh yang katanya tuhan…
===> He he he…Anda ketinggalan Kereta bung. Persoalan ini sudah pernah dibahas dan dimentahkan sejak tiga tahun yang lalu. Tidak ada yang baru? Tapi ok lah saya refresh lagi.
Bung, Alqur’an diturunkan bukan dalam bentuk buku, sebagaimana adanya sekarang. Diturunkan dalam waktu yang cukup lama, lebih dari 22 tahun. Ketika Allah SWT memerintahkan Malaikat Jibril untuk menyampaikan wahyu Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, Wahyu tersebut di hafal oleh Nabi, lalu disampaikan oleh Nabi kepada para sahabat Radiallahu anhum. Dan para sahabatpun menghapalkannya. Sementara sahabat yang lain, yang pandai tulis baca, menuliskannya pada batang kurma, tulang-2 yang sudah kering dan sarana menulis yang lain.
Nabi Muhammad SAW selalu menguji hafalan sahabat. Jika ada yang terlewat, dibetulkan oleh Nabi, sehingga sempurnalah hafalan para sahabat. Demikian pula halnya, Selama 22 tahun itu pula, tiap-tiap bulan Ramadhan, Nabi mengulang seluruh hafalannya tentang ayat-2 Alqur’an dihadapan Malaikat Jibril. Jadi, jangankan satu lembaran yang ditulis hilang, seluruhnya hilangpun Alqur’an tetap ada. Ada dimana? Dikepala para sahabat Nabi yakni berupa hafalan.
Klaim anda tidak merubah apapun bung. Jikapun sekarang Alqur’an dimusnahkan seluruhnya, toch masih ada jutaan penghapal Alqur’an yang siap menyumbangkan hafalannya, untuk dibuatkan Alqur’an yang baru, yang isinya sama persis dengan yang dimusnahkan. Bisakah bible anda jika dimusnahkan dibuat lagi bible yang sama seperti sebelum dimusnahkan. Adakah di dunia ini, satu orang saja, yang hapal keseluruhan isi bible? Tidak usah seluruhnya dech, satu kitab saja? Ada bung Trans? Bagaimana dengan anda? Anda hafal, satu pasal saja, dari bible? Saya yakin, satu halamanpun tidak ada yang anda hafal. He he he he….
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 06:30
APAKAH ALQURQAN TIDAK PERNAH ADA JAMAN NABI?
nabi SAW telah mengumpulkan satu quran selama hidupnya. Kemungkinan terbesar adalah saat tahun-tahun awalnya di Madina.
Sumber :
• Zarkashi, al Burhan fi ulum al Quran, vol 1 p 235, 237-38, 256, 258
• Suyuti, al Itqan fi ulum al Quran, vol 1 p 212-13, 216
Bahkan disebutkan nabi SAW sendiri yang memberitahukan tempat penyimpanan qur’an kepada Ali.
Dikutip dari :
Az-Sanjani, Tarikh, p 66
Diriwayatkan bahwa nabi SAW pernah berkata kepada Ali : “Hai Ali, al-Qur’an ada dibelakang tempat tidurku, (tertulis) di atas suhuf, sutera dan kertas. Ambil dan kumpulkanlah. ……… Ali menuju ketempat itu dan membungkus bahan-bahan tersebut dengan kain berwarna kuning
Jika Al-Qur’an yang dikumpulkan sendiri oleh nabi SAW ini memang ada, tampaknya sudah ikut dimusnahkan oleh Usman karena tidak ada catatan ulama kuno mengenai keberadaan Qur’an kumpulan dari nabi SAW ini. Kalau ini yang terjadi sungguh sangat berani Usman.
Prof DR Ahmad Von Denffer di dalam buku ULUM AL QURAN
Prof DR Ahmad Von Denffer menerangkan tentang perbedaan 10-20 Mushaf setelah Rasulullah wafat misalnya Mushaf Abdullah ibn Masud, Mushaf Zaid ibn Thabit, Mushaf Ubay ibn Ka’b, Mushaf Ali ibn Tholib.
Setelah Rasulullah wafat ditemukan lebih dari 10 mushaf mushaf (10 Masahif, jam’a) yang ada setelah Rasulullah wafat; kecuali Mushaf Uthman ibn Affan belum ada.
Rasulullah berkata: “Perkataanku jangan ditulis supaya tidak tercampur dengan AlQuran!”
Beberapa sahabat menulis perkataan Rasulullah sehingga tercampur dengan AlQuran, sehingga kalimat2 di dalam 10 Masahaf (jam’a) berbeda-beda; dan penyusunan Surah berbeda antara satu Mushaf dengan Mushaf yang lain.
Setelah perang Riddah dan perang Yamamah perbedaan mushaf mushaf (Masahif) bertambah parah; karena banyak sahabat yang menghafal AlQuran wafat di dalam medan perang.
Abu Bakr didesak oleh beberapa sahabat untuk membuat Mushaf yang diakui oleh negara; supaya tidak ada perbedaan Mushaf untuk ummat Islam.
Abu Bakr mengumpulkan para penghafal AlQuran (Hafidz) dan para penulis AlQuran (Katib). Seorang penulis (Katib) harus didukung oleh 2 Penghafal (Hafidz) untuk menulis kembali AlQuran baru yang akan diakui oleh negara.
Perlu diinggat kembali bahwa Mushaf Uthman ibn Affan belum ada pada waktu itu; karena Mushaf Uthman ibn Affan dibuat ketika Uthman ibn Affan berkuasa sebagai Khalifah.
Abu Bakr berhasil menulis kembali 2 Mushaf AlQuran yang diakui oleh negara. Mushaf tersebut dinamakan Mushaf Abu Bakr. Satu Mushaf Abu Bark dipegang oleh Aisyah dan satu Mushaf Abu Bakr dipegang oleh Hafsa.
Untuk menghormati Isa, sekarang keterangan yang berikut ini hanya untuk Oktar bukan untuk Isa; karena Isa menolak Hadith yang tertulis di dalam Kutub Sihah Sittah (Bukhari, Muslim, Tarmidzi, Ibn Majah, Abu Dawud dan Nasaii)
SHOHIH BUKHARI 6 no 510
Ketika Uthman ibn Affan berkuasa di bertemu dengan Khuzaimah ibn Thabit Al Anshori; Khuzaimah ibn Thabitt Al Anshari menceritakan perkataan Rasulullah (hadith) kepada Uthman ibn Affan. Uthman ibn Affan tertarik kepada Hadith tersebut dan memutuskan hadith tersebut dimasukan ke dalam Mushaf Abu Bakr.
Uthman ibn Affan mengirimkan utusan untuk mengambil ke dua Mushaf Abu Bakr dari Aisyah dan Hafsa; Uthman ibn Affan memasukan hadith tersebut ke dalam Mushah Abu Bakr yaitu Q 9:128 & 129 dan kemudian menamakan Mushaf Uthman ibn Affan.
PERTANYAAN
Abu Bakr memutuskan bahwa 3 orang sahabat wajib untuk menulis kembali AlQuran yang akan diakui oleh negara; seorang penulis AlQuran (Katib) dan dua orang penghafal AlQuran (Hafidz).
1. Kenapa Uthman mengandalkan Khuzimah ibn Thabit Al Anshori; padahal Khuziamah ibn Thabit bukan penghafal AlQuran dan bukan pengulis AlQuran?
2. Kenapa Uthman ibn Affan tidak mengundang para sahabat yang lain supaya berjumlah 3 orang yaitu seorang penulis (katib) dan dua orang penghafal (Hafidz); sesuai dengan fatwa yang dibuat oleh Abu Bakr?
Surah At-Taubah diturunkan di Makkah. Semua Surah yang diturunkan di Makkah berhenti setelah Rasulullah hijrah ke Madinah; sehingga ayat ayat AlQuran yang diturunkan kemudian diturunkan di Madinah. Khuzaimah ibn Thabit AL ANSHORI (adalah orang Madinah); dia seorang sahabat dari Madinah.
3. Bagaimana mungkin Khuzaimah ibn Thabit Al Anshori dapat mengetahui 2 ayat yang diturunkan di Makkah yaitu Q 9:128 & 129; padahal para sahabat dari Makkah (Muhajirin) tidak ada yang mengetahuinya?
Beberapa sahabat menolak keras Mushaf Uthman ibn Affan misalnya Abdullah Ibn Mas’ud AL MUHAJIRIN; Abullah ibn Mas’ud sebagai penulis AlQuran (katib) yang ditugaskan oleh Rasulullah untuk menulis AlQuran. Abudullah ibn Mas’ud adalah sahabat yang paling keras menolak Mushaf Uthman ibn Affan.
Para sahabat yang lain juga protes keras dan mereka berkata: “Jika Uthman ibn Affan berhak memasukan Hadith ke dalam Mushaf; maka Mushaf Fatimah akan 3X kali lebih besar dari pada Mushaf Uthman ibn Affan; karena Fatimah lebih banyak mengetahui tentang Hadith!”
JELAS SEKALI ADA PERBEDAAN ANTARA MUSSAF USMAN DAN ABU BAKAR…SHG MASIHKAH ANDA BERAKTA ALQURAN ITU ASLI???
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 06:36
DIMANAKAH PENJAGAAN ALLOH YANG KATANYA TUHAN…SEDANG MUSSAF-MUSSAF ITU BISA DIBAKAR OLEH USMAN….?????=>JIKA MEMANG ALLOH TUHAN SEHARUSNYA MAMPU MENJAGA MUSSAF-MUSSAF YNG ADA….TETAPI JUSTRU DIBIARKAN USMAN MERAJA LELA…MEMBAKAR SEMUA MUSSAF….
MUSSAF SEKARANG BANYAK PERBEDAAN ISINYA BOS JIKA ANDA MAU JUJUR YE…..
BUKTI…
Abullah ibn Mas’ud sebagai penulis AlQuran (katib) yang ditugaskan oleh Rasulullah untuk menulis AlQuran. Abudullah ibn Mas’ud adalah sahabat yang paling keras menolak Mushaf Uthman ibn Affan.=>PENULIS QURAN YANG DITUNJUK NABI MENOLAK QURAN SEKARANG…GMN DENGAN ANDA????PERCAYAKAH SEKARANG ASLI???DARI HONGKONG!!!
betapa catatan sejarah tentang pengumpulan al-qur’an sungguh mengalami variasi
dan kontradiksi yang sangat mendasar.
Seorang pakar Al-qur’an di Indonesia yaitu DR. Quraish Shihab dalam pengantarnya untuk buku Rekonstruksi
Sejarah Al-Qur’an karya Taufik Adnan Amal, FKBA, 2001, berkata sbb :
halaman xvii … Artinya, masih diperlukan upaya-upaya serius untuk “mengakhiri” berbagai hal yang menyelimuti sejarah al-qur’an. ……………..
Sementara seorang pakar muslim dari Libanon, DR Subhi as Shalih berpendapat :
Membahas Ilmu Ilmu al-Qur’an DR. Subhi As Shalih Pustaka Firdaus, April 2001, hal 1 :
…. ada banyak riwayat dan pendapat dalam kitab-kitab sebelumnya yang saling bertentangan …. hal-hal yang kontradiktif
tadi merupakan sumber penyakit dan pangkal musibah bagi umat Islam.
Sementara seorang pemikir muda yaitu Sumanto Al-Qurtuby yang juga adalah Direktur Eksekutif ILHAM Institute berpendapat :
Sumber : Lubang Hitam Agama Sumanto Al-Qurtuby Penerbit RumahKata, 2005, halaman 36 – 37
Menyadari realitas sejarah yang demikian, umat Islam bukan melakukan kritik diri sebaliknya membela mati-matian
otoritas dan supremasi teks Al-Qur’an seraya menggembar-gemborkan sebagai teks yang otentik, asli, original, made in Tuhan,
bukan teks palsu, imitasi seperti Bibel, Injil dan lainnya. Ini adalah bagian dari lelucon yang tidak lucu dari
umat Islam yang katanya umat terbaik itu
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 06:43
LAPORAN IBN AL-NADIM Dalam buku Fihrist karya al-Nadim, halaman 79 dituliskan daftar buku-buku kuno yang membahas
tentang perbedaan antar manuskrip qur’an kuno sbb :
Buku Tentang Perbedaan Manuskrip (Qur’an) :
1). Perbedaan Antara Manuskrip Penduduk Madina, Kufa dan Basrah menurut al Kisai
2). Kalaf, Buku Tentang Perbedaan Manuskrip
3). Perbedaan antara Penduduk Kufa, Basra dan Siria tentang Manuskrip, karya al Farra
4). Perbedaan Antar Manuskrip, karya al Sijistani
5). Al Mada’ini tentang perbedaan antar manuskrip dan pengumpulan al Qur’an
6). Perbedaan Manuskrip antara Penduduk Syria, Hijaz dan Iraq, karya Ibn Amir al Yashubi
7). Buku karya Muhammad ibn ‘Abd Al-Rahman al-Isbahani tentang perbedaan manuskrip
Dari daftar yang dibuat oleh Ibn Al Nadim sekitar tahun 988 ternyata sudah ada setidaknya 7 buku karya ulama kuno yang membahas tentang perbedaan antar manuskrip qur’an kuno.
Perbedaan ini ternyata terjadi setidak-tidaknya antara 4 copy yang dikirim oleh Usman yaitu Medina, Kufa, Basra dan Syria (Damaskus).
MASIHKAH ANDA BERKATA ALQURAN ITU ASLI?KATANYA DIJAGA…KOK BISA HILANG???BERDASAR SUMBER DIATAS SHRSNYA QURAN VERSI MUHAMMAD ITU ADA…..
Sumber :
• Zarkashi, al Burhan fi ulum al Quran, vol 1 p 235, 237-38, 256, 258
• Suyuti, al Itqan fi ulum al Quran, vol 1 p 212-13, 216
Bahkan disebutkan nabi SAW sendiri yang memberitahukan tempat penyimpanan qur’an kepada Ali.
Dikutip dari :
Az-Sanjani, Tarikh, p 66
Diriwayatkan bahwa nabi SAW pernah berkata kepada Ali : “Hai Ali, al-Qur’an ada dibelakang tempat tidurku, (tertulis) di atas suhuf, sutera dan kertas. Ambil dan kumpulkanlah. ……… Ali menuju ketempat itu dan membungkus bahan-bahan tersebut dengan kain berwarna kuning
KITAB YANG DIMAKSUD MUHAMMAD DILAPORKAN OLEH AISHA SBB…
Aisha melaporkan bahwa bahwa ada satu lembaran yang berisi 2 ayat, termasuk ayat-ayat rajam, ditulis dalam lembaran yang disimpan dibawah tempat tidurnya. Sayang pada waktu pemakaman nabi SAW, seekor binatang memakannya hingga musnah. Disebutkan dalam bahasa Arab “dajin”, yang dapat berarti hewan
seperti kambing, domba ataupun unggas.
Sumber : • Ibrahim b. Ishaq al Harbis, Gharib al hadith menyebutkan “shal” yang berarti domba • Zamakshari, al Kashaf, vol 3 p 518, footnote • Sulaym b. Qays al Hilali, Kitab Sulaymn b. Qays, p 108 • Al Fadl b. Shadahn, al Idah, p 211 • Abd al Jalil al Qazwini, p 133
Peristiwa hilangnya ayat-ayat Al-Qur’an akibat dimakan binatang sungguh menggelikan, menyedihkan dan membuktikan bahwa Allah SWT adalah PEMBOHONG KELAS KAKAP karena tidak bisa memenuhi apa yang dia janjikan dalam ayat berikut :
QS 15 : 9 : Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya [793].
NAH KOK BISA HILANG BOS??KOK BISA DIMAKAN HEWAN??HEHHEHEE…MANA PENJAGAAN alloh yang katanya tuhan…jaga 1 kitab aja ga bisa….apalagi jadi tuhan???
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 06:56
@mandra…
percuma anda hafal alquran yang ada sekarang…sedang yang ada sekarang bukan yang asli…krn yang asli sudah dimakan hewan bro…dimakan saat pemakaman muhammad nabi anda…..itu kata aisah…..
jadi ngapain anda hafalin ayat yang ga asli?….
JADI PERTANYAAN SAYA…KOK BISA KITAB ANDA DIMAKAN HEWAN?KATANYA alloh menjaganya??ingat bro ayat yang dihafal itu sudah banyak gugur diperang bos…..jadi banyak yang hilang ….termasuk ayat rajam pezinah bos….jadi sungguh lucu anda berkata alquran sekarang asli……
YANG TERKUMPULKAN USMAN BUKAN KESELURUHAN ISI ALQURAN…..
Ia dilaporkan dari Ismail ibn Ibrahim dari Ayyub dari Naafi dari Ibn Umar yang berkata: “Biar tiada di antara kamu yang berkata ‘saya sudah memperolehi seluruh Qur’an’. Bagaimana dia mengetahui itu adalah kesemuanya sedangkan BANYAK BAHAGIAN QURAN YANG TELAH HILANG? Lebih baik biar dia berkata ‘saya sudah memperolehi apa yang ditinggalkan.’ “(as-Suyuti, al-Itqan fii Ulum al-Qur’an, p. 524) .
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 06:59
JAWABAN BUNG MANDRA TIDAK BISA MENUNJUKKAN PENJAGAAN alloh terhadap alquran….krn alquran sendiri jelas dikatakan banyak bagian yang hilang….jadi kesimpulan => alloh yang katanya tuhan tidak sanggup menjaga kitab yang katanya akan ia jaga…ternyata ia dusta…bukti….alquran yang ada tidak asli lagi…
alloh = PEMBOHONG KELAS KAKAP….DAN TERBUKTI TIDAK MAHA KUASA…..MAAF NIH YE….
Jack
Oktober 12th, 2011 pada 07:54
KATANYA DIJAGA DAN DIPELIHARA…KOK BISA HILANG???MANA KEKUASAAN alloh yang katanya tuhan…
========>>
yang dijaga kandungan isinya atau kitabnya yang ingin anda tanyakan sdr trans??
karena meskipun seluruh Kitab Suci Al Quran dihilangkan itu tidak menjadi masalah karena banyak penghafal yang hafal Al Quran tidak kurang satu titikpun. bagaimana jika hal itu dilakukan kepada kitab anda, siapa yang mampu menghafal kitab suci anda ( kecuali tokoh eli dalam film the book of eli)
________________________________________________________________
BOS YANG DILIHAT PAULUS ITU TUHAN YESUS BOS…JELAS DITULIS…YESUS YANG KAU ANIAYA [KIS 9:5 Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.]…MANUSIA DAPAT MELIHAT TUHAN DALAM WUJUD YESUS….KRN YESUS ADALAH GAMBAR DAN WUJUD ALLAH[KOL 1:15;IBR 1:3]….
============>>>
loh khan anda sendiri yang gemar mengatakan siapa saja yang melihat yesus maka telah melihat bapa pula, apakah anda sudah lupa sdr trans yang budiman dengan tulisan anda sendiri
_________________________________________________________________
Jadi , ungkapan Allah “menyesal” itu sebenarnya menggambarkan adanya suatu perasaan “bersedih” di dalam diri Allah.
============>>
pakai acara TERMEHEK-MEHEK nggak sdr trans??
lantas kalau tuhan yang mencukur bulu pahanya itu apa artinya sdr trans??
__________________________________________________________________
MENURUT PEMAHAMAN KRISTEN…TUHAN ITU ROH ADANYA[YOH 4:24]…JADI KEL 33:20=>UNTUK TUHAN YANG WUJUDNYA ROH…..
========>>>
lantas apa bedanya dengan roh2 yang lain sdr trans?
__________________________________________________________________
SEBELUM ISA DATANG/NUZUL…BELUM ADA PERNYATAAN TUHAN ITU SEPERTI APA..BAHKAN NAMA YAHWE ITU DARI PENAFSIRAN MUSA THD …AKU ADALAH AKU[KEL 3:14]…SEJAK ISA NUZUL KE DUNIA….
===========>>>
hehehehehe anda gemar juga rupanya mencomot istilah “nuzul”
tapi kok malah nuzul=keluar??
jangan2 nati istilah “bayi dilahirkan” anda ganti “bayi dinuzulkan”
_________________________________________________________________
MAKA MULAI ADA PERNYATAAN THD WUJUD DAN ESENSI ALLAH YANG ADALAH ROH ITU SEPERTI APA WUJUDNYA…
===========>>>
lantas kenapa anda menggambarkan roh sebagai pria berkancut yang tersalib??
________________________________________________________________
KONFIRM DENGAN PERNYATAAN….TIDAK ADA SEORANGPUN MELIHAT ALLAH YANG ADALAH ROH[KEJ 1:2;YOH 4:24]
========>>>
kecuali paulus (yesus yang dilihat paulus itu yesus yang masih sebagai manusia atau tuhan)
tapi anehnya kok teriakan dari roh bisa didengar manusia ya??
__________________________________________________________________
ANAK TUNGGAL ALLAH DIALAH YANG MENYATAKAN-NYA=>JADI YANG PY WEWENANG MENYATAKAN ALLAH ITU SPT APA ADALAH
ISA SENDIRI….KRN ISA NUZUL DARI ALLAH YANG ADALAH ROH[YOH 8:42]….
==========>>
sekali lagi dijawab dong
siapa yang dilihat dan didengar isa ketika selesai dibaptis?
_________________________________________________________________
JADI APA YANG DILIHAT PAULUS ITU TUHAN YESUS,BUKAN ALLAH YANG ADALAH ROH PADA KEL 33:20….
============>>>
kata anda yesus itu sama seperti allah sdr trans??
Jack
Oktober 12th, 2011 pada 08:19
berikut saya copas dari buku The History of The Quranic Text-From Revelation to Compilation
Kompilasi AI-Qur’an Semasa Kekuasaan Abu Bakr
i. Penugasan Zaid bin Thabit dalam Mengompilasikan Al-Qur’an
Zaid melaporkan,
Abu Bakr memanggil saya setelah terjadi peristiwa pertempuran alYamama yang menelan korban para sahabat sebagai shuhada. Kami melihat saat ‘Umar ibnul Khattab bersamanya. Abu Bakr mulai berkata,” ‘Umar baru saja tiba menyampaikan pendapat ini, ‘Dalam pertempuran al-Yamama telah menelan korban begitu besar dari para penghafal AlQur’an (qurra’),4 dan kami khawatir hal yang serupa akan terjadi dalam peperangan lain. Sebagai akibat, kemungkinan sebagian Al-Qur’an akan musnah. Oleh karena itu, kami berpendapat agar dikeluarkan perintah pengumpulan semua Al-Qur’an.” Abu Bakr menambahkan, “Saya katakan pada ‘Umar, ‘bagaimana mungkin kami melakukan satu tindakan yang Nabi Muhammad tidak pernah melakukan?’ ‘Umar menjawab, ‘Ini merupakan upaya terpuji terlepas dari segalanya dan ia tidak berhenti menjawab sikap keberatan kami sehingga Allah memberi kedamaian untuk melaksanakan dan pada akhirnya kami memiliki pendapat serupa. Zaid! Anda seorang pemuda cerdik pandai, dan anda sudah terbiasa menulis wahyu pada Nabi Muhammad, dan kami tidak melihat satu kelemahan pada diri anda. Carilah semua Al-Qur’an agar dapat dirangkum seluruhnya.” Demi Allah, Jika sekiranya mereka minta kami memindahkan sebuah gunung raksasa, hal itu akan terasa lebih ringan dari apa yang mereka perintahkan pada saya sekarang. Kami bertanya pada mereka, ‘Kenapa kalian berpendapat melakukan sesuatu yang tidak pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad?’ Abu Bakr dan ‘Umar bersikeras mengatakan bahwa hal itu boleh-boleh saja dan malah akan membawa kebaikan. Mereka tak henti-henti menenangkan rasa keberatan yang ada hingga akhirnya Allah menenangkan kami melakukan tugas itu, seperti Allah menenangkan hati Abu Bakr dan ‘Umar.5
Setelah diberi keyakinan Zaid dapat menerima tugas berat sebagai pengawas komisi,6 sedang ‘Umar, sahibul fikrah, bertindak sebagai pembantu khusus.
ii. Jati Diri Zaid bin Thabit
Sejak usianya di awal dua puluh-tahunan, di masa itu, Zaid diberi keistimewaan tinggal berjiran dengan Nabi Muhammad dan bertindak sebagai salah seorang penulis wahyu yang amat cemerlang. Dia salah satu di antara para huffaz clan karena kehebatan jati diri itulah yang mengantarnya sebagai pilihan mumtaz untuk melakukan tugas tersebut. Abu Bakr as-Siddiq mencatat kualifikasi dirinya sebagai berikut:
Masa muda Zaid menunjukkan vitalitas dan kekuatan energinya.
Akhlak yang tak pernah tercemar menyebabkan Abu Bakr memberi pengakuan secara khusus dengan kata-kata, ‘Kami tak pernah memiliki prasangka negatif pada anda.’
Kecerdasannya menunjukkan pentingnya kompetensi dan kesadaran.
Pengalamannya di masa lampau sebagai penulis wahyu.7
Satu catatan tambahan dari saya (pengarang) tentang kredibilitasnya, Zaid salah seorang yang bernasib mujur di antara beberapa orang sahabat yang sempat mendengar bacaan Al-Qur’an Malaikat Jibril bersama Nabi Muhammad di bulan Ramadan.8
iii. Instruksi Abn Bakr terhadap Zaid bin Thabit
Izinkan kami sejenak memberi ulasan singkat tentang satu masalah yang pernah dikemukakan di hadapan Abu Bakr semasa menjadi khalifah. Sekali waktu seorang nenek menghadap minta penjelasan tentang hak waris dari seorang cucu yang telah meninggal dunia. Beliau menjawab bahwa bagian seorang nenek dari cucu tidak disebut dalam Al-Qur’an dan tidak pula beliau ingat bahwa Nabi Muhammad pernah memberi penjelasan akan hal itu. Dengan minta konfirmasi para hadirin, Abu Bakr menerima jawaban al-Mughira yang, saat itu, berdiri mengatakan bahwa beliau hadir saat Nabi Muhammad mengatakan bahwa bagian seorang nenek adalah satu per enam (1/6). Abu Bakr bertanya pada yang lain barangkali ada orang yang tak sepaham dengan al-Muhgira di mana Muhammad bin Maslama menegaskan secara pasti. Guna menyelesaikan tanpa sikap keragu-raguan, ini berarti Abu Bakr pernah minta pengesahan sebelum berbuat sesuatu terhadap penjelasan al-Mughira.9 Dalam hal ini Abu Bakr (dan seterusnya ‘Uthman seperti hendak kita lihat), sematamata mengikuti perintah Al-Qur’an mengenai kedudukan para saksi:
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. … Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki di antaramu. Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika orang lupa maka seorang lagi mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil…. “10
Hukum kesaksian memainkan peranan penting dalam kompilasi AIQur’an (juga dalam metode ilmu hadith), dan merupakan bagian penting dari instruksi Abu Bakr pada Zaid bin Thabit. Ibn Hajar melanjutkan,
“Abu Bakr mengatakan pada ‘Umardan Zaid, “Duduklah di depan pintu gerbang Masjid Nabawi. Jika ada orang membawa (memberi tahu) anda tentang sepotong ayat dari Kitab Allah dengan dua orang saksi, maka tulislah.”11
Ibn Hajar memberi komentar tentang apa yang dimaksud oleh Abu Bakr perihal saksi:
Sepertinya apa yang dimaksud dengan dua saksi berkaitan erat dengan hafalan yang diperkuat dengan bukti tertulis. Atau, dua orang memberi kesaksian bahwa ayat Qur’an telah ditulis di hadapan Nabi Muhammad. Atau, berarti agar mereka memberi kesaksian bahwa ini merupakan salah satu bentuk yang mana Qur’an diwahyukan. Tujuannya adalah agar menerima sesuatu yang telah ditulis di hadapan Nabi Muhammad bukan semata-mata berlandaskan pada hafalan seseorang saja.12
Saya lebih cenderung menerima pendapat kedua menyangkut penerimaan materi (ayat Al-Qur’an) berdasarkan bukti sumpah di hadapan dua orang saksi lain bahwa mereka telah menulis ayat di depan Nabi Muhammad. Pendapat ini diperkuat oleh pendapat Ibn Hajar yang mana “Zaid tidak mau menerima sesuatu materi tulisan yang akan dapat dipertimbangan kecuali dua orang sahabat menyaksikan bahwa orang itu menerima ayat Al-Qur’an seperti diperdengarkan oleh Nabi Muhammad sendiri.”13
Menurut pendapat Profesor Shauqi Daif, Bilal bin Rabah jalan-jalan mengelilingi kota Madinah melakukan pengecekan tiap sahabat yang hadir dan memiliki ayat-ayat Al-Qur’an yang ia tulis setelah menerima apa yang diperdengarkan oleh Nabi Muhammad sendiri.14
iv. Cara Zaid bin Thabit Menggunakan Materi tulisan Al-Qur’an
Cara yang biasa dipakai dalam menyatukan naskah agar seorang perumus kalimat (editor) mengadakan perbandingan dengan naskah lain dari hasil kerja yang sama kendati, biasanya tidak semua naskah memiliki nilai yang setaraf. Dalam memberi penjelasan terhadap tingkatan naskah yang paling dapat di pertanggungjawabkan dengan yang tak memiliki harga nilai, Bergstraser membuat beberapa ketentuan penting sebagai berikut,
Naskah yang lebih awal biasanya lebih dapat terjamin dan tepercaya dari naskah yang muncul kemudian.
Naskah yang sudah diubah dan dibetulkan oleh penulis melalui proses perbandingan dengan naskah induk, lebih tinggi tingkatannya dari manuskrip-manuskrip yang tidak ada perubahan.15
Jika naskah asli masih ada, naskah lain yang ditulis dari naskah itu akan hilang nilainya.16
Blachere dan Sauvaget kembali menegaskan tentang poin ketiga: Jika naskah asli masih terdapat di tangan pengarang, atau salah satu naskah yang telah mengalami perubahan masih ada, maka nilai naskah-naskah lain akan dinafikan17 Demikian juga, tidak adanya naskah asli dari seorang pengarang, duplikat lain, dengan adanya naskah induk, hendaknya dibuang dan tidak dipertimbangkan.
Anggaplah urutan manuskrip mengikuti skema pohon seperti di atas. Pertimbangkan dua dari sistem skenario yang ada:
Katakanlah bahwa penulis naskah asli hanya menghasilkan satu edisi buku di mana tidak ada edisi kedua atau perubahan pada edisi pertama. Maka ketiga naskah berikut tidak termasuk: (1). Buku yang ditulis sendiri (seluruh naskah yang ditulis oleh pengarang), (2). Satu manuskrip yangditulis dari naskah pengarang ash misalnya ditulis oleh A); dan (3) manuskrip lain yang muncul kemudian (mungkin ditulis oleh L). Maka sangat jelas bahwa yang kedua dan ketiga dianggap tak ada gunanya clan tidak dapat dipertimbangkan sewaktu mengadakan penyuntingan dari naskah yang ada, karena tak ada di antara mereka yang memiliki tingkatan yang sama dengan naskah asli tulisan tangan dari pengarang pertama.
Satu lagi, andaikan ada satu edisi buku. Kemudian naskah tulisan ash bagaimanapun tidak ditemukan, penyunting harus memakai tiga manuskrip lain. Dua manuskrip ditulis oleh murid-murid si pengarang asli, kita sebut saja A dan B. Manuskrip ketiga X dikopi dari B. Maka X di sini tidak ada harganya. Penyunting harus berdasarkan seluruhnya kepada A dan B, dan tidak boleh membuang salah satu darinya karena keduaduanya mempunyai nilai yang sama.
Demikianlah prinsip-prinsip penting kajian kritis naskah dan edisi penerbitan yang dikembangkan oleh pihak orientalis di abad kedua puluh. Ternyata empat belas abad yang silam, Zaid telah melakukan kegiatan persis seperti teori yang mereka buat. Sejak Nabi Muhammad menapakkan kaki di bumi Madinah, adalah merupakan titik permulaan kegiatan intensif penulisan. Banyak di antara para sahabat memiliki ayat-ayat Al-Qur’an yang mereka salin dari kertas kulit milik kawan-kawan serta para jiran. Dengan membatasi terhadap ayat-ayat yang disalin di bawah pengawasan Nabi Muhammad, Zaid meyakinkan bahwa semua materi yang beliau teliti memiliki tingkatan yang sama dan hal yang demikian memberi jaminan mutlak atas ketelitian yang dicapai. Setelah menghafal Al-Qur’an dan menulis banyak semasa duduk bersatna Nabi Muhammad, ingatan atau hafalan Zaid hanya dapat dikomparasikan dengan materi yang sama, bukan dengan naskah kedua atau ketiga.18 Maka arti itu, sikap keras Abu Bakr, `Umar dan Zaid atas materi dari tangan pertama dengan dua orang saksi dimaksudkan agar memberi dukungan anggapan clan guna memberi jaminan ada status yang sama. Di dorong oleh semangat yang meluap dari para pelakunya proyek tersebut berkembang menjadi upaya sebenarnya yang dilakukan oleh masyarakat:
Kalifah Abu Bakr mengeluarkan undangan umum (atau seseorang dapat dianggap sebagai dekrit) guna memberi peluang pada setiap orang yang mampu untuk ikut berpartisipasi.
Proyek tersebut dilakukan di dalam masjid Nabi Muhammad, sebagai .pusat berkumpul.
Dalam memberi respons terhadap instruksi seorang khalifah, ‘Umar berdiri di depan pintu gerbang masjid mengumumkan pada setiap orang yang memiliki tulisan ayat Al-Qur’an yang dibacakan oleh Nabi Muhammad agar membawanya ke masjid. Bilal juga mengumumkan hal yang sama ke seluruh lorong jalan jalan di kota Madinah.
v. Zaid bin Thabit Memanfaatkan Sumber Hafalan
Ini kelihatan jelas bahwa perhatian ditumpukan kepada ayat yang tertulis, sumber utama tulisan yang ditemukan-baik di atas kertas kulit, papan-papan kayu, atau daun-daun ( ) dst.-tidak hanya diverifikasi dengan hanya melalui tulisan-tulisan yang lainnya saja tetapi juga melalui hafalan para sahabat yang belajar langsung dari Nabi saw. Dengan meletakkan dasar-dasar persyaratan yang begitu ketat dalam penerimaan baik dari segi tulisan maupun hafalan, maka kesamaan status akan lebih terjamin.
Dalam keadaan apa pun Zaid bin Thabit selalu merujuk pada hafalan orang lain: “Al-Qur’an saya kumpulkan dari berbagai bentuk kertas kulit, potongan tulang, dan dari dada para penghafal.” Dalam hal ini az-Zarakhasi memberi ulasan,
Keterangan ini telah menyebabkan kalangan tertentu menganggap bahwa tak ada seorang pun yang hafal seluruh Al-Qur’an pada zaman kehidupan Nabi Muhammad. Melihat anggapan Zaid bin Thabit dan Ubayy bin Ka’b yang seperti itu, maka anggapan di atas tidak dapat dipertahankan dan, hal ini merupakan sebuah kekeliruan. Apa yang dimaksud Zaid pada dasarnya ia hanya mencari ayat-ayat tertulis dari berbagai sumber yang masih tercecer untuk dicocokkan dengan apa yang telah dihafal – para huffaz. Dengan cara demikian, tiap orang berpartisipasi dalam proses pengumpulan. Tak ada orang siapa pun yang memiliki sebagian ayat kemudian tak diikutsertakan. Demikian juga tak seorang pun memiliki alasan untuk menyatakan sikap prihatin tentang ayat-ayat yang dikumpulkan dan tak seorang pun melakukan komplain bahwa naskah yang dikumpulkan hanya dari beberapa pilihan orang tertentu.19
Ibn Hajar memberi perhatian secara khusus terhadap keterangan yang diberikan Zaid, “Saya dapati dua ayat terakhir dalam Surah al-Bara’h hafalan ada pada Abu Khuzaima al-Ansari,” membuktikan bahwa tulisan yang ada pada Zaid serta hafalannya dianggap tidak mencukupi. Segala sesuatunya memerlukan pengesahan.20 Lebih lanjut In Hajar mengatakan,
Abu Bakr tidak memberi wewenang padanya agar menulis kecuali apa yang telah tersedia dalam bentuk tulisan berupa kertas kulit. Itu adalah sebab utama Zaid tidak mau memasukkan ayat terakhir dari Sarah alBara’ah sebelum ia sampai dengan membawa bukti suatu ayat yang telah tertulis (dalam bentuk tulisan), kendati ia mempunyai banyak sahabat yang dengan mudah untuk dapat mengingat kembali secara tepat dari hafalan mereka.
vi. Keaslian Al-Qur’an: Masalah Dua Ayat Terakhir Surah Bara’ah
Kata-kata tawatur ( ) merupakan ungkapan umum dalam lexicon Islam. Misalnya, Al-Qur’an telah dialihkan melalui kata mutawatiratau naskah tertentu dibangun dengan sistem mutawatir. Kata tawatur ditujukan pada pengumpulan informasi dari berbagi sumber dan perbandingan di mana jika sebagian besar menyetujui suatu bacaan, maka hal yang demikian memberi keyakinan akan keaslian bacaan itu sendiri. Selama tidak ada kesepakatan ilmiah tentang jumlah saluran atau perorangan yang diperlukan dalam mencapai tingkat tawatur, masalah utamanya adalah bagaimana mendapatkan ketentuan mutlak dan persyaratan untuk mencapai tujuan ini boleh jadi berbeda menurut ruang, waktu, serta lingkungan yang ada. Para ilmuwan biasanya tetap berpegang pada pendapat bahwa sekurang-kurangnya mesti terdapat setengah lusin sumber riwayat yang lebih dikehendaki di mana dengan adanya jumlah yang lebih besar kemungkinan pemalsuan akan semakin mengecil dan lebih rumit.
Kembali pada Sarah al-Bara’ah, di , mana dua ayat terakhir diberi pengesahan dan dimasukkan ke dalam mushaf, semata-mata berdasar atas kulit kertas dari Khuzaimah (serta saksi-saksi yang jadi kemestian), yang diperkuat dengan hafalan Zaid bin Thabit dan beberapa huffaz lainnya. Akan tetapi dalam hal kualitas sebagai kitab Al-Qur’an, bagaimana kita dapat menerima satu naskah kulit kertas dan beberapa hafalan para sahabat sebagai alasan tawatur yang dapat diterima? Anggaplah, jika dalam ruangan kelas berukuran kecil di depan dua atau tiga mahasiswa seorang guru besar membaca sebuah sya’ir pendek dari hafalannya dan setelah itu langsung tiap orang menanyakan beberapa mahasiswa tentang itu. Jika bacaan mereka sama, maka, kita memiliki kepastian secara mutlak bahwa hal itu seperti apa yang diajarkan sang guru besar.
Sama juga halnya dengan ayat-ayat atau sumber-sumber yang ditulis dan dihafal, dengan syarat tidak ada kolusi di antara mereka (pemain), dan ini apa yang saya gambarkan secara empiris dalam kelas tadi. Begitu juga dengan masalah Surah al-Bara’ah di mana tidak ada perselisihan tentang sumbersumber yang ada, walaupun ada perselisihan itu relatif sangat kecil, menjadikan dasar yang cukup memadai untuk kepastian. Dan guna meng-counter kekhawatiran konspirasi terdapat argumentasi logis: kedua ayat tersebut tidak memiliki sesuatu yang baru secara teologis, tidak membicarakan tentang sebuah pemujaan famili tertentu, dan tidak pula memberi informasi tentang sesuatu yang tak terdapat dalam Al-Qur’an. Adanya konspirasi menciptakan ayat-ayat seperti itu sangat tidak masuk akal karena tidak ada kepentingan yang tampak yang mungkin lahir dari upaya pemalsuan.22 Dalam suasana seperti ini di mana Allah swt. secara pribadi menjamin sikap kejujuran para sahabat terhadap Kitab Suci-Nya, maka kita dapat menarik kesimpulan akan adanya tawatur yang cukup dalam menentukan keputusan akhir ayat-ayat tersebut.
vii. Penyimpanan Suhuf dalam Arsip Kenegaraan
Setelah tugas terselesaikan, kompilasi Al-Qur’an disimpan dalam arsip kenegaraan di bawah pengawasan Abu Bakr.23 Kontribusinya seperti yang kita dapat simpulkan adalah penyatuan fragmentasi Al-Qur’an dari sumber pertama, kemudian ia menjelajah ke seluruh kota Madinah dan menyusunnya untuk transkripsi penulisan ke dalam satu jilid besar (master volume). Kompilasi ini disebut dengan istilah suhuf. la merupakan kata jamak suhuf ( : secara literal artinya, keping atau kertas) dan saya percaya ini mempunyai arti yang berbeda dengan kata tunggal Mushaf yang sekarang menunjukkan sebuah naskah tulisan Al-Qur’an).
Sebagai kesimpulan, segala upaya Zaid adalah penyusunan semua surah dan ayat secara tepat, dan kemungkinan besar sebagai seorang putra Madinah dia menggunakan script dan ejaan Madinah yang umum atau konvensional (Tetapi tampaknya ukuran kepingan-kepingan kertas yang digunakan untuk menulis Al-Qur’an tidak sama sehingga menjadikan tumpukan kertas itu tidak tersusun rapi. Oleh karena itu, dinamakan Suhuf Hanya lima belas tahun kemudian, saat Kalifah ‘Uthman berupaya mengirim naskahnaskah Al-Qur’an ke pelbagai wilayah kekuasaan umat Islam dari hasil kemenangan militer telah memperkuat tersedianya kertas kulit bermutu tinggi dan ia mampu memproduksi kitab Al-Qur’an dalam ukuran kertas yang sama yang kemudian lebih dikenal sebagai Mushafs.
2. Peranan `Umar dalam Pengenalan Kitab Suci AI-Qur’an
Dengan menunjuk ‘Umar sebagai penerus khalifah, setelah Abu Bakr wafat di atas tempat tidur, sebelumnya dia telah memberi kepercayaan terhadap penerusnya tentang mushaf-mushaf yang ada.24 Di samping adanya berbagai kemenangan dalam pertempuran yang menentukan, ‘kekuasaan ‘Umar diwarnai pengembangan Al-Qur’an secara pesat melintasi batas semenanjung Arab. Beliau mengutus sekurang-kurangnya sepuluh sahabat ke Basra guna mengajarkan Al-Qur’an,25 demikian pula ia mengutus Ibn Mas’ud ke Kufa.’26 Ketika ‘Umar diberitahukan tentang adanya orang lain di Kufa yang mendiktekan Al-Qur’an pada masyarakat melalui hafalan, ‘Umar naik pitam seperti kegilaan. Saat menemukan orang tersebut yang tidak lain adalah Ibn Mas’ud, beliau ingat akan kemampuannya, kemudian merasa tenang dan dapat meredam kembali sikap emosinya.
Berita penting lainnya adalah mengenai pengenalan ajaran Al-Qur’an di Suriah. Yazid bin Abu Sufyan, penguasa Suriah, mengadukan masalah pada ‘Umar tentang orang-orang Muslim yang memerlukan pendidikan Al-Qur’an dan juga keislaman. la mendesak agar ‘Umar dapat mengutus para dosen, kemudian ‘Umar memilih tiga orang sahabat melakukan tugas tersebut yang masing-masing terdiri dari Mu’adh, ‘Ubada, dan Abu Darda. ‘Umar meminta mereka untuk terus menuju Hams yang setelah mencapai tujuan, salah satu dari mereka agar pergi ke Damaskus dan tempat lain di Palestina. Saat penduduk setempat merasa puas dengan tugasnya di Hims, Abu ad-Darda’ meneruskan perjalanan ke Damaskus, sedangkan Mu’adh ke Palestina dengan meninggalkan ‘Ubada di belakang. Mu’adh meninggal dunia setelah itu dan Abu ad Darda’ tinggal di Damaskus beberapa waktu lamanya dan dapat membuat halaqah yang sangat masyhur dengan mahasiswa asuhannya melebihi 1600 orang.27 Dengan membagi murid-murid ke dalam sepuluh kelompok, ia menugaskan seorang instruktur secara terpisah pada tiap kelompok dan melakukan inspeksi keliling dalam memantau kemajuan mereka. Bagi mereka yang telah lulus tingkat dasar, dapat mengikuti bimbingan langsung beliau agar murid yang lebih tinggi tingkatnya merasa lebih terhormat belajar bersama Abu ad-Darda’ dan berfungsi sebagai guru tingkat menengah.28
Metode yang sama dipraktikkan di tempat lain, Abu Raja’ al-Ataradi menyatakan bahwa Abu Musa al-Ash’ari membagikan murid-murid ke beberapa kelompok di dalam Masjid Basra,29 dalam bimbingannya yang hampir mencapai 300 orang.30
Di ibu kota, `Umar mengutus Yazid bin ‘Abdullah bin Qusait untuk mengajar AI-Qur’an di kalangan orang Badui,31 dan melantik Abu Sufyan sebagai inspektur untuk suku mereka agar mengetahui sejauh mana mereka sudah belajar.32 Dia juga menunjuk tiga sahabat yang lainnya di Madinah untuk mengajar anak-anak dengan setiap orangnya digaji lima belas dirham per bulan,33 dan setiap murid (termasuk orang dewasa) dinasihati untuk diajarkan lima ayat yang mudah.34
Setelah ditikam oleh Abu Lu’lua (seorang hamba sahaya Kristen dari Persia)35 di akhir tahun 23 hijrah, `Umar menolak untuk menunjuk seorang khalifah, dan membiarkannya kepada masyarakat untuk memilihnya dan pada waktu itu Suhuf diamanahkan kepada Hafsa, mantan istri Nabi Muhammad saw..
3. Kesimpulan
Pengabdian Abu Bakr sendiri terhadap AI-Qur’an sangat mengagumkan, dia sangat memperhatikan instruksinya tentang dua saksi untuk membangun otentisitas,36 dan mempraktikkan peraturan ini dalam kompilasi AI-Qur’an itu sendiri. Walhasil, walaupun ditulis di atas kertas yang tidak sempurna dan berbeda ukuran, ini telah menunjukkan keikhlasan dalam usahanya semampu mungkin untuk memelihara Al-Qur’an (kalamullah). Kemenangan yang berarti melebihi batas padang pasir Arab mendorong kemajuan pendidikan Islam sampai ke Palestina dan Suriah; Pemerintahan ‘Umar telah mengembangkan sekolah-sekolah untuk menghafal Al-Qur’an di dua negeri padang pasir kering dan tanah bulan sabit yang subur dan kaya. Tetapi perhatian pada zaman khalifah ‘Uthman clan usaha-usaha Zaid bin Thabit sebagai orang yang memulai mengkompilasikan Al-Qur’an dan tidak berhenti dengan wafatnya Abu Bakr.
1. Ibn Hajar, Fathul Bari, ix: 12; Lihat juga al-Bukhari, Sahih, Jami’ Al-Qur’an, hadith.4986.
2. As-Suyuti, al-Itqan, i:164.
3. Qur’an 15:9
4. Qurra’ (lht. pembaca-pembaca) adalah istilah yang biasa dipakai untuk para hufiaz, Mereka orang-orang yang hafal Al-Qur’an. Qurra’ dengan ketakwaannya selalu berada dalam barisan paling depan pada waktu perang dan banyak yang mati dibanding dengan tentara-tentara biasa.
5. Al-Bukhari, sahih, Jam’i Al-Qur’an, hadith, no. 4986; lihat juga Ibn Abi Dawud, al-Masahif,
6. Lihat Ibn Abi Dawud al-Masahif, hlm. 6.
7. Lihat al-Bukhari, Sahih, Jam’i AI-Qur’ an, hadith no. 4986; Ibn Abi Dawud, al-Masahif, hlm. 8.
8. Tahir al-Jaza’iri, at- Tibyan, hlm. 126; Lihat juga A. Jeffery (ed.), al-Mabani, hlm. 25.
9. Malik, al-Muwatta’, al-Fara’id: 4, hlm. 513.
10. Qur’an 2: 282, Perintah menggantikan dua orang perempuan untuk satu orang lelaki mungkin dikarenakan perempuan kurang biasa dengan proses perdagangan secara umum. Lihat Muhammad Asad, Terjemahan AI-Qur’ at, Surah 2, catatan kaki 273.
11. Ibn Abi Dawud, al-Mashafi, hlm. 6. Lihat juga Ibn Hajar, Farhul Bari, ix: 14.
12. Ibn Hajar, Fathul Bari, ix: 14-15.
13. Ibn Hajar, Fathul Bari, ix: 14.Sumber lihat al-Bukhari, Sahih, hadith no. 4986;
14. Shauqi, Daif, Kitab as Sab’a of/bn Mujahid, Pendahuluan hlm. 6.
15. Bergstasser, Usul Naqd an-Nusus wa Nashr al-Kutub (in Arabic), Kairo, 1969, hlm. 14.
16. Ibid, hlm. 20.
17. R. Blachcre dan J. Sauvaget, Regles pour editions et traductions de textes arabes. Diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh al-Miqdad, hlm. 47.
18. Dalam membuat (penyuntingan) satu teks, secara akademik perbandingan di antara derajat manuskrip
19. Az_Zarkahshi, Burhan, i:238-239.
20. Ibn Hajar, Fathul Bari, iv: 13.
21. Ibid., ix: 13.
22. Lihat hlm. 323-4 untuk contoh pemalsuan di mana alur ayat yang mengandung kepentingan teologi.
23. Al-Bukhari, Sahih, Fada’il AI-Qui an 3; Abu `Ubaid, Fa,da’il, hlm. 281; at-Tirmidhi, Sunan, had7th no. 3102.
24. Abu ‘Ubaid, Fada’il, h1m.281.
25. Lihat ad-Darimi, Sunan, i:135, diedit oleh Dahman.
26. Ibn Sa’ad, Tabaqat, vi:3.
27. Adh-Dhahabi, Seyar al-A’lam an-Nubala, ii:344-46
28. Ibid, ii:346.
29. Al-Baladhuri, Ansab al-Ashraf, I:110; Ibn Durais, Fada’il, hlm. 36; al-Hakim, al-Mustadrak,
ii: 220
30. Al_Faryabi, Fada’il, AI-Qur’an, hlm. 129
31. Ibn al-Kalbi, Thamhrat an-Nasab, hlm. 143; Ibn Hazm, Thamhrat al-Ansab, hlm. 182.
32. Ibn Hajar, al-Isabah, i:83, no. 332.
33. Al_gaihaqi, Sunan al-Kubra, vi: 124.
34. Ibn Kathir, Fada’il, vii:495.
35. William Muir, Annals of the Early Caliphate, hlm. 278.
36. Qur’an, 2:282.
Jack
Oktober 12th, 2011 pada 08:22
MUSHAF ‘UTHMANI
Selama pemerintahan `Uthman, yang dipilih oleh masyarakat melalui bai’ah () yang amat terkenal sebagai khalifah ketiga, umat Islam sibuk melibatkan diri di medan jihad yang membawa Islam ke utara sampai ke Azerbaijan dan Armenia. Berangkat dari suku kabilah dan provinsi yang beragam, sejak awal para pasukan tempur memiliki dialek yang berlainan dan Nabi Muhammad , di luar kemestian, telah mengajar mereka membaca AI-Qur’an dalam dialek masing-masing, karena dirasa sulit untuk meninggalkan dialeknya secara spontan. Akan tetapi sebagai akibat adanya perbedaan dalam menyebutkan huruf Al-Qur’an mulai menampakkan kerancuan dan perselisihan dalam masyarakat.
1. Sikap ‘Uthman terhadap Perselisihan Bacaan
Hudhaifa bin al-Yaman dari perbatasan Azerbaijan dan Armenia, yang telah menyatukan kekuatan perang Irak dengan pasukan perang Suriah, pergi menemui ‘uthman, setelah melihat perbedaan di kalangan umat Islam di beberapa wilayah dalam membaca Al-Qur’an-Perbedaan yang dapat mengancam lahimya perpecahan. “Oh khalifah, dia menasihati, ‘Ambillah tindakan untuk umat ini sebelum berselisih tentang kitab mereka seperti orang Kristen dan Yahudi.’ “1
Adanya perbedaan dalam bacaan Al-Qur’an sebenarnya bukan barang baru sebab ‘umar sudah mengantisipasi bahaya perbedaan ini sejak zaman pemerintahannya. Dengan mengutus Ibn Mas’ud ke Irak, setelah ‘umar diberitahukan bahwa dia mengajarkan AI-Qur’an dalam dialek Hudhail2 (sebagaimana Ibn Mas’ud mempelajarinya), dan ‘umar tampak naik pitam:
AI-Qur’an telah diturunkan dalam dialek Quraish ( ), maka ajarkanlah menggunakan dialek Quraish, bukan menggunakan dialek Hudhail.3
Dalam masalah ini komentar Ibn Hajar dirasa sangat penting. “Bagi kalangan umat Islam bukan Arab yang ingin membaca Al-Qur’an,” katanya. “pilihan bacaan yang paling tepat adalah berdasarkan dialek Quraishi ( ). Sesungguhnya dialek Quraish merupakan pilihan terbaik bagi kalangan Muslim bukan Arab (sebagaimana semua dialek Arab sama susahnya bagi Mereka).4
Hudhaifa bin al-Yaman mengingatkan khalifah pada tahun 25 H dan pada tahun itu juga ‘Uthman menyelesaikan masalah perbedaan yang ada sampai tuntas. Beliau mengumpulkan umat Islam dan menerangkan masalah perbedaan dalam bacaan AI-Qur’an sekaligus meminta pendapat mereka tentang bacaan dalam beberapa dialek, walaupun beliau sadar bahwa beberapa orang akan menganggap bahwa dialek tertentu lebih unggul sesuai dengan afliasi kesukuan.5 Ketika ditanya pendapatnya sendiri beliau menjawab (sebagaimana diceritakan oleh ‘Ali bin Abi Talib),
“Saya tahu bahwa kita ingin menyatukan manusia (umat Islam) pada satu Mushaf (dengan satu dialek) oleh sebab itu tidak akan ada perbedaan dan perselisihan” dan kami menyatakan “sebagai usulan yang sangat baik).”6
Terdapat dua riwayat tentang bagaimana ‘uthman melakukan tugas ini. Sam di antaranya (yang lebih masyhur) beliau membuat naskah mushaf semata-mata berdasarkan kepada Suhuf yang disimpan di bawah penjagaan Hafsa, bekas istri Nabi Muhammad saw. riwayat kedua yang tidak begitu terkenal menyatakan, ‘uthman terlebih dahulu memberi wewenang pengumpulan Mushaf dengan menggunakan sumber mana, sebelum membandingkannya dengan Suhuf yang sudah ada. Kedua-dua versi riwayat sepaham bahwa Suhuf yang ada pada Hafsa memainkan peranan penting dalam pembuatan Mushaf ‘Uthmani.
2. ‘Uthman Menyiapkan Mushaf Langsung dari Suhuf
Berdasarkan pada riwayat pertama `Uthman memutuskan berupaya dengan sungguh-sungguh untuk melacak Suhuf dari Hafsa, mempercepat menyusun penulisan, dan memperbanyak naskah. AI-Bara’ meriwayatkan,
Kemudian ‘Uthntan mengirim surat kepada Hafsa yang menyatakan. “Kirimkanlah Suhuf kepada kami agar kami dapat membuat naskah yang sempurna dan kemudian Suhuf akan kami kembalikan kepada anda.” Hafsa lalu mengirimkannya kepada ‘Uthman, yang memerintahkan Zaid bin Thabit, `Abdullah bin az-Zubair, Sa’id bin al-’As, dan ‘AbdurRahman bin al-Harith bin Hisham agar memperbanyak salinan (duplicate) naskah. Beliau memberitahukan kepada tiga orang Quraishi, “Kalau kalian tidak setuju dengan Zaid bin Thabit perihal apa saja mengenai Al-Qur’an, tulislah dalam dialek Quraish sebagaimana AIQur’an telah diturunkan dalam logat mereka.” Kemudian mereka berbuat demikian, dan ketika mereka selesai membuat beberapa salinan naskah `Uthman mengembalikan Suhuf itu kepada Hafsa…7
3. ‘Uthman Membuat Naskah Mushaf Tersendiri
i. Pelantikan Sebuah Panitia yang Terdiri dari Dua belas Orang untuk Mengawasi Tugas Ini
Riwayat kedua adalah pendapat yang agak rumit dan kompleks. Ibn Sirin, (w. 110 H.) meriwayatkan,
Ketika ‘Uthman memutuskan untuk menyatukan ( ) Al-Qur’an, dia mengumpulkan panitia yang terdiri dari dua belas orang dari kedua-dua suku Quraish dan Ansar. Di antara mereka adalah Ubayy bin Ka’b dan Zaid bin Thabit.8
Identitas dua betas orang ini bisa dilacak melalui beberapa sumber. AIMu’arrij as-Sadusi menyatakan, “Mushaf yang baru disiapkan diperlihatkan pada (1) Sa’id bin al-’As bin Sa’id bin al-’As untuk dibaca ulang;”9 dia menambahkan (2) Nafi’ bin Zubair bin `Amr bin Naufal.10 Yang lain termasuk (3) Zaid bin Thabit, (4) Ubayy bin Ka’b, (5) ‘Abdullah bin az-Zubair, (6) ‘Abrur-Rahman bin Hisham, dan (7) Kathir bin Aflah.11 Ibn Hajar menyebutkan beberapa nama lain: (8) Anas bin Malik, (9) ‘ Abdullah bin ‘Abbas, dan (10) Malik bin Abi ‘Amir.12 Dan al-Baqillani menyebutkan selebihnya (11) ‘Abdullah bin `Umar, dan (12) `Abdullah bin ‘Amr bin al-’As.13
ii. Penyusunan Sebuah Naskah Sendiri (Otonom)
‘Uthman memercayakan pada dua belas orang di atas tadi untuk mengurusi tugas ini dengan mengumpulkan dan menabulasikan AI-Qur’an, yang ditulis di atas kertas kulit pada zaman Nabi Muhammad Sejarawan ulung, Ibn `Asakir (w. 571 H.) menyebutkan dalam bukunya History of Damascus (sejarah Damaskus):
Dalam ceramahnya ‘Uthman mengatakan, “Orang-orang telah berbeda dalam bacaan mereka, dan saya menganjurkan kepada siapa saja yang memiliki ayat-ayat yang dituliskan di hadapan Nabi Muhammad 14 hendaklah diserahkan kepadaku.” Maka orang-orang pun menyerahkan ayat-ayatnya, yang ditulis diatas kertas kulit dan tulang serta daun-daun, dan siapa saja yang menyumbang memperbanyak kertas naskah, mulamula akan ditanya oleh `Uthman, “Apakah kamu belajar ayat-ayat ini (seperti dibacakan) langsung dari Nabi sendiri?” Semua penyumbang menjawab disertai sumpah,15 dan semua bahan yang dikumpulkan telah diberi tanda atau nama satu per satu yang kemudian diserahkan pada Zaid bin Thabit.16
Malik bin AN ‘Amir mengaitkan,
Saya salah seorang dari mereka yang menulis Mushaf (dari sumber yang tertulis), dan jika ada kontroversi mengenai ayat-ayat tertentu mereka akan bertanya, “Dari mana si penulis (di kertas kulit ini)? Bagaimana Nahi Muhammad mengajar dia tentang ayat ini secara tepat?” Dan mereka akan meringkas tulisan, dan meninggalkan sebagian tempat kosong dan mengirimkannya kepada orang itu disertai pertanyaan untuk mengklarifikasi tulisannya.17
Oleh karena itu, naskah Mushaf independen itu muncul secara bertahap, dengan ke dua belas orang itu mengesampingkan semua ayat yang tidak pasti dalam ejaan konvensional, agar supaya ‘Uthman dapat melihatnya secara pribadi.18 Abu `Ubaid mencatat beberapa masalah yang ada. Salah satu yang tidak pasti contohnya dalam hal ejaan at-tabut, di mana menggunakan `t’ terbuka (maftuhah) ( ) atau tertutup (marbutah) (). Hani al-Barbari, seorang langganan ‘Uthman, meriwayatkan:
Saya bersama ‘Uthman tatkala panitia sedang sibuk membandingbandingkan Mushaf. Dia mengutus saya agar menemui Ubayy bin Ka’b dengan tulang balm kambing yang bertulisan tiga kata yang berbeda dari tiga stirah yang berbeda-beda (masing-masing dari 2:259, 30:30, dan 86:17), memintanya agar mengecek kembali ejaan-ejaannya. Lalu Ubayy menuliskannya (dengan ejaan yang sudah diubah).
iii. ‘Uthman Mengambil Suhuf dari ‘A’ishah Sebagai Perbandingan
‘Umar bin Shabba, meriwayatkan melalui Sawwar bin Shabib, melaporkan:
Saya masuk ke kelompok kecil untuk bertemu dengan Ibn az-Zubair, lalu saya menanyakan kepadanya kenapa ‘Uthman memusnahkan semua naskah kuno AI-Qur,an…. Dia menjawab, “Pada zaman pemerintahan ‘Umar ada pembual bicara yang telah mendekati Khalifah memberitahukan kepadanya bahwa orang-orang telah berbeda dalam membaca AI-Qur’an. ‘Umar menyelesaikan masalah ini dengan mengumpulknn semua salinan naskah AI-Qur’an dan menyamakan bacaan mereka, tetapi menderita yang sangat fatal akibat tikaman maut sebelum beliau dapat melakukan upaya lebih lanjut. Pada zaman pemerintahan ‘Uthman orang yang sama datang untuk mengingatkannya masalah yang sama di mana kemudian ‘Uthman memerintahkan untuk membuat Mushaf tersendiri (independent). Lalu dia mengutus saya menemui bekas istri Nabi Muhammad %%% , ‘A’ishah, agar mengambil kertas kulit (suhuf) yang Nabi Muhammad %%% sendiri telah mendiktekan keseluruhan Al-Qur’an. Mushaf yang dikumpulkan secara independent kemudian di dibandingkan dengan Suhuf ini, dan setelah melakukan koreksi terhadap kesalahan-kesalahan yang ada, kemudian ia menyuruh agar semua salinan naskah Al-Qur’an dimusnahkan.23
Walaupun riwayat ini dianggap lemah menurut ukuran para ahli hadith (traditionist), tapi ada gunanya dalam menyebutkan riwayat ini yang menerangkan pengambilan Suhuf yang ada di bawah pengawasan atau penjagaan ‘A’ishah.24 Riwayat di bawah ini bagaimanapun menguatkan riwayat sebelumnya. Ibn Shabba meriwayatkan dari ‘Harun bin ‘Umar, yang mengaitkan bahwa,
Ketika ‘Uthman hendak membuat salinan (naskah) resmi, dia meminta ‘A’ishah agar mengirimkan kepadanya kertas kulit (Suhuf) yang dibacakan oleh Nabi Muhammad %%%. yang disimpan di rumahnya. Kemudian dia menyuruh Zaid bin Thabit membetulkan sebagaimana mestinya, pada waktu itu beliau merasa sibuk dan ingin mencurahkan waktunya mengurus masyarakat dan membuat ketentuan hukum sesama mereka.25
Begitu juga [bn Ushta (w. 360 H./ 971 M.) melaporkan di dalam al Masahif, dalam penyelesaian masalah pembuatan naskah AI-Qur an tersendiri dengan menggunakan sumber utama, ‘Uthman mengutus seseorang ke rumah ‘A’ishah agar mengambil Suhuf Dalam usaha ini beberapa kesalahan telah terjadi dalam Mushaf yang kemudian ditashih sebagaimana mestinya.26
Dan riwayat-riwayat ini kita tahu bahwa ‘Uthman menyiapkan salinan Mushaf independent berdasarkan secara keseluruhannya pada sumber-sumber primer termasuk tulisan-tulisan sahabat ditambah dengan Suhuf dari ‘A’ishah.27
iv. ‘Uthman Mengambil Suhuf dari Hafsa Guna Melakukan Verifikasi
Ibn Shabba melaporkan,
Zaid bin Thabit berkata, “Ketika saya melakukan revisi Mushaf ‘Uthmani (Mushaf yang dibuat sendiri) saya temukan kekurangan satu ayat () kemudian saya mencarinya di kalangan kaum Muhajirin dan Ansar (Karena mereka itu yang menulis AI-Qur’an pada zaman Nabi Muhammad saw.), sehingga saya mendapatkannya dari Khuzaimah bin Thabit al-Ansari. Kemudian saya menuliskannya… Lalu saya merevisinya sekali lagi dan tidak menemukan sesuatu (yang meragukan). `Uthman kemudian mengutus menemui Hafsah minta agar meminjamkan Suhuf yang dipercayakan pada dirinya; Hafsah lalu memberikan setelah `Uthman berjanji pasti atau bernazar hendak mengembalikan. Dalam perbandingan kedua ayat ini, saya tidak melihat adanya perbedaan. Kemudian saya kembalikan pada ‘Uthman dan penuh kegembiraan, dia menyuruh orang-orang membuat duplikat naskah dari Mushaf itu.”
Jadi pada waktu itu naskah yang dibuat sendiri (independen) telah dibandingkan dengan Suhuf resmi yang sejak semula ada pada Hafsah.
Seseorang bisa jadi keheran-heranan mengapa khalifah ‘Uthman bersusah payah mengumpulkan naskah tersendiri (otonom) sedang akhimya juga dibandingkan dengan Suhuf juga. Alasannya yang paling mendekati kemungkinan barangkali sekadar upaya simbolik. Satu dasawarsa sebelumnya ribuan sahabat, yang sibuk berperang melawan orang-orang murtad di Yamamah dan di tempat lainnya, tidak bisa berpartisipasi dalam kompilasi Suhuf Untuk menarik lebih banyak kompilasi bahan-bahan tulisan, naskah ‘Uthman tersendiri (independen) memberi kesempatan kepada sahabat yang masih hidup untuk melakukan usaha yang penting ini.
Dalam keterangan di atas, tidak terdapat inkonsistensi di antara Suhuf dan Mushaf tersendiri (independen), dan dari dua kesimpulan yang luas ini terdapat: pertama, sejak awal teks AI-Qur’an sudah benar-benar kukuh dan tidak cair (sebagaimana sementara menuduh) dan rapuh sehingga abad ketiga; dan kedua, Metodologi yang dipakai dalam kompilasi AI-Qur’an pada zaman kedua pemerintahan sangat tepat dan akurat.
1. AI-Bukhari, Sahih, hadith no. 4987; Abu ‘Ubaid, FadA’il, hlm. 282. terdapat banyak lagi laporan tentang masalah ini.
2. Salah satu suku mayoritas di daratan Arabia pada zaman itu.
3. Ibn Hajar, Fathul Bari, ix: 9, Kutipan Abu Dawud
4. lbid, ix: 27
5. Lihat Abi Dawud, al -Masahif, hlm. 22. Dalam kejadian ini banyak perbedaan pendapar telah diberikan dalam menentukan tahun yang sebenar dari tahun 25-30 Hijrah. Saya mengadopsi pendirian Ibn Hajar. Lihat as Suyuti, al-Itqan, I : 170.
6. Ibn Abi Dawud, al-Magahif, hlm. 22. Lihat juga Ibn Hajar, Farhul Bari, x: 402.
7. Ibn Hajar, Fathul Bari, ix: ii, hadith no. 4987; Ibn Abi Dawud, al-Masahif, hlm. 19-20; Abu ‘Ubaid, Fada’il, hlm. 282
8. Ibn Sa’d, Tabaqat, iii/2:62. perlu dicatat bahwa Ibn Sirin menggunakan kata (mengumpulkan).
9. AI-Mu’arrij as-Sadusi, Kitab Hadhfin min Nasb Quraish, hlm. 35.
10. Ibid,hlm 42.
11. Ibn Abi Dawud, al-Masahif, hlm. 20, 25-26.
12. lbn Hajar, Fathur Bari, ix 19.
13. AI-Baqillani, al-Intisar (ringkasan), hlm. 358.
14. Penjelasan yang cukup detail tentang salah satu Mushaf pribadi (lihat hlm. 100-2) yang mengemukakan bahwa kedua belas orang tersebut terbagi kepada Iebih dari satu kelompok, yang setiap dari mereka membaca (mendiktekan) dan bekerja secara independen.
15. Ibn Manzur, Mukhtasr Tarikh Dimashq, xvi: 17l-2; lihat juga Ibn Abi Dawud, al-Masahif, hlm. 23-24.
16. A. Jeffery (Penyunting), Muqaddimatan, hlm. 22. Tanda (seperti nama penulis) mungkin bisa disimpulkan dari pernyataan Malik di kutipan selanjutnya.
17. Ibn Abi Dawud, al-Masahif, hlm. 21-22
18. Ibn Abi Dawud, al-Masahif, hlm. 19, 25.
19. Qur’an 2:259.
20. Qur’an 30:30
21. Qur’an 86:17
22. Abu ‘ Ubaid, Fada’il, hlm. 286-7.
23. Ibn Shabba, Tarikh al-Madinah, hlm. 990-991; lihat juga as-Suyuti, al-Itqan, ii:272, Mengutip buku Ibn Ushta, al-Masahif.
24. Salah satu perawi di riwayat ini sangat rendah reputasinya ( %%% : matruk).
25. Hat Shabba, Tarikh al-Madinah, hlm. 997
26. As-Suyuti, al-Itqan, ii: 272
27. Ini boleh disimpulkan dalam hadith berikut ini yang diriwayatkan oleh al-Bukhari,
- Zaid bin Thabit melaporkan bahwa ketika dia mengumpulkan AI-Qur’an pada zaman pemerintahan Abu Bakr, dia tidak dapat mendapatkan dua ayat terakhir surah al-Bara’ah sehingga dia bertemu dengan Abu Khuzaimah al-Ansari, dengan tiada seorang pun yang memiliki salinan utama (tangan pertama). Suhuf yang sudah Iengkap disimpan di bawah penjagaan Abu Bakr sampai dia meninggal … (al-Bukhari, sahih, hadith no. 4986)
- Kharijah bin Zaid bin Thabit meriwayatkan dari bapaknya Zaid bin Thabit, ” ketika kami menulis Mushaf, saya tidak menemukan satu ayat (no. 23 dari surah al-Ahzab) yang selalu saya dengar dari bacaan Rusulullah saw. Kami mencarinya sehingga kami dapatkan dari Khuzaimah bin Thabit al-.Ansari, lalu kami masukkan ke dalam surah yang tepat dalam Mushaf.” (al-Bukhari. Sahih, Hadith no. 4988).
Kedua hadith ini menyebabkan kekeliruan di kalangan ilmuwan, disebabkan kemungkinan besar ada dua nama. Perlu dicatat bahwa dua nama ini berbeda: Khuzaimah dan Abu Khuz.aimah. Sekarang jika kita baca hadith-hadith ini dengan teliti, kita akan melihat bahwa Zaid menggunakan kata Suhuf untuk kompilasi AI-Qur’an pada zaman pemerintahan Abu Bakr, dan kala Mushaf atau Masahif (kata majemuk untuk Mushaf) digunakan di bawah bimbingun `Uthman. Oleh karena itu, kila mungkin bisa menyimpulkan bahwa kedua ini conloh koleksi yang berbeda. (Perlu dicatat hadith nomor 4986 menerangkan bagian kompilasi AI-Qur’an di masa Abu Bakr dan nomor 4989 menerangkan pada zaman ‘Uthman.). Jika kita pertimbangkan kompilasi kedua adalah tugas Zaid dalam mempersiapkan Mushaf independent, maka semuanya jadi jelas. Di satu segi, kalau kita asumsikan bahwa Zaid hanya membuat duplikat salinan untuk ‘ Uthman dari suhuf Abu Bakr, bukan salinan sendiri, maka kita harus berhadapan dengan pertanyaan kenapa Zaid tidak bisa menemukun ayat no. 23 dari surah al-Ahzab- sedangkan semua ayat seharusnya sudah ada di hadapannya. Yang menarik juga bahwa Zaid menggunakan kata ganti single orang pertama (saya) dalam riwayat pertama dan menggunakan kata ganti banyak orang pertama (kami) pada riwayat kedua, yang menunjukkan perbuatan kelompok di dalam riwayat kedua. Semua ini menguatkan pandangan yang berpendapat bahwa kompilasi kedua sesungguhnya menunjukkan usaha yang lain (independen).
28. Ibn Shabba, Tarikh al-Madinah, hlm. 1001-2.
Mandra
Oktober 12th, 2011 pada 08:23
@Trans Ind
Anda : BOS YANG DILIHAT PAULUS ITU TUHAN YESUS BOS…JELAS DITULIS…YESUS YANG KAU ANIAYA [KIS 9:5 Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.]…MANUSIA DAPAT MELIHAT TUHAN DALAM WUJUD YESUS….KRN YESUS ADALAH GAMBAR DAN WUJUD ALLAH[KOL 1:15;IBR 1:3]….
===> Jadi ada dua pendapat tentang melihat Tuhan :
Yang pertama : Keluaran 33:20 Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.”
Yang kedua : KIS 9:5 Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
===> He he he…Berarti Tuhanmu gak Konsisten ya…kalau ada dua hal yang bertentangan, tidak mungkin ke dua-2nya benar. Dan juga melihat kasus yang anda tampilkan, jika tidak benar, maka ke dua-2nya salah. Kok Tuhan anda Plin Plan? Bukankah anda mati-2 an mengatakan di dalam PL yang bersabda juga Yesus? Kalau memang awalnya tidak bisa dilihat, atau yang melihat tidak dapat hidup, kenapa kok yang kedua bisa dilihat dan yang melihat bisa hidup? Kalau anda menggunakan otak anda, pasti akan anda temukan keanehan di sini. He he he… Asah otak anda agar tidak macet lagi….
Anda : Anda tentu tahu ungkapan ‘I’m very sorry for your lost. …’,
nah, apakah yang mengungkapkan sorry ini adalah ‘pihak yang guilty (bersalah)?’
Kata sorry , tidak selalu berkonotasi ‘sorry, karena yang bersangkutan perbuatan salah’.
===> Kok lari-2 bung…. Ha ha ha ha….Sekarang siapa yang berfirman disana? Siapa yang mengucapkan penyesalan itu? Bukankah Tuhan menyesal dan menyalahkan diriNya sendiri, akibat kesalahan penciptaan? Ini literal bung. Harfiah, bukan perumpamaan. Anda bilang ini perumpamaan? Mau anda putar-2 lagi bung. Anda pikir semua debater Muslim di sini baru duduk di sekolah TK? Hua ha ha … Sepertinya, anda tidak mengerti apa yang anda postingkan. Saya tahu yang anda postingkan adalah kutipan. Tapi dibaca dulu konteksnya bung! Jangan asal posting… Sekarang bertambah kelas tingkat intelektual anda berada dimana bung Trans.
Anda : Misalnya,
- ‘Presiden menyesalkan kejadian kecelakaan pesawat Mandala di Medan’, apakah hal ini boleh dikatakan Presiden berbuat salah, atau suatu penyataan bahwa dia tidak berpendirian?
- Pak RT menyesal atas kejadian akibat perbuatan anaknya, nah apakah Pak RT ini bersalah? yang benar Pak RT ini sedih (terpukul) atas sesuatu yang dilakukan anaknya.
===> Hua ha ha ha…. Saya tanya anda, apakah Presiden yang membuat pesawat?
Sehingga ketika terjadi kecelakaan Presiden jadi menyesal? Sekarang Bandingkan ayat ini : Kej. 6:7 Berfirmanlah TUHAN: “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka.”===> Naaah jelas khan, bahwa Tuhan anda tidak Maha Tahu. Dia menciptakan makhlukNya, dan makhluknya berbuat salah sehingga Dia menyesal telah menciptakan makhluknya. Sudah paham sekarang bung? Mau diplintir lagi? Makanya jangan asal telan itu doktrin gereja. Buahnya ya seperti anda, M Jibril, Luga , M. Firman yang kesemuanya adalah pecundang. He he he….
Jack
Oktober 12th, 2011 pada 08:25
MUSHAF ‘UTHMANI
Penentuan dan Pendistribusian Mushaf ‘Uthmani
i. Naskah Terakhir Dibacakan di Depan Para Sahabat
Naskah penentuan ini, ketika diverifikasi dan dicek dengan Suhuf yang dari Hafsa, lalu,
“dibacakan kepada sahabat di depan ‘Uthman.”29 Dengan selesainya pembacaan itu, dia mengirimkan duplikat naskah Mushaf untuk disebar luaskan ke seluruh wilayah negara Islam. Perintah ‘Uthman yang umum kepada orangorang “Tulislah Mushaf” terkesan bahwa dia menghendaki para sahabat mem’buat duplikat naskah Mushaf untuk kegunaan mereka masing-masing.
ii. Jumlah Naskah Mushaf yang Telah disahkan
Berapakah banyak Naskah yang telah dibagi-bagikan oleh ‘Uthman? Menurut beberapa laporan, ada empat: Kufah, Basra, dan Suriah, yang satu lagi disimpan di Madinah; Riwayat lain menambahkan Mekah, Yaman dan Bahrain. Ad-Dani lebih cenderung menerima laporan (riwayat) pertama.30 Profesor Shauqi Daif percaya bahwa delapan naskah telah dibuat, karena ‘Uthman mengambil satu untuk din sendiri.31 Untuk menguatkan pendapat ini, kita tahu bahwa Khalid bin Ilyas telah membuat perbandingan antara Mushaf yang disimpan ‘Uthman dan yang disediakan untuk Madinah,32 oleh karena itu, delapan tempat untuk naskah mushaf kelihatannya lebih masuk akal. AIYa’qubi, seorang sejarawan Syi’ah, berkata bahwa ‘Uthman mengirim Mushaf ke Kufah, Basra, Madinah, Mekah, Mesir, Suriah, Bahrain, Yaman, dan alJazirah, kesemuanya itu adalah sembilan.33 Ini sebagai bukti bahwa selama proses penyiapan naskah Mushaf ini, beberapa orang menulis beberapa naskah lagi untuk kegunaan mereka masing-masing. Studi tentang salah satu naskah yang tidak resmi akan dipaparkan pada halaman 100-2 (tlg. sesuaikan)
iii. ‘Uthman Membakar Seluruh Manuskrip yang Lain
Dengan selesainya tugas ini, tinta di atas naskah terakhir telah kering, dan duplikat naskah pun telah dikirimkan, maka tidak dirasa perlu lagi adanya fragmentasi tulisan Al-Qur’an bergulir di tangan orang-orang. Oleh karena itu, semua pecahan tulisan (fragmentasl) Al-Qur’an telah dibakar. Mus’ab bin Sa’d menyatakan bahwa masyarakat dapat menerima keputusan ‘Uthman; setidaknya tak terdengar kata-kata keberatan.34 Riwayat lain mengukuhkan kesepakatan ini, termasuk Ali bin Abi Talib berkata,
Demi Allah, dia tidak melakukan apa-apa dengan pecahan-pecahan (Mushaf) kecuali dengan persetujuan kami semua (tidak ada seorang pun di antara kami yang membantah).
iv. ‘Uthman Mengirim Pembaca Al-Qur’an dilengkapi Dengan Mushaf
Tiada naskah yang dikirim tanpa seorang qari’ ( : Pembaca). Ini termasuk Zaid bin Thabit ke Madinah, ‘Abdullah bin as-Sa’ib ke Makkah, al Mughirah bin Shihab ke Suriah, ‘Amir bin ‘Abd Qais ke Basra dan Abu ‘Abdur-Rahman as-Sulami ke Kufah. ‘Abdul-Fattah al-Qadi berkata:
“Setiap ilmuwan (‘ulama’) ini membacakan kepada masyarakat kota masing-masing menurut tata cara seperti apa yang mereka pelajari secara autentik, bermacam-macam riwayat sampai ke Nabi Muhammad , sehingga riwayat-riwayat yang ada satu dengan lainnya sama dan sesuai dengan kerangka konsonan Mushaf. Cara bacaan yang sampai hanya melalui satu jalur (atau mencakup ayat-ayat yang telah dimansukh sewaktu Nabi Muhammad masih hidup) kesemuanya dihilangkan atau dikesampingkan. Pengiriman para pembaca dilengkapi dengan Mushaf berarti membatasi kemungkinan-kemungkinan bahwa yang sesuai dengan skrip konsonan (yang diakui) hanya terbatas pada hal-hal yang telah dinyatakan autentik dan mendapat pengukuhan atau pengakuan … Pengiriman seorang ulama dengan sebuah Mushaf oleh karenanya, menerangkan bahwa bacaan yang betul adalah berdasarkan sistem belajar secara langsung dengan guru yang jalur transmisinya sampai ke Nabi Muhammad , tidak hanya tergantung kepada skrip atau ejaan yang umum dipakai.”37
Naskah Mushaf `Uthmani yang terdahulu hanya terdapat huruf-huruf konsonan (karakter), tidak ada huruf vokal (baris) dan titik,38 seperti digambarkan pada gambar 7.1 diambil dari salah satu Mushaf yang ditulis dalam skrip Hejazi.39
Naskah ini bisa dibaca salah dalam berbagai macam cara.40 Di dalam melakukan pengumpulan yang kedua, tujuan pertama ‘Uthman adalah ingin menutup semua celah-celah perbedaan dalam bacaan Al-Qur’an; hanya dengan mengirim Mushaf atau mengirimkannya sekalian dengan seorang pembaca akan memberikan kebebasan juga untuk menggunakan satu cara bacaan, yang akhirnya bertentangan dengan penyatuan yang dikehendaki oleh ‘Uthman di dalam masyarakat. Oleh karena itu, adanya kesatuan secara total yang ada pada teks AI-Qur’an di seluruh dunia selama empat belas abad, di pelbagai negara dengan warna-warni sekte yang ada, merupakan bukti keberhasilan ‘Uthman yang tak mungkin tersaingi oleh siapa pun dalam menyatukan umat Islam pada satu teks.
Gambar 7.1: Contoh Mushaf terdahulu yang ditulis dalam skrip Hejazi. Perlu dicatat tidak ada kerangka titik. Kehormatan Museum Arsip Negara Yaman.
v. Perintah ‘Uthman dengan Mushaf yang Dikirimkan
1. ‘Uthman memerintahkan agar semua Mushaf milik pribadi yang berbeda dengan Mushaf miliknya harus dibakar, jika gagal dalam menghapuskan Mushaf-Mushaf ini maka akan dapat memicu munculnya perselisihan kembali. Anas bin Malik melaporkan,
Mengirimkan setiap pasukan tentara Muslim dengan satu Mushaf, lalu ‘Uthman menginstruksikan mereka agar membakar semua naskah Mushaf yang berbeda dengan Mushafnya (‘Uthmani).
Pernyataan Anas hanya merupakan satu skenario dari sekian banyak yang lain. Menurut riwayat lain, `Uthman memerintahkan untuk membakar atau merobek-robek semua naskah yang terdahulu.42 Dalam riwayat lain, dengan menghapus tintanya. Abu Qilaba menyatakan, “‘Uthman menulis surat ke setiap pusat (center), ‘Saya… telah menghapus apa yang saya miliki (naskah), sekarang hapuslah kepunyaan kalian’.”43 Suatu ketika, satu delegasi dari Irak pergi menuju Madinah dan mengunjungi anak Ubayy, untuk memberitahukan bahwa mereka berjalan dengan susah payah hanya untuk melihat Mushaf Ubayy. Dia menjawab bahwa ‘Uthman sudah mengambilnya. Dia pikir mungkin dia enggan menjawab, lalu mereka bertanya lagi dan temyata dia mengulangi jawaban yang sama.44
Ibn Hajar berkata walaupun sebagian besar laporan menggunakan kata at-tahriq ( : bakar), semua kemungkinan harus dipertimbangkan. Nasib setiap pecahan tulisan naskah tergantung kepada tiap individu yang memiliki: apakah hendak di hapus, dibakar, atau dirobek-robek.45 Saya percaya ada kemungkinan lain. Beberapa orang mungkin memilih untuk membandingkan Mushaf pribadi mereka dengan Mushaf ‘Uthmani dan, saat terlihat adanya perbedaan, mereka mengubahnya. Pemyataan ‘Abdul-A’la bin Hakam al-Kitabi memberi ciri-ciri seperti berikut ini,
“Ketika masuk ke rumah Abu Musa al-Ash’ari, saya menjumpai dia ditemani oleh Hudaifa bin al-Yamn sedang ‘Abdullah bin Mas’ud di atas lantai… Mereka berkumpul mengelilingi Mushaf yang dikirim oleh ‘Uthman, dengan membawa Mushaf mereka masing-masing secara teratur untuk membetulkannya berdasarkan kepada Mushaf `Uthmani. Abu Musa berkata kepada mereka, ‘Apa saja yang kamu dapat dalam Mushaf saya dan terdapat pada Mushaf `Uthmani (tambahan), maka jangan dibuang, dan jika anda jumpai ada yang tertinggal dari Mushaf saya, maka tuliskanlah.”46
2. Perintah kedua `Uthman adalah agar tidak membaca sesuatu yang bertentangan dengan skrip Mushaf ‘Uthmani. Kesepakatan sebagian besar (unanimous) untuk mengubah semua naskah telah melahirkan skrip dan ejaan Mushaf ‘Uthmani sebagai standard baru; dan sejak saat itu setiap Muslim yang belajar Al-Qur’an harus sesuai dengan teks Mushaf ‘Uthmani. Apabila ada orang yang belajar bertentangan dengan Mushaf ‘Uthmani, maka dia tidak boleh membaca atau mengajarkannya dengan cara yang berbeda.47 Jadi apa yang dia bisa lakukan? Solusi yang paling mudah, dia menghadiri group pembaca yang resmi, untuk mempelajari AI-Qur’an berdasarkan kepada kondisi yang telah disediakan dan mendapatkan hak keistimewaan untuk mengajar dan membaca. Kesuksesan ‘Uthman yang tidak ada bandingannya dalam masalah ini adalah bukti positif bahwa upaya yang dilakukan telah memperharum suara masyarakat.
29. Ibn Kathir, Fada’il, vii: 450.
30. Ad-Dani, al-Muqni, hlm. 9; lihat juga Ibn Kathir (yang cenderung tujuh), Fada’il, vii: 445.
31. Shauqi Daif, Kitab as-Sab’a of lbn Mujahid, pendahuluan, hlm. 7.
32. Lihal hIm.110-112.
33. Al-Ya’qubi, Tarikh, ii: 170
34. Abu ‘Ubaid, Fada’il, hlm. 284; ad-Dani, al-Muqni’, hlm. 18.
35. Ibn Abi Dawud, al-Masahif, hlm. 22; lihat juga hlm. 12, 23 .
36. ‘Abdul-fattah al-Qadi, “al-Qira’at fi Na ar al-Mustashriqin wa al-Mulhidin’, Majallat alAzhar, vo1.43/2, 1391 (1971). hlm. 175.
37. Salinan dalam bahasa Inggris (Indonesia) bukan kata demi kata, tetapi hanya dimaksudkan untuk menyampaikan poin-poin tentang riwayat.
38. Untuk gambaran yang Iebih detail tentang titik, lihat hlm. 150-156.
39. Beberapa Mushaf ‘Uthmani yang resmi pertama kali ditulis dalam skrip Hejazi dalam jumlah yang banyak. Banyak sekali sifat-sifat Mushaf ‘Uthmani di seluruh dunia (lihat hlm 315-8..). Dan sangat tidak mungkin untuk menkonfirmasikan atau menolak klaim Mushaf ‘Uthmani, sedangkan salinan itu sendiri tidak menyatakan apa-apa tentang hal ini, sifat-sifat seperti itu mungkin merefleksikan bahwa sebenarnya salinan itu disalin dari salah satu Mushaf yang dikirim oleh ‘Uthman.
40. Salah satu tuduhan adalah Mushaf ‘Uthmani yang tidak ada titik menyebabkan timbulnya perbedaan-perbedaan dalam bacaan Al-Qur’an. Lihat bab II untuk kajian lebih lengkap dalam masalah ini.
41. Ibn Abi Dawud, al-Masahif, hlm. 19-20; lihat juga al-Bukhsri, Sahih, Bib Jam’i Al-Qur’an, hadith no. 4987; Ibn Kathir, Fada’il, vii: 442.
42. Ibn Hajar, Fathul Bari, ix: 20.
43. Ibid, ix: 21
44. Ibn Abi Dawud, al-Masahif, hlm. 25.
45. Ibn Hajar, Fathul Bari, ix: 21.
46. Ibn Abi Dawud, al-Masahif, hlm. 35
47. Konsep ini akan lebih dijelaskan di dalam diskusi selanjutnya (bab 12)
Jack
Oktober 12th, 2011 pada 08:29
dan baca juga QS Al-Qiyamah
75:17. Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.
75:18. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.
75:19. Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah penjelasannya.
jadi apakah anda dan kawan2 masih tetap akan beranggapan bahwa yang dijaga adalah kitabnya bukan isinya??
Jack
Oktober 12th, 2011 pada 08:33
JAWABAN BUNG MANDRA TIDAK BISA MENUNJUKKAN PENJAGAAN alloh terhadap alquran….krn alquran sendiri jelas dikatakan banyak bagian yang hilang….jadi kesimpulan => alloh yang katanya tuhan tidak sanggup menjaga kitab yang katanya akan ia jaga…ternyata ia dusta…bukti….alquran yang ada tidak asli lagi…
alloh = PEMBOHONG KELAS KAKAP….DAN TERBUKTI TIDAK MAHA KUASA…..MAAF NIH YE….
===============>>>
lantas menurut logika dangkal anda yang perlu dijaga adalah kitabnya??
jika ya maka lucu sekali kalau begitu, Al Quran diturunkan bukan berupa kitab yang jatuh dari langit sdr trans yang budiman
Jack
Oktober 12th, 2011 pada 08:54
DIMANAKAH PENJAGAAN ALLOH YANG KATANYA TUHAN…SEDANG MUSSAF-MUSSAF ITU BISA DIBAKAR OLEH USMAN….?????=>JIKA MEMANG ALLOH TUHAN SEHARUSNYA MAMPU MENJAGA MUSSAF-MUSSAF YNG ADA….TETAPI JUSTRU DIBIARKAN USMAN MERAJA LELA…MEMBAKAR SEMUA MUSSAF….
============>>>
tapi kandungan isinya tidak ikut dibakar bukan??
dan baca pula buku yang sudah saya copas kesini diatas
_________________________________________________________________
MUSSAF SEKARANG BANYAK PERBEDAAN ISINYA BOS JIKA ANDA MAU JUJUR YE…..
BUKTI…
Abullah ibn Mas’ud sebagai penulis AlQuran (katib) yang ditugaskan oleh Rasulullah untuk menulis AlQuran. Abudullah ibn Mas’ud adalah sahabat yang paling keras menolak Mushaf Uthman ibn Affan.=>PENULIS QURAN YANG DITUNJUK NABI MENOLAK QURAN SEKARANG…GMN DENGAN ANDA????PERCAYAKAH SEKARANG ASLI???DARI HONGKONG!!!
===========>>
jangan keburu emosi dulu sdr trans setelah semua rgumen anda dipatahkan oleh neter muslim disini.
“Ketika masuk ke rumah Abu Musa al-Ash’ari, saya menjumpai dia ditemani oleh Hudaifa bin al-Yamn sedang ‘Abdullah bin Mas’ud di atas lantai… Mereka berkumpul mengelilingi Mushaf yang dikirim oleh ‘Uthman, dengan membawa Mushaf mereka masing-masing secara teratur untuk membetulkannya berdasarkan kepada Mushaf `Uthmani. Abu Musa berkata kepada mereka, ‘Apa saja yang kamu dapat dalam Mushaf saya dan terdapat pada Mushaf `Uthmani (tambahan), maka jangan dibuang, dan jika anda jumpai ada yang tertinggal dari Mushaf saya, maka tuliskanlah.”(Ibn Abi Dawud, al-Masahif, hlm. 35)
sedangkan Ali bin Abi Talib berkata,
Demi Allah, dia tidak melakukan apa-apa dengan pecahan-pecahan (Mushaf) kecuali dengan persetujuan kami semua (tidak ada seorang pun di antara kami yang membantah).
_________________________________________________________________
betapa catatan sejarah tentang pengumpulan al-qur’an sungguh mengalami variasi
dan kontradiksi yang sangat mendasar.
Seorang pakar Al-qur’an di Indonesia yaitu DR. Quraish Shihab dalam pengantarnya untuk buku Rekonstruksi
Sejarah Al-Qur’an karya Taufik Adnan Amal, FKBA, 2001, berkata sbb :
halaman xvii … Artinya, masih diperlukan upaya-upaya serius untuk “mengakhiri” berbagai hal yang menyelimuti sejarah al-qur’an. ……………..
============>>>
hehehehehe tidak usah heran sdr trans, orang seperti itu banyak sekali seperti Ulil dengan Jil, nurcholis madjid dengan paramadinaa dll
dan silahkan dikunjungi
http://nahimunkar.com/awas-ada-gerakan-mengacak-acak-al-qur%E2%80%99an-2/
_________________________________________________________________
Sementara seorang pakar muslim dari Libanon, DR Subhi as Shalih berpendapat :
Membahas Ilmu Ilmu al-Qur’an DR. Subhi As Shalih Pustaka Firdaus, April 2001, hal 1 :
…. ada banyak riwayat dan pendapat dalam kitab-kitab sebelumnya yang saling bertentangan …. hal-hal yang kontradiktif
tadi merupakan sumber penyakit dan pangkal musibah bagi umat Islam.
Sementara seorang pemikir muda yaitu Sumanto Al-Qurtuby yang juga adalah Direktur Eksekutif ILHAM Institute berpendapat :
Sumber : Lubang Hitam Agama Sumanto Al-Qurtuby Penerbit RumahKata, 2005, halaman 36 – 37
Menyadari realitas sejarah yang demikian, umat Islam bukan melakukan kritik diri sebaliknya membela mati-matian
otoritas dan supremasi teks Al-Qur’an seraya menggembar-gemborkan sebagai teks yang otentik, asli, original, made in Tuhan,
bukan teks palsu, imitasi seperti Bibel, Injil dan lainnya. Ini adalah bagian dari lelucon yang tidak lucu dari
umat Islam yang katanya umat terbaik itu
===============>>>
hehehe anda mau membahas kicauan Islam liberal??oke saya layani
sebelumnya sebaiknya anda ajak teman2 anda kesini
sebagai pertanyaan pembuka maka saya akan bertanya
apa pandangan anda jika ada umat kristen yang menganggap yesus hanya sebagai manusia biasa bukan tuhan?
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 09:07
PERTANYAAN
Abu Bakr memutuskan bahwa 3 orang sahabat wajib untuk menulis kembali AlQuran yang akan diakui oleh negara; seorang penulis AlQuran (Katib) dan dua orang penghafal AlQuran (Hafidz).
1. Kenapa Uthman mengandalkan Khuzimah ibn Thabit Al Anshori; padahal Khuziamah ibn Thabit bukan penghafal AlQuran dan bukan pengulis AlQuran?
2. Kenapa Uthman ibn Affan tidak mengundang para sahabat yang lain supaya berjumlah 3 orang yaitu seorang penulis (katib) dan dua orang penghafal (Hafidz); sesuai dengan fatwa yang dibuat oleh Abu Bakr?
Surah At-Taubah diturunkan di Makkah. Semua Surah yang diturunkan di Makkah berhenti setelah Rasulullah hijrah ke Madinah; sehingga ayat ayat AlQuran yang diturunkan kemudian diturunkan di Madinah. Khuzaimah ibn Thabit AL ANSHORI (adalah orang Madinah); dia seorang sahabat dari Madinah.
3. Bagaimana mungkin Khuzaimah ibn Thabit Al Anshori dapat mengetahui 2 ayat yang diturunkan di Makkah yaitu Q 9:128 & 129; padahal para sahabat dari Makkah (Muhajirin) tidak ada yang mengetahuinya?
Beberapa sahabat menolak keras Mushaf Uthman ibn Affan misalnya Abdullah Ibn Mas’ud AL MUHAJIRIN; Abullah ibn Mas’ud sebagai penulis AlQuran (katib) yang ditugaskan oleh Rasulullah untuk menulis AlQuran. Abudullah ibn Mas’ud adalah sahabat yang paling keras menolak Mushaf Uthman ibn Affan.
Jack
Oktober 12th, 2011 pada 09:10
LAPORAN IBN AL-NADIM Dalam buku Fihrist karya al-Nadim, halaman 79 dituliskan daftar buku-buku kuno yang membahas
tentang perbedaan antar manuskrip qur’an kuno sbb :
Buku Tentang Perbedaan Manuskrip (Qur’an) :
1). Perbedaan Antara Manuskrip Penduduk Madina, Kufa dan Basrah menurut al Kisai
2). Kalaf, Buku Tentang Perbedaan Manuskrip
3). Perbedaan antara Penduduk Kufa, Basra dan Siria tentang Manuskrip, karya al Farra
4). Perbedaan Antar Manuskrip, karya al Sijistani
5). Al Mada’ini tentang perbedaan antar manuskrip dan pengumpulan al Qur’an
6). Perbedaan Manuskrip antara Penduduk Syria, Hijaz dan Iraq, karya Ibn Amir al Yashubi
7). Buku karya Muhammad ibn ‘Abd Al-Rahman al-Isbahani tentang perbedaan manuskrip
Dari daftar yang dibuat oleh Ibn Al Nadim sekitar tahun 988 ternyata sudah ada setidaknya 7 buku karya ulama kuno yang membahas tentang perbedaan antar manuskrip qur’an kuno.
Perbedaan ini ternyata terjadi setidak-tidaknya antara 4 copy yang dikirim oleh Usman yaitu Medina, Kufa, Basra dan Syria (Damaskus).
==============>>>
saya yakin seyakin jumlah jari saya ada 20 bahwa anda idak paham dengan apa yang nada copas sdr trans
Jaringan Liberal : Upaya Merongrong Mushaf Ustmani
Upaya ‘merongrong’ Al-Qur’an terus terjadi. Jika dahulu banyak dilakukan kalangan orientalis yang benci Islam, kini, justru dilakukan para ‘santri’ pondok pesantren setelah mengaji di kalangan orentalis
“Usaha ‘Utsman bin Affan r.a. mengumpul-susun al-Qur’an akan senantiasa dijunjung tinggi, karena hal itu merupakan sumbangannya yang paling besar. Memang di kalangan orang-orang yang menyeleweng ada yang mencelanya, namun justru malah kecacatan mereka yang tersingkap.” (Abu ‘Ubayd)
Kata-kata Abu ‘Ubayd (224 H/ 838 M) ini muncul lebih dari seribu tahun yang lalu dalam rangka menanggapi usaha sia-sia para perongrong kewibawaan Al-Quran Mushaf Uthmani ketika itu. Ulama yang mempunyai otoritas ilmiah dalam berbagai disiplin ilmu Islam ini, termasuk ‘Ulum al-Qur’an, mengisyaratkan bahwa setiap bantahan terhadap Mushaf Utsmani akan senantiasa dijawab-balas oleh para ulama Islam, dan dibongkar kecacatan serta kelemahannya.
Satu abad kemudian, seorang sarjana Al-Quran yang bernama Abu Bakr al-Anbar (328 H/ 939 M), dalam pembelaannya terhadap Mushaf Utsmani pernah menulis buku, al-Radd ‘ala Man Khalafa Mushaf ‘Utsman(Sanggahan Terhadap Orang yang Menyangkal Mushaf Utsmani). Begitu juga di abad ke tujuh Hijriyah , al-Qurthubi (671 H/ 1272 M), seorang ahli tafsir yang berwibawa dan masyhur, dalam mukadimah kitab tafsirnya menyediakan satu bab khusus mengenai hujah-hujah untuk membalas dakwaan bahwa dalam Mushaf Utsmani terdapat penambahan dan pengurangan.
Perbedaan Riwayat Mengapa ada yang berupaya menyangkal kebenaran Mushaf Utsmani? Jawabannya terdapat pada sejarah Al-Quran itu sendiri, dimana terdapat riwayat ataupun berita-berita mengenai proses penyusunannya yang mengandung perbedaan. Di antaranya adalah berita mengenai adanya beberapa mushaf yang dimiliki Sahabat yang tidak sama dengan Mushaf Utsmani, seperti Mushaf Ubay bin Ka‘ab dan Mushaf Ibnu Mas‘ud yang satu sama lain agak berbeda dari segi susunannya. Begitu pula dari segi kelengkapan surah-surahnya. Misalnya pada Mushaf Ibnu Mas‘ud tidak terdapat surat an-Nas dan al-Falaq. Sementara pada Mushaf Ubay bin Ka‘ab ada sejumlah kecil tambahan. Ada juga yang menyusunnya berdasarkan tanggal penurunannya. Misalnya Mushaf Sayidina ‘Ali, yang diriwayatkan berawal dengan “iqra’ bismi rabbika” yaitu awal surah al-‘Alaq.
Walau bagaimanapun semua itu hanyalah riwayat yang bersifat ahad atau berita-berita yang disampaikan oleh segelintir orang yang disebutkan dalam kitab-kitab tertentu, seperti kitab Tafsir, Lughah, dan Qiraat. Sejauh mana kebenaran riwayat itu memang dapat ditelusuri dari Ulum al-Hadits dan hal itu sudah diperkirakan oleh para ulama Islam. Oleh karena itu mereka tetap melayani kritikan-kritikan yang ditujukan kepada Mushaf Utsmani, selagi ada dasar periwayatannya.
Sebagai contoh, menurut Ibnu Hajar riwayat yang mengatakan bahwa Mushaf Ibnu Mas’ud itu tidak mengandungi Surat al-Falaq dan Surat an-Nas adalah sah. Sementara bagi Fakhruddin ar-Razi dan an-Nawawi, riwayat itu batil. Ar-Razi diantaranya berhujah bahwa jika benar bahwa di dalam Mushaf Ibnu Mas’ud itu tidak terdapat kedua surah tersebut, maka hanya ada dua kemungkinan. Pertama, jika periwayatan Al-Quran secara mutawatir telah tercapai di zaman Sahabat, maka pengurangan itu membawa kepada kekufuran dan tidak mungkin Ibnu Mas’ud berbuat kufur seperti itu. Kedua, jika periwayatan secara mutawatir belum tercapai di zaman Sahabat, ini bermakna al-Qur’an tidak diriwayatkan secara mutawatir sejak awalnya, maka hal ini juga tidak dapat diterima. Oleh karena itu bagi ar-Razi hanya ada satu jawaban yang mungkin, yaitu riwayat yang mengatakan bahwa Mushaf Ibnu Mas’ud itu tidak mengandung al-mu‘awwidzatain itu adalah riwayat yang tidak sah.
Ibnu Hazm juga mengatakan bahwa riwayat itu dusta. Ia mengemukakan riwayat lain dari Ibnu Mas’ud sendiri bahwa dalam mushaf beliau terdapat kedua surah tersebut. Al-Bazzar juga menambahkan bahwa tidak ada seorang Sahabat pun yang mengikuti Ibnu Mas’ud jika benar mushafnya begitu. Sedangkan telah sah riwayat yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW membaca kedua surah itu dalam shalat.
Ibnu Hajar walau bagaimanapun tetap mempertahankan bahwa riwayat ketiadaan dua surah itu sah. Dan bagi beliau, mereka yang mencela riwayat yang sah tanpa sandaran yang kukuh adalah tertolak. Walaupun begitu, demi mempertahankan Mushaf Utsmani beliau menerima takwil. Ibnu Hajar, yang mengambil takwil Ibnu al-Abbas, mengakui bahwa riwayat kedua surah sebagai bagian dari al-Qur’an memang telah tercapai secara mutawatir dikalangan Sahabat. Tetapi ia sendiri menganggapnya tidak mutawatir, sehingga beliau tidak memasukkannya dalam mushafnya. Begitulah contoh hujah-hujah para ulama Islam yang mempertahankan Mushaf Utsmani.
Mushaf Utsmani, yaitu mushaf yang digunakan oleh seluruh umat Islam sampai hari ini, baik Ahlu Sunnah di kebanyakan negeri-negeri Islam ataupun Syiah di Iran. Ia merupakan mushaf yang disandarkan kepada riwayat yang mutawatir, yaitu suatu jalan periwayatan dari generasi umat Islam terawal kepada generasi umat Islam yang lain yang tiada terputus dari semenjak zaman Khalifah ‘Utsman sampai hari ini. Namun perlu juga disebutkan di sini bahwa Mushaf Utsmani ini pun bukan hanya yang terdiri dari satu mushaf saja, tetapi ada beberapa mushaf yang disebut sebagai al-Masahif al-‘Utsmaniyah.
Sejarah mengatakan bahwa Khalifah Utsman telah menghantar beberapa naskah mushaf itu ke seluruh kota-kota besar Islam pada ketika itu, yaitu ke Mekah, Syam, Yaman, Bahrain, Basrah, Kufah dan satu disimpan di Madinah sendiri. Walaupun ada perbedaan kecil pada mushaf-mushaf tersebut, seperti kebeadaan dan ketiadaan huruf-huruf tertentu pada masing-masing mushaf itu, para ulama tetap menerima perbedaan itu, dan tetap mengakuinya sebagai Mushaf Utsmani.
Mengapa pula perbedaan-perbedaan itu muncul? Jawabannya ada pada tafsiran mengenai sabda Rasulullah SAW yang mengatakan bahwa Al-Quran itu diturunkan di atas tujuh huruf. Para ulama memang berbeda pendapat mengenai tafsir ayat itu. Imam as-Suyuti, misalnya menyebutkan sekitar empat puluh tafsiran. Pada pokoknya, Rasulullah (s.a.w.) sendiri memberi kebenaran dan kelonggaran akan adanya perbedaan bacaan untuk memudahkan umatnya dalam membaca al-Qur’an. Perkataan ‘tujuh’ pada ‘tujuh huruf’ itu menurut para ulama tidak menunjukkan bilangan tertentu, tetapi menunjukkan banyaknya perbedaan itu sendiri. Walaupun begitu perbedaan-perbedaan itu tetap mempunyai batas tertentu yang dibincangkan oleh para ulama.
Berpegang pada tafsiran ‘tujuh huruf’ tersebut, sebagian mereka berpendapat bahwa ketujuh huruf itu telah terkandung di dalam Mushaf Utsmani, dan sebahagian yang lain pula mengatakan bahwa mushaf itu merupakan satu diantara tujuh huruf tersebut. Namun mereka sepakat bahwa Mushaf Utsmani itu bersandarkan kepada bacaan terakhir yang dikemukakan Jibril kepada Rasulullah sebelum beliau wafat.
Perlu juga dijelaskan di sini bahwa Mushaf Utsmani mengandung keseluruhan bacaan yang disepakati, karena mushaf ini ditulis mengikut bacaan yang mutawatir. Walau begitu ada pula bacaan-bacaan yang kurang disepakati, bergantung pada cara periwayatannya. Para ulama telah membagi bacaan Al-Quran kepada bacaan mutawatir (tidak mungkin salah), bacaan masyhur (terkenal), bacaan ahad (segelintir perawi), bacaan syadz (cacat), bacaan mawdhu’ (palsu), dan bacaan mudraj. Bacaan masyhur dan ahad yang sah periwayatannya pada umumnya diterima oleh para ulama sebagai sebahagian dari makna tujuh huruf. Adapun bacaan syadh, mawdhu’, dan mudraj tidak dianggap sebagai bacaan yang sah dan tidak termasuk bagian dari tujuh huruf al-Qur’an.
Para perongrong al-Quran selalu mengemukakan riwayat yang syadz, mawdhu’ atau mudraj, tetapi umat Islam tidak mempedulikan riwayat tersebut, sehingga tinggallah riwayat itu dalam lipatan buku-buku yang hanya dibaca oleh para sarjana yang memang tahu bagaimana menyikapinya. Berbeda dengan dahulu, dimana para pengkritik itu terdiri dari orang-orang Islam sendiri, kini golongan perongrong ini didukung pula oleh para pengkaji dari Barat (orientalis) yang telah berputus asa terhadap keaslian kitab suci mereka sendiri.
Golongan orientalis itu, baik yang berpegang teguh dengan agama mereka ataupun yang hanya semata-mata bersimpati tetapi tidak teguh dengan ajaran agama mereka, memang menginginkan agar nasib al-Quran itu sama dengan nasib kitab suci mereka (banyak cacat). Selain menggunakan riwayat dan berita-berita yang telah kita sebutkan di atas, mereka juga mencari dan menggunakan manuskrip-manuskrip al-Quran yang mereka temukan. Kajian dan olahan mereka inilah yang digunakan oleh pengkritik Mushaf Utsmani dari golongan orang Islam untuk menguatkan lagi riwayat dan dakwaan mereka. Karena itu peperangan ilmiah ini masih akan berlanjut sampai hari ini.
Namun ada perbedaan, bila dahulu para ulama kita tinggi kedudukannya dan banyak jumlahnya serta peradaban Islam begitu menguasai kehidupan untuk menghadapi para pengacau, hari ini kita kekurangan para ulama yang berwibawa untuk menghadapi para penentang moden yang kini semakin banyak. Lebih-lebih mereka juga disokong oleh para orientalis dengan kekuatan peradaban Barat yang mendominasi dunia. Kondisi itu membuat kaum muslimin makin rendah diri dengan Islam.
Diantara orang-orang Islam yang lemah imannya dan dangkal ilmunya ada yang keluar dari Islam dan dengan serta merta melancarkan serangan terhadap Islam sambil menyerang al-Quran. Misalnya seseorang yang menggunakan nama samaran Ibnu Warraq, yang konon asalnya seorang muslim, menulis sebuah buku Why I am not a Muslim serta mengkritik Al-Quran dengan mengumpulkan kajian-kajian orientalis yang telah lapuk dalam bukunya The Origins of the Koran.
Dikalangan pemikir muslim ada Mohammed Arkoun, yang berasal dari Algeria dan mendapat Ph.D. dari Universitas Sorbonne. Ia mengkritik, menghakimi dan mencanangkan pembaharuan (tajdid) terhadap Mushaf Utsmani, dan dengan bantuan faham deconstruction Derrida, salah seorang pemikir post-modernism. Arkoun berusaha membongkar (deconstruct) al-Quran.
Taufik Adnan Amal, dari Indonesia juga berusaha mengeluarkan Al-Qur’an Edisi Kritis. Usaha itu sebenarnya terpengaruh dan meniru-niru para orientalis tua yang dahulunya pernah mempunyai ambitious project yang sesungguhnya gagal.
Kini dari Moroko di Afrika Utara hingga ke Merauke di Indonesia kita menyaksikan secara langsung kemunculan penentang Mushaf Utsmani di kalangan orang-orang Islam sendiri. Mudah-mudahan kata-kata keramat Abu ‘Ubayd di awal tulisan ini sekali lagi akan menjadi kenyataan pada hari ini, sebagaimana pada masa-masa yang lalu.
Dr. Ugi Suharto, Asisten Profesor Universitas Islam Antarbangsa (UIA), Malaysia (dari majalah Hidayatullah, edisi April 2004)
_______________________________________________________________________
MASIHKAH ANDA BERKATA ALQURAN ITU ASLI?KATANYA DIJAGA…KOK BISA HILANG???BERDASAR SUMBER DIATAS SHRSNYA QURAN VERSI MUHAMMAD ITU ADA…..
=========>>>
yah masih ada, buktinya jika ada acara tilawatil Quran tingkat dunia semua umat islam dari berbagai belahan dunia bisa menjadi juri untuk mengecek kebenaran bacaan para kontestan dari berbgai negara, tapi apakah hal itu akan berlaku juga dalam alkitab??
hehehhehe sudah 2000 tahun lebih, nama tuhan saja masih menjadi perdebatan
_______________________________________________________________________
Bahkan disebutkan nabi SAW sendiri yang memberitahukan tempat penyimpanan qur’an kepada Ali.
Dikutip dari :
Az-Sanjani, Tarikh, p 66
Diriwayatkan bahwa nabi SAW pernah berkata kepada Ali : “Hai Ali, al-Qur’an ada dibelakang tempat tidurku, (tertulis) di atas suhuf, sutera dan kertas. Ambil dan kumpulkanlah. ……… Ali menuju ketempat itu dan membungkus bahan-bahan tersebut dengan kain berwarna kuning
KITAB YANG DIMAKSUD MUHAMMAD DILAPORKAN OLEH AISHA SBB…
Aisha melaporkan bahwa bahwa ada satu lembaran yang berisi 2 ayat, termasuk ayat-ayat rajam, ditulis dalam lembaran yang disimpan dibawah tempat tidurnya. Sayang pada waktu pemakaman nabi SAW, seekor binatang memakannya hingga musnah. Disebutkan dalam bahasa Arab “dajin”, yang dapat berarti hewan
seperti kambing, domba ataupun unggas.
Sumber : • Ibrahim b. Ishaq al Harbis, Gharib al hadith menyebutkan “shal” yang berarti domba • Zamakshari, al Kashaf, vol 3 p 518, footnote • Sulaym b. Qays al Hilali, Kitab Sulaymn b. Qays, p 108 • Al Fadl b. Shadahn, al Idah, p 211 • Abd al Jalil al Qazwini, p 133
Peristiwa hilangnya ayat-ayat Al-Qur’an akibat dimakan binatang sungguh menggelikan, menyedihkan dan membuktikan bahwa Allah SWT adalah PEMBOHONG KELAS KAKAP karena tidak bisa memenuhi apa yang dia janjikan dalam ayat berikut :
QS 15 : 9 : Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya [793].
NAH KOK BISA HILANG BOS??KOK BISA DIMAKAN HEWAN??HEHHEHEE…MANA PENJAGAAN alloh yang katanya tuhan…jaga 1 kitab aja ga bisa….apalagi jadi tuhan???
==========>>>
apakah anda masih beranggapan bahwa Al Quran turun langsung berupa kitab yang jatuh dari langit sdr trans??
harap dijawab dan jangan seperti kutu loncat
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 09:14
===> Kok lari-2 bung…. Ha ha ha ha….Sekarang siapa yang berfirman disana? Siapa yang mengucapkan penyesalan itu? Bukankah Tuhan menyesal dan menyalahkan diriNya sendiri, akibat kesalahan penciptaan? Ini literal bung. Harfiah, bukan perumpamaan. Anda bilang ini perumpamaan? Mau anda putar-2 lagi bung. Anda pikir semua debater Muslim di sini baru duduk di sekolah TK? Hua ha ha … Sepertinya, anda tidak mengerti apa yang anda postingkan. Saya tahu yang anda postingkan adalah kutipan. Tapi dibaca dulu konteksnya bung! Jangan asal posting… Sekarang bertambah kelas tingkat intelektual anda berada dimana bung Trans.
_______
BOS KATA NÂKHAM DALAM ALKITAB ITU ADALAH PENGUNGKAPAN SEDIH TERAMAT DALAM….DAN KATA YANG DIWAKILKAN MENYESAL….BUKAN BERARTI TUHAN MENYESAL BOS…..YA TERSERAH ANDA MENAFSIRKAN…TAPI MENURUT PEMAHAMAN PENAFSIR TUHAN TIDAK MENYESAL….TETAPI PEDIH HATINYA BOS….COBA ANAK ANDA MENYAKITI HATI ANDA DGN MEMBAKAR MOBIL ANDA DAN SEMUA BARANG MEWAH ANDA…APAKAH ANDA TIDAK PEDIH HATINYA?
LALU DIPAKAILAH KATA NAKHAM DALAM BAHASA IBRANI…..TERSERAH ANDA DEH…
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 09:19
@ALL MUSLIM…
JIKA ANDA MERAGUKAN KETERANGAN PARA PAKAR….SEHARUSNYA ANDA TUNJUKAN TULISAN SEMUA MUSSAF DAN TOLONG TUNJUKKAN BAHWA TIDAK ADA PERBEDAAN ANTARA MUSSAF USMAN DENGAN MUSSAF TERDAHULU….BISAKAH???TLG TUNJUKIN SECARA DIGITAL…..ARTINYA SECARA ONLINE….BISAKAH????YA UDAH LHA ANDA TIDAK MAU JUJUR…TERSERAH ANDA BOS…..YANG JELAS ALASAN PEMBAKARAN HANYA 1….AGAR MUSSAF YANG ADA TIDAK ADA PERBEDAAN……YANG JELAS BANYAK SAHABAT NABI MENENTANG VERSI USMAN….APALAGI HADIS DIMASUKKAN DI ALQURAN …Q 9:128 & 129=>BERASAL DARI HADIS….
SHOHIH BUKHARI 6 no 510
Ketika Uthman ibn Affan berkuasa di bertemu dengan Khuzaimah ibn Thabit Al Anshori; Khuzaimah ibn Thabitt Al Anshari menceritakan perkataan Rasulullah (hadith) kepada Uthman ibn Affan. Uthman ibn Affan tertarik kepada Hadith tersebut dan memutuskan hadith tersebut dimasukan ke dalam Mushaf Abu Bakr.
Uthman ibn Affan mengirimkan utusan untuk mengambil ke dua Mushaf Abu Bakr dari Aisyah dan Hafsa; Uthman ibn Affan memasukan hadith tersebut ke dalam Mushah Abu Bakr yaitu Q 9:128 & 129 dan kemudian menamakan Mushaf Uthman ibn Affan.
Jack
Oktober 12th, 2011 pada 09:20
percuma anda hafal alquran yang ada sekarang…sedang yang ada sekarang bukan yang asli…krn yang asli sudah dimakan hewan bro…dimakan saat pemakaman muhammad nabi anda…..itu kata aisah…..
=========>>>
yang asli malah bukan tertulis sdr trans, kenapa semakin lama anda semakin “aneh”, kemana kecerdasan anda yang selama ini anda gembar gemborkan
_______________________________________________________________________
jadi ngapain anda hafalin ayat yang ga asli?….
=======>>
jika begitu tunjukkan kepada saya mana Al Quran yang asli menurut anda
_______________________________________________________________________
JADI PERTANYAAN SAYA…KOK BISA KITAB ANDA DIMAKAN HEWAN?KATANYA alloh menjaganya??ingat bro ayat yang dihafal itu sudah banyak gugur diperang bos…..jadi banyak yang hilang ….termasuk ayat rajam pezinah bos….jadi sungguh lucu anda berkata alquran sekarang asli……
==========>>>
hehehe itu lumrah sdr trans, di dunia ini hanya Allah yang kekal (dan semoga anda juga setuju)
banyak bukan berarti semua kan sdr trans??
_________________________________________________________________________
YANG TERKUMPULKAN USMAN BUKAN KESELURUHAN ISI ALQURAN…..
Ia dilaporkan dari Ismail ibn Ibrahim dari Ayyub dari Naafi dari Ibn Umar yang berkata: “Biar tiada di antara kamu yang berkata ‘saya sudah memperolehi seluruh Qur’an’. Bagaimana dia mengetahui itu adalah kesemuanya sedangkan BANYAK BAHAGIAN QURAN YANG TELAH HILANG? Lebih baik biar dia berkata ‘saya sudah memperolehi apa yang ditinggalkan.’ “(as-Suyuti, al-Itqan fii Ulum al-Qur’an, p. 524) .
=========>>>
74:30. Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).
74:31. Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat; dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): “Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?” Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia.
dan silahkan cek bukti kebenaran Al Quran dengan angka 19 tersebut
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 09:30
codex SANA yang ditemukan oleh para pakar mengindikasikan alquran tertua….tetapi bertentangan dengan codex usman….menurut islam mengapa kok bisa ada perbedaan?katanya usman itu standar….berarti semua alquran akan sama isinya dengan usman….tetapi jika islam mau jujur…tnyt hasil penelitian mengatakan codex Usman tidak sama dengan SANA codex[CODEX tertua alquran]….berarti versi usman yang ada sekarang tidak asli bro…jika asli seharusnya sama dong……mana mungkin katanya usman bentuk yang baku…kok bisa beda???
Mandra
Oktober 12th, 2011 pada 09:39
@Trans Ind
Anda : Jadi pengertiannya, apabila kita temukan kata di Alkitab, Allah menyesal, atau Allah feel sorry adalah :
Allah tidak menghendaki siapa pun berbuat dosa, namun tatkala manusia berbuat dosa maka DIA menjadi נחם – NÂKHAM.
===> Ha ha ha… Bung Trans. Anda ini aneh. Kalau untuk yang Literal/harfiah anda artikan sebagai perumpamaan. Sementara yang perumpamaan anda artikan sebagai
Literal/harfiah. Seperti halnya Yoh. 10 : 30 : Aku dan Bapa adalah satu.” ===> He he he… satu dalam hal apa? fisik atau pengajaran? Aneh bin ajaib anda ini…
Anda : Jadi , ungkapan Allah “menyesal” itu sebenarnya menggambarkan adanya suatu perasaan “bersedih” di dalam diri Allah.
===> Kok anda bisa tahu kalau Allah bersedih? beginilah kalau Manusia di jadikan Tuhan atau sebaliknya. Kentara sekali agama pagannya. Jika anda mempunyai anak, dan ketika beranjak dewasa anak anda terlibat Narkoba, apakah anda menyesal telah “membuat” anak anda? Semestinya tidak toch. Yang ada dalam bible adalah perkataan Tuhan bung. Dia yang membuat makhluk dan Dia sendiri yang menyesal telah menciptakan makhluk. Aneh bukan….
Anda : APAKAH BERTENTANGAN KEL 33:20 DENGAN PAULUS MELIHAT TUHAN YESUS?
_________
MENURUT PEMAHAMAN KRISTEN…TUHAN ITU ROH ADANYA[YOH 4:24]…JADI KEL 33:20=>UNTUK TUHAN YANG WUJUDNYA ROH…..
SEBELUM ISA DATANG/NUZUL…BELUM ADA PERNYATAAN TUHAN ITU SEPERTI APA..BAHKAN NAMA YAHWE ITU DARI PENAFSIRAN MUSA THD …AKU ADALAH AKU[KEL 3:14]…SEJAK ISA NUZUL KE DUNIA….
===> Bung Trans. Coba anda baca lagi ayatnya : Keluaran 33:20 Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.”
Bukankah di dalam ayat tersebut ada kata “WAJAH” yang tidak dapat dilihat? Kalau yang anda waksud ‘Wajah” roh, seharusnya bunyi ayatnya : Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku dalam bentuk “Roh”, sebab tidak ada orang yang memandang “Roh”-ku dapat hidup.” Harusnya begitu khan bung? Hah… aya-2 wae…
===> Ketika Yesus mengajarkan Alkitab, apakah ada dari pendeta anda yang mengetahui Yesus memanggil apa kepada Allah? Adakah bible berbahasa Aramaic yang digunakan Yesus yang dapat digunakan sebagai rujukan sekarang ini? He he he… Anda mau bilang Musa yang pertama kali menafsirkan nama Yahwe ?
Kel. 3:14 Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.” artinya anda mau mengatakan, baru pada zaman Musa lah istilah Yahwe muncul ? Sekarang saya tambahkan ayat di bawah ini :
Kel 6:2 (6-1) Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: “Akulah TUHAN.
Kel 6:3 (6-2) Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.
Coba anda bandingkan dengan bunyi ayat yang ini :
Kej 4:26 Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Set juga dan anak itu dinamainya Enos. Waktu itulah orang mulai memanggil nama TUHAN.
Anda melihat ada error historis tidak dengan ayat Keluaran? Sekarang saya tanya anda bung, mana yang lebih dulu lahir : Set dan Enos (bapak dan anak) dibandingkan dengan Abraham, Ishak, Yakub, dan Musa? Nama Tuhan sudah disebut sejak jaman Nabi Adam bung. Kasihan sekali anda dan umat anda, tidak melihat adanya error historis dalam ayat-2 bible…He he he…
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 09:44
BUKTIKAN CODEX USMAN BENTUK BAKU ALQURAN!!
JIKA BENTUK BAKU ALQURAN ARTINYA SEMUA MUSSAF AKAN SAMA DENGAN ISI MUSSAF USMAN….
TETAPI SMUA DALIL YANG DITULIS OLEH NETTER ISLAM…RONTOK DENGAN CODEX SANA…..DIMANA CODEX SANA DIAKUI SEBAGAI ALQURAN TERTUA….YANG BARU-BARU INI DITEMUKAN…DAN MEMBUKTIKAN STANDAR MUSSAF USMAN JAUH BERBEDA DENGAN CODEX TERSEBUT…
KESIMPULAN=>JACK EN MANDRA..NGAPAIN ANDA TULIS TULISAN SEABREK TULISAN GA BERMUTU…BUKTIKAN CODEX USMAN STANDAR!SAMAKAH DENGAN CODEX SANA????
RONTOK DEH TULISAN JACK…..
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 10:01
===> Ha ha ha… Bung Trans. Anda ini aneh. Kalau untuk yang Literal/harfiah anda artikan sebagai perumpamaan. Sementara yang perumpamaan anda artikan sebagai
Literal/harfiah. Seperti halnya Yoh. 10 : 30 : Aku dan Bapa adalah satu.” ===> He he he… satu dalam hal apa? fisik atau pengajaran? Aneh bin ajaib anda ini…
_______
SATU DALAM HAL HAKEKAT DAN ESENSI……BUKTI TANTANGAN GUE BLM DIJAWAB TUH….ADA 5 TANTANGAN GUE BLM TERJAWAB BOS….
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 10:03
===> Bung Trans. Coba anda baca lagi ayatnya : Keluaran 33:20 Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.”
Bukankah di dalam ayat tersebut ada kata “WAJAH” yang tidak dapat dilihat? Kalau yang anda waksud ‘Wajah” roh, seharusnya bunyi ayatnya : Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku dalam bentuk “Roh”, sebab tidak ada orang yang memandang “Roh”-ku dapat hidup.” Harusnya begitu khan bung? Hah… aya-2 wae…
___________
APA BUKTI ALLAH ADALAH ROH YANG TIDAK TERLIHAT….
1Tim. 1:17 Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, YANG TAK NAMPAK, yang esa!
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 10:07
TETAPI ALLAH YANG ESA YANG TAK NAMPAK ITU NUZUL…MENJADI ISA….DATANG SEBAGAI JURUSELAMAT….
Yud. 1:25 Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya.
Mandra
Oktober 12th, 2011 pada 10:13
@Trans Ind
Anda : nabi SAW telah mengumpulkan satu quran selama hidupnya. Kemungkinan terbesar adalah saat tahun-tahun awalnya di Madina.
===> Ha ha ha ha…. Alqur’an diturunkan selama lebih dari 22 tahun bung… Awal-2 beliau ada di Medinah adalah tahun ke tujuh keNabian. Ayat-2 Alqur’an belum seluruhnya turun. Dari pernyataan ini saja anda sudah salah bung. Ha ha ha… Sok Tahu….Jelas anda tidak paham apa yang mau anda postingkan… Jangan tunjukan anda sebagai pecundang kepada pembaca bung… Anda tidak paham sama sekali tentang Islam… he he he… Loooser…
Anda mengambil dari Sumber :
• Zarkashi, al Burhan fi ulum al Quran, vol 1 p 235, 237-38, 256, 258
• Suyuti, al Itqan fi ulum al Quran, vol 1 p 212-13, 216
===> Siapakah mereka? Apakah mereka termasuk Tabi’i Tabi’in? Kalau tidak, maka patut dipertanyakan keberadaannya? He he he… Apalagi isi karangannya….
Anda : JELAS SEKALI ADA PERBEDAAN ANTARA MUSSAF USMAN DAN ABU BAKAR…SHG MASIHKAH ANDA BERAKTA ALQURAN ITU ASLI???
Anda : Abu Bakr berhasil menulis kembali 2 Mushaf AlQuran yang diakui oleh negara. Mushaf tersebut dinamakan Mushaf Abu Bakr. Satu Mushaf Abu Bark dipegang oleh Aisyah dan satu Mushaf Abu Bakr dipegang oleh Hafsa.
===> Ha ha ha… Kalau tulisan karangan yang dibuat oleh orang yang anti Islam, jelas saja dia buat kacau sejarah proses pembukuan Alqur’an.. He he he…. Anda ditipu oleh si Prof DR Ahmad Von Denffer… Hi hi hi…
Anda : DIMANAKAH PENJAGAAN ALLOH YANG KATANYA TUHAN…SEDANG MUSSAF-MUSSAF ITU BISA DIBAKAR OLEH USMAN….?????=>JIKA MEMANG ALLOH TUHAN SEHARUSNYA MAMPU MENJAGA MUSSAF-MUSSAF YNG ADA….TETAPI JUSTRU DIBIARKAN USMAN MERAJA LELA…MEMBAKAR SEMUA MUSSAF….
===> He he he…. Beginilah kalau orang yang tidak mengerti tentang sejarah Islam.
Bung… Saya jelaskan perlahan ya….Allah menjaga ayat-2 yang difirmankanNya kepada Nabi Muhammad SAW, dalam hafalan sahabat-2 Nabi, agar tidak terjadi penyalahgunaan berupa pengurangan atau penambahan ayat. Ketika Nabi SAW wafat, maka mereka bersepakat untuk mengumpulkan seluruh hafalan maupun yang pernah di tulis dalam media apa saja. Dengan susunan yang sudah diajarkan oleh nabi SAW. Naaah kalau berupa mushaf, apalagi yang nyeleneh, mau berapa juta buahpun yang dimusnahkan, khan masih ada yang di dalam kepala para sahabat berupa hafalan, dan bisa dibukukan kembali sesuai dengan susunan yang ditunjukan oleh Nabi SAW. Paham sekarang? Sudah saya jelaskan di atas, masih belum paham juga anda….He he he
Transformasi Indonesia
Oktober 12th, 2011 pada 10:30
menurut mandra en jack….
CODEX USMAN ITU STANDAR…ARTINYA SEMUA CODEX AKAN SAMA DENGAN USMAN….LALU GMN NIH….CODEX SANA…KOK BISA ISINYA BERBEDA DENGAN USMAN???MANA YANG BENER NIH???
JK ALQURAN ITU ASLI…SEHARUSNYA SEMUA MUSSAF ITU SAMA STANDAR ISINYA…DAN SAAT USMAN MENYUSUN CODEX YANG KATANYA STANDAR DAN ASLI…KOK BISA ISINYA BEDA DENGAN CODEX SANA??MANA YANG BENER???JWB DEH……
Mandra
Oktober 12th, 2011 pada 11:49
@Trans Ind
Anda : percuma anda hafal alquran yang ada sekarang…sedang yang ada sekarang bukan yang asli…krn yang asli sudah dimakan hewan bro…dimakan saat pemakaman muhammad nabi anda…..itu kata aisah…..
jadi ngapain anda hafalin ayat yang ga asli?….
===> Sudah anda baca postingan Mas Jack? Yang dimakan toch coma media tulisannya. Yang dihafal ikut dimakan hewan tidak? Hi hi hi…. Jadi masih tetap asli bung…..
Anda : BOS KATA NÂKHAM DALAM ALKITAB ITU ADALAH PENGUNGKAPAN SEDIH TERAMAT DALAM….DAN KATA YANG DIWAKILKAN MENYESAL….BUKAN BERARTI TUHAN MENYESAL BOS…..YA TERSERAH ANDA MENAFSIRKAN…TAPI MENURUT PEMAHAMAN PENAFSIR TUHAN TIDAK MENYESAL….TETAPI PEDIH HATINYA BOS….COBA ANAK ANDA MENYAKITI HATI ANDA DGN MEMBAKAR MOBIL ANDA DAN SEMUA BARANG MEWAH ANDA…APAKAH ANDA TIDAK PEDIH HATINYA?
LALU DIPAKAILAH KATA NAKHAM DALAM BAHASA IBRANI…..TERSERAH ANDA DEH
===> He he he… Ini bukan soal terserah saya menafsirkan bung. Ini persoalan kitab suci. Jika kitab sucinya error, maka penganutnya dipastikan juga akan error….
Lhhhaaa wong kalimat dalam ayatnya sudah jelas kok bahwa “TUHAN ANDA MENYESAL DAN TIDAK MAHA TAHU” :
Kej. 6:7 Berfirmanlah TUHAN: “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka.”
===> Analogi dengan membakar mobil sendiri, lepas dari konteks bung. Lagi pula mana mungkin saya mau membakar mobil saya sendiri. Memangnya kurang kerjaan. Yang kita bicarakan adalah Tuhan yang menyesal telah menciptakan makhluk. Berbeda dengan Manusia jika menyesal. Karena Manusia Tidak Maha Tahu, jadi wajar jika menyesal. Kalau Tuhan menyesal sebagai bagian dari ketidakMahaTahuanNya, APA KATA DUNIA BUNG? Kacau balau dunia ini….Tuhan adalah Sang Pencipta dan Harus Maha Tahu. Betapa lemahnya Tuhan anda bung, jika Dia harus penuh penyesalan. Jadi kesimpulannya jelas bukan : Bahwa Tuhan anda tidak Maha Tahu dan penuh dengan Penyesalan telah menciptakan makhluk…. RRRUUUAAAAAARRRR BIASAAAAA…..
===> Anda menyerah dengan mengucapkan “TERSERAH ANDA DEH?”
Jadi anda mengakui bahwa Tuhan anda Penuh Penyesalan dan tidak Maha Tahu?
Kesimpulan apa yang akan anda tulis di akhir bulan seperti yang anda gembar gemborkan di atas?
Mandra
Oktober 12th, 2011 pada 12:10
@Trans Ind
Anda : JIKA ANDA MERAGUKAN KETERANGAN PARA PAKAR….SEHARUSNYA ANDA TUNJUKAN TULISAN SEMUA MUSSAF DAN TOLONG TUNJUKKAN BAHWA TIDAK ADA PERBEDAAN ANTARA MUSSAF USMAN DENGAN MUSSAF TERDAHULU….BISAKAH???TLG TUNJUKIN SECARA DIGITAL…..ARTINYA SECARA ONLINE….BISAKAH????YA UDAH LHA ANDA TIDAK MAU JUJUR…TERSERAH ANDA BOS…..YANG JELAS ALASAN PEMBAKARAN HANYA 1….AGAR MUSSAF YANG ADA TIDAK ADA PERBEDAAN……YANG JELAS BANYAK SAHABAT NABI MENENTANG VERSI USMAN….APALAGI HADIS DIMASUKKAN DI ALQURAN …Q 9:128 & 129=>BERASAL DARI HADIS….
===> Bung Trans. Al Qur’an ditransmisikan kepada muslim generasi awal secara lisan ( hafalan ) hingga ke generasi sekarang
75. Al Qiyaamah 17. Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.
itulah sebabnya wahyu Al Qur’an disebut sebagai mujizat terbesar Nabi Muhammad , tidak ada satu kitab suci agama manapun kecuali Islam yang dapat dihafalkan seluruhnya, sehingga seandainya seluruh kitab al Qur’an di muka bumi ini dimusnahkan, muslim pasti dapat membuatnya kembali sama seperti apa yang diwahyukan kepada nabi Muhammad
mungkin anda akan bertanya …. apakah bacaan kitab yang sekarang sama seperti yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ???
mudah sekali memeriksa keaslian Al Qur’an bung, sistim penulisan Al Qur’an menggunakan enkripsi interlock bilangan sembilan belas sebagai salah satu sisi mujizat Al qur’an dari sisi penulisannya, artinya jumlah semua ayat , surat hingga huruf hurufnya secara konsisten menggunakan kelipatan dari bilangan sembilan belas …
74. Al Muddatstsir 30. Dan di atasnya ada sembilan belas
Silakan googling dengan keyword “bilangan sembilan belas” … maka anda akan menemukan banyak artikel yang menerangkan kemujizatan sistim penulisan Al Qur’an … atau kalau anda memiliki komputer dengan aplikasi word processor ,… anda dapat menghitung sendiri untuk memeriksa keaslian kitab Al Qur’an di tangan anda
Allah sendiri yang menjaga Al Qur’an ,
15. Al Hijr 9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.
===> Jadi kalau tulisan para pakar yang anda kutip ternyata dari Islam Liberal… He he he…. Mereka memang bertujuan untuk menghancurkan umat dari dalam bung. Masalahnya mereka punya hutang budi kepada orang yang membiayai mereka kuliah di tempat mereka mendapatkan gelarnya. Dan mereka belajar mengenai Islam bukan dari ulama Islam, melainkan profesor doktor yang hanya belajar tentang Islam, tapi mereka bukan beragama Islam. Paham sekarang bung?
Bunga
Oktober 12th, 2011 pada 13:10
waduh..waduh…masih saja mempertanyakan ke-Ilahi-an Yesus….kok seperti org Farisi dan Saduki di kisah yang ada di Alkitab…
@ Buat bang TI dan Bang Tam dkk
, anda jgn membahas ilmu yang tinggi dgn Bang Edy dkk krn mereka mbulet, contohnya tentang siapa yang nyuruh meniup sangkakala..jelas-jelas diayat tertulis bahwa Anak Manusia, tapi masih mbulet saja.
Kita kasih contoh saja bahwa Yesus punya kuasa mengampuni dosa manusia, itukan bahasa yang mudah untuk menjelaskan bahwa Yesus = Tuhan. mungkin bang TI dan Bang Tam lebih hafal ayatnya…