
Edy Prayitno : Dalam sesi ini terjadi Dialog antara saya dengan Daniel dan Love ( rekan kristen ) membahas masalah 10 hukum ALLAH yg diterima oleh nabi Musa , dan menjadi 10 Hukum Utama yang juga diyakini oleh umat Kristen se dunia . bunyi 10 hukum tersebut adalah :
Jangan ada padamu Tuhan lain di hadapanKu
Jangan membuat patung yang menyerupai apapun yang dilangit atas atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air dibawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya, atau beribadah kepadanya.
jangan menyebut nama Tuhan, Allahmu dengan sembarangan
tetaplah ingat dan kuduskan hari sabat
hormatilah ayahmu dan ibumu
jangan membunuh
jangan berzina
jangan mencuri
jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu
jangan mengingini istri sesamamu dan harta-harta mereka
Mereka ( Love dan Daniel ) melempar pertanyaan soal 10 hukum ini dan mau dibahas , tetapi baru satu hukum saja yaitu hukum no 1 yang saya bahas , mereka sdh kelimpungan . ( baca dialog ini selanjutnya ) .
Love U All
baca dengan baiiikkk yaaaa……………. orang kristen menyembah dan memuji nama yesus krn dia adalah allah yg hidup,knp kami mengatakan yesus adalah allah yg hidup karena dari dialah kami mengenal sifatd2 allah yg penuh dengan kasih karena dialah firman allah itu sendiri.yesus dikenal sebagai guru padamulanya setelah kebangkitannya(hidup kembali) dari antara orang mati dan darisanalah semua murid yg dulu tdk percaya klo dia adalah anak allah menjadi percaya bahwa benar yesus adalah anak allah. bagaimana denga umat islam? jawab dengan iman yaaa jangan copas ayat2 terlalu ribet / boleh klo ingin memberi ayat ingat cukup dengan ayat aja gak usah di jabarin ayat tersebut.makasih
Edy Prayitno : betul kita refresh no 1 dulu …saya kemarin menjawab jika kalian melanggar perintah ALLAH no 1 , yaitu ” Jangan ada padamu Ilah lain ” tetapi kalian menjadikan Yesus sebagai ilah lain …bagaimana kamu jawab soal ini …krn kamu kmrn belum jawab secara jelas dan keburu kabur , silahkan /.
Edy Prayitno : coba cek lagi , saat turunNya 10 hukum ALLAH ini , tdk ada ,mengatakan jika kelak ada Tuhan 2 atau 3 ? tetapi satu . bagaimana ini anda menyikapi ?
Love U All : makanyaaa kan udah i jawab apa u pengen i copasin tentang yesus sat dia lahir sampai di abangkit? yang jelas2 aja broooo makanya klo u belum tau kristen jangan nuduh 2 kristen yg enggak2 aja. oi ya i mau tanyak pribadi ama lo klo boleh tau berapa umurmu sekarang Edy Prayitno?
Edy Prayitno : …saya paham betul apa itu kristen
Daniel Sinclaire : klu kmu Mualaf tentu kamu akan faham apa itu trinitas..
Love U All : bah u mualaf atau bukan i gak peduliii he klo u mau saya tes yukkk kita masuk dalam obrolan yaaa itunggu
Edy Prayitno : paham betul dan itu suatu kepalsuan ..karena anda sdh melanggar hukum ALLAH yg no 1 …kenapa Tuhan malah menjadi 3 ?
Daniel Sinclaire : di situ sudah membuktikan yg kamu bukan kristian..Gue tanya kamu kenapa tuhan malah menjadi tiga???Gue tanya kamu 3 Apa..Ayoo
Edy Prayitno : jawab saja , ke topik ..kenapa kalian melanggar hukum no 1 ini ?
Daniel Sinclaire : hahaha ngak mampu …Bilang kmu bekas kristian…Itu aja ngak tahu..LOL..
Edy Prayitno : yg gak mampu siapa ? kembali ke topik …jawab knp kalian melanggar hukum no 1
Daniel Sinclaire : Hukum No 1 apa..??
Edy Prayitno : ha ha ha pura pura lupa ?
Edy Prayitno : pernah sekolah minggu tidak ?
Daniel Sinclaire : Kmu fikir pertanyaan kamu susah sangat..Kmu tulis Hukum no 1 itu
Love U All : ayooo para muslim yg lain nih temanmu saya suruh jawab dengan iman islamnya gak bisa jawab tentang perintah allah pertama.
Edy Prayitno wah parah ?
hukum no 1 org kristen masih nanya ?
Daniel Sinclaire : ayyoo tulis aja…
krna lepas loe tanya ttg hukum no1 gue akan tanya loe balik hukum no 1 juga..ayoo
Edy Prayitno : coba saya ulangi : nih sepuluh hukum ALLAH , dan saya kira kamu gak ada alasan lagi menghindari pertanyaan saya :
Edy Prayitno : Intiny ” jANGAN ADA PADAMU ILAH LAIN DIHADAPANKU .
Daniel Sinclaire : Ya kami percaya itu..
Dan kami tidak melanggar perintah Allah itu..
Edy Prayitno : nsh kenapa kalian melanggar hukum ini dg menjadikan Tuhan tandingan , Yesus anda jadikan tuhan ?
dengan menyandingkan Yesus juga sebagai ALLAH apa itu tidak melanggar ?
Daniel Sinclaire :
Dengarlah hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! (Ulangan 6:4)
“Kamu percaya Allah itu hanya SATU. Bagus! Roh-roh jahat (iblis) pun percaya akan hal itu dan gementar…” (Yakob 2 ayat 19).
Ayat itu membuktikan Bible mengatakan Allah itu satu …
Mengapa Jesus anda jadikan Tuhan..
Yohanes 1:1
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Yohanes 10:30
Aku dan Bapa adalah satu.”
Itu bisa membuktikan jesus itu Adalah Tuhan..
Edy Prayitno : yoh 1 : 1 itu ucapan siapa ? Yesuskah ? atau Firman dari ALLAH ? soal ayat PL yg bercerita jika ALLAH itu ESA , Yesus juga bilang seperti itu kan di salah satu ayatnya di kitab INJIL ?
Daniel Sinclaire : Kmu faham maksud trinitas..
Edy Prayitno : coba apa yg kamu yakini soal trinitas ?
saya tahu , dan saya pingin tahu soal iman anda soal ini
Daniel Sinclaire : Kmu bukan Bekas kristian..biar gue terangkan..
Triniti membawa maksud satu Tuhan tetapi yang mengandungi tiga peribadi yang berbeza.Ketiga peribadi ini dalam Alkitab diperkenalkan sebagai Bapa, Anak dan Roh Kudus. Jadi, ada tiga peribadi dalam Allah dan ketiga ini adalah Allah yang sama..
Edy Prayitno: coba kalau kamu berdoa , mengucap apa ?
Dengan nama siapa ?
dan saya tanya , saat berdoa anda berdoa kepada siapa ? ALLAH ? YESUS ? atau Roh Kudus ?
Daniel Sinclaire :
Biar gue kasi contohnya,,,,
Yoh 14:16-17 ” Aku akan meminta kepada Bapa, dan ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran.” (Bapa Adalah Allah)
Yoh 15.26 “Jikalaku Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa.”(Roh Kudus = Allah krna ia adalah roh Allah itu sendiri)
Yoh 16:7 “Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi Aku akan mengutus Dia kepadamu.”(Jesus Adalah Allah krna dia yg mengutus Roh tersebut)
Lihat Siapa yg mengutus penolong itu…
Edy Prayitno: Coba cek jawaban anda : di ayat atas sendiri ” AKU ( Yesus ) minta kepada BAPA ” coba dari ayat ini saja semua orang pasti paham …Yesus dan ALLAH sama atau beda ?
Daniel Sinclaire : Atas nama bapa putra dan Roh kudus..Itu doa Bapa kami..
Edy Prayitno : di waktu yg sama , apakah Yesus = ALLAH ? karena Yesus memohon kepada ALLAH , berarti siapa minta siapa ?
Daniel Sinclaire : Lihat ayat seterusnya…
Edy Prayitno : gak perlu //…karena di ayat awal sdh jelas …siapa hamba dan siapa tuannya , siapa yg minta dan siapa yg memberi >
soal berdoa , Atas nama Bapa , Putra , dan Roh Kudus ? kenapa harus tiga …( walaupun kamu pasti ngotot 3 = 1 )
Daniel Sinclaire : Apa Yesus harus berkata Aku Allah dan aku akan mengutus penolong utk kamu…Tidak tapi kita akan dapat lihat dari ayat ini Yoh 16:7 “Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi Aku akan mengutus Dia kepadamu.
Edy Prayitno : Yesus tidak akan berani bicara seperti itu ..karena Yesus berkeliling selalu mengatakan , Percayalah hai kaum Israel sembahlah Tuhan ALLAH , ALLAH itu ESA . ini yg sering Yesus katakan saat berkotbah . dan Yesus tdk pernah sama sekali menganggap dirinya = dengan ALLAH . tetapi Yesus selalu menekankan jika beliau hanyalah seorang hamba . dan hamba tidak lebih tinggi daripada tuannya .
Daniel Sinclaire : pasti kamu tertanya2 mengapa Allah mengutus dirinya sendiri bukan??
Edy Prayitno : tidak ..! karena paham ini tdk pernah dikatakan oleh Yesus
dan paham jika ALLAH turun menjelma menjadi manusia tidak pernah satu kalipun Yesus mengatakan ( mengajarkan ) hal itu pada para murid yg setia menyertainya
Daniel Sinclaire : yohanes1:14 Firman itu telah menjadi manusia,
Edy Prayitno : anda mengutip ayat itu lagi …tetapi gpp saya jawab , saya tanya lagi apakah pernah Yesus mengatakan jika Firman yg dia sampaikan itu berasal dari dirinya sendiri jika Yesus itulah firman ?
dan apa komentar anda dengan salah satu ayat di kitab Yohanes juga :
Daniel Sinclaire : Menurut Kmu Alkitab itu apa LOL.
Edy Prayitno : coba lihat ….siapa yg punya kuasa BERFIRMAN ? ALLAH atau YESUS ?
Daniel Sinclaire : PARAH INI ANAK….Lihat ayat yohanes 1:1 dan Yohanes 1:14..LOL
Edy Prayitno : ayatnya di kitab yoh 14 : 24 . Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku
coba lihat siapa yg berkuasa Berfirman , Firman itu milik siapa ? ALLAH atau YESUS ?
Daniel Sinclaire 3:14
Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”…
Ayat ini bisa membuktikan Allah bisa mengutus dirinya sendiri…Kelihatannya kamu ngak beri peluang aku bertanya LMFAO..haha
Edy Prayitno : kamu jangan lari lari dulu ke kitab Musa .
coba bagaimana komentarmu dg ayat yoh 14 : 24
bagaimana komentrmu dg ayat diatas yg menerangkan ternyata YESUS hanya penyampai Firman saja . dan Yesus bukan FIRMAN itu sendiri . tetapi ALLAH berfirman kepada Yesus , dan Yesus menyampaikannya .apa masih kurang jelas juga ?
ini ayat yg sangat jelas jika Yesus hanya penyampai Firman
Daniel Sinclaire :
di kitab yoh 14 : 24 . Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku….
Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”…
Lihat ayat2 tersebut..Cuba lihat lagi ayat2 sebelumnya..LOL…Kmu org yg paling LOL gue pernah liat..suda di ajarin malah ngotot..LOL
Edy Prayitno : he he he tenang mas Daniel , kenapa panik ?
betul kan ….Yesus sendiri mengatakan Jika Firman yg beliau dapatkan bukan dari dirinya sendiri tetapi dari ALLAH yg mengutus Yesus . ” FIRMAN YANG KAMU DENGAR ITU BUKANLAH DARI PADA KU , MELAINKAN DARI BAPA YANG MENGUTUS AKU …………ting
Daniel Sinclaire :
Maksud gue Allah Boleh mengutus dirinya sendiri….cuba lihat lagi Ayat Yohanes 1:1
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Yohanes 1:14 Firman itu menjadi manusia….
Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”…
InI Buktinya klu Allah blh mengutus dirinya..LOL..capek deh Lebih baik gue Nonton shin chan daripada mengajari Loe ..LOL
Edy Prayitno : ha ha ha yg capek siapa ? gak usah capek la….santai aja .
Yohanes 1 : 1 yang kamu gunakan dasar itu saya katakan lemah . kenapa lemah pertama ayat itu bukan asli ucapan Yesus , dan ayat itu juga bukan dari FIRMAN Tuhan , tetapi karangan penulis kitab Yohanes sendiri sebagai pembukaan kitab nya . k…Lihat Selengkapnya
jadi yg bikin bulet dan bikin capek itu siapa hayooo…minum kopi dulu biar fress.
Daniel Sinclaire : Kejadian 1:1 “Pada mulanya Allah mencipta langit dan bumi…?? Siapa yg mengatakan ini LOL…
Edy Prayitno : waduh sekarang kok ke awal mpenciptaan dg kitab Kejadian he he he apa sudah kehabisan argumen ? he he he
Daniel Sinclaire : Bukan gue tanya siapa yg mengatakan itu ..ayoo
Edy Prayitno : oh iya omong2 kenapa kok ya mirip duplikat ayah yoh 1 : 1 , dengan kej 1 : 1 ……….diawali pada mulanya , jangan2 penulisnya juga sama …he he he
terus kenapa kamu ambil ayat ini ( kej 1 : 1 )\
Daniel Sinclaire :
kamu tulis
Yohanes 1 : 1 yang kamu gunakan dasar itu saya katakan lemah . kenapa lemah pertama ayat itu bukan asli ucapan Yesus , dan ayat itu juga bukan dari FIRMAN Tuhan , tetapi karangan penulis kitab Yohanes sendiri sebagai pembukaan kitab nya . k…edua ayat tersebut gugur karena ucapan Yesus di ayat 14 : 24 yg mengatakan jika Yesus lo sdh mengaku bahwa Firman itu bukan dari dirinya sendiri tetapi dario ALLAH yg mengutus Yesus ….
Kejadian 1:1 “Pada mulanya Allah mencipta langit dan bumi…??
(Yang ini siapa yg bilang)
Edy Prayitno : lho kok tanya saya ….? emang apa hubungannya ? dengan pertahanan anda yg mengatakan Jika ALLAH = YESUS ? biar tidak melanggar HUKUM ALLAH no 1 ?
itu intinya ……….kembali ke lap top ?
Daniel Sinclaire :
kamu tulis
Yohanes 1 : 1 yang kamu gunakan dasar itu saya katakan lemah . kenapa lemah pertama ayat itu bukan asli ucapan Yesus , dan ayat itu juga bukan dari FIRMAN Tuhan , tetapi karangan penulis kitab Yohanes sendiri sebagai pembukaan ki…tab nya . k…edua ayat tersebut gugur karena ucapan Yesus di ayat 14 : 24 yg mengatakan jika Yesus lo sdh mengaku bahwa Firman itu bukan dari dirinya sendiri tetapi dario ALLAH yg mengutus Yesus ….
Kejadian 1:1 “Pada mulanya Allah mencipta langit dan bumi…??
(Yang ini siapa yg bilang)
KAMU HARUS JAWAB INI…SIAPA YG MENGATAKAN INI..AYOO…
krna ayat di atas ada kaitan dgn jawab ku..ayoo
Edy Prayitno : yah penjulis kitab Taurat . siapa itu ..itu sampai sekarang masih dalam kajian , bahwa kitab Tourat yang dimulai dari kitab Kejadian , Keluaran , Imamat , dan bilangan itu juga kumpulan dari kitab2 yg disusun oleh beberapa orang . dan dikumpulkan menjadi kitab tourat Musa
Daniell Sinclaire : wkwkwk..Bilang aja ngak tahu…
Edy Prayitno : tetapi kitab2 para nabi jika itu adalah Firman dari ALLAH maka penulisannya biasanya di dahuli dengan kalimat ……Beginilah FIRMAN ALLAH ……, FIRMAN ALLAH YG DISAMPAIKAN kepada si ……NABI ….dst . jadi masih ada pemisah mana tulisan manusia dan mana yg askli FIRMAN ALLAH
coba cek kitab2 Perjanjian LAMA
Daniel Sinclaire :
LOL makanya klu di ajarin ngak usah ngotot..Apakah musa hidup waktu Allah menciptakan Bumi..LOL..Tentu tidak…..Musa menulis atas dorongan firman Allah…Begitu Juga Yohanes LOL..sudah ku bilang lebih baik gue nonton shin chan…WKWKWKWKWK..udah dulu..gue mahu Lihat yang Lain..bye2…
Yes 43 :11 “Aku, Akulah TUHAN (YAHWEH) dan tidak ada juruselamat selain daripada-Ku…”
Titus1:4
Kepada Titus, anakku yang sah menurut iman kita bersama: kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Juruselamat kita, menyertai engkau….
..udah dulu..gue mahu Lihat yang Lain..bye2…
BYE BYE LOL
Edy Prayitno :
kan sdh saya bilang , nabi MUsa juga mendapat wahyu dari ALLAH , tetapi ada juga tulisan2 yg bersifat seperti kisah2 sejarah dan penulisan itu bercampur dengan , ayat2 yg betul2 dari FIRMAN Allah. dan coba cek kitab2 Yesaya , Yeremia ..disana di tulis jika itu Firman dari ALLAH maka penulisannnya selalu didahului dengan kalimat ” INILAH FIRMAN ALLAH , atau BEGINILAH FIRMAN ALLAH Kepada si ..( NABI ) . tetapi penulisan kitab YOH 1 : 1 tidak disebutkan ini Firman atau bukan , tetapi kalau melihat tata bahasanya itu merupakan pembukaan dari penulis kitab yohanes sendiri . dan Yoh 1 : 1 bukan Firman dari ALLAH . apa sdh jelas yg saya maksud ?
jadi DASAR YG ANDA PAKAI jika Yesus = Firman GAGAL TOTAL
Edy Prayitno : JAdi anda sudah menyerah …baiklah Terima kasih atas waktunya , oh iya ini masih HUKUM TOURAT no1 lho …belum yg ke-2 sp yg ke 10 , karena si pembuat note si LOVE sdh kabur duluan ..saya harap besok bisa lanjut ke HUKUM no-2 .
selesai .Insya ALLAh akan dilanjut lagi /.







</a

185 tanggapan kepada “KENAPA UMAT KRISTEN JUSTRU MELANGGAR 10 HUKUM ALLAH ?”
Mandra
Juni 19th, 2011 pada 15:31
@Jelasnggak
Dan FYI, saya ngga dibayar tuh..
Saya beda yaah dengan muslim…
Masak muslim menjual agama demi Indomie dan pakaian bekas.
uje je je je je je je je
====> Siapa saksinya kalau kamu gak dibayar Mbakyu? Kalau kamu beda dengan Muslim itu jelas..
Kalau muslim menggunakan akal dan pikirannya, Kalau kamu, akal dan pikiran kamu parkir dimana, waktu baca bible? Hi hi hi…. He he he…
Mandra
Juni 19th, 2011 pada 16:14
@Jelasnggak
Bagaimana Mbakyu Jel? Kamu mengakui yesus dilahirkan bukan? Oleh siapa? Sebelum lahir, tentunya dia berada dalam rahim Maria bukan? Lalu lahirnya lewat mana? Lewat saluran kewanitaan yang mengeluarkan darah kotor tiap-2 bulan bukan? Kalau darah kotor menurut Kitab Imamat 15:19 adalah najis, pertanyaannya : Apakah Manusia bisa disebut “Tuhan” jika dikandung selama 9 bulan 10 hari dalam tempat yang memproduksi najis yang dibuang tiap-2 bulan dan dilahirkan melalui jalan yang dilalui darah kotor yang adalah najis menurut bible?
Berpikirlah menggunakan akal kamu Mbakyu Jel…. Karena manusia diciptakan dengan kesempurnaan akal dan pikirannya yang berbeda dengan makhluk yang lain…
Nyambungnya kok lama amat Mbakyu…?
jack
Juni 20th, 2011 pada 02:30
@mandra
yesus ame tuhannya jell kelin ini manusia yang konyol binti lucu. buktinya
1. KITAB ULANGAN: Tuhan meracuni orang asing.
14:21 Janganlah kamu memakan bangkai apapun, tetapi boleh kauberikan kepada pendatang yang di dalam tempatmu untuk dimakan, atau boleh kaujual kepada orang asing; sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu. Janganlah kaumasak anak kambing dalam air susu induknya.”
(Hah? Tuhan mau meracuni bangsa asing? Rasialis!)
2. KITAB KEJADIAN: Tuhan capek dan beristirahat (lebih jelas, lihat Kitab Keluaran 31:16-17).**
2:2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-nya itu.
2:3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.
(Tuhan capek lalu istirahat seharian? Emangnya buruh yang harus libur sehari dalam seminggu?)
3. KITAB KEJADIAN: Adam dan Hawa bermain petak umpet dengan Tuhan.
3:8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan istrinya itu terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.
3:9 Tetapi Tuhan Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?”
3:10 Ia menjawab, “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.”
(Tuhan berpatroli lalu Adam dan Hawa bersembunyi?)
4. KITAB KEJADIAN: Tuhan menggauli Sara.
21:1. TUHAN memperhatikan Sara, seperti yang difirmankan-Nya, dan TUHAN melakukan kepada Sara seperti yang dijanjikan-Nya.
21:2 Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham dalam masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan, sesuai dengan firman Allah kepadanya.
(Hah? Tuhan menggauli Sara?)
5. KITAB KEJADIAN: Roh Allah melayang-layang.
1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
(Bagaimana penulis Alkitab bisa tahu kalau “Roh Allah” melayang-layang di atas air?)
6. KITAB KEJADIAN: Rupa Allah.
1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”
(Rupa manusia seperti rupa Allah?)
7. KITAB KEJADIAN: Tuhan lebih dari satu.
3:22 Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”
(Memangnya Tuhan Allah ada berapa ya?)
8. KITAB KEJADIAN: Tuhan menyesal dan pilu.
6:6-7 maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya. Berfirmanlah TUHAN: “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka.”
(Tuhan menyesal? Hati Tuhan pilu?)
9. KITAB KEJADIAN: Tuhan berfirman di dalam hati.
8:21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.
(Tuhan berfirman di dalam hati? Bagaimana penulis Alkitab bisa tahu?)
10. KITAB YESAYA: Tuhan bersuit.
5:26 Ia akan melambaikan panji-panji kepada bangsa yang dari jauh, dan akan bersuit memanggil mereka dari ujung bumi; sesungguhnya mereka akan datang dengan segera, dengan cepat!
7:18 Pada hari itu akan terjadi: TUHAN bersuit memanggil lalat yang ada di ujung anak-anak sungai Nil, dan memanggil lebah yang ada di tanah Asyur.
(Bagaimana suara suitan Tuhan?)
11. KITAB ZAKHARIA: Tuhan bersiul.
10:8 Aku akan bersiul memanggil mereka dan Aku akan mengumpulkan mereka, sebab Aku sudah membebaskan mereka, dan jumlah mereka menjadi banyak seperti dahulu.
(Bagaimana bunyi siulan Tuhan?)
12. KITAB YEREMIA: Tuhan mengaum.
25:30. Dan engkau ini, nubuatkanlah segala firman ini kepada mereka. Katakanlah kepada mereka: TUHAN akan menengking dari tempat tinggi dan memperdengarkan suara-Nya dari tempat pernaungan-Nya yang kudus; Ia akan mengaum hebat terhadap tempat penggembalaan-Nya, suatu pekik, seperti yang dipekikkan pengirik-pengirik buah anggur, terhadap segenap penduduk bumi.
(Kapan Tuhan mengaum? Bagaimana bunyinya?)
13. KITAB YESAYA: Tuhan mencukur.
7:20 Pada hari itu dengan pisau cukur yang dipinjam dari seberang sungai Efrat, yakni raja Asyur, Tuhan akan mencukur kepala dan bulu paha, bahkan pisau itu akan melenyapkan janggut juga.
(Hah? Tuhan meminjam pisau cukur? Tuhan mencukur kepala dan bulu paha?)
14. KITAB YEREMIA: Tuhan jemu menyesal.
15:6 Engkau sendiri telah menolak Aku, demikianlah firman TUHAN, telah pergi meninggalkan Aku. Maka Aku mengacungkan tangan-Ku dan membinasakan engkau; Aku sudah jemu untuk merasa sesal.
(Jemu juga rupanya Tuhan menyesal yah?)
15. KITAB 2 SAMUEL: Tuhan naik kerub.
22:11 Ia mengendarai kerub, lalu terbang, dan tampak di atas sayap angin.
(Hebat bisa terbang yah?)
16. KITAB YESAYA: Tuhan memekik, mengerang, mengah-mengah, dan megap-megap.
42:13. TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya.
42:14. Aku membisu dari sejak dahulu kala, Aku berdiam diri, Aku menahan hati-Ku; sekarang Aku mau mengerang seperti perempuan yang melahirkan, Aku mau mengah-mengah dan megap-megap.
(Bagaimana suara pekikan Tuhan? Bagaimana Tuhan mengerang dan megap-megap?)
justme
Juni 20th, 2011 pada 05:12
1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”
Jack ini yg sy maksud kita diciptakan sesuai CITRA ALLAH
KALAU ANDA TIDAK DICIPTAKAN SESUAI CITRA ALLAH.. MUNGKIN BADAN MANUSIA, KEPALA ANJING, OTAK UDANG..
SAYANG KALAU KITAB2 SUCI HANYA TERBACA YANG TERSURAT…
PADAHAL INTI DARI SEMUA ADALAH HAL2 YANG TERSIRAT…
ANDA TAU????
KENAPA TERORIS ITU MATI SATU TUMBUH SERIBU???????????
KARENA MEREKA HANYA KUMPULAN ORANG2 BODOH!!! YANG MEMBACA AL-QURAN SUCI KALIAN DENGAN MENANGKAP YG TERSURAT BUKAN YG TERSIRAT…..
NGACA!!!! SEBELUM KOMENTAR NGAWUUR !!!! KUALAT NANTI… BISA2 ANDA SENDIRI MURTAD!!!
jack
Juni 20th, 2011 pada 06:59
muallaf=mendapat hidayah
murtad=mendapat indomie
saya= sampai ayam tumbuh gigi kagak bakalan murtad (stok indomie masih buanyak) n tuhan umat kristen kebanyakan. lagian yang masuk ke surga pertama kali juga pelacur bukannya orang yang rajin beribadah
Matius 21:31
“…Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan PEREMPUAN-PEREMPUAN SUNDAL akan mendahului kamu MASUK KE DALAM Kerajaan Allah.”
Kenapa teroris mati 1 tumbuh 1000? karena saudara2 sampeyan rajin makan sate umat islam.
logika9
Juni 20th, 2011 pada 11:45
Jack..
jangan banyak2 makan indomie.. ga baek buat kesehatan … biarin aja si kapir menikmatinya.
ayo kita jualan sate aja,,, heghegheghegheg….
jack , sering sering aja posting Matius 21: 31….. pasti si kumbang, justme, kapirman, nggakjelas dijamin frustasi deh… atau malah nglamar jd tukang cukai ya.. majekki si pelacur-pelacur…
logika9
Juni 20th, 2011 pada 11:55
Mandra…
si jelly lagi ngaca-ngaca tu..! .lagi melototi apakah wajah Tuhan sdh ada diwajahnya.. karena wajahnya selalu nggakjelas.. klo lagi tersenyum yg muncul dikaca wajah Thukul Arwana, klo lg diem yg muncul si Parto Dalang opera van java, klo lg tertawa yg muncul lucifer…
jack
Juni 20th, 2011 pada 12:43
@logika
tahu nggak di surga ntar ada SPBU??
Matius 25:
(1) Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
(2) Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
(3) Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
(4) sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.
(5) Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur.
(6) Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!
(7) Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka.
(8) Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam.
(9) Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ.
(10) Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.
kemana para gadis surga beli minyak???
Mandra
Juni 20th, 2011 pada 15:14
@Jack
Ayat-2 bible yang anda kutip, memang aneh bunyinya. Dan lucunya, kaum salibis sering kali mengclaim Alquran hasil copy dari bible mereka. Kalau bunyi ayat kitab perjanjian lama nya saja seperti itu, apanya yang di copy Alqur’an? Memangnya ada ayat alqur’an seperti yang ditulis Mas Jack di atas? He he he… Mereka sering kali berapology bahwa bunyi ayat ada yang tersirat atau tersurat, persis seperti yang dikatakan Ibu Justme. Artinya tergantung siapa yang menafsirkan. Kadang tersirat, kadang tersurat. Dan juga mereka sering mengatakan bahwa bible penuh dengan bahasa alegori, seperti yang dikatakan pendeta kafirman dan si Mbakyu Jel. Artinya, bisa diartikan secara kiasan atau bisa dartikan dengan sebenarnya. Yaaach… Contoh soalnya seperti memindahkan gunung, diartikan sebagai kiasan. Artinya lagi, soal keimanan, yaa cuma kiasan. Sedangkan mereka mengartikan Yesus Anak Allah, yang sebenarnya kiasan, diartikan anak Allah yang sebenarnya. Urusane njlimet yo mas? He he he…. O ya… Mas Jack… Ngomomg-2 Si Mbakyu Jel kemana ya? Hi hi hi…. Sepertinya lagi mojok di kolong kursi gereja minta petunjuk… petunjuk siapa Mas Jack?…… He he he….
jack
Juni 20th, 2011 pada 15:44
tentunya minta petunjuk kepada maha guru S3 yang sedang semedi di gunung merapi
Mandra
Juni 20th, 2011 pada 16:34
@Justme
Anda mengatakan : Jack ini yg sy maksud kita diciptakan sesuai CITRA ALLAH
KALAU ANDA TIDAK DICIPTAKAN SESUAI CITRA ALLAH.. MUNGKIN BADAN MANUSIA, KEPALA ANJING, OTAK UDANG..
====> Hmmmmh… Rupanya Ibu justme sedang teringat gambar hieroglief yang pernah Ibu lihat pada dinding piramida Mesir bukan? Makhluk yang berbadan Manusia dan berkepala anjing. Yaa… itulah gambaran dari agama pagan…. Di masa mesir kuno dulu, dewa yang berbadan manusia dan berkepala binatang tersebut, senang dengan kurban manusia…. Saya lupa nama dewa tersebut… Mungkin ada yang ingat?…
O ya Ibu Justme….. Dalam kitab kejadian, manusia diciptakan bukan menurut CITRA Tuhan, melainkan menurut RUPA kita…. He he he…. (Just kidding)….
Ibu Justme…. Saya yakin, anda adalah seorang ibu yang arief dan bijaksana, bisa jernih dalam memandang segala sesuatu. Demikian pula halnya dengan cara pandang anda tentang bible yang anda sucikan. Mari kita coba pikirkan bersama Bu. Walaupun Ibu tidak membutuhkan pengakuan orang lain tentang keimanan Ibu.
Ibu mengatakan : SAYANG KALAU KITAB2 SUCI HANYA TERBACA YANG TERSURAT…
PADAHAL INTI DARI SEMUA ADALAH HAL2 YANG TERSIRAT…
ANDA TAU????
===> Bagaimana Ibu bisa membedakan ayat-2 dalam bible antara hal-2 yang tersurat dengan yang tersirat Bu? Ibu mengatakan bahwa inti dari semua ayat-2 dalam bible adalah yang tersirat.
Mungkin Ibu bisa memberikan contohnya kepada semua pembaca di sini…. Apakah ayat-2 yang tersirat boleh ditafsirkan sendiri-2 oleh yang membacanya? Atau memang sudah ada pakemnya dari gereja?
Kalau boleh saya bertanya lagi Bu… Hal tersirat apakah yang bisa Ibu tafsirkan mengenai kelahiran yesus sebagai manusia, yang sebelumnya berproses dalam rahim perempuan muda Maria dan dilahirkan melalui jalan yang biasa mengeluarkan darah kotor tiap-2 bulan, yang menurut kitab Imamat 15:19 adalah najis, dan setelah dewasa, bayi tersebut “dituhankan”? Pertanyaannya saya sederhanakan : Mungkinkah Tuhan Yang Maha Suci harus menjelma menjadi manusia, melalui proses persalinan seperti bayi manusia pada umumnya, dimana jalan yang dilaluinya adalah jalan yang biasa mengeluarkan najis tiap-2 bulan? Karena Ibu seorang perempuan, saya yakin Ibu faham maksud pertanyaan saya. Karena pertanyaan saya ini belum mendapat jawaban dari Mbakyu Jel yang “mungkin” juga seorang perempuan, maka saya mohon pencerahan dari Ibu Justme.
Ibu menulis lagi : KENAPA TERORIS ITU MATI SATU TUMBUH SERIBU???????????
KARENA MEREKA HANYA KUMPULAN ORANG2 BODOH!!! YANG MEMBACA AL-QURAN SUCI KALIAN DENGAN MENANGKAP YG TERSURAT BUKAN YG TERSIRAT…..
NGACA!!!! SEBELUM KOMENTAR NGAWUUR !!!! KUALAT NANTI… BISA2 ANDA SENDIRI MURTAD!!!
===> Mohon maaf Ibu Justme. Saya kira mereka tidaklah bodoh. Mereka menjadi teroris bukan karena ajaran dari Alqur’an Bu. Karena dalam Alqur’an sudah jelas dikatakan, tidak boleh membunuh manusia tanpa alasan yang diperbolehkan, misalkan alasan karena berperang, —-dari pada terbunuh, lebih baik membunuh— Karena mereka tahu akan berlaku hukum qishas. Pembunuh akan dihukum mati oleh yang berwenang. Nyawa dibayar dengan nyawa. Teroris, bisa jadi adalah suatu gerakan politik, yang bisa saja mengatasnamakan agama, dalam rangka memperjuangkan sesuatu yang mereka cita-2kan. Agama apapun ada. Misalnya IRA, di Irlandia Utara (Agama katholik), yang merupakan gerakan separatis untuk memisahkan diri dari kekuasan Kerajaan Inggris yang Protestan.
Jadi Bu, Teroris bisa jadi muncul karena suatu keadaan, bisa perorangan ataupun kelompok, yang mempunyai tujuan bersama atau sendiri-2, yang boleh jadi dilatar belakangi oleh agama, nasionalisme untuk memerdekakan diri dari kungkungan penjajah dan alasan lainnya.
Faktanya, yang menjadi teroris adalah oknum. Karena hanya segelintir orang yang terlibat. Jadi bukan karena ajaran agamanya Bu…. Kalau karena ajaran agamanya, berarti semuanya teroris dong Bu… he he he….
logika9
Juni 21st, 2011 pada 04:47
jack..
mana ada surga ada SPBU nya….? baca baik2 tu.. masak pelita / lampu senthir beli minyak di SPBU ? SPBU untuk beli bensin bukan minah. tu pere2nya turun ke Irak ngambil minyak ga beli, kan lg dirampok orang2 kapir tu Irak. lagi surganya JADUL ya..?? masak pake pelita
lebih hebat di negeri Avatar ya.. pasti si kapirman dah tau avatar… dibumi dah pake listrik ga pake lampu senthir lagee…
jack
Juni 21st, 2011 pada 04:57
logika
di surga kagak ada kendaraan makanya SPBU jual minyak tanah. di alkitab kagak ada disebutkan di surga bakalan ada mobil ( balik ke jaman prasejarah)
aries
Juni 21st, 2011 pada 06:28
@ Justme ,
Mungkin yang anda maksud tersirat adalah tafsir /makna dari yang tersurat , anda bisa betul kadang ada banyak dari umat Yahudi , Nasrani dan Islam yang salah menangkap yang terkandung didalam kitab suci .
Terganting konteks dan situasi yang dinginkan olehkitab suci , radikalisme kadang muncul secara individu dan juga tidak jarang secara berkelompok bahkan sampai ada radikalisme gloal yang klimaksnya muncul dengan perang antara bangsa yang memaksakan kehendaknya keada bangsa lain .
Mulai dari perang yang kita ingat Troya lawan Yunani , Romawi yang menjajah bangsa-bangsa , perang salib , perang eropa , perang saudara di Amerika , perang dunia pertama dan kedua yang menimbulkan korban jutaan manusia mati sia-sia akibat bom dsb .
Teroris pada dekade th 70 dan 80 dimana IRA sering melakukan aksi teror bom di Inggeris , lalu perang idiologo Amerika vs Soviet yang menimbulka korban di Vietnam dgn jutaan prajurit Amerika hilang di hutan Vietkong , kemudian di Afganistan Amerika bekerja sama dgn Osama bin Laden dalam memerangi Siviet .
kumbang
Juni 21st, 2011 pada 10:17
dear Bang Edy…
heheheh..saya rasa cukup jelas analogi dengan api tentang konsep trinitas bagi org awam, dan memang Yesus, Allah Roh Kudus adalah satu bagian yang sama, di alkitab tertulis, bahwa Aku dan Bapa adalah satu ( yoh 10 ayat 30 ) saya pikir itu cukup menjelaskan…
jack
Juni 21st, 2011 pada 12:39
@kumbang
“Dan Kemuliaan yang telah Engkau (Bapa) berikan kepadaku, telah aku berikan pula kepada mereka (para pengikut Yesus), supaya mereka menjadi satu, sama seperti kita adalah satu” (Yohanes 17: 22).
bagaimana dengan ayat diatas pak, berarti pengikut yesus juga menjadi satu dengan yesus dan bapa
jack
Juni 21st, 2011 pada 12:55
@kumbang
ayo pak masuk islam sebelum terlambat, mending susah di dunia daripada di akherat kelak
ipo
Juni 21st, 2011 pada 13:47
@ jel
sedikit nanya nih
menurut kamu yesus itu 100% manusia dan 100% tuhan.
kalau yesus itu 100% tuhan apa itu berarti
yesus adalah bapa?
yesus adalah anak?
yesus adalah roh kudus?
aku ingin tau jawabanmu utk aku comparasikan dg jawaban pak firman.
atau coba baca lagi hasil konsili nicea…..
Logika9
Juni 21st, 2011 pada 14:04
Pada mulanya Kapirman
Kapirman itu bersama- sama si Kumbang
Kapirman itu adalah si Kumbang
Yoh 1 : 1
rudy no
Juni 21st, 2011 pada 14:19
Salam, semoga blog diskusi mas edi semakin dibarokahi Allah.
Ini komentar saya pertama kali,
Satu pernyataan saya tentang konsep trinitas.
Jujur saja konsep trinitas sangat membingungkan, hingga akhirnya membuat umat nasrani jadi sesat sampai umat kristiani sekarang, karena konsep tuhannya juga membingungkan, jadi ya untuk aturan agamanya juga dijalankan sesuka hati saja, toh konsep tuhannya juga membingungkan.
Kenapa membingungkan, antara Tuhan anak dan Bapa saja membingungkan, lantas tiba2 muncul ruhul kudus (dari mana datangny?)
Sadarlah bahwa ajaran kristiani skrg bukan dari yesus (yang menurut kami islam adalah nabi isa) benar2 memalingkan manusia dari Tuhan yang sesungguhnya Allah SWT, Tuhan yang maha esa, yang tidak bisa dibayangkan sifatnya oleh manusia, renungilah yesus sendiri juga sadar dan memang ditugaskan untuk mengingatkan manusia aga menyembah Tuhan YME semata Allah dan berbuat baik kepada sessama manusia.
Konsekuensinya anda menyembah Tuhan YME, berarti anda harus mengikuti aturannya, aturannya dijelaskan dimana? di dalam kitab suci, teladannya siapa? para nabi, termasuk nabi isa, sampai terakhir nabi muhammad. Dan memang para nabi dari dulu hanya membawa satu pesan. Sembahlah Tuhan Yang MAHA ESA. Allah. Lantas kenapa jadi dibelok2kan tuhan jadi manusia lah, lantas ada roh kudus? Hanya satu tujuannya menyesatkan manusia dari satu Tuhan Sesungguhnya. Lantas manusia jadinya hanya inggat dunia lupa akhirat.
Hayo renungkan:)
Logika9
Juni 21st, 2011 pada 14:21
Jack
Ternyata kita salah semua nee hihihiihihi….. Jaman JADUL tu blm ada bensin n minah, jd gadis2 BODOH itu beli minyak babi buat nyalain senthirnya..weeeekkkk
Eh di surga kok ada gadis BODOH2 ya..?
rudy no
Juni 21st, 2011 pada 15:02
Sudah sudah….kok dari tadi tuhan bapak dan anak aja diributin…kapan ngebahas roh kudusnya???
jack
Juni 21st, 2011 pada 16:26
@logika
si minah emaknya si inem udah ada, dia yang ngejual minyak baby (mau baby hutan,kota/mars)
ya wajar saja bidadarinya bodoh, la wong tuhannya saja kagak bisa berhitung
jaman jadul alias di surga udah ada pakaian belum?? kalau belum gue mau dong jadi tukang ojek gendong disurga wekekeke
Logika9
Juni 22nd, 2011 pada 01:18
Jack
Jaman JADUL itu lum ada pakaian adanya kain dililit2 getoo… Klo mau jd ojeg nggendong y gpp nanti gendongnya lewat semak2 biar nyangkut kainnya…dan yg dgendong tinggal pake kancut doang…! Heeee…
jack
Juni 22nd, 2011 pada 01:36
logika
kirain kancut juga beloon ade, kalau penumpangnye macem megan fox oce2 aje
kalau penumpangnye macem jell kelin bisa bolong ni punnggung kena tombaknye
Logika9
Juni 22nd, 2011 pada 15:37
Si jelly ga punya tongkat jack..! Wong jelly kayak agar2 ke enceran geto..!! Klo kena ilernya ya iya hahahha….! Luberrluberrr…Si jelly ga punya tongkat jack..! Wong jelly kayak agar2 ke enceran geto..!! Klo kena ilernya ya iya hahahha….! Luberrluberrr…
Jelas DONG
Juni 23rd, 2011 pada 02:33
1 for all
Untuk yang ingin SELAMAT DUNIA & AKHIRAT=
1). Bacalah (IQRO) Aa (A besar= Alam) & (a kecil= al-Qur’an) Lihat, Pelajari, Teliti, Resapi, Manfaatkan (sbg bahan Hidup & Kehidupan), Perdebatkan (sbg bahan Diskusi Ilmiah), Sandarkan (segala sesuatu kepadanya) & sbg Kompas (Panduan Arah Hidup & Berkehidupan).
2). BERSERAH DIRI hanya kepada ALLAH yang EMPUNYA ALAM SEMESTA, dengan cara MENJALANKAN semua perintah-NYA & MENJAUHI semua larangan-NYA.
3). BERDOA (BERMUNAJAT) hanya kepada-NYA (ALLAH) tempat MEMOHON SEGALA KEINGINAN.
4). BERSUJUDLAH hanya kepada-NYA [ sesuai yang diajarkan ROSUL-NYA (BUKAN yang lain) TATACARA yang mesti DILAKUKAN ].
5). BERSYUKUR atas SEKECIL APAPUN YANG DIBERIKAN ALLAH (Ridho Allah), baik itu HIDUP, KESEHATAN, REZEKI, KENIKMATAN, JODOH, KARIER dsb.
Wassalam
nDeboost
Juni 25th, 2011 pada 19:43
“…jack Juni 20th, 2011 pukul 12:43 @logika tahu nggak di surga ntar ada SPBU?? Matius 25: (1) Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. …….. kemana para gadis surga beli minyak???…”
1. Yesus KATEBE (Kate Bible) saat membicarakan Kerajaan Sorga kebanyakan memakai kalimat pengandaian, misalnya “seumpama”, “ibarat” and those alike.
2. Kalau ditanyakan bayangan kepada kawan Kristen apa-bagaimananya hidup kelak dikerajaan sorga biasanya blank, ga tahu mereka. Namun lakunya lalu OOT ke 72 bidadari dan pemenuhan syahwat seks peghuni surga umat Muhammad saw
3. Ada juga yg berani respons, di surga kelak selalu nyanyi memuja Bapa. Kalau kek gini bisa ndower tuh bibir. Padahal yg spt ini sdh dilakukan rata-rata di dunia sekali seminggu. Lalu kalau ditanya link-nya, blank lagi.
4. KATEBE, di Yesus Mat 26:29, Mrk 14:25, Luk 22:18 tdk akan minum hasil pokok anggur sampai kerajaan sorga datang. Eh, apa mbesok Yesus dkk minum hasil pokok anggur mirip yg di dunia ya? Bayangin tuh luasan kebun anggur yg diperlukan utk suplai miliaran umat Kristen! Belum lagi traktor yg mbajak tanah dan pabrik fermentasi dst terkait, onde-mande, betapa hiruk pikuknya mbesok disorga! Jadi kalau ada yg bilang cuma nyanyi memuja, sepertinya bohong ya?
5. Tuh gadis mau cari BBM kemana ya? Apa disurga kelak ada juga pengilangan minyak bumi? Tanker BBM cap Pertamina, Petronas dst bakalan ramai hilir mudik?
6. Kamu ingat ga tuh 32 perempuan tawanan perang utk penjaga tubernacle dimana Tuhan ikut campur kudu belum disentuh lelaki? Adakah mereka gadis-gadis ini?
jack
Juni 26th, 2011 pada 00:00
ndeboost
kalau surganya umat kristen sih katenye bebas dari keinginan daging, ade yang bilang mirip perang di irak gitu (rebutan kilang minyak kalee)
Mrk 12:25 Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.
WAHYU 12:7
KJV with Strong’s And there was war in heaven Michael and his angels fought against the dragon and the dragon fought and his angels
TB Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,
BIS Lalu di surga terjadi peperangan. Mikhael bersama malaikat-malaikatnya bertempur melawan naga itu. Dan naga itu pun, yang dibantu oleh malaikat-malaikatnya, melawan Mikhael.
FAYH Kemudian terjadilah peperangan di surga. Mikhael serta malaikat-malaikat di bawah pimpinannya berperang melawan Naga serta bala tentaranya yang terdiri dari malaikat-malaikat pendurhaka.
DRFT_WBTC Kemudian terjadilah perang di surga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan ular besar itu. Ular besar itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya.
TL Maka jadilah suatu peperangan di surga, yaitu Mikhail serta segala malaekatnya berperang dengan naga itu; dan naga serta segala tentaranya pun berperanglah;
KSI Maka terjadilah suatu peperangan di surga. Mikhail dengan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu pun bersama malaikat-malaikatnya berperang melawan Mikhail.
DRFT_SB Maka jadilah suatu peperangan disurga, yaitu Michael serta segala malaikatnya berperang dengan naga itu. Maka naga itu pun berperanglah serta segala tentaranya;
BABA Dan ada prang dalam shorga, ia’itu Mika’el sama sgala mla’ikat-nya berprang sama itu naga; dan itu naga pun berprang sama-sama dia punya mla’ikat;
KL1863 Maka djadilah prang dilangit, Mikael dengan segala malaikatnja berprang dengan itoe naga; dan itoe naga serta segala malaikatnja berpranglah.
KL1870 Maka disorga djadilah soeatoe perang, ija-itoe Michael dan segala malaikatnja pon berperanglah dengan naga itoe; maka naga dan segala soeroehannja pon berperanglah.
faletehan
Juni 26th, 2011 pada 08:09
@Jack
Ternyata surganya kaum salibis gak enak ya… Masak masih ada perang… Soal di syurga ada naga, pernah saya sampaikan pada si pendeta kafir. Jawab dia, naga itu bukan di syurga, katanya, tapi di dunia….sambil dia menambahkan kata-2 cacian… He he he… Walaupun dosa mereka sudah ditanggung Yesus, dan di jamin masuk syurga, eeehh… setelah masuk syurga malah ada perang… Katanya di syurga damai… Kalau cuma cari damai, di dunia juga ada… Betul gak Mas Jack… Aneh ya mereka… bible berisi cerita dongeng kok diyakini sebagai kitab suci yaa…..
jack
Juni 26th, 2011 pada 09:11
berarti surga ala kaum salibis gak jauh beda dengan dunia sekarang ini( ada naganye) atau lebih pasnya surga kaum salibis lebih mirip komik dragon ball
Mandra
Juni 26th, 2011 pada 09:57
Iyaa yaa… Mereka sering kali mengclaim Alqur’an menjiplak bible. Apanya yang dijiplak?… Mosok kitab dongeng dijiplak… Kalau Dragon Ball menjiplak bible, itu baru beneeerrr…. He he he…
jack
Juni 26th, 2011 pada 10:13
Mandra
tau nggak film2 zombie dapat inspirasinya dari mana???
Logika9
Juni 26th, 2011 pada 13:07
Jack..
Pahlawan Berkancut Hollywood pd niru sapa hayo..? Spt Superman, Batman n Robin, Gundala, Wonder Women, Captain Amerika , Tarsan.. Yg terakhir ini mirip sekaleeeee hehehheehh….
jack
Juni 27th, 2011 pada 02:25
@logika
MATIUS 27:50-54
27:50 : Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
27:51 : Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
27:52 : dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
27:53 : Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.
27:54 : Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: “Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah.”
pilm2 macam resident evil, dawn of the dead dkk kayaknye terinspirasi dari ayat ini ye
logika9
Juni 27th, 2011 pada 07:13
jack ..
yg banyak menginspirasi di pehlem2 hollywood tu ya dr ayat2 kidung agung heheheheheh…
jack
Juni 27th, 2011 pada 07:26
@logika
ooooh kirain ayat2 hidung belang si agung
Mandra
Juni 27th, 2011 pada 10:49
@Logika & Jack
Hi hi hi…. Postingan anda berdua membuat kaum salibis ikut tertawa geli kayaknya…. Buktinya si Mbakyu Jel gak berani muncul, karena sakit perut saking gelinya. Nanti kalau muncul malah menulis seperti suara orang masuk angin… Hi hi hi… Kalau si pendeta, sudah keok oleh anda berdua…. eeh tambah si Gundul juga….
Logika9
Juni 27th, 2011 pada 12:00
Mandra..
Wadooow mas… Jgn samain aku dg Jack, gundul, atau njenengan lah..ana hanyalah ciptaanNya dr yg hina yg diberi sedikit akal untuk berpikir agak gokil gitu…hehehe
jack
Juni 27th, 2011 pada 12:27
@mas mandra & logika
dari pengalaman diskusi sama kambing sesat, kalau dijawab macam apapun, pakai bukti apapun kagak bakalan diterima malah kalau debat kejepit kita bakalan kena makian. jadi mending dibikin humor aje mereka, itung2 bisa dijadiin hiburan geratisan n kalau udah nggak tahan naggung malu paling mereka kabur
jack
Juni 27th, 2011 pada 13:19
@logika
ayoo tahu nggak pehlem dimana ada keledai yang bisa bicara seperti ayat ini
Bilangan 22 : 21 – 35
Lalu bangunlah Bileam pada waktu pagi, dipelanainyalah keledainya yang betina, dan pergi bersama-sama dengan pemuka-pemuka Moab.Tetapi bangkitlah murka Allah ketika ia pergi, dan berdirilah Malaikat TUHAN di jalan sebagai lawannya. Bileam mengendarai keledainya yang betina dan dua orang bujangnya ada bersama-sama dengan dia.Ketika keledai itu melihat Malaikat TUHAN berdiri di jalan, dengan pedang terhunus di tangan-Nya, menyimpanglah keledai itu dari jalan dan masuk ke ladang. Maka Bileam memukul keledai itu untuk memalingkannya kembali ke jalan.Kemudian pergilah Malaikat TUHAN berdiri pada jalan yang sempit di antara kebun-kebun anggur dengan tembok sebelah-menyebelah.Ketika keledai itu melihat Malaikat TUHAN, ditekankannyalah dirinya kepada tembok, sehingga kaki Bileam terhimpit kepada tembok. Maka ia memukulnya pula.Berjalanlah pula Malaikat TUHAN terus dan berdirilah Ia pada suatu tempat yang sempit, yang tidak ada jalan untuk menyimpang ke kanan atau ke kiri.Melihat Malaikat TUHAN meniaraplah keledai itu dengan Bileam masih di atasnya. Maka bangkitlah amarah Bileam, lalu dipukulnyalah keledai itu dengan tongkat.Ketika itu TUHAN membuka mulut keledai itu, sehingga ia berkata kepada Bileam: “Apakah yang kulakukan kepadamu, sampai engkau memukul aku tiga kali?”Jawab Bileam kepada keledai itu: “Karena engkau mempermain-mainkan aku; seandainya ada pedang di tanganku, tentulah engkau kubunuh sekarang.”Tetapi keledai itu berkata kepada Bileam: “Bukankah aku ini keledaimu yang kautunggangi selama hidupmu sampai sekarang? Pernahkah aku berbuat demikian kepadamu?” Jawabnya: “Tidak.”Kemudian TUHAN menyingkapkan mata Bileam; dilihatnyalah Malaikat TUHAN dengan pedang terhunus di tangan-Nya berdiri di jalan, lalu berlututlah ia dan sujud.Berfirmanlah Malaikat TUHAN kepadanya: “Apakah sebabnya engkau memukul keledaimu sampai tiga kali? Lihat, Aku keluar sebagai lawanmu, sebab jalan ini pada pemandangan-Ku menuju kepada kebinasaan.Ketika keledai ini melihat Aku, telah tiga kali ia menyimpang dari hadapan-Ku; jika ia tidak menyimpang dari hadapan-Ku, tentulah engkau yang Kubunuh pada waktu itu juga dan dia Kubiarkan hidup.”Lalu berkatalah Bileam kepada Malaikat TUHAN: “Aku telah berdosa, karena aku tidak mengetahui, bahwa Engkau ini berdiri di jalan menentang aku. Maka sekarang, jika hal itu jahat di mata-Mu, aku mau pulang.”Tetapi Malaikat TUHAN berfirman kepada Bileam: “Pergilah bersama-sama dengan orang-orang itu, tetapi hanyalah perkataan yang akan Kukatakan kepadamu harus kaukatakan.” Sesudah itu pergilah Bileam bersama-sama dengan pemuka-pemuka Balak itu.
jack
Juni 27th, 2011 pada 13:21
atau tahu nggak pembuat pehlem son gokong dan tongkat saktinya dapet inspirasi dari mana
jack
Juni 27th, 2011 pada 13:25
@logika
sory nih ye berhubung gue suka n suuuka kali nonton jadi pertanyaannya lari ke pehlem. kalau yang lain ada yang tahu silahkan dijawab
Logika9
Juni 28th, 2011 pada 03:40
Mandra..
Benul ape yg di blg Jack… Blog ini sdh2 lebih dr cukup memberi pencerahan pd org kafir, ditambah netter muslim yg menambahkan ilmu dg dasar yg benar spt IPO, Jack, Gundul, njenengan, jelasdong dll, tp apa sikap mrk..? Sy yakin hati kecil dan pikiran mrk TAHU mana yg benar dan salah. Hanya saja sifat manusia suka tinggi hati, ditunjukkan kekeliruannya bknnya menerima tp malah dr kekeliruan itu mrk lampiaskan balik dg menghujat, memfitnah dan OOT, mencari pembenaran dr kekeliruannya.. Contoh: kitabnya banyak ayat2 porno, mrk tdk bs menolak,tp hati dan pikirannya menolak. krn sdh tertulis d kitab sucinya, ya hrs diimami, trs kekesalan, kekonyolan mrk dilampiaskan dg memfitnah balik pd Rosullullah, jd ya gitu ane pake logika yg mdh ditrm saja, pake banyolan aja buat tambah seger…tul ga Jack..?? Awalnya sy sk erosi jiwa bc hujatan mrk, tp stlh dipikir2 membalas makian mrk kan artinya kita sama gilanya hehehhehe..
Jack..
Aku jg sukaaaaa banget nonton pehlem..!!hehehh.. Tu cerita keledai ada dipehlem srheakkkk….srheeekkk…srheekk hehehhh.. Klo shen lon naganye sun go kong, kan dah ente blg dr kitab dongeng hihihihi… Shen lonnya msh tidor di kancutnya ” Tarsan ” hehehheheh.
maranatha
Juli 25th, 2011 pada 15:45
assalamualaikum dear Muslim,, ada banyak tanya anda yang perlu di jelaskan.
1. tuhan di gambarkan seperti Manusia, singa dan lain sebagai nya ,itu adalah kiasan tentang murka atau kemarahan Tuhan atau ancaman pembalasan Tuhan .
2.Allah ESA, menyeru Bapa ,Anak atau Roh Kudus sama saja, itu tetap alamat yang tepat untuk doa.
3.soal kata kata porno , Alkitab hanya m encatat apa adanya suatu peristiwa tanpa ada perintah Tuhan supaya di ikuti. dan sekaligus juga bukti Alkitab itu tak palsu seperti Tuduhan Muslimun.
4.Yesus adalah Tuhan tentu punya kuasa ber Firman , masa Tuhan bisu saja,,. TQ.
jack
Juli 26th, 2011 pada 01:28
1. masalahnya ada kagak perintah seperti itu dari kitabnya? lagian kita juga bukan anak kecil lagi to yang butuh gambar2 untuk mewakili emosi tuhan. n apa mungkin SBY yang lagi marah ntar digambarkan sebagai singa?
2. Esa itu artinya satu toh, bukan pluralisme dalam satu tuhan. wah kalau contoh tuhan seperti itu diterapkan kepada manusia bisa puyeng BPS mengadakan sensus
3. wah apa bener itu memang firman tuhan? bukannya ratuan gombal n kenapa penulisnya kagak jelas?
4. Tapi menurut kitab sampeyan yesus itu firman bapa yang berupa manusia
Mandra
Juli 26th, 2011 pada 14:46
@Maranatha
Kata anda : 3.soal kata kata porno , Alkitab hanya m encatat apa adanya suatu peristiwa tanpa ada perintah Tuhan supaya di ikuti. dan sekaligus juga bukti Alkitab itu tak palsu seperti Tuduhan Muslimun.
===. Waaah… anda kurang mengikuti perkembangan berita di internet yaaah…. Kisah incest, phaedophilia, perselingkuhan dan persundalan di bible anda, justru menginspirasi kaum anda di eropa, Amerika dan negara-2 yang mayoritasnya kristen. Coba deh kamu cari. Pasti ketemu cerita tentang pendeta/pastur yang menyodomi anak-2 pelayanan gereja. Dan perbuatan pastur yang keterlaluan itu sudah dimaafkan oleh Paus lho… Kenapa para pendeta atau pastur berani melakukan hal-2 sebagaimana yang bible anda sebutkan, karena Yesus sudah menebus dosa-2 mereka… Jadi para pendeta atau pastur bukan tidak memahami ayat-2 yang berisi larangan Tuhan, justru karena terinspirasi ayat-2 pornolah mereka berani melakukannya. Khan dosa-2 mereka sudah ditebus Yesus ……
Transformasi Indonesia
Agustus 27th, 2011 pada 03:59
Edy Prayitno : paham betul dan itu suatu kepalsuan ..karena anda sdh melanggar hukum ALLAH yg no 1 …kenapa Tuhan malah menjadi 3 ?
_______________
TANTANGAN UNTUK BUNG EDY….
TANTANGAN UNTUK PENDAKWA….
“Ahli Kitab (Kristen & Yahudi) yang manakah yang dituduh menyembah TUHAN ITU TIGA?, siapakah tuhan-tuhan yang tiga itu? Dan Tuhan manakah yang dituduh ber-Anak karena ber-istri?”(SILAHKAN DIJAWAB BAGI PENDAKWA)
PERLU DIINGAT ALL PENDAKWA….”ALLAH YANG ESA” ITU BUKANLAH SAMA DENGAN “SONGGOK BATU”…..ALLAH MEMILIKI SUATU DIMENSI/ESENSI YANG KOMPLEKS DIDALAMNYA….
SIAPA YANG MENGATAKAN TUHAN ITU 3 DI ALKITAB???MANA DALILNYA???
Jack
Agustus 27th, 2011 pada 04:05
TANTANGAN UNTUK BUNG EDY….
TANTANGAN UNTUK PENDAKWA….
“Ahli Kitab (Kristen & Yahudi) yang manakah yang dituduh menyembah TUHAN ITU TIGA?, siapakah tuhan-tuhan yang tiga itu? Dan Tuhan manakah yang dituduh ber-Anak karena ber-istri?”(SILAHKAN DIJAWAB BAGI PENDAKWA)
PERLU DIINGAT ALL PENDAKWA….”ALLAH YANG ESA” ITU BUKANLAH SAMA DENGAN “SONGGOK BATU”…..ALLAH MEMILIKI SUATU DIMENSI/ESENSI YANG KOMPLEKS DIDALAMNYA….
SIAPA YANG MENGATAKAN TUHAN ITU 3 DI ALKITAB???MANA DALILNYA???
=============================>>>
sebaiknya jika anda sudah merasa tidak mampu membuat tantangan lain jangan lompat2 thread dengan pertanyaan/ tantangan yang sama yang sudah dijawab tapi fokuslah menjawab sanggahan dari tantangan yang anda buat sendiri sdr trans
Transformasi Indonesia
Agustus 27th, 2011 pada 04:12
TUHAN KAMI ESA ADANYA…
Matius 28:19
LAI TB, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam ‘nama’ (‘ONOMA’) Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
KJV, Go ye therefore, and teach all nations, baptizing them in the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Ghost:
NIV, Therefore go and make disciples of all nations, baptizing them in the name of the Father and of the Son and of the Holy Spirit,
Bapa dan Anak dan Roh Kudus, oleh kalangan non kristiani dipandang seolah-olah 3 person atau bahkan politeisme (3 allah).
Tetapi di dalam Alkitab bahasa asli ditulis dengan ‘ONOMA’ bentuk tunggal, bukan dengan ‘ONOMATA’ bentuk jamak.
Text bahasa aslinya adalah demikian :
Textus Receptus (TR) : πορευθεντες ουν μαθητευσατε παντα τα εθνη βαπτιζοντες αυτους εις το ονομα του πατρος και του υιου και του αγιου πνευματος
Translit interlinear, poreuthentes {pergilah} oun {karena itu} mathêteusate {jadikanlah murid (-Ku)} panta {semua} ta ethnê {bangsa-bangsa} baptizontes {kalian baptiskanlah} autous {mereka} eis {di dalam} to onoma {nama, noun – accusative singular neuter} tou patros {Bapa} kai {dan} tou huiou {Putera} kai {dan} tou hagiou {Kudus} pneumatos {Roh}
Perubahan bentuk kata “ονομα – ONOMA” :
Tunggal:
Nominatif, ονομα – ONOMA
Genitif, ονοματος – ‘ONOMATOS
Datif, ονοματι – ‘ONOMATI’
Akusatif, ονομα – ONOMA
Jamak:
Nominatif, ονοματα – ONOMATA
Genitif, ονοματων – ONOMATÔN
Datif, ονομασιν – ONOMASIN’
Akusatif, ονοματα – ONOMATA
Bapa, Anak, dan Roh Kudus, masing-masing bukanlah “nama”.JELAS SEKALI ONOMA…BENTUK SINGULAR…JADI TUHAN KAMI ESA ADANYA….
ALKITAB SELALU KONSISTEN ALLAH ITU ESA….
Alkitab KONSISTEN mengajar dengan jelas bahwa Allah itu Esa :
* Ulangan 6:4
LAI-TB, Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
KJV, Hear, O Israel: The LORD our God is one LORD:
Hebrew,
שְׁמַע יִשְׂרָאֵל יְהוָה אֱלֹהֵינוּ יְהוָה ׀ אֶחָֽד ׃
Translit interlinear, SYEMA’ {dengarlah} YISRA’EL {Israel} YEHOVAH {YHVH dibaca ‘Adonay, TUHAN} ‘ELOHEINU {Allah kita} YEHOVAH {YHVH dibaca ‘Adonay, TUHAN} EKHAD {esa}”
Yesus Kristus sendiri menekankan pentingnya ajaran Kitab Suci ini tentang ke-Esa-an Allah :
* Markus 12:29
LAI TB, Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
KJV, And Jesus answered him, The first of all the commandments is, Hear, O Israel; The Lord our God is one Lord:
TR, ο δε ιησους απεκριθη αυτω οτι πρωτη πασων των εντολων ακουε ισραηλ κυριος ο θεος ημων κυριος εις εστιν
Interlinear, ho de {dan} iêsous {Yesus} apekrithê {Dia menjawab} autô {kepadanya} hoti {bahwa} prôtê {pertama} asôn {dari segala} tôn entolôn {perintah-perintah} akoue {dengarlah engkau} israêl {Israel} kurios {Tuhan} ho theos {Allah} hêmôn {kita} kurios {Tuhan} heis {satu} estin {Dia adalah}
APAKAH AJARAN PERJANJIAN BARU DAN PARA RASUL TIDAK KONSISTEN MENGAJARKAN ALLAH YANG ESA??
ALKITAB DARI MASA KE MASA SELALU KONSISTEN AJARKAN KE-ESA-AN TUHAN…BUKTINYA SBB:
Rasul Paulus Ajarkan =>
1Kor. 8:4 Tentang hal makan daging persembahan berhala kita tahu: “tidak ada berhala di dunia dan +++tidak ada Allah lain dari pada ALLAH YANG ESA.++”
Rasul Paulus jelas berkata => …tidak ada Allah lain dari pada Allah yang esa….
(PIHAK MUSLIM SELALU BERKATA PAHAM TRINITAS ITU BERASAL DARI PAULUS…SEOLAH TUHAN ITU 3 MENURUT PAULUS…PADAHAL PAULUS SENDIRI BERKATA DI 1 KOR 8:4 => +++ALLAH YANG ESA++…JADI DAKWAAN UMAT MUSLIM TIDAKLAH BERDASAR….)
Rasul Yohanes ajarkan =>
1 Yohanes 5:7
LAI TB, Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.
KL 1870, Karena adalah tiga jang memberi kasaksian dalam sorga, ija-itoe Bapa dan alkalam dan Rohoe'lkoedoes, maka katiga ini asa djoea.
KJV, For there are three that bear record in heaven, the Father, the Word, and the Holy Ghost: and these three are one.
TEXTUS RECEPTUS (TR) : οτι τρεις εισιν οι μαρτυρουντες εν τω ουρανω ο πατηρ ο λογος και το αγιον πνευμα και ουτοι οι τρεις εν εισιν
TRANSLIT INTERLINEAR : hoti {sebab} treis {tiga} eisin {ada} hoi {yang} marturountes {memberi kesaksian} en {dalam} tô ouranô {Surga} ho patêr {Bapa} ho logos {Firman} kai {dan} to hagion {Kudus} pneuma {Roh} kai {dan} houtoi hoi treis {ketiganya} en {satu} eisin {adalah}I Yoh 5:8 Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.
1 Yohanes 5:8
LAI TB, Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.
KL 1870, Dan ada tiga jang memberi kasaksian di-atas boemi, ija-itoe Roh dan ajar dan darah, maka katiga ini bagai jang asa djoea.
KJV, And there are three that bear witness in earth, the Spirit, and the water, and the blood: and these three agree in one.
TEXTUS RECEPTUS (TR) : και τρεις εισιν οι μαρτυρουντες εν τη γη το πνευμα και το υδωρ και το αιμα και οι τρεις εις το εν εισιν
TRANSLIT INTERLINEAR : kai {dan} treis {tiga} eisin {adalah} hoi marturountes {yang memberi kesaksian} en tê {di} gê {bumi} to pneuma {Roh} kai {dab} to hudôr {air} kai {dan} to haima {darah} kai {dan} hoi treis {tiga} eis {menjadi} to hen eisin {satu}
(Penjabaran/penjelasan thd ajaran Rasul Yohanes ada di atas….)
Yudas ajarkan =>
Yud. 1:25 ++Allah yang esa,++ Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin.
TANTANGAN UNTUK BUNG EDY…..
“Ahli Kitab (Kristen & Yahudi) yang manakah yang dituduh menyembah TUHAN ITU TIGA?, siapakah tuhan-tuhan yang tiga itu? Dan Tuhan manakah yang dituduh ber-Anak karena ber-istri?”(SILAHKAN DIJAWAB BAGI PENDAKWA)
SILAHKAN BUNG EDY JAWAB YA….ITUPUN JIKA ANDA BISA MENJAWABNYA…
Transformasi Indonesia
Agustus 27th, 2011 pada 04:14
sebaiknya jika anda sudah merasa tidak mampu membuat tantangan lain jangan lompat2 thread dengan pertanyaan/ tantangan yang sama yang sudah dijawab tapi fokuslah menjawab sanggahan dari tantangan yang anda buat sendiri sdr trans
_____________
MAAF BRO APA TANTANGAN SAYA SUDAH DIJAWAB??MANA JAWABNYA???OK SAYA AKAN BACA DEH DI FORUM SAYA…..SAYA RASA TIDAK TERJAWAB BRO….
Jack
Agustus 27th, 2011 pada 04:52
MAAF BRO APA TANTANGAN SAYA SUDAH DIJAWAB??MANA JAWABNYA???OK SAYA AKAN BACA DEH DI FORUM SAYA…..SAYA RASA TIDAK TERJAWAB BRO….
================>>>>
wah anda mulai memakai kata “bro” apakah itu tanda keimanan anda yang sudah mulai keder setelah debat dengan neter muslim disini??
apakah “jawaban” yang anda maksud itu merupakan jawaban yang disesuaikan dengan keinginan anda sdr trans??
oke kita anggap yesus itu sama seperti Bapa, lantas jika yesus kepingin BAB siapa sebenarnya yang kepengen BAB sdr trans??
MUALLAF KEBANYAKAN BER IQ BAIK-TERBAIK, MURTAD BER IQ MIE INSTAN
September 6th, 2011 pada 07:07
Salam to yang Muslim juga yang Kafir.
Maaf saya dari belahan bumi yang lain. Anggap aja Saya nggak tau Alquran dan Ngga’ tau Bible. Saya ngga tau mana yang benar anatara Alquran juga Bible. Bagaimana saya mengetahui mana yang benar? Syukur kepada yang real mencipta Saya. Saya dikasih akal Sehat, lalu saya bandingkan isinya, ternyata Bible selalu bertentangan dengan isi-isinya yang lain antara bible yang satu edngan bible yang lain ada banyak pertentangan.
Apalagi dengan tulisan blog/web ini, apalagi debat antara Pak Edi dengan Pak Daniel, Kalau Pak Edi selalu menjawab dengan santai rileks, tapi Pak Daniel berkata dengan perkataan yang kasar, kata LOL selalu muncul, agak emosi. Padahal emosi itu akan menggeser akal sehat-nya sebagai Manusia.
(suatu contoh: orang memukul paku dengan palu. lalu palu yang dipukul meleset mengenai tangannya. kebanyakan pelakunya mengatakan aduh bego..aduhh tolol. sebenarnya si pelaku sedang menghujat dirinya sendiri, karena yang bego juga tolol yah dia sendiri yang memukul palu ke tangannya sendiri)
kalau Yesus itu punya ajaran kenapa Bible Isa Alaihi Salam/Yesus tidak ada. Yang ada Mateus, yohanes, dll. Bible Isa Alihi Salam dimana?
Sedang isi Al Quran dari ayat yang mana saja selalu tidak bertentangan antara surat satu dengan surat lannya. artinya pun nggak bikin bingung. Tiada Tuhan Selain Allah. itu sangat jelas bahwa Tuhan Itu Esa tidak ada tandingannya.
Contoh yang bikin bingung (pake Akal Sehat yach. n jangan emosi. kalo itu adalah benar. Jangan dikacauin Akal Sehat karena bisa bikin G-I-L-A yang emosi)
(Ulangan 6:4) “Dengarlah hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!”
(Yoh 14:16-17) ” Aku akan meminta kepada Bapa, dan ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran.” (Bapa Adalah Allah)
===Aku ini Siapa? Yesus? Sedang katanya soal trinitas 1=3 atau 3=1 bukankah secara logika 1 = 1 ? Mohon maaf biar lebih pake Akal Sehat. Kalau saya ini bernama Yes.. (anak) meminta kepada Bapa. tapi katanya antara anak-bapa-roh adalah satu = tuhan. mana ada diri sendiri meminta kepada diri sendiri. MASUK AKAL TIDAK? Hayoo pake AKAL SEHAT-nya. Anggap aja kita-kita ini belum beragama. Pasiti bingung 1 Tuhan Pribadi = 3 Tuhan Pribadi beda. Gimana tuh? Yang enak masuk Akal Sehat 1 Tuhan = 1 Tuhan = TUHAN MAHA ESA. Qualitas Tuhan itu nggak ada tandingannya. kalau yang namanya tandingan itu Manusia itu jumlahnya banyak, Hewan itu Banyak, yang namanya Ciptaan Tuhan itu pasti banyak. Hanya Tuhan yang ESA.
Dah pake AKAL SEHAT nya. Udah tau di Bible banyak ayatnya yang membingungkan katanya ESA tapi katanya tiga pribadi. Yang bener 1 Manusia punya sifat banyak (seperti pemaaf/tidak pemaaf, baik/jahat, dll deh) itu baru bener. bukan 1 tapi 3, 3 tapi satu, tapi yang satu meminta kepada yang lain (bapa). kalau emang 1, kayanya ngga perlu minta-minta karena 1 Manusia sudah tahu apa yang tengah dilihat, sudah tahu mau jalannya kemana, nggak perlu kaki tanya sama otak baru jalan. Manusia itu 1 kesatuan dalam bertindak.
Dah wiss pusing kalo ngikutin nggak pake AKAL SEHAT. Paling enak nti Malam renungin secara rilex (belajar yoga dulu juga boleh biar lebih tenang). lalu gunakanlah AKAL SEHAT. Anggap diri anda belum beragama, mana kira-kira Alkitab (Al Quran kah atau Bible kah yang mudah dicerna?)
Sebagai perumpamaan. entah itu ustad atau pendeta mengatakan bahwa nikahilah ibu bapak mu? kalau pake akal sehat. tentu akan berpikir ini namanya ustad/pendeta sesat. jadi berpikirlah dengan AKAL SEHAT yang sebenarnya. bukan DOKTRIN yang menyesatkan AKAL SEHAT. Yang mau Sehat pake AKALNYA, yang mau G-I-L-A jangan pake akalnya, gunakan emosi aja, karena emosi menghilangkan/menggeser AKAL SEHAT.
Salam Sejahtera,
dari yang punya AKAL SEHAT
http://kerajaanagama.wordpress.com/debat-dialog-agama
Isha Merdeka
September 8th, 2011 pada 10:02
Setuju3x!!! Gunakan akal sehat. Buanglah nalar pra-TK 1+1+1=1; Gantilah dengan nalar Ksatria 1+1+1=3. Salam pak Edy. Semoga tetap istiqomah dan semangat dlm berdakwah. Untuk non muslim yang merasa gengsi menjadi mualaf, janganlah khawatir krn saya punya formula jitu bgmn cara membuat tuhan di http://www.ishamerdeka.blogspot.com. Saya yakin artikel tsb bisa mengobati kerinduan kita pada Tuhan.
Transformasi Indonesia
Oktober 18th, 2011 pada 06:52
Edy Prayitno : betul kita refresh no 1 dulu …saya kemarin menjawab jika kalian melanggar perintah ALLAH no 1 , yaitu ” Jangan ada padamu Ilah lain ” tetapi kalian menjadikan Yesus sebagai ilah lain …bagaimana kamu jawab soal ini …krn kamu kmrn belum jawab secara jelas dan keburu kabur , silahkan /.
JAWAB :
ADAKAH ISYARAT DARI KITAB PERJANJIAN LAMA BAHWA AKAN ADA PERGANTIAN HUKUM TAURAT KE HUKUM YANG BARU DAN DISEBUT DENGAN PERJANJIAN BARU….JAWABNYA ADA….YEREMIA 31:31-34…
YER 31:31Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, AKU AKAN MENGADAKAN PERJANJIAN BARU dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,
SPT APAKAH PERJANJIAN BARU ITU?
YER 31:32 BUKAN SEPERTI PERJANJIAN YANG TELAH KUADAKAN DENGAN NENEK MOYANG MEREKA pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; PERJANJIAN-KU ITU TELAH MEREKA INGKARI, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
YER 31:33Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.[AKU AKAN MENARUH TAURAT-KU DALAM BATIN MEREKA DAN MENULISKANNYA DALAM HATI MEREKA…APAKAH YANG DITULIS?HUKUM TAURAT YANG BERINTIKAN HUKUM KASIH…]
YER 31:34Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.”[SAAT ROH KUDUS ITU MENULISKAN HUKUM ITU DALAM HATI DAN BATIN MANUSIA MAKA PENGAMPUNAN MENJADI HAK BAGI SETIAP MANUSIA YANG MEMILIKI ROH KUDUS…] UNTUK LEBIH LENGKAPNYA MARI KITA LIHAT TULISAN DIBAWAH INI…DIMANA TAURAT YANG DIAJARKAN OLEH TUHAN YESUS MENITIK BERATKAN PADA HUKUM KASIH….KRN KASIH ITU KEGENAPAN HUKUM TAURAT……
Yesus Kristus dan ajaranNya menggenapi Taurat
KematianNya membatalkan Taurat
I. Satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat,SEBELUM SEMUANYA TERJADI [TAURAT HARUS DIGENAPI DAHULU BARU BISA DIBATALKAN DAN DIGANTI DENGAN HUKUM YANG LEBIH TINGGI DARI HUKUM ITU SENDIRI,YAKNI HUKUM KASIH]
Ada pendapat dengan menggunakan ayat dalam Matius 5:18 mengatakan bahwa Taurat itu berlaku selamanya, satu iota (satu titik) pun tidak ditiadakan. Namun biasanya pendapat yang mengatakan ini mengabaikan frasa yang juga terdapat pada ayat itu, yaitu frasa “sebelum semuanya terjadi”. Padahal frasa inilah kunci dalam memahami ayat tsb.
Untuk mengerti makna dalam Matius 5:18, sebaiknya juga dibaca ayat-ayat sesudahnya, tentang “iota” yang dipermasalahkan, adalah berhubungan dengan hal-hal yang akan segera digenapi Yesus Kristus dalam pelayananNya di dunia ini, untuk itulah Ia berkata “satu iota-pun tidak akan dibatalkan sebelum semuanya terjadi”, Maksud dari “semuanya terjadi” ini adalah berkaitan dengan hal-hal yang akan segera digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus, yaitu kematianNya dan kebangkitanNya yang dengan sendirinya akan menggenapi Hukum Taurat.
Mari kita baca bersama :
* Matius 5:18
LAI TB, Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, SEBELUM SEMUANYA TERJADI
KJV, For verily I say unto you, Till heaven and earth pass, one jot or one tittle shall in no wise pass from the law, till all be fulfilled.
TR, αμην γαρ λεγω υμιν εως αν παρελθη ο ουρανος και η γη ιωτα εν η μια κεραια ου μη παρελθη απο του νομου εως αν παντα γενηται
Interlinear, amên {sesungguhnya} gar {karena} legô {Aku berkata} humin {kepadamu} heôs an {sampai}parelthê {berlalu} ho ouranos {langit} kai {dan} hê gê {bumi} iôta {iota (titik)} hen {satu} hê {atau} mia {satu} keraia {garis kecil (dari sebuah huruf)} ou mê {pasti tidak} parelthê {berlalu} apo {dari} tou nomou {Taurat} heôs an {sampai} panta {semua} genêtai {terjadi}.
ιωτα – iôta adalah huruf Ibrani “YOD” atau “WAW”, yang artinya “titik” dan garis kecil. huruf ini dalam tulisan Ibrani sering boleh saja dihilangkan.
“selama belum lenyap langit dan bumi ini” artinya pada masa ini –> ini menunjukkan keabadian Taurat itu.
dikontraskan dengan :
“satu ιωτα – iôta atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi”
Kata “ditiadakan”: Yunani “παρελθη – parelthê’ dari kata παρερχομαι – parerkhomai adalah kata yang sama dengan lenyap.
“semuanya terjadi” : Yunani “γενηται – genêtai” dari kata γινομαι – ginomai. Kata ini sering dipakai oleh Matius untuk sesuatu yang terjadi sebagai penggenapan nubuat (bandingkan dengan Matius 1:22, 21:4, 24:6, 26:54, 56) sbb:
Matius 1:22 : Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi
Matius 21:4 : Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi
Matius 24:6 : Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.
Matius 26:54 : Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?
Mat 26:56 : Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi.” Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.
Pada Matius 24:34-35 sejajar dengan Matius 5:18 :
* Matius 24:34-35
24:34 LAI TB, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi
TR Translit, amên legô humin hoti ou mê parelthê hê genea autê heôs an panta tauta genêtai
24:35 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu
TR Translit, ho ouranos kai hê gê pareleusetai pareleusontai hoi de logoi mou ou mê parelthôsin
Kata γινομαι – ginomai dan παρερχομαι – parerkhomai sama-sama dipakai dalam ayat diatas. Maka bisa kita tarik kesimpulan bahwa pada masa ini tidak akan ada yang dilenyapkan dari Firman yang tertulis dalam Perjanjian Lama. Sampai semua yang dinubuatkan dalam Perjanjian Lama tentang Mesias sudah terjadi, dengan begitu artinya yang sepenuhnya sudah nyata.
Selanjutnya kita teruskan ke ayat 19, supaya lebih :
* Matius 5:19
LAI TB, Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.
KJV, Whosoever therefore shall break one of these least commandments, and shall teach men so, he shall be called the least in the kingdom of heaven: but whosoever shall do and teach them, the same shall be called great in the kingdom of heaven.
TR, ος εαν ουν λυση μιαν των εντολων τουτων των ελαχιστων και διδαξη ουτως τους ανθρωπους ελαχιστος κληθησεται εν τη βασιλεια των ουρανων ος δ αν ποιηση και διδαξη ουτος μεγας κληθησεται εν τη βασιλεια των ουρανων
Translit, hos ean {siapa saja yang} oun {karena itu} lusê {meniadakan/memperlunak} mian {satu} tôn entolôn {dari perintah-perintah} toutôn {ini} tôn elakhistôn {yang paling kecil} kai {dan} didaxê {mengajarkan} houtôs {demikian} tous anthrôpous {orang-orang} elakhistos {yang paling kecil} klêthêsetai {ia akan dipanggil} en {didalam} tê basileia {Kerajaan} tôn ouranôn {Surga} hos d an {tetapi siapa saja} poiêsê {melakukan} kai {dan} didaxê {mengajarkan} outos {(orang) ini} megas {yang besar} klêthêsetai {akan dipanggil} en {didalam} tê basileia {kerajaan} tôn ouranôn {Surga}
Ayat diatas memperluas prinsip dari apa yang “digenapi” dengan datangnya Kristus, ke sikap para murid terhadap hukum Taurat.
Kata “λυση – lusê”, verb – ditulis dalam bentuk aorist active subjunctive – third person singular
Dari kata λυω – luo, leksikon Yunani, to loosen — break (up), destroy, dissolve, (un-)loose, melt, put off
Kata “λυση – lusê” (meniadakan/ memperlunak), yang dilakukan oleh orang-orang Farisi. Dengan cara penafsiran mereka yang kasuistik, mereka membuat Hukum Taurat itu dapat gampang dilaksanakan karena memperlemah (memperlunak) kuasa moral Hukum Taurat itu. Mereka akan “menduduki tempat yang paling rendah….., menduduki tempat yang paling tinggi…” artinya secara harfiah akan disebut “tak berarti”
Sebaliknya, Yesus mengatakan “yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga”.
segala perintah menunjuk kepada Hukum Taurat PL dan hal-hal yang segera menyusul, yakni rumusan Kristus yang lebih dalam tentang Hukum Taurat yang menunjukkan kepada penggenapan sesungguhnya (Matius 5:38, Matius 22:34-40 dst). Yesus Kristus merujuk kepada diriNya yang akan segera mengajarkan kegenapan Taurat, revitalisasi dari Taurat yang Ia rumuskan dalam Hukum yang baru, yaitu HUKUM KASIH :
Kita lanjut ayat 20 :
* Matius 5:20
LAI TB, Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
LAI TL, Karena Aku berkata kepadamu: Jikalau tiada kebenaranmu terlebih daripada kebenaran segala ahli Taurat dan orang Parisi, sekali-kali tiada dapat kamu masuk ke dalam kerajaan surga
KJV, For I say unto you, That except your righteousness shall exceed the righteousness of the scribes and Pharisees, ye shall in no case enter into the kingdom of heaven.
TR, λεγω γαρ υμιν οτι εαν μη περισσευση η δικαιοσυνη υμων πλειον των γραμματεων και φαρισαιων ου μη εισελθητε εις την βασιλειαν των ουρανων
Translit, legô gar humin hoti ean mê perisseusê humôn hê dikaiosunê humôn pleion tôn grammateôn kai pharisaiôn ou mê eiselthête eis tên basileian tôn ouranôn.
Disini padanan kata Yunani δικαιοσυνη – dikaiosunê, kebenaran, dalam terjemahan lama (TL) lebih tepat daripada “hidup keagamaan” (TB). Keagamaan berbau kepada inisyatif manusia, justru kurang tepat menggambarkan syarat masuk surga.
lebih benar : lebih benar, bukan lebih besar! Ahli-ahli Taurat yang adalah orang-orang yang menganggap dirinya sebagai pengajar Hukum Taurat, dan Farisi adalah orang-orang yang mengaku mengerjakan hukum Taurat. Masuk ke dalam Kerajaan Surga itu tergantung pada hubungan dengan Allah dan ini harus diperlihatkan dalam kehidupan dan ajaran yang bersifat mendalam. Kita dituntut untuk melakukan kebenaran itu sebagai syarat untuk masuk ke dalam Kerajaan Surga.
Sebagai kelanjutan dari Matius 5:19; Tuhan Yesus merangkumkan rumusan baru mengenai Hukum Taurat, lex talionis (Ulangan 19:21), sbb :
* Ulangan 19:21
LAI TB, Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, sebab berlaku: nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki.”
KJV, And thine eye shall not pity; but life shall go for life, eye for eye, tooth for tooth, hand for hand, foot for foot.
Hebrew,
וְלֹא תָחֹוס עֵינֶךָ נֶפֶשׁ בְּנֶפֶשׁ עַיִן בְּעַיִן שֵׁן בְּשֵׁן יָד בְּיָד רֶגֶל בְּרָֽגֶל׃ ס
Translit, VELO TAKHOS ‘EINEKHA NEFESY BENEFESY ‘AYIN BE’AYIN SYEN BESYEN YAD BEYAD REGEL BERAGEL
Yesus menggenapi ajaran diatas dengan memberikan rumusan baru tentang lex talionis itu , sbb :
* Matius 5:38,
5:38 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
5:40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
5:41 Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.
5:43 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
5:45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
5:46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
5:47 Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian?
5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”
Tentang ajaran Yesus dalam Matius 5:39: “Jika pipi kananmu ditampar beri juga pipi kirimu!” Tidak bisa kita artikan secara harafiah begitu saja. Bukan berarti Yesus mengajar jika ada kejahatan kita diamkan saja. Tetapi yang hendak ditekankan di sini adalah lebih baik kita balas kejahatan itu dengan kebaikan, daripada membalas dendam. Jika kita terpaksa membela diri, maka itu jangan dilandasi dengan perasaan benci. Dalam ajaran ini Yesus hendak mengingatkan bahwa prinsip balas dendam (lex talionis), keras melawan keras, seperti “mata dibalas mata, gigi dibalas gigi”, pada hakikatnya tidak akan menyelesaikan masalah.
DENGAN ADANYA HUKUM LEX TALIONIS[PEMBALASAN SETIMPAL]=>HUKUM KASIH DIDALAM TAURAT MENJADI KURANG DIPERHATIKAN….HUKUM KASIH YANG TUHAN YESUS AJARKAN ITU ADA DIDALAM TAURAT….DAN ITU DITEKANKAN LEBIH UTAMA KARENA HUKUM KASIH ITU KEGENAPAN DARI TAURAT….[MAT 22:36-40;ROMA 13:10]
ULANGAN 6:5 KASIHILAH TUHAN,ALLAHMU, dengan SEGENAP HATIMU dan dengan SEGENAP JIWAMU dan dengan SEGENAP KEKUATANMU.
IMAMAT 19:18 …..KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI; Akulah TUHAN.
Tidak selesai sampai disitu, Tuhan Yesus kristus kembali memberikan rumusan baru yang dikenal sebagai HUKUM KASIH :
* Matius 22:36-40
22:36 “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?”
22:37 Jawab Yesus kepadanya: “KASIHILAH TUHAN, ALLAHMU, DENGAN SEGENAP HATIMU dan DENGAN SEGENAP JIWAMU dan DENGAN SEGENAP AKAL BUDIMU. [ULANGAN 6:5]
22:38 ITULAH HUKUM YANG TERUTAMA DAN YANG PERTAMA.
22:39 Dan HUKUM YANG KEDUA, YANG SAMA DENGAN ITU, ialah: KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI.[IMAMAT 19:18]
22:40 Pada KEDUA HUKUM INILAH tergantung SELURUH HUKUM TAURAT dan KITAB PARA NABI.”
Artinya, prinsip hukum Taurat tetap dilaksanakan dalam iman kristiani. Tetapi pelaksanaannya telah disempurnakan, dirumuskan ulang, direformulasikan sekaligus direvitalisasikan oleh Tuhan Yesus Kristus. DAN PERUMUSAN ULANG ITU TETAP BERPATOKAN KEPADA ISI HUKUM TAURAT ITU SENDIRI.JADI AJARAN KRISTEN TIDAK MENYIMPANG DARI HUKUM TAURAT,TETAPI LEBIH DISEMPURNAKAN,KARENA HUKUM KASIH ITU POSISINYA SEMPURNA DIHADAPAN ALLAH DAN DIHADAPAN MANUSIA.
Tuhan Yesus memberi pengajaran yang sederhana dan jelas; meskipun kelihatannya sederhana, tetapi hukum diatas mencakup seluruh hukum Taurat!
Bahwa jika kita mengasihi Allah, maka kita akan melakukan prinsip-prinsip bahwa TUHAN adalah satu-satunya sesembahan kita, dan pelaksanaan ini akan selaras dengan Firman ke1-5 dalam Dasa Titah. Jika kita mengasihi sesama, tentu kita tidak boleh membunuh (Firman ke 6); berzinah (Firman ke 7) dan seterusnya. Dan semuanya akan selaras dengan (Firman 6-10).
10 Firman (Dasa Titah, Ibrani : ‘ASERET HADEVÂRÏM), menulis “Jangan ini, jangan itu” harus kita akui, memang cenderung negatif. Juga bermacam-macam perintah yang tersebar dalam ke-5 kitab Musa itu berbeda gaya dengan apa yang dirumuskan Yesus tentang Hukum Kasih yang lebih positif “Hendaklah begini atau begitu”. Dasa Titah memberi peringatan bahwa orang telah salah jalan, sedangkan Hukum Kasih memberi petunjuk, ke mana orang mesti putar haluan.
Tuhan Yesus merangkum Taurat itu menjadi 2 point yang sederhana. Pelaksanaan HUKUM KASIH sudah mencerminkan seluruh hukum Taurat (ayat 40).
Firman dalam PL tetap merupakan Firman Allah bagi orang percaya, sebab semuanya adalah dasar dari Perjanjian Baru.
Kita tidak akan bisa mengerti arti “kurban Yesus” tanpa melihat dan memahami dosa asal yang diperbuat Adam-Hawa.
Kita tidak akan mengerti terminologi “Anak Domba Allah” tanpa mempelajari prinsip-prinsip pengampunan dosa yang ada di Perjanjian Lama, kurban bakaran, kurban pengampunan dosa dll.
Dengan demikian, Yesus telah menggenapi Taurat dan menyempurnakannya. Pada beberapa keterangan Alkitab “Menggenapi” berarti “Memenuhi, sesuai dengan, melaksanakan dengan baik” :
* Roma 13:10
Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.
Yesus dan ajaranNya HUKUM KASIH menggenapi HUKUM TAURAT!
Transformasi Indonesia
Oktober 18th, 2011 pada 06:53
Penjelasannya sebegai berikut :
II. Tuhan Yesus Kristus DATANG Menggenapi Hukum Taurat[MATIUS 5:17]
ada 4 pengertian “menggenapi” yang berkaitan dengan hal ini.
1. Menggenapi semua nubuatan mengenai diriNya dalam kitap Taurat, Nabi-nabi dan Mazmur.
* Lukas 24:44
Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.”
* Matius 1: 22-23
Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita. –> Yesaya 7 : 14
* Matius 2:14-15
Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir, dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.” –> Hosea 11:1
* Matius 2:17:18
Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia: “Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi.”–> Yeremia 31: 15
* Matius 4: 13-16
Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, — bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang.” =>Yesaya 8: 23 – 9:1
* Matius 8:17
Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.” Yesaya 53:4
* Matius 12: 16-21
Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa. Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang. Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap.” Yesaya 42 : 1-4
* Matius 21: 4-5
Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: “Katakanlah kepada puteri Sion: Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.”Zakharia 9:9
* Kisah Para Rasul 13:35
telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Ku Engkau! Aku telah memperanakkan Engkau pada hari ini. Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan Ia tidak akan diserahkan kembali kepada kebinasaan. Hal itu dinyatakan oleh Tuhan dalam firman ini: Aku akan menggenapi kepadamu janji-janji yang kudus yang dapat dipercayai, yang telah Kuberikan kepada Daud.
Sebab itu Ia mengatakan dalam mazmur yang lain: Engkau tidak akan membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
* Yohanes 13:18.
Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku. –> Mazmur 41: 10
* Yohanes 18:32
Demikian hendaknya supaya genaplah firman Yesus, yang dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati.
* Yohanes 19:24
Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: “Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya.” Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: “Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku.” Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu. –> Mazmur 22:19
* Yohanes 19:28
Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia–supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci–:”Aku haus!” –> Mazmur 22: 16, 69: 22
* Yohanes: 19:36
Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci: “Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan.” Keluaran 12:46; Bilangan 9 : 12; Mazmur 34:21
* Yohanes 19:37
Dan ada pula nas yang mengatakan: “Mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam.” Zakharia 12: 10
2. Menggenapi hukum Taurat yang melambangkan pekerjaan penebusan yang dilakukan oleh Kristus (hukum upacara)
(al. penyembelihan binatang korban yang dibawa si pendosa untuk menjadi penggantinya; pekerjaan Imam di bilik kudus dan pekerjaan pendamaian di bilik maha kudus oleh Imam Besar; hari-hari raya lambang).
3. Menggenapi hukum Taurat yaitu melakukannya dengan sempurna.
Menggenapi = to fulfill = memenuhi (melaksanakan dengan penuh, dengan sempurna, tanpa cacat ).
Kita tidak bisa melaksanakan hukum Taurat dengan sempurna, namun Kristus telah melakukannya untuk kita. Kristus mendapatkan kebenaranNya bukan karena anugrah tetapi karena Dia memang telah melaksanakan seluruh perintah Allah dengan sempurna. Maka jika kita menerima Kritus menjadi pengganti kita, maka kebenaran Kristus menjadi milik kita.
* Roma 8:1-4
8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.
8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.
8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,
8:4 supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.
Gagal melaksanakan hukum Taurat mendatangkan hukuman (maut), daging kita tak berdaya melaksanakannya. Tapi hukuman maut itu sudah ditanggung Kristus. Kita kini hidup menurut Roh, yang menyanggupkan kita memenuhi kehendak Tuhan dalam hukumNya, yang mana tadinya tidak berdaya oleh daging.
* Roma 8:12-13
8:12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.
8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.
Catatan :
Pada beberapa keterangan Alkitab “Menggenapi” berarti “Memenuhi, sesuai dengan, melaksanakan dengan baik”.
* Matius 3:15
Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Dan Yohanespun menuruti-Nya.
* Roma 13:10
Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.
4. Menggenapi/ mengakhiri hukum Taurat sebagai alat mendapatkan Kebenaran
* Roma 10:4
LAI TB, Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.
KJV, For Christ is the end of the law for righteousness to every one that believeth.”
TR, τελος γαρ νομου χριστος εις δικαιοσυνην παντι τω πιστευοντι
Translit, telos gar nomou khristos eis dikaiosunên panti tô pisteuonti
Interpretasi ayat ini harus lah selaras dengan bagian lebih awal dari tulisan Paulus dalam surat yang sama kepada jemaat Roma (Roma 3 : 31), yaitu :
“Adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, kami meneguhkannya.”
Paulus selaras dengan Kristus, yang menyatakan bahwa Dia datang bukan untuk meniadakan Taurat. (Matius 5:17. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya). Yesus Kristus sendirilah yang melaksanakan Hukum Taurat dengan sempurna, sekaligus menggenapiNya. Untuk itu umat yang percaya kepada Yesus Kristus tidak dituntut untuk melaksanakan Taurat, tetapi melaksanakan ajaran yang telah disempurnakanNya yang terangkum dalam HUKUM KASIH.
—–
Sekarang bagaimana dengan ayat dalam Efesus 2:15 yang menulis “sebab dengan mati-Nya sebagai manusiaIa telah membatalkan Hukum Taurat?
Apakah hal ini berkontradiksi?
Pengertiannya demikian :
- Yesus Kristus menggenapi Hukum Taurat, ajaran-ajaranNya telah merefomulasi Hukum Taurat.
- Tetapi, kematianNya, membatalkan Hukum Taurat.
Maksudnya begini :
Yesus Kristus telah benar-benar menggenapi Hukum Taurat dengan kematianNya, dengan demikian arti dari “satu iota-pun tidak akan dibatalkan sebelum semuanya terjadi” (Matius 5:18 ), bermakna bahwa “satu iota-pun tidak akan dibatalkan sebelum Yesus melaksanakan semua misiNya”, selengkapnya kita baca bersama penjelasan dibawah ini:
III. Kematian Kristus di Kayu Salib Membatalkan Hukum Taurat
“satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi”
Artinya kalau Yesus tidak/ belum menggenapi TAURAT secara sempurna dengan mati di kayu salib, walau sampai langit dan bumi lenyap TAURAT tidak akan ditiadakan.
Tetapi nyatanya Ia telah menyelesaikannya/ menggenapinya dengan sempurna, dengan tegas di kayu salib Ia berkata “SUDAH SELESAI”, lihat ayat ini :
* Yohanes 19:30
LAI TB, Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “SUDAH SELESAI.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.
KJV, When Jesus therefore had received the vinegar, he said, It is finished: and he bowed his head, and gave up the ghost.
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, Therefore, when Rebbe, Melech HaMoshiach received the vinegar, he said, “Nishlam!” and having bowed his rosh, Rebbe, Melech HaMoshiach gave up his neshamah.
TR, οτε ουν ελαβεν το οξος ο ιησους ειπεν τετελεσται και κλινας την κεφαλην παρεδωκεν το πνευμα
Translit Interlinear, hote {sesudah} oun {oleh karena itu} elaben {Dia menerima} to oxos {anggur asam} ho iêsous {Yesus} eipen {Dia berkata} tetelestai {sudah selesai} kai {dan} klinas {menunduk} tên kephalên {kepala} paredôken {Dia menyerahkan} to pneuma {Roh}
Perkataan terakhir dari 7 perkataan salib “τετελεσται – tetelestai” (sudah selesai) menggunakan Kata Perfek yang berarti penebusan telah dilaksanakan, sekali untuk selamanya, efeknya terasa hingga kini. Perfect Tense dalam tata bahasa Yunani ini memiliki fungsi yang khas. Tidak ada padanan baik dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang mampu menyatakan makna yang terkandung di dalamnya secara utuh.
Perfect Tense melibatkan tiga gagasan: tindakan yang berlangsung intensif; tindakan yang mengarah pada titik penyelesaian; dan keberadaan dari hasil tindakan. Proses yang dilibatkan dalam Perfect Tense adalah proses yang telah mencapai penyelesaian dengan suatu hasil pasti dari sudut pandang pembaca.
Ada beberapa ayat lagi dimana Yesus Kristus sendiri yang mengatakan:
TAURAT BERAKHIR :
* Lukas 16:16
LAI TB, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.
KJV, The law and the prophets were until John: since that time the kingdom of God is preached, and every man presseth into it.
TR, ο νομος και οι προφηται εως ιωαννου απο τοτε η βασιλεια του θεου ευαγγελιζεται και πας εις αυτην βιαζεται
Translit Interlienar, ho nomos {(kitab) Taurat} kai {dan} hoi prophêtai {(kitab) nabi-nabi} hoes {hingga} iôannou {yohanes} apo tote hê basileia tou theou euaggelizetai kai pas eis autên biazetai
Bandingkan :
* Matius 11:13
LAI TB, Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
KJV, For all the prophets and the law prophesied until John.
TR, παντες γαρ οι προφηται και ο νομος εως ιωαννου προεφητευσαν
Translit Interlienar, pantes {semua} gar {karena} hoi prophêtai {para nabi} kai {dan} ho nomos {hukum [taurat]} heôs {hingga} iôannou {Yohanes} proephêteusan {mereka bernubuat}
Matius memberi penjelasan lebih jelas dengan menempatkan kata “mereka nubuat” berakhir hingga tampilnya Yohanes Pembaptis. Dengan demikian kita mengerti bahwa TAURAT dan Nubuat-nubuat para nabi dalam Perjanjian Lama berakhir pada saat tampilnya Nabi Terbesar, yaitu Yohanes Pembaptis.
Maka selaras dengan perkataan Yesus Kristus dalam Lukas 16:16, Matius 11:13, dan terakhir di Yohanes 19:30 saat Ia berkata “τετελεσται – tetelestai”. Berdasarkan hal-hal tersebut Rasul Paulus dengan berani dan sangat tegas mengatakan “KEMATIAN YESUS DI KAYU SALIB itu TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT”
Kita kaji ayat ini :
* Efesus 2:15
Alkitab Terjemahan Baru, “sebab dengan mati-Nya sebagai manusia IA TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,”
Alkitab Terjemahan Lama 1954, “sesudah dilenjapkan-Nja hukum Taurat dengan segala sjariatnja, supaja didjadikannja didalam diri-Nja kedua pihak itu satu manusia jang baharu dengan mengadakan perdamaian,”
Alkitab Shellabear 1912, “laloe ditidakkannja dengan toeboehnja akan perseteroean itoe, jaitoe Tauret dengan hoekoem-hoekoem jang dipesan didalamnja, soepaja kedoeanja itoe didjadikan dalam dirinja seorang orang baroe, serta mengadakan perdamaian demikian,”
Kitab Soetji Indjil 1912, “Kematian-Nja membatalkan Kitab Soetji Taoerat dengan semoea perintah-perintah jang terkandoeng didalamnja, soepaja didalam diri-Nja, kedoeanja didjadikan satoe manoesia baroe. Demikianlah terdjadinja perdamaian.”
King James Version, “Having abolished in his flesh the enmity, even the law of commandments contained in ordinances; for to make in himself of twain one new man, so making peace;”
New International Version, “by abolishing in his flesh the law with its commandments and regulations. His purpose was to create in himself one new man out of the two, thus making peace,”
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, “the chok of mishpatim in ordinances having annulled that the Shneym he might create in himself into Adam Chadash Echad, arbitrating shalom,”
Stephanus Textus Receptus, την εχθραν εν τη σαρκι αυτου τον νομον των εντολων εν δογμασιν καταργησαςινα τους δυο κτιση εν εαυτω εις ενα καινον ανθρωπον ποιων ειρηνην
Transliterasi, tên ekhthran en tê sarki autou ton nomon tôn entolôn en dogmasin katargêsas hina tous duo ktisê en eautô eis hena kainon anthrôpon poiôn eirênên
IA TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT, καταργησας – katargêsas, aorist aktif partisip nominatif tunggal maskulin dari kata kerja καταργεω – katargeô.
Kata Yunani καταργεω – katargeô berasal dari gabungan partikel κατα – kata yang berarti menurut, sesuai dengan, dan kata kerja αργεω – argeô, non-aktif, tidak berfungsi.
Kata Yunani καταργεω – katargeô bermakna : membinasakan, membatalkan, menghilangkan, menyebabkan tidak bekerja lagi, tidak beroperasi lagi, tidak aktif, berakhir, dan makna-makna lain yang sejenis.
Yesus Kristus dengan kematianNya di kayu Salib telah menggenapi secara penuh Hukum Taurat, inilah yang dimaksud dengan “sebelum semuanya terjadi” dan “Ia dengan kematianNya” memenuhi Taurat dan mengakhiri Taurat itu sendiri.
Haleluyah!
Catatan :
Pambahasan lanjut mengenai Efesus 2:15, baca artikel : B. Perdamaian oleh darah Kristus (2: 13-18), dipersatuan-antara-org-yahudi-non-yahudi-dlm-jemaat-kristus-vt3138.html#p17547
—–
Ada beberapa kebingungan di antara orang Kristen dalam memahami Efesus 2:15., sbb :
“Kalau hukum Taurat “batal”, apakah benar yang dulunya dilarang berzinah boleh berzinah? dan yang dulunya dilarang membunuh boleh membunuh?”
Perlu kita sadari bahwa, pembatalan Taurat tidak menjadikan orang Kristen menjadi “TANPA HUKUM” (ανομος – ANOMOS), Tuhan kita Yesus Kristus sudah memberikan dasar kepada para murid suatu HUKUM yang BARU sebelum kematianNya di Kayu Salib itu “membatalkan Taurat” :
* Matius 11:28-30
11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”
Tuhan Yesus mengatakan dalam Matius 11:30, bahwa KUK (hukum) yang Dia pasang itu “easy” karena KUK Kristus hanya ada 2, bukan 613.
Kuk Hukum Kasih :
* Matius 22:37-40
22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”
Hukum Kasih juga dikenal dengan istilah Hukum Kristus
Kembali kepada persoalan : Kalau hukum Taurat “batal”, apakah yang dulunya dilarang berzinah boleh berzinah? Dan yang dulunya dilarang membunuh boleh membunuh?
Perlu kita ketahui Firman ke-7 : “Jangan Berzinah” itu dijelaskan lebih lanjut dalam kitab Taurat misalnya Imamat 18:20 dan masih banyak lagi. Tidak ada satu pun ajaran Taurat seperti yang diajarkan oleh Yesus Kristus bahwa setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Inilah yang sering saya kutip bahwa Yesus Kristus merombak habis-habisan hukum Taurat Perjanjian Lama.
Firman ke-6 : “Jangan Membunuh”, bandingkan dengan Hukum balas-dendam {Lex Talionis): Mata ganti mata. Jika perintah itu diubah menjadi mata beri mata, apakah hal ini berarti menjelaskan arti yang sebenarnya? Bagi saya, itu artinya membalikkan hukum Taurat seratus delapan puluh derajat. Hukum balas-dendam yang “permissive” terhadap pembunuhan, juga dirombak habis-habisan.
Kalau Hukum Taurat mengenai pembunuhan itu terbatas pada hilangnya nyawa. Dan Perzinahan terbatas pada perbuatan kontak seksual fisik. Hukum Kristus lebih lagi,kita wajib mengasihi mereka sesame kita seperti kita mengasihi diri kita sendiri,dan tak mungkin kita menyakiti diri kita sendiri,demikian pula kita seharusnya tidak mungkin menyakiti orang lain.
Demikianlah perbuatan-perbuatan dosa yang dalam Taurat hanya disorot secara Fisik, dalam Hukum Kristus disorot secara Moral-Spiritual. Dan Hukum Taurat yang termasuk 10 Firman di dalamnya pun sudah digenapi oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Dengan 2 macam hukum saja, Kasih kepada Allah dan Kasih kepada manusia. Yesus Kristus telah menetapkan HUKUM BARU yaitu HUKUM KASIH, karena KASIH adalah kegenapan hukum Taurat (Roma 13:10)
Amin.
IV. Keselamatan Melalui Iman/ Percaya Kepada Kristus – Bukan Dari Mentaati Hukum Taurat
Telah kita mengerti bahwa Kematian Yesus Kristus diatas kayu salib, mengakhiri Hukum Taurat. Didalam kematianNya membawa karya yang mulia sebagai tanda kasihNya, yaitu kematian yang membawa keselamatan bagi umat manusia. Keselamatan akan diberikan kepada siapa saja yang percaya kepadaNya :
* Yohanes 3:16
LAI TB, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
KJV, For God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that whosoever believeth in him should not perish, but have everlasting life.
TR, ουτως γαρ ηγαπησεν ο θεος τον κοσμον ωστε τον υιον αυτου τον μονογενη εδωκεν ινα πας ο πιστευων εις αυτον μη αποληται αλλ εχη ζωην αιωνιον
Translit Interlinear, houtôs {demikian} gar {karena} êgapêsen {mengasihi} ho theos {Allah} ton kosmon {manusia di dunia} hôste {sehingga} ton huion{anak} autou ton monogenê {yang tunggal/ yang unik} edôken {Ia telah memberikan} hina {supaya} pas {setiap (orang yang)} ho pisteuôn {percaya} eis {kepada} auton {Dia} mê {tidak} apolêtai {menjadi binasa} all {melainkan} ekhê {beroleh} zôên {hidup} aiônion {kekal}
Keselamatan adalah karena Kristus saja, bukan Kristus plus syariat Taurat “
* Roma 3:28
Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.
Telah kita ketahui bahwa Hukum Taurat adalah spesifik bagi bangsa Israel, namun murid-murid Yesus memiliki Hukum yang baru yang dicanangkan Yesus Kristus, yaitu HUKUM KASIH.
Keselamatan orang-orang yang percaya/beriman kepada Yesus Kristus, bukan berdasar kepada amal-ibadah, melainkan atas kasih-karunia. Contohnya, saat Yesus Kristus memanggil murid-murid-Nya yang pertama yaitu Petrus, dan lain-lain. Apakah Yesus Kristus memilih para murid berdasarkan perbuatan mereka? Anda tentu dapat menjawabnya.
Dalam Kristianitas terdapat sistem keselamatan yang tidak didasarkan dari amal-ibadah, melainkan sepenuhnya keselamatan itu anugerah dari Allah, yaitu Allah sendiri mengaruniakan keselamatan di dalam Yesus Kristus :
* 2 Timotius 1:9
LAI TB, Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman
KJV, Who hath saved us, and called us with an holy calling, not according to our works, but according to his own purpose and grace, which was given us in Christ Jesus before the world began,
TR, του σωσαντος ημας και καλεσαντος κλησει αγια ου κατα τα εργα ημων αλλα κατ ιδιαν προθεσιν και χαριν την δοθεισαν ημιν εν χριστω ιησου προ χρονων αιωνιων
Translit Interlinear, tou {yang}sôsantos {menyelamatkan} hêmas {kita} kai {dan} kalesantos {memanggil} klêsei {panggilan} agia {kudus} ou {tidak} kata {menurut} ta erga {perbuatan} hêmôn {kita} alla {melainkan} kat {menurut} idian {-Nya sendiri} prothesin {maksud} kai {dan} charin {kasih karunia} tên {yang} dotheisan {diberikan} hêmin {kepada kita} en {di dalam} khristô {Kristus} iêsou {Yesus} pro {sebelum} khronôn {masa} aiôniôn {dunia}
Dibawah ini daftar ayat-ayat paralel dengan 2 Timotius 1:9, silakan dikaji perlahan-lahan:
* Roma 3:20
“Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.”
* Roma 9:11
“Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat, -supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya”
* Roma 11:5-6
“Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan kasih karunia. Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.”
* Efesus 2:9
“itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.”
* Titus 3:5
“pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,”
Perbuatan-baik tidak bisa ‘membeli keselamatan’ :
Keselamatan hanya oleh ‘darah-Yesus’. Dan setiap orang yang percaya memperoleh ‘anugerah-keselamatan’ itu.
Apakah itu berarti perbuatan baik tdk ada gunanya? O tetap ada donk. Tetapi posisinya harus benar, yaitu perbuatan baik yg keluar ( buah) dari keselamatan tsb. Itulah yg ditegaskan oleh rasul Paulus. Ketika dia menegaskan kebinasaan semua manusia karena dosa (Efesus 2:1-3), selanjutnya dia mengumandangkan ‘lagu kasih’ di ayat 4-7.
Setelah itu, Paulus melanjutkannya dengan lagu “Bukan karena kebaikanku… semua hanya anugerahNya”(ayat 8-9).
Akhirnya Paulus menegaskan supaya orang yg telah mengalami kasih dan anugerah itu giat berbuat baik (ayat 10).
*Efesus 2:1-10
2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
2:2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.
2:3 Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain.
2:4 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita,
2:5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita — oleh kasih karunia kamu diselamatkan –
2:6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,
2:7 supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.
2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
2:9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.
Perbuatan baik tetap ditutut kepada semua umat Allah, terlebih ketika kita telah menerima ‘benih ilahi’ dan dimateraikan sebagai anak-anak-Allah.
Maka, ‘nature’ Allah yang baik itu ada dalam diri kita.
Maka, kalau kita melakukan perbuatan-perbuatan baik, itu bukan untuk “membeli” keselamatan, melainkan justru sebagai buah keselamatan! Yaitu ujud bersyukur dan terima kasih kita kepada Sang Juruselamat, yang terlah mengkaruniai kita dengan keselamatan.
Selaras dengan apa yang dituliskan oleh Rasul Paulus dan Rasul Yohanes, Rasul Petrus juga memberikan kesaksian yang sama, bahwa :
V. Tidak Ada Keselamatan di Luar Yesus Kristus
* Kisah Para Rasul 4:12
LAI TB, Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit initidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.
KJV, Neither is there salvation in any other : for there is none other name under heaven given among men, whereby we must be saved.
NIV, Salvation is found in no-one else , for there is no other name under heaven given to men by which we must be saved.
TR, και ουκ εστιν εν αλλω ουδενι η σωτηρια ουτε γαρ ονομα εστιν ετερον υπο τον ουρανον το δεδομενον εν ανθρωποις εν ω δει σωθηναι ημας
Translit Interlinear, kai {tetapi} ouk {tidak} estin {ada} en {didalam} allô {yang lain} oudeni {siapapun} hê sôtêria {keselamatan} oute {juga tidak} gar {sebab} onoma {nama} estin {ada} heteron {lain} hupo {dibawah} ton ouranon {langit} to {yang} dedomenon {telah diberikan} en {diantara} anthrôpois {manusia-manusia} en hô {yang olehnya} dei {harus} sôthênai {diselamatkan} hêmas {kita}
Tidak ada keselamatan di dalam orang lain (αλλως – allos), kemudian dilanjutkan dengan dipersempit menjadi tidak ada nama yang lain (ετερον–heteros) kita harus (δει – dei) diselamatkan.
Pemakaian kata-kata dalam ayat ini sudah cukup untuk menjawab tuntas bahwa memang tidak ada keselamatan selain daripada Yesus, bahkan selain dari nama Yesus Kristus.
Tampak jelas bahwa kata ‘sangkal’ di sana benar-benar absolut, tanpa syarat, bahwa tidak ada orang lain, bahkan tidak ada nama lain itu mutlak. Yesus Kristus satu-satunya Sang Pengantara :
* 1 Timotius 2:5
LAI TB, Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,
KJV, For there is one God, and one mediator between God and men, the man Christ Jesus;
TR, εις γαρ θεος εις και μεσιτης θεου και ανθρωπων ανθρωπος χριστος ιησους
Translit Interlinear, heis {esa} gar {karena} theos {Allah} heis {esa} kai {pula} mesitês {pengantara (pendamai)} theou {(diantara) Allah} kai {dan} anthrôpôn {manusia} anthrôpos {(yaitu) manusia} khristos {Kristus} iêsous {Yesus}
Transformasi Indonesia
Oktober 18th, 2011 pada 06:54
EFESUS 2:15 Kematian Kristus Membatalkan Hukum Taurat
Efesus 2:15 adalah ayat yang masih sangat sulit dimengerti oleh “orang2 yang menganggap Hukum Taurat masih berlaku bagi Jemaat KRISTUS”:
* Efesus 2:15
KJV, “Having abolished in his flesh the enmity, even the law of commandments contained in ordinances; for to make in himself of twain one new man, so making peace;”
TR, την εχθραν εν τη σαρκι αυτου τον νομον των εντολων εν δογμασιν καταργησας ινα τους δυο κτιση εν εαυτω εις ενα καινον ανθρωπον ποιων ειρηνην
Translit Interlinear, tên {the} ekhthran {enmity} en {in} tê {the} sarki {fresh} autou {of Him} ton {the}nomon {law (torah), noun – accusative singular masculine} tôn {of the} entolôn {directions, noun – genitive plural feminine} en {in} dogmasin {decrees, noun – dative plural neuter} katargêsas {nullifying,verb – aorist active participle – nominative singular masculine } hina {that} tous {the} duo {two} ktisê {He should be creating} en {in} heautô {self} eis {into} hena {one} kainon {new} anthrôpon {human} poiôn {(making) mengadakan} eirênên {peace}
Secara harfiah ayat ini menulis: “sebab dengan perseteruan di dalam daging-Nya Ia telah membatalkan Hukum (Taurat/ Nomos) dengan perintah-perintah dan ketentuan-ketentuannya”, perhatikan sajian terjemahan2 di bawah ini:
Douay-Rheims Bible, “Making void the law of commandments contained in decrees; that he might make the two in himself into one new man, making peace;
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, “the chok of mishpatim in ordinances having annulled that the Shneym he might create in himself into Adam Chadash Echad, arbitrating shalom,”
NIV, “by abolishing in his flesh the law with its commandments and regulations. His purpose was to create in himself one new man out of the two, thus making peace,”
Dalam bahasa Indonesia:
LAI TB, “sebab dengan mati-Nya sebagai manusia IA TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURATdengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,”
Alkitab Shellabear 1912, “laloe ditidakkannja dengan toeboehnja akan perseteroean itoe, jaitoe Tauret dengan hoekoem-hoekoem jang dipesan didalamnja, soepaja kedoeanja itoe didjadikan dalam dirinja seorang orang baroe, serta mengadakan perdamaian demikian,”
Kitab Soetji Indjil 1912, ” Kematian-Nja membatalkan Kitab Soetji Taoerat dengan semoea perintah-perintah jang terkandoeng didalamnja, soepaja didalam diri-Nja, kedoeanja didjadikan satoe manoesia baroe. Demikianlah terdjadinja perdamaian.”
TR, την εχθραν εν τη σαρκι αυτου τον νομον των εντολων εν δογμασιν καταργησας ινα τους δυο κτιση εν εαυτω εις ενα καινον ανθρωπον ποιων ειρηνην
Translit Interlinear, tên ekhthran {dalam perseteruan} en {di dalam} tê sarki {daging/ tubuh (sebagai manusia)} autou {-Nya} ton nomon {hukum (Taurat) , noun – accusative singular masculine} tôn entolôn {dari perintah2, noun – genitive plural feminine} en {di dalam} dogmasin {ketentuan2, noun – dative plural neuter} katargêsas {Ia telah membatalkan/ Ia telah membinasakan, verb – aorist active participle – nominative singular masculine } hina {supaya} tous duo {dua} ktisê {Ia menciptakan} en {di dalam} heautô {diri-Nya} eis {menjadi} hena {satu} kainon {yang baru} anthrôpon {manusia} poiôn {(untuk) mengadakan} eirênên {pendamaian}
DALAM PERSETERUANNYA DI DALAM DAGING-NYA, merujuk kepada peristiwa penyaliban dimana darah-Nya tertumpah. Hal ini merujuk pula terhadap nubuat yang pertama kali diucapkan Allah tatkala manusia jatuh di dalam dosa, yaitu: “meremukkan tumitnya” (Kejadian 3:15).
Kejadian 3:15 ini menulis “enmity” ini dalam kata yang mempunyai makna yang sangat dalam, yaitu אֵיבָה- ‘EYVAH, yang maknanya adalah “permusuhan/ perseteruan/ dendam kesumat berdarah” :
* Kejadian 3:15
LAI TB, Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.
KJV, And I will put enmity between thee and the woman, and between thy seed and her seed; it shall bruise thy head, and thou shalt bruise his heel.
NIV, And I will put enmity between you and the woman, and between your offspring and hers; he will crush your head, and you will strike his heel.”
YLT, and enmity I put between thee and the woman, and between thy seed and her seed; he doth bruise thee — the head, and thou dost bruise him — the heel.’
Hebrew,
וְאֵיבָה ׀ אָשִׁית בֵּֽינְךָ וּבֵין הָֽאִשָּׁה וּבֵין זַרְעֲךָ וּבֵין זַרְעָהּ הוּא יְשׁוּפְךָ רֹאשׁ וְאַתָּה תְּשׁוּפֶנּוּ עָקֵֽב׃ ס
Translit interlinear, VE’EYVAH {dan perseteruan/ permusuhan, harfiah: dan dendam kesumat berdarah, KJV: and enmity} ASYIT {Aku akan mengadakan} BENKHA {diantara kalian} UVE’IN {dan diantara} HA’ISYAH {perempuan} UVE’IN {dan diantara} ZARAKHA {keturunanmu} UVE’IN {dan diantara} ZARAH {keturunannya (her seed)} HU {Dia} YESYUFKHA {Dia (He) akan meremukkan kamu} ROSY {kepala} VE’ATAH {dan kamu} TESYUFENU {Engkau akan meremukkan Dia} AKEV {tumit}
Di bawah ini sajian Naskah Septuaginta yang juga menulis kata “ekhthran”:
LXX, και εχθραν θησω ανα μεσον σου και ανα μεσον της γυναικος και ανα μεσον του σπερματος σου και ανα μεσον του σπερματος αυτης αυτος σου τηρησει κεφαλην και συ τηρησεις αυτου πτερναν
Translit interlinear (Greek-English), kai {and} ekhthran {enmity/ hatred} têsô {I will put} ana-meson {between} sou {you} kai {and} ana-meson {between} tês gunaikos {the woman} kai {and} ana-meson {between} tou spermatos sou {your seed} kai {and} meson tou spermatos autês {her seed} autos {He} sou têrêsei kephalên {will give heed to your head} kau {and} su {you} têrêseis {will give heed to} autou {His} pternan {heel}
Nyatanya memang di dalam perseteruan itu terjadi sampai berdarah-darah. Darah YESUS ini adalah alat bayar yang lunas bagi dosa-dosa manusia (lihat artikel : BAB II Darah sebagai Alat Pembayaran yang Sah, didarah-yang-membawa-kemenangan-vt3287.html#p18295 ).
Maka, jelas disini bahwa “perseteruan (enmity) di dalam daging-Nya” adalah penggenap dari suatu problem dosa yang mula-mula terjadi. Dan dalam penantian sampai Sang Mesias itu datang, Allah memberikan suatu penuntun, yaitu TAURAT yang masanya terbatas hanya berlaku sampai KRISTUS datang:
* Galatia 3:24
Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai KRISTUS datang, supaya kita dibenarkan karena iman.
KRISTUS telah datang, dan Ia telah menggenapi Taurat itu dengan Mati-Nya di Kayu Salib, darahnya sebagai pembayaran yang sah atas hutang dosa-dosa manusia.Tidak heranlah Paulus menegaskannya BERKALI-KALI tentang PENGGENAPAN ITU, salah satu ayatnya, yaitu dengan pernyataan bahwa “KRISTUS adalah THE END OF THE LAW” :
* Roma 10:4
LAI TB, Sebab KRISTUS adalah kegenapan hukum Taurat (END OF THE LAW), sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.
KJV, For CHRIST is the end of the law for righteousness to every one that believeth.
TR, τελος γαρ νομου χριστος εις δικαιοσυνην παντι τω πιστευοντι
Translit interlinear, telos {akhir/ kesudahan/ tujuan} gar {sebab} nomou {hukum taurat} khristos {KRISTUS (adalah)} eis {sehingga} dikaiosunên {status yg dibenarkan} panti {bagi setiap} tô {(orang) yang} pisteuonti {percaya}
Dan, kembali pada Efesus 2:15 melalui peristiwa PEREMUKAN/ PERSETERUAN itu:
IA TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT, καταργησας – katargêsas, grammar Yunani dalam bentukaorist aktif partisip nominatif tunggal maskulin dari kata kerja καταργεω – katargeô. Kata Yunani καταργεω – katargeô berasal dari gabungan partikel κατα – kata yang berarti menurut, sesuai dengan, dan kata kerjaαργεω – argeô, non-aktif, tidak berfungsi.
Maka, kata Yunani καταργεω – katargeô bermakna : membinasakan, membatalkan, menghilangkan, menyebabkan tidak bekerja lagi, tidak beroperasi lagi, tidak aktif, berakhir, dan makna-makna lain yang sejenis.
Menurut konstruksi kalimat ini, en tê sarki autou (= dalam daging-Nya) harus dihubungkan dengan katargêsas(= telah membatalkan, telah memusnahkan): sarx di sini dianggap sebagai “tempat”, di mana KRISTUS telah menang oleh sengsara dan kematian-Nya.
Apakah yang telah Ia (= KRISTUS) batalkan/musnahkan di dalam daging-Nya? Jawab Paulus: hukum Taurat dengan perintah-perintah dan ketentuannya-ketentuannya:
Ho nomos tôn entolôn = hukum Taurat yang terdiri dari dan yang diperkembangkan dalam entolai (= perintah-perintah, ordinansi-ordinansi), yang dapat dibandingkan a.l. dengan Roma 7:8 dyb.; 13:9 ; 1 Korintus 7:19 ; dll. “Dogmata” = keputusan-keputusan, peraturan-peraturan, ketentuanketentuan En dogmasin = dalam bentuk dogmata, dalam bentuk keputusan-keputusan, peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan: suatu sistim yang menuntut dan memerintah, tetapi yang tidak dapat memusnahkan kuasa dosa, dan lain-lain. Seluruh ungkapan ton nomon tôn entolôn en dogmasin itu dapat kita terjemahkan sebagai berikut: hukum Taurat yang terdiri dari (dan yang berkembang dalam) perintah-perintah, yang berbentuk ketentuan-ketentuan (dan peraturan-peraturan).
Jadi, pengertiannya adalah : Kematian KRISTUS di dalam dagingNya MEMBATALKAN HUKUM TAURAT BERSAMA MACAM-MACAM PERINTAH-PERINTAH DAN KETENTUAN-KETENTUANNYA.
Perhatikan lagi, bahwa untuk kata TAURAT (Yunani: “NOMOS”) dalam 2 Efesus ini ditulis dalam bentuk tunggal (mengarah kepada keseluruhan hukum itu secara integral), yang didalamnya terdapat perintah-perintah (Yunani: “ENTOLÊ”, dalam bentuk plural: “entolai”) dan di dalamnya pula terdapat ketentuan-ketentuan (Yunani: DOGMA, dalam bentuk plural: “dogmata”), maka:
Ayat 15 ini sama sekali tidak menyatakan adanya bagian-bagian dari Taurat yang disisakan untuk kembali dilaksanakan dalam ibadah umat Kristiani. Tetapi justru jelas menulis “Ia membatalkan Hukum Taurat bersama macam-macam perintah-perintah dan ketentuan-ketentuannya.”
Dan… Cantik sekali bahwa dalam terjemahan KJV bahasa Inggris untuk kata “katargeô” ini digunakan istilah yang kita kenal di masa sekarang sebagai “bahasa hukum” yang sungguh amat tepat, yaitu ABOLITION: The act of abolishing a system or practice or institution (especially abolishing slavery), reff:http://www.audioenglish.net/dictionary/abolition.htm
Sedangkan kata “ABOLISI” dalam kamus bahasa Indonesia, juga merupakan “bahasa hukum” yang maknanya adalah: 1) peniadaan peristiwa pidana; 2) penghapusan (perbudakan di Amerika);
meng•a•bo•li•si•kan = menghapuskan, membatalkan, atau mengakhiri (tentang perbudakan dsb)
Terjemahan bahasa Inggris yang lain untuk kata “katargeô” menuliskan “having annulled”, “making void”
Apakah yang sebenarnya “MEMBATALKAN/ ABOLISHING/ NULLIFYING/ MAKING VOID” (dalam bentukaorist aktif partisip) Taurat itu (LAW/ TORAH)? Yaitu “perseteruannya di dalam daging” adalah “the enmity” (in His flesh). Bahasa Yunani mempunyai bentuk grammar yang begitu dalam, menulis kata tsb dalam bentukaoris itu mirip past tense dalam bahasa Inggris dan kata ini ditulis dalam bentuk aktif partisip yang artinya telah dilakukan secara aktif oleh oknum maskulin (yaitu YESUS KRISTUS).
YESUS KRISTUS dengan “perseteruan di dalam daging-Nya” (sebagai manusia) yaitu kematianNya di kayu Salib telah menggenapi secara penuh Hukum Taurat (Surat Hutang, perbudakan atas dosa), dan “Ia dengan kematianNya” Ia telah memenuhi Taurat dan mengakhiri Taurat itu sendiri (lihat istilah “END OF THE LAW” dalam Roma 10:4).
Maka dengan kematianNya itu dengan sendirinya TAURAT MENJADI BATAL (ANNULLED).
Dengan kematian-nya, perbudakan dosa terhadap manusia telah berakhir, dan dosa adalah Hutang. Hutang itu telah dilunasi dengan harga tunai (lihat 1 Korintus 6:20; 7:23).
Hutang Dosa telah Lunas Dibayar oleh Darah Kristus:
Dalam tulisannya yang lain, Rasul Paulus membahas di dalam bahasa hukum pula, yaitu mengenai hal hutang-piutang atas dosa yang telah dibayar LUNAS oleh KARYA KRISTUS DI KAYU SALIB, sbb:
* Kolose 2:14-15
2:14 LAI TB, dengan menghapuskan surat hutang (KHEIROGRAPHON), yang oleh ketentuan-ketentuan hukum(DOGMA) mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:
KJV, Blotting out the handwriting of ordinances that was against us, which was contrary to us, and took it out of the way, nailing it to his cross;
TR, εξαλειψας το καθ ημων χειρογραφον τοις δογμασιν ο ην υπεναντιον ημιν και αυτο ηρκεν εκ του μεσου προσηλωσας αυτο τω σταυρω
Translit interlinear, exaleipsas {yang menghapus} to kath {terhadap} hêmôn {kita} kheirographon {surat hutang} tois dogmasin {dengan ketentuan2} ho {yang} ên {adalah} hupenantion {yg menentang} hêmin {kita} kai {dan} auto {dia} êrken {meniadakan} ek {dari} tou mesou {ketika} prosêlôsas {memakukan} auto {dia} tô staurô {di kayu salib}
2:15 LAI TB, Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah (ARKHE) dan penguasa-penguasa (EXOUSIA) dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.
KJV, And having spoiled principalities and powers, he made a shew of them openly, triumphing over them in it.
TR, απεκδυσαμενος τας αρχας και τας εξουσιας εδειγματισεν εν παρρησια θριαμβευσας αυτους εν αυτω
Translit interlinear, apekdusamenos {setelah melucuti} tas arkhas {pemerintah2} kai {dan} tas exousias {kuasa2} edeigmatisen {ia mempertontonkan mereka (secara terbuka)} en {deengan} parrêsia {berani} thriambeusas {yang menang atas} autous {mereka} en {di dalam} autô {dia (salib itu)}
Ayat 14:
Note: Sebelum kita membahas “Surat Hutang” ada baiknya kita memahami dulu apa yang dimaksud dengan “Hutang.” Dalam pola pikir semitik, dosa adalah hutang, Maka, “pengampunan dosa” menurut pola pikir orang Yahudi itu ibarat seseorang yang punya hutang tapi dianggap lunas. Silahkan baca penjelasannya dihttp://www.sarapanpagi.org/dosa-adalah-hutang-dalam-pola-pikir-semitik-vt1184.html
Dalam ayat ini, Rasul Paulus memberikan kiasan yang berkaitan dengan hal tersebut.
“surat hutang (KHEIROGRAPHON),” disini mengandung arti kiasan, dan istilah ini mengacu kepada Hukum Taurat. Kegagalan orang-orang dalam mematuhi Hukum itu membuat mereka seakan-akan mempunyai surat hutang, bila tidak dapat melunasinya, tentu ada akibatnya.
“yang oleh ketentuan-ketentuan hukum (DOGMA) mendakwa dan mengancam kita.” Maksudnya adalah: kita (manusia) sebagai pihak yang bersalah dan yang patut menerima hukuman. Keadaan kita betul-betul tidak berdaya; kita tidak dapat membela diri kita, kita tidak dapat berbuat apa-apa selain menerima hukuman
“Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib,” Paulus memberikan kabar baik, syukurlah ada yang membela kita, yaitu Tuhan YESUS KRISTUS dengan karya-Nya pada kayu salib, di Golgota. Dia-lah yang menanggung hukuman (tanggungan dari surat hutang itu) yang seharusnya kita tanggung sendiri. Kita diampuni dengan kurban YESUS di kayu Salib. Jikalau pada Perjanjian Lama pengampunan di typologi-kan dengan kurban darah binatang, disini, pada Perjanjian Baru dinyatakan anti-type-nya, bahwa Darah Tuhan YESUS, yaitu Anak Domba Allah itu telah menjadi kurban pengganti hukuman atas dosa-dosa manusia. Dalam hal ini “Surat Hutang” kita dihapus dan ditiadakan oleh KRISTUS. Itulah sebabnya pada bagian yang lain, Paulus secara monumental berani berkata bahwa :
“sebab dengan mati-Nya sebagai manusia IA TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,” (Efesus 2:15)
Ayat 15:
Dengan lunasnya “Surat Hutang” itu, “Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah (ARKHE) dan penguasa-penguasa (EXOUSIA).” Kata “pemerintah” dan “penguasa” dalam ayat ini tidak mengacu kepada pemerintah atau penguasa manusia, tetapi menunjuk kepada Iblis. Di dalam Alkitab, Iblis dan roh-roh jahat sering dirujuk sebagai penguasa, pemerintan dan penghulu dunia (lihat Yohanes 12:31, 16:11; 1 Korintus 2:6; Efesus 6:12). Kata “melucuti” disini berarti mengalahkan, membuat tidak berdaya (yang adalah penggenapan dari nubuat sejak semua dalam Kejadian 3:15). Tuhan YESUS KRISTUS sudah menaklukkan Iblis dan mematahkan kuasanya. Hal itu dilakukanNya ketika Ia mati disalib dan Bangkit pada hari yang ketiga. Kehendak Iblis, yaitu membinasakan YESUS Kritsus melalui maut menemui kegagalan. YESUS KRISTUS sudah menang atas maut! YESUS hidup! Tentang kemenangan ini dituliskan pula di Ibrani 2:14; 1 Korintus 15:55; Yohanes 16:33.
“menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.” Kekalahan Iblis dan roh-roh jahat dipertontonkan kepada semua makhluk. Gambarannya seperti demikian. Dalam pawai kemenanga KRISTUS, Iblis dan roh-roh jahat digiring sebagai tawanan di muka umum.
—
Tuhan YESUS KRISTUS telah melunasi “Surat Hutang”, Yaitu HUKUM TAURAT secara sempurna dengan mati di kayu salib. Dalam penulisan ayat-ayat ini, rasul Paulus mempunyai dasar yang kuat dengan mengacu kepada perkataan Tuhan YESUS sendiri, dimana dengan tegas di kayu salib Ia berkata “SUDAH SELESAI”, lihat ayat ini :
* Yohanes 19:30
LAI TB, Sesudah YESUS meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai” (TETELESTAI). Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.
KJV, When JESUS therefore had received the vinegar, he said, It is finished (TETELESTAI): and he bowed his head, and gave up the ghost.
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, Therefore, when Rebbe, Melech HaMoshiach received the vinegar, he said, “Nishlam!” and having bowed his rosh, Rebbe, Melech HaMoshiach gave up his neshamah.
TR, οτε ουν ελαβεν το οξος ο ιησους ειπεν τετελεσται και κλινας την κεφαλην παρεδωκεν το πνευμα
Translit Interlinear, hote {sesudah} oun {oleh karena itu} elaben {Dia menerima} to oxos {anggur asam} ho iêsous {YESUS} eipen {Dia berkata} tetelestai {sudah selesai, verb – perfect passive indicative – third person singular} kai {dan} klinas {menunduk} tên kephalên {kepala} paredôken {Dia menyerahkan} to pneuma {Roh}
Perkataan terakhir dari 7 perkataan salib “τετελεσται – tetelestai” (sudah selesai) menggunakan Kata Perfek yang berarti penebusan telah dilaksanakan, sekali untuk selamanya, efeknya terasa hingga kini. Perfect Tense dalam tata bahasa Yunani ini memiliki fungsi yang khas. Tidak ada padanan baik dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang mampu menyatakan makna yang terkandung di dalamnya secara utuh.
Perfect Tense melibatkan tiga gagasan: tindakan yang berlangsung intensif; tindakan yang mengarah pada titik penyelesaian; dan keberadaan dari hasil tindakan. Proses yang dilibatkan dalam Perfect Tense adalah proses yang telah mencapai penyelesaian dengan suatu hasil pasti dari sudut pandang pembaca.
Maka, selaras dengan perkataan YESUS KRISTUS “τετελεσται – tetelestai”, Rasul Paulus dengan sangat tegas mengatakan:
1. “KEMATIAN YESUS DI KAYU SALIB itu TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT DENGAN PERINTAH-PERINTAH DAN KETENTUAN-KETENTUANNYA” (Efesus 2:15). Dan di dalam kiasan yang lain Paulus menulis :
2. “YESUS MENGHAPUSKAN SURAT HUTANG” (Kolose 2:14). Dosa adalah Hutang, dan hutang itu dilunasi/ dibeli TUNAI/ LUNAS (Korintus 6:20; 7:23). Dengan cara itu, Tuhan YESUS telah pula:
3. “MELUCUTI PEMERINTAH2 DAN PENGUASA2″ yang menunjuk kepada penaklukan kepada kuasa Iblis (Kolose 2:15) dan menyatakan kemenangan KRISTUS atas belenggu dosa yang mengikat manusia sejak manusia jatuh dalam dosa (Kejadian pasal 3).
Transformasi Indonesia
Oktober 18th, 2011 pada 08:22
Darah sebagai Alat Pembayaran yang Sah
1. Dosa adalah Hutang
Dalam pola pikir Semitik kata “dosa” itu adalah ‘hutang’. Maka, “pengampunan dosa” menurut pola pikir orang Yahudi itu ibarat seseorang yang punya hutang tapi dianggap lunas. Karena itu ‘setiap orang yang berhutang (bersalah) kepada kami’ berarti ‘setiap orang yang berdosa kepada kami’. Dalam Matius 6:12 penggunaan kata ‘hutang’ dalam arti ‘dosa’ :
* Matius 6:12
LAI TB, dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; bersalah kepada kami;
KJV, And forgive us our debts, as we forgive our debtors.
NIV, Forgive us our debts, as we also have forgiven our debtors.
TR, και αφες ημιν τα οφειληματα ημων ως και ημεις αφιεμεν τοις οφειλεταις ημων
Translit interlinear, kai {dan} aphes {ampunilah} hêmin {kami} ta opheilêmata {akan hutang-hutang (kesalahan2) } hêmôn {kami} hôs {seperti} kai {juga} hêmeis {kami} aphiemen {sudah mengampuni} tois {orang-orag} opheiletais {yangberhutang (bersalah)} hêmôn {(kepada) kami}
Kata “kesalahan” dalam terjemahan Bahasa Indonesia LAI TB, adalah terjemahan dari kata Yunani “οφειλο – opheilo”, harfiah : hutang, yang persamaannya bisa kita lihat dalam Kitab Lukas dibawah ini
* Lukas 11:4
LAI TB, dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.”
KJV, And forgive us our sins; for we also forgive every one that is indebted to us. And lead us not into temptation; but deliver us from evil.
NIV, Forgive us our sins, for we also forgive everyone who sins against us. And lead us not into temptation.”
TR, και αφες ημιν τας αμαρτιας ημων και γαρ αυτοι αφιεμεν παντι οφειλοντι ημιν και μη εισενεγκης ημας εις πειρασμον αλλα ρυσαι ημας απο του πονηρου
Translit interlinear, kai {dan} aphes {ampunilah} hêmin {kami} tas hamartias {(akan) dosa-dosa} hêmôn {kami} kai {juga} gar {sebab} autoi {sendiri} aphiemen {kami mengampuni} panti {setiap (orang)} opheilonti {yang berhutang (bersalah)} hêmin {terhadap kami} kai {dan} mê {janganlah} eisenegkês {membawa} hêmas {kami} eis {kedalam} peirasmon {godaan} alla {tetapi} rusai {lepaskan} hêmas {kami} apo tou {dari} ponêrou {yang jahat}
Perhatikan dalam Lukas 11:4 ini dimana kata “dosa” (Yunani, “αμαρτια – hamartia”) diparalelkan dengan kata “hutang” (Yunani, “οφειλο – opheilo”).
Disini, Lukas menyajikan makna “hutang” sebagai “dosa” yang lazim dalam faham semitik kepada orang-orang non-Yahudi. Lukas adalah seorang petobat Yunani, satu-satunya orang bukan Yahudi yang menulis sebuah kitab di dalam Alkitab. Lukas menulis Injil ini kepada orang-orang bukan Yahudi guna menyediakan suatu catatan yang lengkap dan cermat “tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat”. Maka wajar jika secara khusus Lukas menunjukkan apa arti “hutang” yang dirujuk sebagai “dosa” oleh masyarakat semitik.
Matius 6:12 & Lukas 11:4 adalah doa dari anak-anak Allah yang senantiasa memohon pengampunan dan sekaligus komitment untuk senantiasa mengampuni. Penerapan ayat ini dijelaskan dalam pengajaran melalui perumpamaan oleh Yesus Kristus dalam “perumpamaan tentang pengampunan” di Matius 18:21-35. Disitu Yesus menggunakan perumpamaan seorang yang berhutang dengan sejumlah besar uang yang tidak mungkin sanggup ia bayar, hutang yang besar ini adalah gambaran dosa-dosanya yang besar.
2. Darah sebagai Alat Pembayaran yang Sah
Alkitab menyatakan bahwa dosa itu identik dengan hutang. Konsekwensi dosa adalah mati/ kebinasaan yang kekal (Roma 6:23a band. Kejadian 2:17), maka harus ada darah (yang dianggap nyawa) untuk membayarnya, agar dosa itu dapat ditebus. Pengampunan dosa dapat terjadi apabila ada nyawa yang dipakai untuk membayar hutang/dosa itu. Pengampunan dosa itu ibarat seseorang yang punya hutang tapi dianggap lunas oleh si kreditor dimana si kreditor mengambil alih kerugiannya untuk membebaskan pihak yang berhutang itu. Itulah mengapa untuk penebusan dosa manusia, Tuhan harus datang ke dunia, menyerahkan nyawanya sebagai pelunasan hutang-hutang – yaitu dosa manusia – dengan cara mati darahnya tertumpah di kayu salib. Pemahaman ini tidak dimiliki dalam agama-agama lain, sehingga seringkali ada banyak pertanyaan bahkan cibiran, mengapa Allah perlu hadir sebagai manusia hanya untuk mati di kayu salib, seolah-olah Allah lemah dan tidak-berdaya. Kematian Yesus bukanlah kematian ‘martir’ seperti kematian seorang syuhada sedang berjihad, kematiannya bukan pula sebagai kekalahan dalam suatu peperangan. Namun, kematian Yesus adalah KEMATIAN-KURBAN, dimana Allah merelakan diriNya sendiri untuk dikorbankan demi kasih yang begitu besar untuk menyelamatkan jiwa-jiwa orang yang dikasihiNya.
Kata “kemenangan” sering terdengar di kalangan orang Kristen. Kita sering berbicara tentang kemenangan dalam bidang keuangan, kemenangan dalamk keluarga kita, dan kemenangan atas banyak hal. Tetapi, Alkitab membicarakan secara khusus kemenangan atas dosa melalui darah Yesus. Setiap orang membutuhkan kemenangan atas dosa.
Mari kita renungkan ayat di bawah ini :
* Imamat 17:11
LAI TB, Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa.
KJV, For the life of the flesh is in the blood: and I have given it to you upon the altar to make an atonement for your souls: for it is the blood that maketh an atonement for the soul
Hebrew,
כִּי נֶפֶשׁ הַבָּשָׂר בַּדָּם הִוא וַאֲנִי נְתַתִּיו לָכֶם עַל־הַמִּזְבֵּחַ לְכַפֵּר עַל־נַפְשֹׁתֵיכֶם כִּי־הַדָּם הוּא בַּנֶּפֶשׁ יְכַפֵּר׃
Translit interlinear, KI {karena}-NEFESY {nyawa} HABASAR {dari daging} BADAM {di dalam darahnya} HIV VA’ANI NETATIV LAKHEM ‘AL-HAMIZBE’AKH LEKHAPER ‘AL-NAFSYOTEIKHEM KI-HADAM HU BANEFESY YEKHAPER
Kata Ibrani נֶפֶשׁ – NEFESY untuk “jiwa” dalam KJV, (“soul”) dapat diterjemahkan sebagai “kehidupan,” Maka ayat itu akan berbunyi, “Pendamaian bagi hidupmu” dan “pendamaian untuk kehidupan”
Lebih lanjut kita membaca :
* Imamat 17:14
LAI TB, Karena darah itulah nyawa segala makhluk. Sebab itu Aku telah berfirman kepada orang Israel: Darah makhluk apa pun janganlah kamu makan, karena darah itulah nyawa segala makhluk: setiap orang yang memakannya haruslah dilenyapkan.
KJV, For it is the life of all flesh; the blood of it is for the life thereof: therefore I said unto the children of Israel, Ye shall eat the blood of no manner of flesh: for the life of all flesh is the blood thereof: whosoever eateth it shall be cut off
Hebrew,
כִּי־נֶפֶשׁ כָּל־בָּשָׂר דָּמֹו בְנַפְשֹׁו הוּא וָאֹמַר לִבְנֵי יִשְׂרָאֵל דַּם כָּל־בָּשָׂר לֹא תֹאכֵלוּ כִּי נֶפֶשׁ כָּל־בָּשָׂר דָּמֹו הִוא כָּל־אֹכְלָיו יִכָּרֵת׃
Translit interlinear, KI-NEFESY KOL-BASAR DAMO VENAFSYO HU VA’OMAR LIVNEY YISRA’EL DAM KOL-BASAR LO TOKHELU KI NEFESY KOL-BASAR DAMO HIV KOL-OKHLAV YIKARET[/COLOR]
Beberapa orang yang telah mengklaim bahwa secara harfiah darah adalah “jiwa”. Kedua pendapat ini keliru dan menggelikan. Sebaliknya, jiwa Anda terdiri dari pikiran, emosi, kecerdasan dan keinginan. Jika darah adalah jiwaAnda, maka setiapkali Ada berdarah, sebagian pikiran, emosi, keinginan, dan bahkan kemampuan kecerdasan Anda akan terbuang. Dalam transfusi darah, Anda menerima sebagian kepribadian, Bayangkanlah jika jiwa seseorang (kemauan, emosi dan pikiran) ada dalam satu liter darah yang tersimpan dalam lemari pendingin di laboratorium. Ini kedengarannya sangat sederhana, tetapi ini harus ditujukan karena beberapa orang benar-benar percaya bahwa darah adalah jiwa.
Secara biologis, ada hubungan darah dan kehidupan. Tanpa ada darah yang mengalir dalam tubuh, tidak akan ada kehidupan. Tubuh bergantung sepenuhnya pada darah. Telinga yang putus mungkin tidak dapat begitu saja dapat dijahit kembali ke kepala. Tetapi darah tidak begitu saja dialirkan kembali ketubuh Anda sesudah ia dikeluarkan selama sepuluh jam. Kecuali dengan perlakuan khusus, darah menurun keadaannya segera sesudah keluar dari tubuh. Bagaimana darah manusia dapat menjadi binasa seperti ini?
Kejadian 2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
* Kejadian 2:7
LAI TB, ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
KJV, And the LORD God formed man of the dust of the ground, and breathed into his nostrils the breath of life; and man became a living soul.
Hebrew,
וַיִּיצֶר יְהוָה אֱלֹהִים אֶת־הָאָדָם עָפָר מִן־הָאֲדָמָה וַיִּפַּח בְּאַפָּיו נִשְׁמַת חַיִּים וַיְהִי הָאָדָם לְנֶפֶשׁ חַיָּה׃
Translit, VAYITSER YEHOVAH (baca ‘Adonay) ‘ELOHIM ‘ET-HA’ADAM ‘AFAR MIN-HA’ADAMAH VAYIPAKH BE’APAV NISYMAT KHAYIM VAYEHI HA’ADAM LENEFESY KHAYAH
Catatan : “NISYMAT KHAYIM” — “nafas” kehidupan
Adam bagaikan model tanah liat ketika Allah membentiknya dari debu tanah. Ia dibentuk lengkap dengan kaki, tangan, dada, dan otot-otot tubuh, jantung, jaringan paru-paru, perut dan organ vital yang lain yang telah ditempatkan, tetapi belum memiliki kehidupan. Belum ada darah yang terpompa dalam urat nadi Adam. Alkitab berkata “menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya.”
Kata Ibrani נְשָׁמָה – NESYAMAH, “nafas” dalam ayat ini berarti “roh”. Tubuh Adam terbuat dari debu tanah tetapi manusia rohaninya dibentuk oleh roh Allah. Allah menghembuskan nafas hidup ke dalam hidung dari benda mati yang berbentuk seperti manusia dan darah tercipta dalam daerah jantung dan paru-paru. Kemudian, darah itu mengalir ke seluruh tubuh dan Adam menjadi “makhluk yang hidup,” penuh dengan kehidupan.
Secara fisik, Adam tidak harus mati. Tubuhnya tidak dimaksudkan untuk melewati rposes menjadi tua. Darah yang sebenarnya terpompa dalam nadinya sempurna, tanpa divemari oleh dosa dan kematian. Darahnya berbeda dengan darah kita sekarang ini.
Ketika Adam berbuat dosa, beberapa hal terjadi: Pertama, manusia rohhaninya mati, ia tidak mati secara fisik tetapi tubuhnya, termasuk darahnya, mejadi sasaran kematian. Mati secara jasmani memerlukan waktu lama, tetapi ia dengan sekaligus mengalami mati secara rohani pada saat ia melakukan dosa. Tubuhnya yang seharusnya kekal tiba-tiba menjadi sasaran kematian. Sejak saat itu, darah Adam menjadi tempat binasa dan darah keturunannya menjadi tercemar dan berada di bawah kutuk kematian. Ia dengan sekaligus terpisah dari Allah, tidak dapat melihat Allah dan berhubungan dengan Allah sebagaimaan sebelum ia melakukan dosa dan mengalami kehidupan di Taman Eden.
3. Sebuah tebusan yang sempurna
Sepanjang sejarah, umat manusia menantikan seorang penebus, Ayub berseru :
* Ayub 9:32-33
9:32 Karena Dia bukan manusia seperti aku, sehingga aku dapat menjawab-Nya: Mari bersama-sama menghadap pengadilan.
9:33 Tidak ada wasit di antara kami, yang dapat memegang kami berdua!
Ayub bertanya-tanya bilamana ada seorang penebus yang dapat berdiri antara dirinya sendiri dengan Allah. Ketika Yesus dating, darahNya menjadi tebusan bagi penyelamatan manusia. Kata tebusan berarti “harga pembelian”
Jika seorang dapat membeli Anda seharga Seratus Milyar Rupiah, baka itu adalah tebusan, atau harga pembelian.
Alkitab memberitahukan kepada kita bahwa Yesus telah membayar untuk “jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri” (Kisah 20:28b)
Kehidupan seorang manusia sangat mahal, dan sangat berharga.Itu tidak dapat dibayar dengan emas atau perak:
* Mazmur 49:7-10
49:7 mereka yang percaya akan harta bendanya, dan memegahkan diri dengan banyaknya kekayaan mereka?
49:8 Tidak seorang pun dapat membebaskan dirinya, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya,
49:9 karena terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya –
49:10 supaya ia tetap hidup untuk seterusnya, dan tidak melihat lobang kubur.
Dalam Perjanjian Baru (PB), kita baca “Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya” (Markus 8:37)
Tidak seorangpun dengan kekayaannya, dapat menebus satu orang pun jiwa seseorang sangat berharga. Ayat-ayat ini menggemakan kebutuhan manusia akan penebusan. Ada kebutuhan untuk pembayaran, atau harga yang dibayar untuk kemanusiaan. Apakah Anda memiliki matab uang untuk membayar harga dosa Anda? Apakah Anda memiliki sesuatu yang ebrharga,s ebuah harga pembelian, yang dapat Anda tawarkan untuk menebus dosa Anda? Apa yang dapat dibayar oleh seorang manusia sebagai ganti nyawanya?
Allah dalam kebenaranNya tidak dapat mengampuni dosa tanpa suatu harga yang harus dibayar (lihat Artikel bukankah-allah-bisa-mengampuni-saja-vt220.html#p466 ). Allah tidak dapat berdusta. Ia telah mengatakan “Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati” (Yehezkiel 8:20) sehingga suatu harga pembelian harus disediakan. Harganya haruslah sebuah kehidupan dan itu harus dibayar oleh seorang manusia, karena manusia yang telah berbuat dosa. Allah akan mengingkari apa yang telah Ia firmankan, bila Ia memutuskan untuk mengampuni manusia dan menyediakan tebusan bagi sorga. Ia memberikan hidupnya sebagai harga pembelian, sebagai “tebusan bagi banyak orang” (Matius 20:28). Kita tidak dibeli dengan emas, maupun perak, tetapi dengan darajh Yesus yang berharga :
Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian. (Efesus 1:7-8)
Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! (1 Korintus 6:20)
4. Ayahlah yang Menentukan Golongan Darah
Bagaimana kita dapat mengetahui dengan pasti bahwa darah Yesus adalah tebusan yang sempurna? Sel telur dalam rahim seorang wanita tidak mengandung darah. Golongan darah seorang bayi ditentukan oleh kode genetik, ketika sel telur itu dibuahi. Darah bayi tidak pernah tercampur dengan darah ibunya selama ia berada dalam kandungan. Aliran darah mereka terpisah. Seorang bayi dapat saja memiliki golongan darah yang berbeda darin kedua orang tuanya. Seorang wanita dapat memiliki golongan dara Rh positif dan bayinya Rh negatif. Darah ibu memelihara janin melalui plasenta, tetapi darahnya tidak dapat memasuki urat nadi si bayi. Darah Yesus tidak pernah tercampur dengan darah Maria, meskipun secara jasmani ia adalah ibu yang melahirkan Yesus. Yesus juga tidak pernah menyebut Yusuf sebagai ayah-Nya. Kelahiran Yesus tidak disebabkan karena hubungan seksual laki-laki dan perempuan, bukan pula percampuran sel telur Maria dengan Roh Allah. Kode genetik Yesus Kristus ditentukan oleh Roh Kudus. Alkitab menulis bahwa Anak yang dikandung Maria adalah Roh Kudus. Darah yang mengalir dalam tubuh Yesus adalah kudus. Ini adalah darah yang berharga:
* Lukas 1:35
LAI TB, Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
KJV, And the angel answered and said unto her, The Holy Ghost shall come upon thee, and the power of the Highest shall overshadow thee: therefore also that holy thing which shall be born of thee shall be called the Son of God.
TR, και αποκριθεις ο αγγελος ειπεν αυτη πνευμα αγιον επελευσεται επι σε και δυναμις υψιστου επισκιασει σοι διο και το γεννωμενον αγιον κληθησεται υιος θεου
Translit interlinear, kai {lalu} apokritheis {menjawab} ho {itu} aggelos {malaikat} eipen {berkata} autê {kepadanya} pneuma {Roh} hagion {Kudus} epeleusetai {akan datang} epi {ke atas} se {-mu} kai {dan} dunamis {kuasa} hupsistou {Yang Mahatinggi} episkiasei {akan menaungi} soi {engkau} dio {karena itu} kai {juga} to gennômenon {yang dilahirkan} hagion {Kudus} klêthêsetai {akan dipanggil} huios {Anak} theou {Allah}
Gelar Kudus ini bukan dalam istilah etika umum, semacam saleh, bersih, takut akan Allah, dekat dengan Allah dll. Melainkan kudusnya Allah, Sang Kudus, suatu sifat dasar Allah, tanpa dosa dan tanpa berbuat dosa, dan yang berasal dari ZatNya Allah sendiri. Lebih jauh, Sang Kudus sebagai pusat kekudusan juga mampu dan siap meng-kudus-kan orang-orang yang dengan sepenuh hatinya meminta pengampunan kepadaNya. Gelar dengan hakekat ini tidak pernah bisa disandangkan kepada manusia. Hanya Tuhanlah yang kudus dari diriNya, dan tak satupun manusia itu kudus. “Kekudusan” manusia hanyalah perolehan dalam batas, batas tertentu.
Dia adalah Sang-Firman yang menjadi manusia :
* Yohanes 1:14
LAI TB, Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
KJV, And the Word was made flesh, and dwelt among us, (and we beheld his glory, the glory as of the only begotten of the Father,) full of grace and truth.
TR, και ο λογος σαρξ εγενετο και εσκηνωσεν εν ημιν και εθεασαμεθα την δοξαν αυτου δοξαν ως μονογενους παρα πατρος πληρης χαριτος και αληθειας
Translit interlinear, kai {adapun} ho {itu} logos {Firman} sarx {daging} egeneto {telah menjadi,} kai {dan} eskênôsen {berdiam} en {diantara} hêmin {kita,} kai {(bahkan)} etheasametha tên {kita telah melihat} doxan autou {kemuliaan-Nya,} doxan {kemuliaan} hôs {sebagai} monogenous {Yang Tunggal/ Yang Unik} para {dari} patros {Bapa,} plêrês {penuh} kharitos {dengan anugerah} kai {dan} alêtheias {kebenaran.}
Berbeda dengan apapun dan siapapun, kelahiran Yesus sungguh bukan kelahiran yang “muatanNya” berasal dari fisik dunia. Ia tidak diciptakan dari debu dan tanah seperti Adam. Juga tidak dari tulang rusuk dunia seperti Hawa. Dia tidak membawa gen-debu, bahkan gen ibu-Nya!
KelahiranNya yang dari Roh Kudus yang bukan pembuahan hasil gen-laki-laki dan perempuan ataupun gen Maria “kawin” dengan Roh Kudus (bukan hasil dari sel telur Maria bercampur Roh Kudus). KelahiranNya itu merupakan peristiwa yang unik, karena Dia yang adalah Allah sendiri itu memilih cara yang begitu humble, meminjam rahim seorang perawan dan Dia lahir sebagaimana biasa seorang bayi lahir. Ada pemikiran-pemikiran manusia bahwa Yesus adalah berasal dari sel telur Maria bercampur/ “kawin” dengan Roh Kudus, namun sebenarnya pemikiran ini sudah ditampik oleh penjelasan dari Malaikat Gabriel :
* Lukas 1:32-35
1:32 LAI TB, Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
KJV, He shall be great, and shall be called the Son of the Highest: and the Lord God shall give unto him the throne of his father David:
TR ουτος εσται μεγας και υιος υψιστου κληθησεται και δωσει αυτω κυριος ο θεος τον θρονον δαβιδ του πατρος αυτου
Translit interlinear, houtos estai megas kai huios hupsistou klêthêsetai kai dôsei autô kurios ho theos ton thronon dabid tou patros autou
1:33 LAI TB, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”
KJV, Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”
1:35 LAI TB, Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah
KJV, And the angel answered and said unto her, The Holy Ghost shall come upon thee, and the power of the Highest shall overshadow thee: therefore also that holy thing which shall be born of thee shall be called the Son of God.
TR και αποκριθεις ο αγγελος ειπεν αυτη πνευμα αγιον επελευσεται επι σε και δυναμις υψιστου επισκιασει σοι διο και το γεννωμενον αγιον κληθησεται υιος θεου
Translit interlinear, kai apokritheis ho aggelos eipen autê pneuma hagion epeleusetai epi se kai dunamis hupsistou episkiasei soi dio kai to gennômenon hagion klêthêsetai huios theou
Pernyataan Gabriel yang lebih dari satu kali menyatakan status “Anak” sekaligus memperlihatkan betapa Gabriel justru menampik (baca : mengkoreksi) kaitan “Anak Allah” itu dengan konsep-kedagingan/ biologis (hasil hubungan suami dan istri) seperti yang ada dalam benak Maria.
Lukas 1:35 jelas menyatakan bahwa Gabriel telah mengkoreksi apa yang terlanjur salah dalam benak Maria tentang “ke-anak-an” (sonship). Jadi, jalan pikiran yang ‘tadinya’ ada dalam benak Maria, janganlah kita ulangi lagi, karena sudah dikoreksi oleh Malaikat Gabriel 2000 tahun yang lalu.
Selanjutnya, lebih jelas lagi Yesus Kristus telah membeberkan kepada semua, dari mana Anda, saya dan Dia berasal : “Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini, sebab Aku keluar[NUZUL/KARNASI] dan datang dari Allah, ini menunjukkan bahwa Yesus Kristus tidak memiliki unsur gen ibu-Nya :
* Yohanes 8:23, 42
8:23 LAI TB, Lalu Ia berkata kepada mereka: “Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini
KJV, And he said unto them, Ye are from beneath; I am from above: ye are of this world; I am not of this world.
TR, και ειπεν αυτοις υμεις εκ των κατω εστε εγω εκ των ανω ειμι υμεις εκ του κοσμου τουτου εστε εγω ουκ ειμι εκ του κοσμου τουτου
Translit, kai eipen autois humeis ek tôn katô este egô ek tôn anô eimi humeis ek tou kosmou toutou este egô ouk eimi ek tou kosmou toutou
8:42 LAI TB, Kata Yesus kepada mereka: “Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku
KJV, Jesus said unto them, If God were your Father, ye would love me: for I proceeded forth and came from God; neither came I of myself, but he sent me.
TR, ειπεν ουν αυτοις ο ιησους ει ο θεος πατηρ υμων ην ηγαπατε αν εμε εγω γαρ εκ του θεου εξηλθον και ηκω ουδε γαρ απ εμαυτου εληλυθα αλλ εκεινος με απεστειλεν
Translit, eipen oun autois ho iêsous ei ho theos patêr humôn ên êgapate an eme egô gar ek tou theou exêlthon kai hêkô oude gar ap hemautou elêlutha all ekeinos me apesteilen
Alkitab juga dengan jelas menyebut bayi yang dititipkan dalam kandungan Maria adalah Roh Kudus:
* Matius 1:20
LAI TB, Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus
LAI TL, Tetapi sedang ia berpikir demikian, kelihatanlah padanya di dalam mimpi seorang malaekat Tuhan, yang berkata, “Hai Yusuf, anak Daud, janganlah engkau kuatir menerima Maryam itu menjadi isterimu, karena kandungannya itu terbitnya daripada Rohulkudus.
KSI, Tetapi sementara ia memikirkan hal itu, malaikat Tuhan memperlihatkan diri kepadanya dalam mimpi. Malaikat itu berkata, “Hai Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut menerima Maryam sebagai istrimu, karena anak yang ada dalam kandungannya itu berasal dari Ruh Allah.
KJV, But while he thought on these things, behold, the angel of the LORD appeared unto him in a dream, saying, Joseph, thou son of David, fear not to take unto thee Mary thy wife: for that which is conceived in her is of the Holy Ghost.
TR, ταυτα δε αυτου ενθυμηθεντος ιδου αγγελος κυριου κατ οναρ εφανη αυτω λεγων ιωσηφ υιος δαβιδ μη φοβηθης παραλαβειν μαριαμ την γυναικα σου το γαρ εν αυτη γεννηθεν εκ πνευματος εστιν αγιου
Translit interlinear, tauta {(hal-hal) ini} de {tetapi} autou {dia} enthumêthentos {ketika memikirkan,} idou {perhatikanlah,} aggelos {Malaikat} kuriou {Tuhan} kat {didalam} honar {mimpi} ephanê {menampakkan dii} autô {kepada dia,} legôn {berkata,} iôsêph {Yusuf,} huios {anak (keturunan)} dabid {Daud} mê {janganlah} phobêthês {engkau merasa trakut} paralabein {untuk mengambil} mariam {Maria} tên gunaika {sebagai isteri} sou {mu,} to {(Anak yang)} gar {sebab} hen {didalam} autê {dia} gennêthen {terjadi/ dilahirkan} ek {of, berasal dari, keluar dari} pneumatos {Roh} estin {yang} hagiou {Kudus}
Terjemahan LAI TB agak kurang mengena. Bahasa Inggris mempunyai kata yang sepadan : “gennêthen ek pneumatos estin hagiou”
KJV Translit interlinear : gennêthen {IS BEGOTTEN} ek {OF} pneumatos {[THE] SPIRIT} estin {IS} hagiou {HOLY.}
is begotten of the Holy Spirit; “of” bukan “from” artinya yang dalam kandungan anak dara Maria itu adalah Roh Kudus sendiri, bukan ‘pemberian dari’ Roh Kudus. Secara kontekstual Matius1:20 mempunyai pengertian bahwa “anak yang di dalam kandungannya adalah Roh Kudus”
Berbeda dengan apapun dan siapapun, kelahiran Yesus sungguh bukan kelahiran yang “muatanNya” berasal dari fisik dunia. Ia tidak diciptakan dari debu dan tanah seperti Adam. Juga tidak dari tulang rusuk dunia seperti Hawa. Dia tidak membawa gen-debu, bahkan gen ibu-Nya!
5. Struktur Darah
Seorang manusia mewarisi kelompok faktor darah pada saat pembuahan. Ilmu kedokteran menyatakan bahwa ada 15 golongan darah utama, tetapi kombinasinya tidak terhingga. Darah Anda seperti sidik jari. Darah milik Anda sangat unik dan tidak sama dengan yang dimiliki orang lain. Melalui test DNA yang canggih dapat diketahui bahwa setiap manusia memiliki darah yang unik. Yesus hanya diperanakkan oleh Allah dalam inkarnasiNya. Oleh karena itu Ia tidak mewarisi kelompok faktor yang beraneka ragam dari nenek moyang manusiawinya baik melalui jalur Maria maupun Yusuf.
Ketika Roh Allah melingkupi Maria, darah yang ada dalam Yesus Kristus adalah Kudus dan tidak tercemar dengan gen manusia keturunan Adam. Alkkitab berkata “Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani,manusia kedua berasal dari sorga” (i Korintus 15:47). Adam diciptakan. Yesus adalah Allah yang inkarnasi ke bumi (berasal dari sorga)
6. Berharga Berati Langka
Sebab barang dikatakan berharga jika jarang didapat dan sangat unik. Darah dari binatang yang disembelih adalah darah binatang. Darah manusia hanyalah darah manusia. Keduanya tidak berharga; keduanya fana. Darah ini tidak dapat dikeluarkan dan dimasukkan kembali ke dalam tubuh begitu saja.
Darah Yesus tidak fana. Jika darahnya sama seperti manusia lainnya, maka ia sudah binasa segera sesudah darah itu keluar dari luka-lukanya yang terbuka.
Darah yang tertumpah dari tubuh Yesus Kristus 2000 tahun yang lalu tidak kehilangan nilainya. Darah itu masih ada di hadapan Bapa di sorga; darah itu masih “berbicara”. Darah itu tetap menjadi harga pembelian yang sempurna bagi keselamatan manusia. Hanya ada satu orang yang pernah hidup di planet ini dengan darah yang kudus yang mengalir di tubuh-Nya.
Darah binatang yang disembelih adalah untuk menutupi dosa manusia. Darah Yesus lebih dari sekedar untuk menutupi dosa kita. Ia mengatasi masalah dosa hingga ke akar-akarnya.
* Yohanes 1:29
LAI TB, Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.
KJV, The next day John seeth Jesus coming unto him, and saith, Behold the Lamb of God, which taketh away the sin of the world.
TR, τη επαυριον βλεπει ο ιωαννης τον ιησουν ερχομενον προς αυτον και λεγει ιδε ο αμνος του θεου ο αιρων την αμαρτιαν του κοσμου
Translit. interlinear, tê epaurion {pada hari yang berikut} blepei {ia melihat} iôannês {Yohanes} ton iêsoun {Yesus} erkhomenon {datang} pros {kepada} auton {dia} kai {dan} legei {berkata} ide {inilah} ho amnos {Anak Domba} tou theou {Allah} ho airôn {yang menanggung/ menyingkirkan} tên hamartian {dosa} tou kosmou {dunia}
Darah Yesus mengatasi akar masalah dalah hidup manusia yaitu dosa yang menyebabkan manusia terpisah dari Allah. Darah Kristus menjadi media rekonsiliasi bagi manusia kepada Allah.
Alkitab mengatakan bahwa Yesus “sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka” (Ibrani 2:14). Ketika kita dibangkitkan, kita tidak akan memiliki darah dalam tubuh kita. Kita akan memiliki tubuh dengan daging dan tulang sama seperti tubuh kebangkitan Yesus. Yesus mengambil bagian dalam darah daging, kecuali bahwa Ia memiliki darah yang kudus mengalir dalam tubuh-Nya. Dara Yesus dapat hidup di luar tubuh, tidak seperti kita. Drah Yesus telah berada di luar tubuh manusiawi-Nya selama hampir 2000tahun menyediakan pengampunan, kesembuhan, kelepasan, sukacita dan kebebasan.
7. Alat Pembayaran yang Sah
* Kolose 1:19-22
1:19 Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia,
1:20 dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.
1:21 Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat,
1:22 sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.
Kematian Yesuslah yang telah menebus kita. Frasa “oleh kematian-Nya” diulang berkali-kali. Kita telah ditebus, dibenarkan, dan telah menerima kehidupan baru “oleh kematian-Nya”. Jika darah Yesus tertumpah tanpa kematian-Nya, maka kita kita tidak akan memiliki penebusan. KematianNyalah yang membuat ini menjadi sesuatu yang berbeda. Anda dapat mengatakan bahwa darah adalah buktinya, atau “alat pembayaran yang sah” dari sorga.
Anda dapat melihat, sebuah kertas yang dicetak dengan tulisan “seratus ribu rupiah”, tidak akan laku untuk membeli bensi seharga itu. Yang menyebabkan Anda dapat mengisi bensin dengan lembaran kertas itu karena kertas (uang) itu dijamin oleh pemerintah. Pemerintah Indonesia menjamin uang tersebut.
Darah Yesus adalah “alat pembayaran yang sah” dari sorga. Anda tidak akan mendapatkan apapun dari sorga kecuali dengan darah yesus. Kerja keras Anda, atau agama Anda tidak dapat diterima di sorga. Tidak ada yang dapat ditawarkan kepada Allah untuk memperoleh keselamatan kecuali dengan darah Yesus. Jikalau kita mengabaikan “alat pembayaran yang sah” ini sama saja kita mengatakan bahwa kematian-Nya tidak berharga. Jaminan yang ada di belakang darah itu adalah kematian Yesus! Alkitab berkata “dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan” Tanpa iman kepada darah Yesus, Anda tidak memiliki alat pembayaran yang sah.
Jika, umpamanya, kita percaya kepada darah Yesus, semua harta di sorga tersedia bagi kita. Ketika Yesus mati , banyak darah yang tertumpah. Seniman-seniman Kristen telah menggambarkan penyaliban lebih sering dari semua kisah Alkitab yang ada. Tetapi penggambaran itu telah memberikan kita gambaran yang buram dari apa yang sebenarnya terjadi. Sering kali seniman/ pelukis menggambarkan tubuh Yesus yang dinodai oleh darah dari bilurnya.
Kenyataan yang ada jauh lebih mengerikan. Korban dari penyaliban akan digantung dengan kaki tidak menyentuh tanah, sehingga tubuh itu akan berputar sedikit. Dua prajurit akan memukuli si korban. Tubuh Yesus seperti ladang yang dibajak sesudah Ia dipukul dan disiksa. “Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupa pun tidak, sehingga kita menginginkannya”(Yesaya 53:2b). Darah yang mengalir dari mahkota duri dan dari luka yang terbuka menutupinya. Kita seringkali mengutip ayat: “Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh” (1 Petrus 2:24b). Supaya lebih akurat lahi, seharusnya ini diterjemahkan “oleh bilur-Nya” (sesuai naskah bahasa asli Yunani yang menulis dalam bentuk singular). Anda dapat melihat bahwa meskipun pemukulan terhadap Yesus menimbulkan banyak bilur, sebenarnya itu kelihatan sebagai satu bilur saja. Seluruh tubuhnya dipenuhi oleh satu luka yang besar. Yesus adalah pengorbanan darah. Salib itu menjadi kutuk bagi-Nya (reff Galatia 3:13b “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”)
Tetapi, apa yang menjadi kutuk bagiNya, adalah berkat bagi kita. Kutuk yang terbesar menjadi berkat yang terbesar. Karena Yesus Kristus yang mengalami hukuman “gantung pada kayu” itu bangkit, maka makna salib yang negatif itu berubah menjadi lambang kemenangan. Itulah kemenangan Yesus Kristus dan umatNya yang percaya kepadaNya.
Stain Remover
Oktober 18th, 2011 pada 09:18
Ada istilah baru rupanya :
dosa = hutang
wah tukang kredit adalah penebus dosa yang paling mujarab, aku banyak hutang ama kang kredit…
Darah = uang
kalo begitu kalau beli bakso, nanti tak bayar pakai darah oh yah…belum jelas darah apa mas ?
nah pernyataan anda no. 4, jadi tuhan bapak meyetubuhi maria seperti manusia biasa lainnya, gitu ?
apa ada video triple X nya nggak, jadi penasaran pengen liat !
Stain Remover
Oktober 18th, 2011 pada 09:48
Hallo…sdr trans…aku masih menunggu kisah-kisah lucu lainnya, lumayan sebagai inspirasi buat bikin cerpen kocak….
Stain Remover
Oktober 18th, 2011 pada 10:00
pernyataan anda no.4 betul-betul telah membatalkan “tanda anak manusia” karena menurut anda ternyata yesus 100% anak tuhan.
Pada waktu itu akan tampak TANDA ANAK MANUSIA di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. 24:30
betul begitu sdr Trans ?
Jack
Oktober 18th, 2011 pada 14:06
wah selamat datang kembali sdr trans
ADAKAH ISYARAT DARI KITAB PERJANJIAN LAMA BAHWA AKAN ADA PERGANTIAN HUKUM TAURAT KE HUKUM YANG BARU DAN DISEBUT DENGAN PERJANJIAN BARU….JAWABNYA ADA….YEREMIA 31:31-34…
===================>>>>
katanya Tuhan itu konsisten sdr trans?
kok ada perjanjian baru segala
katanya hukum taurat tidak akan dihapus sebelum bumi runtuh sdr trans?
kok mencla mencle tuhan anda, sudah diberi kemenyan belum?
_________________________________________________________________
Yesus Kristus dan ajaranNya menggenapi Taurat
KematianNya membatalkan Taurat
===============>>>>
itu ucapan siapa sdr trans?? baca ayatnya yang lengkap
“Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Matius 5:17)
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Matius 5:18)
Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:19)
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:20)
__________________________________________________________________
Ada pendapat dengan menggunakan ayat dalam Matius 5:18 mengatakan bahwa Taurat itu berlaku selamanya, satu iota (satu titik) pun tidak ditiadakan. Namun biasanya pendapat yang mengatakan ini mengabaikan frasa yang juga terdapat pada ayat itu, yaitu frasa “sebelum semuanya terjadi”. Padahal frasa inilah kunci dalam memahami ayat tsb.
========================>>>>
apa saja hukum taurat itu sdr trans??
_________________________________________________________________
Untuk mengerti makna dalam Matius 5:18, sebaiknya juga dibaca ayat-ayat sesudahnya, tentang “iota” yang dipermasalahkan, adalah berhubungan dengan hal-hal yang akan segera digenapi Yesus Kristus dalam pelayananNya di dunia ini, untuk itulah Ia berkata “satu iota-pun tidak akan dibatalkan sebelum semuanya terjadi”, Maksud dari “semuanya terjadi” ini adalah berkaitan dengan hal-hal yang akan segera digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus, yaitu kematianNya dan kebangkitanNya yang dengan sendirinya akan menggenapi Hukum Taurat.
======================>>>
apakah ada hukum taurat yang membahas bualan paulus itu sdr trans??
jangan keblinger dengan barang gratisan terus
__________________________________________________________________
Sebaliknya, Yesus mengatakan “yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga”.
segala perintah menunjuk kepada Hukum Taurat PL dan hal-hal yang segera menyusul, yakni rumusan Kristus yang lebih dalam tentang Hukum Taurat yang menunjukkan kepada penggenapan sesungguhnya (Matius 5:38, Matius 22:34-40 dst). Yesus Kristus merujuk kepada diriNya yang akan segera mengajarkan kegenapan Taurat, revitalisasi dari Taurat yang Ia rumuskan dalam Hukum yang baru, yaitu HUKUM KASIH :
==========================>>>
apakah orang yang tanpa terdoktrin paham trinitas akan segera memahami/percaya dengan kicauan anda sdr trans??
_________________________________________________________________
Tentang ajaran Yesus dalam Matius 5:39: “Jika pipi kananmu ditampar beri juga pipi kirimu!” Tidak bisa kita artikan secara harafiah begitu saja. Bukan berarti Yesus mengajar jika ada kejahatan kita diamkan saja. Tetapi yang hendak ditekankan di sini adalah lebih baik kita balas kejahatan itu dengan kebaikan, daripada membalas dendam. Jika kita terpaksa membela diri, maka itu jangan dilandasi dengan perasaan benci. Dalam ajaran ini Yesus hendak mengingatkan bahwa prinsip balas dendam (lex talionis), keras melawan keras, seperti “mata dibalas mata, gigi dibalas gigi”, pada hakikatnya tidak akan menyelesaikan masalah.
======================================>>>>
lantas jika anak anda digampar pak guru, apa yang akan anda lakukan?
__________________________________________________________________
DENGAN ADANYA HUKUM LEX TALIONIS[PEMBALASAN SETIMPAL]=>HUKUM KASIH DIDALAM TAURAT MENJADI KURANG DIPERHATIKAN….HUKUM KASIH YANG TUHAN YESUS AJARKAN ITU ADA DIDALAM TAURAT….DAN ITU DITEKANKAN LEBIH UTAMA KARENA HUKUM KASIH ITU KEGENAPAN DARI TAURAT….[MAT 22:36-40;ROMA 13:10]
===========================>>>
berarti hukum formal yang ada sekarang ini salah menurut pandangan kristen??
Jack
Oktober 19th, 2011 pada 02:37
Darah sebagai Alat Pembayaran yang Sah
=========>>
waduh KANIBALISME berasal dari kristen ya sdr trans??
Mandra
Oktober 19th, 2011 pada 04:27
@Trans Ind
Anda : TANTANGAN UNTUK BUNG EDY….
TANTANGAN UNTUK PENDAKWA….
“Ahli Kitab (Kristen & Yahudi) yang manakah yang dituduh menyembah TUHAN ITU TIGA?, siapakah tuhan-tuhan yang tiga itu? Dan Tuhan manakah yang dituduh ber-Anak karena ber-istri?”(SILAHKAN DIJAWAB BAGI PENDAKWA)
PERLU DIINGAT ALL PENDAKWA….”ALLAH YANG ESA” ITU BUKANLAH SAMA DENGAN “SONGGOK BATU”…..ALLAH MEMILIKI SUATU DIMENSI/ESENSI YANG KOMPLEKS DIDALAMNYA….
SIAPA YANG MENGATAKAN TUHAN ITU 3 DI ALKITAB???MANA DALILNYA???
===> Bung Trans. Saya dan Mas Jack, juga muslim yang lain punya kesimpulan yang sama. Bahwa jika opini anda kami mentahkan dan anda tidak sanggup menjawab, maka anda akan melempar soal lain dengan berpindah thread. Jika anda konsisten dengan keyakinan anda, kenapa tidak anda tuntaskan terlebih dahulu pada thread yang sudah disediakan Mas Edy untuk anda? Coba anda buka lagi thread anda itu. Bantah keterangan-2 kami, terhadap statement anda. Jika anda bisa tentunya. Saya dan Mas Jack menjawab tantangan anda per alinea atau per point yang kami anggap penting untuk kami jawab. Jangan anda tunjukan sikap anda yang malah memperkuat dugaan kami, jika kaum anda berdialog/berdebat selalu seperti kutu loncat dengan berpindah-pindah thread. Bisa bung? Sekarang apa yang anda maui? Kami akan ikuti.
Tantangan baru lagi seperti yang di atas? Kalau kami jawab, anda tidak akan berpindah thread lagi?
Anda : TANTANGAN UNTUK PENDAKWA….
“Ahli Kitab (Kristen & Yahudi) yang manakah yang dituduh menyembah TUHAN ITU TIGA?, siapakah tuhan-tuhan yang tiga itu? Dan Tuhan manakah yang dituduh ber-Anak karena ber-istri?”(SILAHKAN DIJAWAB BAGI PENDAKWA)
===> Coba anda jelaskan tentang do’a Bapak kami? Apa maksudnya? Dengan dalil bung!
Anda : PERLU DIINGAT ALL PENDAKWA….”ALLAH YANG ESA” ITU BUKANLAH SAMA DENGAN “SONGGOK BATU”…..ALLAH MEMILIKI SUATU DIMENSI/ESENSI YANG KOMPLEKS DIDALAMNYA….
===> Anda benar. Bahwa ”ALLAH YANG ESA” ITU BUKANLAH SAMA DENGAN “SONGGOK BATU”. Siapa yang mengatakan bahwa Allah adalah seonggok batu? Anda bukan? Buktikan statement anda bahwa muslim menyembah Allah Yang Esa berupa seonggok batu? Sebetulnya kami sudah jawab di thread yang lain. Di awal-2 tantangan anda.
Anda : SIAPA YANG MENGATAKAN TUHAN ITU 3 DI ALKITAB???MANA DALILNYA???
===> Silahkan anda jelaskan arti Doa Bapak kami? Bisa bung? Dan apa yang anda bayangkan ketika anda berdoa dengan menyebut ketiga nama Tuhan anda tersebut? Bisa bung? ===> Wah saya jadi serius kok?… He he he he….Perlu ada ketawa sedikit, biar gak tegang githu lhoooh….
boy
Oktober 20th, 2011 pada 05:09
Mana dalilnya dalam Alkitab Yesus 100% Tuhan & 100% manusia???
Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang sangat perlu kita pertanyakan kepada umat Kristiani, sebab hampir dalam setiap acara discusi atau perdebatan, alasan yang paling sering dipakai oleh mereka adalah bilamana dalam keadaan kepepet, yaitu bahwa Yesus adalah 100% Tuhan dan 100% manusia.
Alasan-alasan seperti itu sudah ketinggalan, karena bila alasan seperti itu masih terus dipertahankan, maka sampai kapan pun tidak akan menyelesaikan persoalan. Atau dengan kata lain alasan seperti itu dipakai sebenarnya hanya untuk menutupnutupi kelemahan Alkitab itu sendiri. Padahal alasan seperti itu samasekali tidak punya dalil dalam Alkitab. Artinya tidak ada satu dalilpun yang tertulis dalam Alkitab bahwa “Yesus adalah 100% Tuhan dan 100% manusia”.
Umumnya para Pendeta atau Misionaris, atau umat Kristiani lainnya sering menjawab dengan mengangkat dalil Yohanes pasal 1 ayat 1 & 14.
“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.”(Yohanes 1:1).
“Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaannya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yohanes 1:14)
Menjadikan ayat ini sebagai refrensi bahwa Yesus adalah 100% Tuhan dan 100% manusia, sulit bisa diterima akal sehat. Maka untuk itu agar lebih mudah dipahami dicomotlah bagian pertama dari pembukaan Alkitab yaitu pada kitab Taurat Musa, ialah Kitab Kejadian 1 pasal 1 dan Kitab Kejadian pasal 1 ayat 26, yang bunyinya sebagai berikut:
“Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.” (Kejadian 1:1)
“Berfirmanlah Allah “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” (Kejadian 1:26).
Dari bunyi ayat Kejadian 1:26 ini, ada kata “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut rupa dan gambar Kita…..’ Yang dimaksud dengan kata “Kita,” menurut penafsiran umat Kristiani, itu adalah bentuk kata Trinitas yang tersembunyi sebelum Yesus datang kedunia dalam kitab Perjanjian Baru. Jadi kata “Kita” itu mengandung makna : Tuhan Bapa, Tuhan Anak dan Tuhan Roh Kudus, atau dengan istilah lain dikenal Bapa, Firman dan Roh Kudus.
BAPA itu = Tuhan = Allah (oknum pertama) FIRMAN itu = Yesus = Anak Allah (oknum kedua) dan ROH KUDUS itu = Tuhan juga (oknum- ketiga).
Awal kitab Kejadian pasal 1:1 berbunyi “Pada mulanya Allah..:.’ Awal Yohanes pasal 1:1 berbunyi “Pada mulanya adalah Firman” dan pada awal kitab Kejadian pasal 1:26 berbunyi “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut rupa dan gambar Kita…..”
Dari ketiga dalil tersebut (Yoh 1:1 dan 14, dan Kej 1:1 dan 26) para misionaris menafsirkan Yoh 1:1 yang berbunyi “Pada mulanya adalah Firman…” selaras dengan Kejadian 1:1 yang berbunyi “Pada mulanya Allah… ” Dengan demikian menurut mereka Firman itu adalah Allah. Yang dimaksud dengan kata “Firman” adalah Yesus itu sendiri. Sementara Firman itu adalah Aliah, kalau begitu berarti Yesus = Allah. Kemudian pada Yoh 1:14 dikatakan bahwa “Firman itu telah menjadi manusia” Sedangkan manusia itu adalah Yesus. Kalau Firman itu adalah Yesus dan Yesus itu adalah Allah, berarti Allah itu telah menjadi manusia yang disebut Yesus. Oleh sebab itu makna dari Yoh 1:1 yang berbunyi: “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah…’ yaitu Yesus yang mulanya ada bersama-sama dengan Allah, adalah Allah itu sendiri yang telah menjadi manusia.
Memang sulit sekali bisa diterima penafsiran ayat-ayat tersebut, sebab sesuatu yang tidak rasional dipaksakan harus menjadi rasional.
Menurut penafsiran kaum muslimin, kata “firman’° berarti “perkataan” atau “kalam” (kalamullah) yang bermakna “perkataan Allah.” Misalnya jika Allah ingin menciptakan sesuatu, cukup Dia berkata (berfirman) “KUN” (jadilah) maka jadilah. Contoh bagaimana penciptaan Nabi Isa as (Yesus) dan Nabi Adam as di dalam Al Qur’an.
Allah jelaskan sebagai berikut :
Inna matsala `iisaa `indallaahi ka matsali aadama khalaqahuu min turraabin tsumma qaala lahuu kun fa yakuun.
“Sesungguhnya perbandingan (kejadian) Isa di sisi Allah adalah seperti (kejadian) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya, “Jadilah” maka jadilah dia. ” (Qs 3 Aali `Imraan 59).
Mengenai Injil Yohanes pasal 1 ayat 1 dan 14, dalam buku The Five Gospels yang diterbitkan oleh Harper San Fransisco, yang dikomentari oleh Robert W. Funk dan Roy W. Hoover, ternyata ayat-ayat tersebut tidak masuk dalam kategori ucapan Yesus yang diseminarkan.
Injil yang diakui di Indonesia ada empat yaitu Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Di Amerika sekitar tahun 1993, di kota Sanoma CaIifornia, disponsori oleh Westar Instituie, Injil itu diseminarkan oleh sekitar 76 orang ahli dari berbagai kalangan, seperti guru besar dari berbagai universitas terkenal didunia, para ahli ilmu theologi dari Katolik dan Protestan, ahli kitab suci, ahli bahasa Ibrani dll yang semuanya tidak ada orang Islam. Injil yang diseminarkan ada lima yaitu Injil Matius Markus, Lukas, Yohanes dan Injil Thomas. Ke lima Injil yang bernama “The Five Gospels” diseminarkan dalam rangka mengklasifikasikan sabda Yesus. Makanya dalam cover The Fiue Gospels tersebut tertulis What Did Jesus Really Say? The Search For The Authentic Words of Jesus. (Apa yang benar-benar Yesus ucapkan? Mencari ucapan asli dari Yesus).
Dalam kitab The Five Gospels tersebut, semua ucapan atau sabda Yesus, dicetak berwarna. Ada empat warna yang disepakati, yaitu merah (RED), merah muda (PINK), kelabu (GRAY) dan hitam bolt (BLACK).
Ada tiga option (pilihan) yang disepakati untuk menentukan derajat kebenaran sabda / ucapan Yesus, yaitu :
Option 1
** Red : I would include this item unequivocally in the database for determining who Jesus was.
** Pink : I would include this item with reservations (or modifications) in the database.
** Gray : I would not include this item in the database, but I might make use of some of the content in determining who Jesus was.
** Black : I would not include this item in the primary database.
Option 2
** Red : Jesus undoubtedly said this or something very like it.
** Pink : Jesus probably said something like this.
** Gray : Jesus did not say this, but they ideas contained in it are close to his own.
** Black : Jesus did not say this, it represents the perspective or content of a later or different tradtion.
Option 3
** Red : That`s Jesus !
** Pink : Sure sounds like Jesus. ** Gray : Well, maybe.
** Black : There`s been some mistake.
Dari hasil seminar, ternyata Injil Yohanes pasal 1 ayat 1 & 14 tidak masuk kategori yang dinilai atau yang diseminar-kan, sebab ayat-ayat tersebut dianggap bukan sabda atau ucapan Yesus. Ayat itu hanyalah ucapan Yohanes saja! Dan ayat tersebut tidak masuk dalam kategori RED, PINK, GRAY & BLACK.
Hasil akhir dari penelitian dalam seminar yang dilakukan oleh 76 ahli dari berbagai kalangan, menyatakan sebagai berikut :
“Eighty-two percent of the words ascribed to Jesus in the gospels were not actually spoken by him, according to the Jesus Seminar.”
“Delapan puluh dua persen kata-kata yang dianggap berasal dari Yesus di dalam Injil, tidaklah benar-benar diucapkan olehnya, menurut Seminar Yesus.”
Pernyataan 76 (tujuh puluh enam) ahli dari berbagai kalangan dari seluruh dunia dalam Seminar tentang Yesus, sungguh mengejutkan dunia, khususnya dikalangan kaum Kristiani, sebab kalau 82% (delapan puluh dua persen) isi Injil bukan benarbenar diucapkan Yesus, berarti hanya 18% (delapan belas persen) saja isi Injil yang dianggap ucapan Yesus. Ternyata Yoh 1:1 & 14 yang jadi acuan bahwa Yesus 100% Tuhan dan 100% manusia, menurut 76 ahli tersebut, bukan ucapan Yesus, tapi hanya pendapat penulis Injil itu saja, yaitu Yohanes. Padahal para perseta Seminar Yesus tersebut, tidak ada satupun orang Islam, dan tidak satupun berasal dari lndonesia.
Lebih ironis lagi, dari semua Injil-Injil yang diseminarkan tersebut, Injil Yohanes termasuk yang hampir 100% dianggap bukan ucapan Yesus.
Hasilnya sungguh mengejutkan, dari 4 (empat) kategori, tidak ada satu ayatpun dalam seluruh Injil Yohanes yang dicetak hurup Red. Hurup Pink saja hanya ada 1 (satu), hurup Grey hanya ada 4 (empat) ayat saja, selebihnya Black.
Perincian khusus Injil Yohanes sebagai berikut:
RED : (That is Jesus!), tidak satu ayat pun yang dicetak merah, berarti tidak ada satu ayatpun yang dianggap benar-benar ucapan Yesus.
PINK : (Sure sounds like Jesus), hanya ada satu ayat saja yaitu Yoh 4:43.
GRAY : (Well, maybe), hanya ada 4 (empat) ayat saja, yaitu pada Yoh 12 ayat 24, 25, 26 dan Yoh 13 ayat 20.
BLACK : (Jesus did not say this There’s been some mistake!) selebihnya bukan ucaan Yesus!
Bayangkan saja, Injil Yohanes terdiri dari 21 pasal, 878 ayat dan 19099 kata. Kalau RED tidak ada, PINK hanya 1 ayat, GRAY 4 ayat, berarti sisanya BLACK (bukan ucapan Yesus) ada 873 ayat.
Suprapto Toerseno
Oktober 24th, 2011 pada 12:56
IH IH IH UMAT KRESTEN BERSEKUKUH BAHWA AJARAN ADALAH.. ANAK +BAPAK +ROH KUDUS>>>TRINITAS YG HARUS DIPERTAHAN KAN SEKALIPUN ADA BUKTI BUKTI YG NYATA DI ALKITAB NYA SENDIRI YESUS TAK MENGAJARKAN NYA>>>KALAU DI PIKIR >>UMAT KRESTEN MENCARI AJARAN YG ENAK2 YG TAK ADA TANGGUNG JAWAB NYA BUAT DIRI SENDIRI DANYG TANGUNG JAWAB ORANG LAIN????TAK KAWIN AJARAN YG BEBAS DARI TANGGUNG JAWAB>??? KEPADA KELUARGA /ANAK KALU PUNYA ANAK.>>???BEBAS SEMAU MAU NYA >??
aldrin
November 7th, 2011 pada 16:07
kalian semua disini udah di penuhi dendam terhadap agama lain…memangnya kalian yakin agama kalian itu benar….????? muslim…???? katanya orang”nya itu sabar baik..??? kok kaya gini….secara tidak sadar anda telah mempermalukan aga anda sendiri…..apa dengan mencari cari kesalahan agama lain sie muhamad senang…????? goblok kalian semua……hahahahaha ngakunya umat beriman….bisa kah kalian menjelaskan dari mana muhamad itu lahir..??? dan kenapa sampai saat ini alquran kalian itu ngak mau di translate ke bhs indonesia..oke lah kalau mau menjaga tradisi dan kepercayaay tapi semoga adja bukan untuk menyembunyikan kebenaran….
thanks……….btw buat umat kristen yakin kalian udah bener” menjalankan ke 10 hukum tuhan…??? bagaimana dengan INGATLAH DAN KUDUSKANLAH HARI SABAT…???
MINGGU=SABAT…??? JAUH BUANGET TAPI COBA SABTU=SABAT…???? Anak kecil juga tau mana yang mirip……terus pendapat orang muslim tentang trinitas itu goblok…makanya klw mau baca kitab suci alkitab jangan mencari kesalahanya saja…..maksud dari KEALAHAN ITU ALLAH yang umat kristen&muslim sembah adalah sama…..ANAK adalah menurut alkitab itu adalah YESUS dan ROH KUDUS semua itu sebenarnya HANYA SATU BUKANYA ALLAH ORANG KRISTEN ADALAH 3…….
nyadar donk kangan hanya bisa mencari kesalahannya saja…..UDAH BESAR TAPI OTAKNYA MASIH KAMPUNG
Widjoyo
November 30th, 2011 pada 02:36
Oo jadi surganya Kristen itu mempelai pria satu dikerumuni 10 wanita ya?Kan berarti Yesus itu setuju dg polygami,andekna kok Kristen sekarang anti polygami?
ilusi
Desember 25th, 2011 pada 18:07
kok iman diperdepatkan toh…kalo orang kristen percaya Yesus adalah Tuhan trus kalian (agama lain) kenapa? Gatel? Susah? Bingung?….ada apa? Biarlah kita miliki ‘iman’ masing2. Kepercayaan,iman tidak perlu diperdebatkan. jika anda tdk percaya, ya sudah. Kita tunggu saja hari penghakiman akan datang. kita semua akan tau siapa yang akan menghakimi kita semua. Yang pasti kami yakini sampai maut menjemput : Yesus = Tuhan, Yesus = kasih. Kalian tidak percaya, yo wis..ra popo, gk ada yang marah kok. Tuhan Yesus juga gak memaksa. Jadi hiduplah rukun dan jalani iman kita dengan damai bersama sesama manusia lainnya. Amin
mustafa
Desember 26th, 2011 pada 18:00
bagaimana mungkin anda bisa memahami alkitab dengan menggunakan pemikiran alquran. dari sisi tahun selirihnya saja suda ratusan tahun. dari sisi para penulis mereka adalah saksi mata langsung, sedangkan alquran bukan saksi mata langsung, bahkan tidak ada hubungan dengan umat Israel. hanya bisa dihubungkan antara ismael dan ishak anak Abraham. sedangkan Israel adalah anak Ishak yaitu Yakub menerima janji tentang juruselamat turun dari keturunan Yakub. jadi, kesimpulan dan pemikiran logis tentang Alkitab adalah salah. kalau anda mau memahami Alkitab pakailah logika Alkitab, jangan pakai logika alquran, tentu berbeda jauh. orang kristen menerima apa yang dikatakan dalam injil atau perjanjian baru, karena mereka alami langsung, bukan mendengar dari orang lain. jadi, ungkapan logis yang anda ungkapan dari sisi anda, bukan sisi alkitab. kalau anda menggunakan contoh matematika 1+1+1 = 3, secara matematika juga 1x1x1=1. yah, orang kristen juga tidak percaya Allah itu tiga, tetapi satu, walaupun ada tiga pribadi. mengpa? Allah itu roh, bukan fisik yang dapat diukur dan dinilai manusia yang berdosa, dan sesat. karena itu, logikanya melampaui logika manusia. Allah adalah satu dan tiga pribadi, dan tiga pribadi tapi satu Allah adalah tidak mustahil, kaena ia adalah Allah. kalau manusia menjadi Allah baru dipertanyakan. akan tetapi, Allah menjadi manusia tidak ada yang mustahil. Hal ini tersirat dn tersurat di dalam Alkitab, walaupun istilah tritunggal tidak ada, itu hanya sebagai kesimpulan setelah melihat kenyataan keberadaan Allah di dalam Alkitab. tentu Yesus disebut mnusia 100 persen, karena dia benar-benar menjadi manusia, merasakan sedih, marah, tetapi tidak berbuat dosa. Dia Allah 100 persen, karena Ia adalah Allah yang menjjelm menjadi manusia. oleh karena itu, ketika murid-muridNya mengakui dia Allah, ia tidak menolak. bahkan ketika Pilatus bertanya kepada orang israel, alasan mereka menyalibkan Isa, mereka menjawab ia mengatakan ia Anak Allah, artinya ia menyamakan diri dengan Allah. menurut hukum taurat harus dilempar batu sampai mati. itulah sebabnya, mereka menyalibkan Dia. mereka menolak Dia yang menjadi milik mereka melalui pernjanjian sebagai umat Allah. sedangkan orang di luar Yahudi tidak mengenal pencipta mereka, yaitu Allah yang telah menjelma menjadi manusia. oleh krena itu, hati-hati dengan perkataan anda, menghujat pencipta anda sendiri.
mustafa
Desember 26th, 2011 pada 18:15
bagi edprayitno, orang kristen tidak pernah melanggar hukum pertama. apa yang anda katakan benar, tidak bole menyembah Allah lain. Yesus bukan Allah lain, Dia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia. kalau anda katakan Yoh 1:1, 14 itu lemah, itu menurut anda, akan tetapi siapa anda yang bisa menjadi hakim atas Alkitab, anda orang berdosa, pikiran berdosa, perasaan berdosa, lemah, seperti saya. anda mengukur Injil menurut perkataan Isa, anda salah memahami Firman Allah menurut Alkitab. bahkan seluruh Injil Yohanes menekankan konsep Yesus adlah Allah. itulah sebabnya, pasal-pasal selanjutna dibuktikan dengan mujizat-mujizat yang dilakukan, yang berbeda dengan nabi-nabi lain. ia bertindak atas kehendakNya, dan selalu sama dengan kehendak bapa di sorga, kalau nabi-nabi lain harus berdosa minta ijin. Ia hanya berkata jadi, maka jadilah, sembuh maka sembuhlah. jadi, hati-hati dengan perkataan anda, anda hanya debu tanah yang lemah, seperti uang sekali menguap hilang. Iblis saja gemetar dihadapan Yesus, siapa kamu berani mencela Yesus Kristus, Sang juruselamat dan sang Pencipta anda sendiri.
lucas
Desember 28th, 2011 pada 16:50
juru selamat kok disalib lg pula disalib pake celana kolor???? miskin banget yesus ya???????tolong jawab!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Suprapto Toerseno
Desember 29th, 2011 pada 07:25
he he he Eblis gemetar berhadapan sama Iblis>?? inget gak Yesus jalan2 dan di lihatkan sorga dari atas bukut>???pikir pakai otak masa Yesus bisa2 di ajak jalan2 sama Iblis dan apa gemetar Eblis nya >??apa Tak tahu bahwa Eblis itu Yesus Tuhan yg ceptakan Eblis>??hua hua hua hua bisa bisa aja argumen kayak jadul/pembohong sama Paulus hue hue hue hue n
Mandra
Desember 29th, 2011 pada 15:01
@Mustafa
Anda hanya berani komentar sambil lalu saja. Bagaimana kalau anda masuk arena dan berdebat dengan kawan-2 muslim di sini… Berani….? Kita buktikan bahwa ayat-2 dalam bible saling bertentangan dan Yesus bukanlah Tuhan….melainkan hanya seorang Nabi…….
Hamba Allah
Februari 10th, 2012 pada 06:44
Assalamualaikum,
Terus terang saya secara pribadi kaget membaca salah satu blog debat di bawah ini, sebelumnya saya jg sdh menduga bhw kemelut di kalangan islam spt fitnah isu terorisme global, kemiskinan global dunia islam dll, ternyata ditunggangi/ sengaja diciptakan oleh fihak lain utk tujuan fitnah thd islam spt di bawah ini, dan menguatkan pembenaran dr salah satu ayat QS Al-baqarah 2:120 “dan orang2 yahudi dan nasrani tidak akan rela kpdmu (Muhammad) sblm engkau mengikuti din/agama mereka. Katakanlah “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yg sebenarnya), dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tdk akan ada bagimu pelindungdan penolong dr Allah”.
QS Al Baqarah: 217artinya: Mereka (Yahudi dan Nashrani) tidak henti-hentinya memerangi kalian (kaum muslimin) sampai mereka mampu memurtadkan kalian seandainya mereka sanggup?. (Al Baqarah: 217).
Hampir akan ada suatu masa umatku hanya tinggal nama spt hidangan yg siap di santap oleh mereka, sahabat bertanya siapakah mereka ya rasul, apakah yahudi dan nasrani? jawab nabi siapa lg kalau bukan mereka, sahabat bertanya lg apakah umatku banyak ya Rosululloh? Nabi jawab justru umatku saat paling banyak, dan karena umatku saat itu HUBUD DUNNIA (takut miskin dan khawatir tahta jabatan) DAN TAKUT MATI , olh karena itu rekan2 saya berpesan utk diri saya sendiri …jagalah dirimu dan keluargamau dari api nereka..sebarkan kpd umat muslimin baik tetangga, pejabat, teman2 dan terutama utk selalu waspada thd tpu daya mereka seraya berdoa terhindar dari fitnah dajjal dan org2 KAFIR, berikut copy blog sebelah:
Rencana Kristenisasi di Indonesia
Jakata, 21 Mei 1998
Nomor : 013/SGT – CSIS/V/98
Lamp. : 1 ( satu ) berkas
Sifat : SANGAT RAHASIA
Perihal : Rencana Kristenisasi di Indonesia
Kepada Yth :
1. Para pendeta PGI.
2. Para Pimpinan Wali Gereja.
3. Para Penginjil.
4. Ketua Umum G.M.K.I.
5. Ketua Umum P.M.K.R.I.
6. Para Ketua DEMA UKI.
7. Para Ketua DEMA Atma Jaya.
8. Para Ketua DEMA Sekolah Teologia Kristen Indonesia.
9. Para Jemaat PGI dan Wali Gereja yang terkasih.
10. Pimpinan Redaksi KOMPAS.
11. Pimpinan Redaksi SUARA PEMBAHARUAN.
12. Media Elektronika Radio / TV Swasta Afiliasi Kristen.
di Seluruh Indonesia
* Salam sejahtera dalam Kasih Tuhan, Jesus Kristus. Sebagai pernyataan rasa solidaritas Oikumene dan konsistensi serta eksistensi kita sebagai Ummat Kristiani di Indonesia, yang bergabung dalam wadah yang bernama ” C.S.I.S. ” dan ” SINAR GARUDA TIMUR “, maka kami pemimpin kedua wadah tersebut bergandengan tangan dalam Oikumene menyerukan kepada segenap Ummat Kristiani di seluruh penjuru Indonesia dalam menghadapi tantangan berat dalam masa Reformasi dari “Orang-orang Islam” yang nota bene menggangap kita minoritas.
* Setelah memperhatikan sikap dan tindakan-tindakan orang-orang Islam di Indonesia baik yang menjadi Pejabat Tinggi Negara maupun pengusaha dan para ulamanya secara terus menerus ingin menghentikan perkembangan Kristen di Indonesia, apalagi mereka orang-orang Islam sudah mendominasi politik Golkar dan sudah mengendalikan Soeharto sehingga kegiatan mereka makin menjadi-jadi. Soeharto dan antek-anteknya sudah memilih pejabat-pejabat Islam lebih banyak daripada Kristen. Lebih-lebih dengan munculnya tokoh radikal Islam seperti Zainuddin MZ, Amin Rais, Nurcholis Madjid yang tergabung dalam ICMI. Hal tersebut rasanya menyulitkan kita untuk berkembang sebagaimana rencana kita 25 tahun silam. Namun demikian, nuansa baru telah tiba dengan adanya tuntutan REFORMASI dari para mahasiswa yang nota bene sangat menguntungkan kita dalam memperjuangkan kembali misi mulia kita yang sempat terhenti oleh antek-anteknya Soeharto. Dalam era ini, kita harus manfaatkan dengan sebaik-baiknya tiap momentum sehingga reformasi tetap disuarakan oleh mahasiswa sampai tumbangnya Habibie dengan ICMI-nya.
Saudara-saudara para gembala yang tergabung dalam Forum Reformasi Mahasiswa Kristen Indonesia (FRMKI), kita harus tetap berjuang dengan memboncengi unjuk rasa mahasiswa untuk agar tujuan kitra tercapai, “Kristen Jaya di Republik Indonesia” seperti periode awal era Soeharto. Sehubungan dengan momentum reformasi yang mulus ini, maka kami telah berkunjung ke Amerika Serikat untuk mendapatkan petunjuk tentang misi kita dalam menjadikan agama Kristen sebagai agama mayoritas penduduk Indonesia dan kalau perlu menghalangi dengan cara apapun untuk memecah belah antara Islam sehingga perkembangan Islam di Indonesia terhenti dan menjadikan mereka golongan minoritas seperti di Filipina, Bosnia, Kosovo, dll.
Dari hasil wawancara kami dengan pemuka agama Kristen Amerika yang duduk di Kongres Amerika dan pengusaha-pengusaha Kristen Amerika, mereka siap membantu kita dengan DANA dan TENAGA untuk menekan pemerintah Habibie sehingga rakyat makin menderita dan terus mengadakan reformasi, kalau perlu kita tiupkan nuansa REVOLUSI, yang nantinya akan dimanfaatkan oleh tokoh-tokoh kita yang pernah menjabat dalam pemerintahan Soeharto, seperti Jendral Benny Moerdani, Mayjen TB Silalahi, Pak Soemarlin, Pak Radius, Pak Moey. Pak Sudrajat, Pak Frans Seda, Pak SAE Nababan, Pak Romo Sandyawan, Pak Mochtar Pakpahan, Pak YB Mangunwijaya, dan tokoh muda kita sdr. Budiman Sudjatmiko, dan sdr. Pius. Misi mulia kita tetap satu.
Kristenisasi Indonesia dalam waktu 25 tahun dengan cara apapun. CIA dalam hal ini turut ini membantu kita, seperti bantuan mereka pada negara-negara lain untuk mengucilkan negara-negara Islam di seluruh Indonesia dan memecah belah persatuan dan kesatuan Islam.
* Program Kristenisasi secara umum diadakan di seluruh dunia di negara-negara Islam dan negara-negara mayoritas Islam, untuk mewujudkan misi mulia sang gembala dalam mendamaikan dunia dalam Kasih Tuhan Jesus Kristus Juru Selamat. Bila Kristen telah menjadi agama mayoritas di seluruh dunia, dunia akan aman dan damai,. Untuk itu, kita harus bersatu dalam OIKUMENE NASIONAL. Dalam mengkristenkan orang-orang Islam di Indonesia. Terutama generasi muda (siswa dan mahasiswa). Misi kita akan dipantau dan dibantu oleh Amerika dalam bentuk dana dan tenaga (CIA). Harus di upayakan agar misi kita tidak akan terbaca oleh mereka. Seakan-akan tuntutan reformasi murni dari orang-orang (mahasiswa dan pemuda) Islam. Insiden 12 Novemer 1991 di Dili dan peristiwa berdarah di Masjid Tanjung Priok merupakan bukti nyata kekuatan kita. Saudara seiman kita ” Xanana Goesmau ” harus segera dibebaskan agar dapat melanjutkan misinya dalam mengucilkan orang Islam di Dili. Jadi misi kita saat ini bermotifkan ” Reformasi Mahasiswa ” yang kita tumpangi secara tersamar dan ambil manfaat sebaik-baiknya agar tokoh-tokoh Islam tidak lagi mendapat simpati di hati rakyat Indonesia. Kita tonjolkan kedermawanan tokoh-tokoh Kristen untuk mendapatkan simpati rakyat. ”
Daftar Hitam ” yang harus diperhatikan amtara lain: Prof. Habibie dengan ICMI-nya, Amin Rais dengan Muhammadiyah-nya, Gus Dur dengan NU-nya, Nurcholis Madjid dengan Islam radikalnya, Emha Ainun Nadjib dengan Budaya Islamnya, Faisal Tanjung, Wiranto, Syarwan Hamid, Yunus Josfiah, dan rekan-rekannya. Tugas Utama kita yaitu mendukung Jendral Tri Sutrisno sebagai Presiden Priode mendatang, karena Pak Tri mudah dipengaruhi dan mudah dikendalikan. Juga orang-orang seperti Moerdiyono, Rudini, Emil Salim, Ali Sadikin, Sarwono, dan rekan-rekannya yang ambisi kekuasaan kita pegang mereka dan selanjutnya lakukan politik memecah belah mereka. Untuk itu tugas kita yang utama ialah menciptakan perselisihan dan pertengkaran antara orang-orang Islam fanatik dan Islam abangan sehingga terjadi perang saudara antara mereka, dengan memberikan sandang-pangan cuma-cuma, besiswa, anak asuh, pekerjaan yang dikelola oleh pengusaha Kristen Pribumi dan keturunan, seperti Sofyan Wanandi, dan Pak Yusuf Wanandi, Pak Salim Sudono, Pak Ciputra, Pak Usman Wibisono, Pak Eka Cipta, yang membantu misi mulia ini.
* Saudara-saudara seiman dalam kasih Tuhan Jesus Kristus, saudara-saudara harus ingat bahwa tugas kita ummat Kristiani adalah tugas mulia, dan harus dilaksanakan oleh setiap ummat Kristiani sejati sebagai wujud nyata kecintaan kita kepada sang Penebus kita, Yesus Kristus, pemberi terang dan tenteram bagi seluruh dunia.
Kasih Jesus Kristus Juru selamat kita pasti diberikan kepada kita yang berada di garis terdepan dalam melanjutkan perjuangan Sang Gembala selama hayat kita. Sarana informasi sangat dominan dalam mempercepat upaya kita untuk mewujudlkan peselisihan diantara orang Islam dan menimbulkan kekacauan di masyarakat, sehingga bantuan MF tidak dapat digunakan. Kita manfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya, membonceng reformasi yang lebih keras dan lebih revolusioner sampai pemerintahan Habibie jatuh. Dalam hal ini, media cetak dan elektronika seperti Kompas, Suara Pembaharuan, dan media cetak Kristen lainnya sangat membantu, demikian juga TV swasta yang berafiliasi kepada kita.
Lemparkan isue-isue yang sifatnya menghilangkan kepercayaan masyarakat kepada Habibie cs.
* Rencana selanjutnya yaitu media cetak dan elektronika harus dikuasai oramg-orang kita sehingga dengan leluasa dapat memutarbalikan fakta di masyarakat. Tujuan utama kita menjatuhkan pemerintah Habibie dan ICMI selama-lamanya dari bumi Indonesia. Untuk itu kaum intelektual, pengusaha, dan kaum muda kita, utamanya mahasiswa yang pegang peranan aktif dalam hal ini, teruslah berjuang dan kalau perlu pakai jilbab dan pakai kopiah, berikan salam untuk mengibuli mereka. Budayawan Kristen seperti Pak Chris Pattikawa dan teman-temannya, Ibu Ratna Sarumpaet dengan kawan-kawannya mengikut sertakan artis Islam dalam segala kegiatan untuk melunturkan fanatisme mereka terhadap Islam. Kawini orang Islam dengan tujuan merobah mereka menjadi kristen taat, contohnya Rina Hasyim. Ini tugas mulia kita . Kita harus kuasai pemerintah pusat maupun daerah dan ABRI, jabatan-jabatan penting harus dikendalikan oleh tokoh-tokoh Kristen agar memberikan fasilitas dan segala kemudahan bagi orang Kristen untuk bekerja, sekolah, masuk ABRI, masuk universitas, kenaikan pangkat dan lain sebagainya sehingga suatu saat kita yang dominan di dalam pemerintah di pusat daerah ABRI contoh nyata yaitu Timor Timur, NTT/Kupang, Sulawesi Utara/Menado, dan Maluku/Ambon sudah dikuasi sehingga orang-orang Kristen dapat berkembang leluasa mendominasi orang Islam.
Yang masih harus kita bantu yaitu Sulawesi Selatan, disana orang Kristen (Tanah Toraja) sangat berani dan taat. Agar segera berkembang dan mendominasi orang Islam. Sementara itu, Jakarta, Surabaya, Yogya, Semarang, dan Medan harus segera dikuasai. Proses nepotisme kita utamakan bagi orang-orang kita, bukan bagi orang Islam. Kita tiupkan nepotisme dan toleransi agama kepada pejabat Islam, sehingga tidak dipercayai dan diganti orang kita, Islam abangan, atau golongan nasionalis. Adalah mulia bila saudara-saudara kedepankan misi suci Kristus Penebus Dosa daripada kepentingan pribadi.
* Angkatan Bersenjata mutlak harus dikuasi karena ABRI merupakan tulang punggung negara. Momentum ini sangat baik bagi kita untuk memecah belah kalangan ABRI sehingga ABRI yang fanatik Kristen dapat mendominasi Angkatan Bersenjata.
* Kita upayakan KB di kalangan orang Islam dengan berbagai cara, terutama informasi KB kepada ulama, kyai, santri, tokoh Islam, sehingga masyarakat Islam ber-KB. Kita sebagai orang Kristen dilarang untuk ber-KB karena itu menyalahi tugas mulia ya ng diemban oleh Yesus Kristus, Sang Penebus. Untuk menjalankan kebijaksanaan ini, maka sebagian besar dokter bidan, perawat, dan pegawai BKKBN haruslah orang-orang Kristen agar memudahkan KB mantap bagi pasangan-pasangan Islam. Selain Itu ummat kristiani harus mendirikan lebih banyak lagi Rumah Sakit di seluruh Indonesia untuk mencapai sasaran kita.
* Kita haus membantu perekonomian rakyat kecil dalam hal memberikan lahan kerja memberikan makanan cuma-cuma mengangkat anak asuh agar orang Islam abangan dapat mengikuti ajaran Kristus, membuat tempat ibadah di masyarakat Islam, menghidupkan judi, tempat pelacuran, bar-bar, memasok pil ektasi, bir, putaw, dll. agar digunakan oleh generasi muda Islam sehingga lambat laun akan mengganggu moral mereka dan menghilangkan
fanatisme mereka terhadap Islam.
* Posisi agama Kristen di bidang pendidikan sangat menetukan generasi mendatang Sarana pendidikan harus dikuasai oleh kita. Perbanyak SD, SMP SMU Universitas Kristen di seluruh Indonesia, dengan memasukkan ajaran Kristen penuh dalam Kurikulum pendidikan di sekolah penting dalam jajaran Departemen Pendidikan dan Kebudayaan harus dijabat oleh orang Kristen fanatik dan memberikan fasilitas kepada siswa dan mahasiswa Kristen karena mereka adalah asset utama Agama Kristen di masa mendatang.
* Demikianlah secara singkat rencana Kristenisasi kita yang pernah tertunda di zaman rezim Soeharto, dan pada era baru ini, kita harus cepat dan tanggap dalam membaca situasi dan tetap berusaha mendeskriditkan Pemerintahan Habiibie dan tetap menuntut SI MPR dilaksanakan agar Pak Tri dapat menduduki jabatan Presiden RI demi kemajuan Kristen di Indonesia. Pemimpin-peminpin dari media cetak kita telah siap memberikan informasi dan tanggapan yang mendeskreditkan Habibie agar rakyat tidak mempercayainya lagi,.
Untuk itu saudara-saudara harus turut membantu terutama kalangan intelektual budayawan, artis, tokoh muda , mahasiswa, siswa, dan semua gembala-gembala Yesus Kristus harus bersatu padu dalam OIKUMENE untuk mencapai cita-cita mulia kita. Mahasiswa harus tetap menjalankan unjuk rasa dan mengacaukan masyarakat. Daam hal ini pak Frans Seda, Pak Benny, Pak Romo Sadyawan, Pak Yacob Utama, Pak YB Mangunwijaya, Pak Mochtar Pakpahan, Ibu Ratna Sarumpaet, Pak Saban Sirait, Pak SAE Nababan, Sdr. Budiman Sudjatmiko, dan Sdr. Pius, serta reformis-reformis Kristen lainnya. Sebagai pelopor utama reformasi akan mengacaukan dan mengambil alih kekuasaan orang-orang Islam dalam pemerintahan. Saudara-Saudara harus ingat pesan kami : JANGAN PERCAYA setiap orang sebelum yakin bahwa dia adalah KRISTEN sejati pengemban misi Yesus Kristus Sang Penebus Dosa. Upayakanlah agar informasi ini tidak sampai ke tangan yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB yang pada akhirnya akan
mengacaukan misi mulia kita. Kami percaya bahwa ” Yesus Kristus ” selalu bersama kita dalam menegakkan keadilan dan kedamaian di dunia sesuai ajarannya
Vini…….Vidi……..Vici……………………………
Salam Oikumene !
a.n. Dewan Pengurus SGT & CSIS
ttd,
Jend. Benny Moerdani,
Drs. rans
Drs. Sabam Sirait,
Pdt. SAE Nababan,
YB Mangunwijaya,
Mayjend. TB Silalahi,
Ratna Sarumpaet,
Mochtar Pakpahan,
Budiman Sudjatmiko.
——————–
Catatan :
Surat ini benar dan aktual! Berasal dari seorang teman di Menado (Sulawesi Utara), lalu dikirim ke UMJ (Universitas Muhammadiyah Jakarta), lalu disebarkan lagi kebeberapa kampus. Lembaran yang ditangan anda ini adalah salinan dari Sdr. M. Sohir (Mahasiswa Institut Agama Islam Al Ghurabaa’ Rawamangun Jakarata Timur ).
Disalin sesuai Aslinya. Lembaran ini agar diperbanyak dan dibagikan kepada MAHASISWA ISLAM ! Jika Saudara masih meragukan kebenaran surat ini, silahkan hubungi: 1. Abba Taher Lamatapo ( Universitas Muhammadiyah Jakarta ) Telp.7470.9328 2. Mohammad Sohir (Fak. Tarbiyah Institut Agama Islam Al Ghurabaa’) telp= 489.0055
Setelah membaca surat ini, marilah kita tingkatkan kewaspadaan kita terhadap makar para musuh-musuh Allah mari kita galang persatuan dan kesatuan DALAM ISLAM Ingat tanpa ISLAM cita-cita reformasi mustahil tercapai.
TTD
( Mohammad Sohir )
mahmud mustain
Research Student
Dept. of Geology
University of Leicester
Tel. 0116 252 5282 (Geophysic Lab.)
Fax. 0116 252 3918 (Department)
http://forum.swaramuslim.net/more.php?id=449_0_24_0_M
2 0 i Rate This
Balas
Herlambang Perkasa said:
Februari 9, 2012 pukul 4:20 pm
Numpang rehat sebentar.
zani
Juni 3rd, 2012 pada 13:21
Kisah Mubahalah Rasulullah SAW >>>Sebuah Alarm Kebenaran dari Allah
Perkembangan agama Islam di jazirah Arab bisa dikata serupa cahaya. Tak pelak, kalau seiring perjalanan waktu, sejak nabi Muhammad diperintahkan oleh Allah untuk menyebarkan agama Islam di tengah kejahiliyahan kaum kafir dan kaum musyrik ternyata agama Islam seperti cahaya matahari yang melesat cepat menerangi permukaan bumi. Agama Islam bisa memikat penduduk Arab karena agama Islam telah memancarkan cahaya terang kepada manusia dari kegelapan sebuah zaman. Apalagi, perilaku (karakter) nabi yang jujur, berbudi luhur dan rendah hati, tak bisa disangkal lagi telah mendukung nilai-nilai ajaran agama Islam yang ditegakkan oleh Rasulullah.
Alhasil, Islam pun menawarkan harapan baru dan janji akan masa depan yang cemerlang. Serupa matahari yang menerangi bumi, Islam pun menerangi jiwa dan hati manusia untuk tak tersesat dalam kegelapan. Tak salah, meski pun kaum kafir Quraisy tak henti-henti menentang, menghujat dan memusuhi nabi, ternyata Islam tak menjadi pudar dan padam, tapi justru mampu menunjukkan kelebihan akan nilai-nilai hidup yang memang layak untuk dipeluk.
Menyulut Kecemburuan
Seiring perjalanan waktu, cahaya Islam itu melesat, berkembang dan bahkan maju dengan cepat. Apalagi, setelah nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah dan nilai-nilai agama Islam yang dibawa rasul mengajarkan kebajikan dan kebaikan bagi penduduk Madinah. Maka satu per satu penduduk di jazirah Arab mulai tertarik untuk memeluk agama baru (Islam) itu, tak terkecuali warga di wilayah luar Makkah dan Madinah. Bahkan agama Islam mampu menerobos ke wilayah Najran. Padahal, Najran merupakan kawasan Hijaz yang sebagian besar penduduknya selama bertahun-tahun telah memeluk dengan setia dan fanatik terhadap agama Nasrani.
Tetapi keagungan Islam ternyata bisa meluruhkan hati penduduk Najran. Kemuliaan Islam, seperti tak bisa disangkal untuk tidak dipeluk. Rupanya agama Islam telah memikat penduduk Najran untuk meninggalkan kepercayaan lama kemudian memeluk Islam dengan penuh kesadaran. Bahkan penyebaran Islam di Najran itu, seiring bergantinya hari semakin luas dan nyaris tak bisa dibendung lagi. Maka tak mustahil lagi, jika pemuka-pemuka Nasrani seperti tersulut bara api. Tak ada alasan bagi para pemuka Nasrani untuk tak digelayuti rasa benci dengan agama Islam selain karena rasa cemburu dan sebongkah perasaan tak senang lantaran agama Islam dipandang telah menggerongoti kepercayaan orang-orang Nasrani Najran.
Tetapi, ketidaksenangan pemuka-pemuka Nasrani itu tidak diungkapkan secara langsung dengan cara terang-terangan. Berbeda dengan kaum Yahudi yang dengan berani dan terang-terangan mengingkari janji, gemar membuat onar, menyebarkan desas-desus yang bohong, melancarkan tekanan ekonomi terhadap kaum Muslim, bahkan berkomplot dengan musuh-musuh Islam (seperti kaum Quraisy) untuk menyerang dan menghancurkan agama Islam. Meski pun kedua golongan itu sama-sama tidak senang dengan perkembangan agama Islam, anehnya kaum Nasrani Najran menunjukkan sikap yang lentur dan secara sembunyi-sembunyi ternyata memendam rasa cemburu di lubuk hati mereka yang paling dalam hanya di permukaan saja menampilkan sikap yang lunak.
Sikap lunak –meski dalam hati dicekam rasa cemburu– yang ditunjukkan kaum Nasrani itu, tentunya bukan satu hal yang aneh. Lantaran kaum Nasrani telah mengetahui bahwa uskup-uskup mereka (seperti Waraqah bin Naufal di Hijaz dan Bahira di Syam) adalah dua tokoh Nasrani yang mengenal baik akan ciri-ciri Muhammad yang memang tak lain dan tak bukan adalah ciri-ciri yang dimiliki oleh seorang Rasul. Tetapi, rasa cemburu itu tidak bisa dielakkan dan tak bisa diubah menjadi simpati. Apalagi, sudah jelas-jelas ada perbedaan antara kepercayaan kaum syirik (yang menyekutukan Tuhan) dan kaum yang teguh bertauhid (mengesakan Tuhan) memang tidak bisa diserasikan.
Tak pelak lagi, kalau kaum Nasrani Najran -khususnya para pemukanya–dengan cara yang halus dan bahkan sembunyi-sembunyi kemudian berusaha keras untuk mencegah dan menghalangi perkembangan Islam di Najran. Tapi sayangnya usaha pemuka-pemuka Nasrani itu seperti membentur tembok. Islam seperti tak dapat dibendung. Islam telah mematik hati penduduk Najran.
Tak kuasa mencegah perkembangan Islam yang kian hari berkembang dan memikat penduduk daerah Najran, apalagi sebagian penduduk yang tidak beragama Nasrani pun juga tertarik dengan Islam, maka para pemuka Nasrani Najran mulai dibuat gelisah dan dicekam rasa takut akan masa depan agama Nasrani. Maka, pemuka-pemuka Nasrani itu tak menemukan jalan lain lagi untuk menghalangi perkembangan agama Islam, dan mereka kemudian menempuh jalan lain mengadu “kebenaran” dengan cara menantang debat nabi untuk menentukan kebenaran agama yang diridhai oleh Allah di antara agama Islam dan Nasrani itu.
Dengan keputusan itu, maka akhirnya kaum Nasrani mengirimkan utusan ke Madinah untuk menemui nabi dan berniat bulat untuk beradu argumen guna membuktikan kebenaran antara agama keduanya.
Menantang Debat
Utusan dari kaum Nasrani Najran itu dipimpin oleh tiga orang terkemuka Najran, yakni Al-Aqib, Muhsin dan seorang oleh seorang uskup agung dengan diiringi pula dua orang Yahudi terkemuka. Utusan itu datang menemui Nabi di Madinah. Kedatangan utusan Nasrani Najran itu tidak ada maksud lain, kecuali untuk mendebat dan menantang nabi beradu argumen.
Setelah sampai di Madinah, utusan kaum Nasrani Najran itu kemudian menemui Rasul. Di depan nabi, sang uskup langsung mengajukan pertanyaan,” Wahai Abul Qasim (yang tak lain merupakan sebutan untuk nabi Muhammad), siapakah ayah nabi Musa?”
Nabi pun menjawab dengan sopan dan lembut, “Imran.”
Lalu, sang uskup itu bertanya lagi, “Lalu, siapakah ayah Yusuf?”
“Ya`qub,” jawab nabi tanpa ragu.
Sang uskup itu kemudian melanjutkan pertanyaan, “Semoga aku menjadi penebus bagi Anda. Lalu, siapakah ayah Anda?”
Nabi menjawab dengan tegas, “Abdullah bin Abdul Muththalib.”
Sang uskup itu bertanya lebih lanjut, “Siapakah ayah Isa?”
Sejenak Rasulullah diam. Wahyu dari Allah kemudian turun kepada nabi Muhammad, “(Katakan) ia ruh Allah dan kalimat-Nya.”
Sang uskup lalu bertanya lagi, “Dapatkah ia menjadi ruh tanpa memiliki tubuh?”
Lagi-lagi sebuah wahyu disampaikan pada nabi Muhammad SAW. Dan wahyu itu berbunyi,
“Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya, ‘Jadilah (seorang manusia), maka jadilah dia’.” (QS. Ali Imran: 59)
Usai mendengar jawaban itu, sang uskup mengajukan keberatan pada nabi –yang mengatakan bahwa Isa as diciptakan dari tanah. Sementara, Rasul tak sedikitpun ragu karena nabi Muhammad menyandarkan kebenaran itu dari wahyu,
“Kebenaran (mengenai Isa) itu datang dari Allah, Tuhanmu. Karena itu, janganlah termasuk orang yang ragu.” (QS. Ali Imran: 60)
Sang uskup lalu berkata, “Muhammad, kami tidak menemukan ini ada di dalam Taurat, Injil atau pun Zabur. Engkaulah orang pertama yang mengatakan tentang hal ini.
Seketika itu nabi mendapat wahyu dari Allah yang berbunyi
, “Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkanmu), maka katakanlah (kepadanya), ‘Mari kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kalian, istri-istri kami dan istri-istri kalian, diri kami dan diri kalian; kemudian mari kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta’.” (QS. Ali Imran: 61)
Setelah mendengar ayat tersebut, para utusan itu ternyata tak mau kalah dan berkata, “Tetapkanlah bagi kita sebuah rapat yang khitmad (yang mana setiap pihak bermohon pada Allah untuk mengutuk pihak yang lain jika mereka pendusta).”
“Esok pagi –insyaallah,” jawab nabi.
Peristiwa Mubahalah
Malam akhirnya berlalu, dan hari kemudian berganti menjadi pagi.
Di pagi itu, nabi Muhammad menunaikan shalat subuh lalu menyuruh Ali untuk mengikuti beliau. Bersama itu pula, Fatimah menggamit Hasan dan Husain untuk mengikuti Ali. Sebelum berangkat, Nabi sempat memerintahkan kepada mereka, “Ketika aku berdoa, kalian harus mengatakan, ‘Amin’.”
Nabi bersama ahlul bait kemudian menuju tempat yang sudah disetujui kedua belah pihak sebelumnya guna mengadakan mubahalah (kedua pihak berbeda keyakinan mau membuktikan kebenarannya masing-masing dengan bersumpah kepada Allah serta bersama memohon kepada-Nya agar melaknat (mengutuk) dan menimpakan bencana besar kepada pihak yang batil).
Bersamaan itu, utusan kaum Nasrani itu pergi bersama dengan beberapa keluarga mereka menuju tempat tersebut. Kedua kelompok (keluarga nabi dan keluarga utusan kaum Nasrani) itu kemudian berdiri dalam keadaan terpisah menghadap ke arah sebuah bukit yang terlihat agak jauh.
Setelah kedua pihak itu bertemu, utusan dari kaum Nasrani meminta nabi untuk mengikrarkan mubahalah lebih dulu. Nabi maju beberapa langkah dan mubahalah pun hendak diikrarkan. Tapi, tiba-tiba terjadi satu hal di luar dugaan. Langit yang semula menentramkan, tiba-tiba tampak mencekam dan di atas bukit pun tampak awan hitam yang bergumpal-gumpal, bahkan makin lama justru semakin berwarna merah menyala mirip bola api yang berkobar terang dan menyala-nyala hendak menghancurkan segala sesuatu yang berada di bukit. Awan yang bergumpal itu kemudian berlahan-lahan bergerak ke tempat mubahalah, di mana kedua belah pihak berdiri.
Setelah melihat warna langit yang tiba-tiba mencekam itu, sontak utusan dari kaum Nasrani merasa merinding dan dicekam rasa takut. Hati mereka pun digerus perasaan gelisah, jika laknat itu benar-benar menjadi kenyataan. Maka para utusan dari kaum Nasrani itu saling pandang, dan salah satu dari mereka berkata, “Demi Allah, dia itu nabi sejati dan jika dia mengutuk kita, niscaya Allah menjawab doanya dan menghancurkan kita semua. Maka, satu-satunya jalan yang dapat menyelamatkan kita semua di sini adalah memohon kepadanya agar melepaskan kita dari rapat ini”.
Uskup agung menimpali ucapan itu, lantaran di hatinya digelayuti rasa takut yang tak bisa dilawan, “Wahai kaum Nasrani, sungguh aku melihat wajah-wajah manusia yang jika mereka minta pada Allah mengerakkan gunung, Dia pasti akan melakukannya. Jangan adakan rapat ini atau kalian akan dihancurkan dan tak akan ada lagi orang Nasrani tinggal di bumi hingga hari kebangkitan.”
Utusan kaum Nasrani itu pun menghadap pada nabi. Utusan dari kaum Nasrani itu meminta kepada rasulullah untuk mengurungkan mubahalah sebab mereka semua dicekam ketakutan yang sungguh luar biasa. Tak terbayangkan dalam benak mereka semua, jika laknat dari Allah itu benar-benar akan datang dan menghanguskan tubuh mereka. Tak terbayangkan, jika ucapan nabi untuk mengutuk utusan kaum Nasrani itu kemudian menjadi kenyataan. Maka utusan kaum Nasrani itu kemudian memohon kepada nabi, “Abul Qasim, bebaskan kami dari rapat yang khidmat ini.”
Suasana di tempat mubahalah itu pun serasa mencekam. Nabi melihat dengan jelas wajah-wajah utusan dari kaum Nasrani itu dilanda perasaan takut dan cemas. Dari raut wajah mereka itu, Nabi tahu bahwa permohonan mereka itu adalah bentuk kekalahan yang telak. Maka nabi menjawab, “Sungguh akan aku lakukan, Dia yang mengirimku dengan kebenaran adalah Saksiku dan jika saja aku mengutukmu, Allah tak akan menyisakan seorang Nasrani pun di muka bumi.”
Nabi Muhammad akhirnya memenuhi permintaan utusan Nasrani untuk mengurungkan mubahalah dan membatalkan laknat Allah itu tiba. Tetapi nabi memperingatkan bahwa mereka akan tetap ditimpa laknat Allah kalau mereka tidak menyadari akan kesalahan mereka lantaran telah berani menantang nabi untuk melakukan mubahalah.
Tak ingin ditimpa laknat Allah, mereka pun merindukan untuk selamat dari bencana yang sangat menakutkan itu. Maka tidak ada pilihan lagi bagi utusan kaum Nasrani itu untuk tidak mengajukan ganti rugi pada kaum muslimin berupa beberapa ratus potong pakaian. Rasul menyetujui, tetapi masih menyertakan syarat agar mereka tak menghalangi dan mempersulit utusan nabi yang akan dikirim ke Najran untuk mendakwahkan Islam bagi penduduk Najran.
Sejak saat itulah, tak ada lagi halangan dan rintangan dari kaum Nasrani ketika utusan Rasulullah menyebarkan agama Islam ke daerah Najran. Islam lalu berkembang dengan pesat, membawa umat mausia dari kegelapan menuju cahaya
Sumber : Majalah Hidayah Edisi 81 Mei 2008
El Nino
Juli 13th, 2012 pada 05:08
Hari ini hari jum’at, semoga Bung Edi (dan teman-teman muslim di sini) selalu diberi kekuatan oleh Allah SWT, diberi rezeki yang tanpa batas, dilindugi baik diri dan keluarganya, serta dijauhkan dari fitnah dunia akhirat. Teruskan dakwahnya bung, bagaimanapun memberikan koreksi dan menyampaikan kebenaran itu adalah tanggung jawab kita semua. Bagi yang menerima kebenaran itu semoga Allah mengampuni semua dosa2nya, bagi yang tidak… maka Allah tuhan yang Maha Adil, yang Menciptakan Hukum dan yang memeliharanya pula. Our god is ONE lord; Allah azza wa jalla…
Johnny
Juli 13th, 2012 pada 19:35
Sebenarnya, sesama kaum nasrani sering terjadi perdebatan tentang keyakinan yang dianutnya. Nah, jangan heran banyak para ahli-ahli barat yang melakukan pengujian untuk membuktikan kebenaran Al Kitab (Injil) dengan sains tidak pernah nyambung. Tuhan adalah Sang Pencipta alam semesta, dan pasti alam semesta dan segala isinya adalah untuk membuktikan Dirinya (Tuhan). Kitab Suci adalah Perkataan Tuhan, dengan demikian, apa yang ada di dalam sebuah kitab suci tidak akan pernah bertentangan dengan alam semesta dan logika manusia. Terlalu banyak bukti-bukti yang menunjukkan kebenaran Al Qur’an dan ini dibuktikan sendiri oleh orang-orang yang non muslim, namun mereka malu mengakuinya !!!!
Bahkan Kaum Yahudi juga mengakui kenabian Muhammad, dan itu tetap ada di dalam kitab suci mereka dan sampai sekarang tetap diucapkan sebagai bagian dari doa. Silahkan buktikan.
hans
Juli 29th, 2012 pada 05:45
Memalukan!! Lindungi Skandal Seks Para Pastor, Uskup Senior Dibui 6 Tahun
PHILADELPHIA — Monsignor William Lynn, uskup senior Gereja Katolik di Amerika Serikat (AS) dihukum tiga sampai enam tahun penjara karena menutupi-nutupi kasus pelecehan seksual terhadap anak (pedofili) yang dilakukan para pastor anak buahnya. Uskup Lynn menjadi pejabat pertama dalam Gereja Katolik AS yang dihukum karena menutupi-nutupi klaim pelecehan seksual oleh para imam.
“Uskup Lynn membiarkan para monster dalam jubah para klerus yang menghancurkan jiwa anak-anak,” ujar Teresa Sarmina, hakim dalam kasus itu.
Uskup Lynn, mantan sekretaris para imam di Keuskupan Agung Philadelphia, menangani penugasan para imam dan keluhan tentang kekerasan seksual terhadap anak pada 1992-2004. Ia dituduh telah memindahkan para imam bermasalah di salah satu paroki terbesar di negara itu dan menutup-nutupi keluhan terkait pelecehan seks itu dari mata publik.
…Uskup Lynn membiarkan para monster dalam jubah para klerus yang menghancurkan jiwa anak-anak…
“Anda tentu tahu baik apa yang benar, Monsignor Lynn. Namun, Anda memilih yang salah,” kata Hakim Teresa Sarmina.
Lynn menjadi pejabat pertama dalam Gereja Katolik AS yang dihukum karena penanganannya terhadap klaim pelecehan seksual, yang mengguncang Gereja Katolik selama lebih dari satu dekade.
Ia divonis pada Selasa (24/7). Juri telah menyatakan bahwa Lynn (61 tahun) bersalah bulan lalu karena kejahatan yang membahayakan anak-anak atas kelalaiannya dalam menangani orang yang kini jadi mantan imam, yaitu Edward Avery. Avery kini menjalani hukuman lima tahun penjara setelah mengaku bersalah sudah melakukan penyerangan seksual seorang putra altar di gereja.
Tahun 1992, seorang dokter melapor ke kantor Lynn bahwa Avery telah melecehkan dia beberapa tahun sebelumnya. Lynn lalu mengirim Avery untuk menjalani perawatan. Namun, fasilitas yang dikelola gereja mendiagnosis bahwa Avery punya masalah dengan alkohol, bukan dengan kelainan seksual. Avery kemudian kembali melayani umat dan dikirim untuk tinggal di paroki di tempat putra altar itu kemudian diserang pada 1999.
“Saya tidak bermaksud untuk mendatangkan kemalangan apa pun bagi (korban Avery),” kata Lynn. “Upaya terbaik saya tidak cukup baik untuk menghentikan kebejatan itu.”
Skandal tersebut telah memaksa sejumlah perubahan dalam tubuh gereja, yang telah menghabiskan puluhan juta dollar untuk pemeriksaan latar belakang para pekerja, program-program bantuan bagi para korban, serta pelatihan bagi anak-anak dan para guru dalam mengidentifikasi penyimpangan seksual.
…Uskup Lynn mengunci nama-nama para imam pedofil dalam sebuah lemari besi. Dia mengunci nama-nama pria yang ia tahu telah melecehkan anak-anak. Sekarang dia akan dikurung karena menyimpan rahasia itu dalam lemari besi tersebut…
Para uskup juga telah berjanji untuk menyingkirkan semua imam yang jadi tertuduh dari pelayanan umum gereja.
Para jaksa yang menghabiskan waktu satu dekade untuk menyelidiki keluhan pelecehan seksual yang tersimpan dalam file-file rahasia di keuskupan agung itu berpendapat, Lynn dan sesama konspirator yang tidak didakwa dalam hierarki gereja telah menempatkan anak-anak dalam bahaya. “Uskup Lynn mengunci nama-nama para imam pedofil dalam sebuah lemari besi. Dia mengunci nama-nama pria yang ia tahu telah melecehkan anak-anak. Sekarang dia akan dikurung karena menyimpan rahasia itu dalam lemari besi tersebut,” kata Jaksa Seth Williams
pieter
Juli 29th, 2012 pada 17:18
Mas hans, sudah gak aneh lagi berita2 spt itu…karena bgmanapun mereka manusia yg punya libido spt kita tapi karena mereka mengada-adakan rahbaniah mereka didotrin sbg pelayan Tuhan dan tdk diperbolehkan menikah sepanjang hayatnya walhasil spt itulah….sdh barang tentu hal ini tdk diperintahkan oleh Allah SWT, seperti firman Allah sbg berikut:
“Dan Kami (Allah) jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya (Nabi ‘Isa) rasa santun dan kasih sayang, dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah, padahal Kami tidak mewajibkannya kepada mereka, tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah” (Q.S. al-Hadid: 27)
yanno
Juli 30th, 2012 pada 11:06
@Hamba Allah .
Memang surat itu benar adanya dan sudah terbukti fakta-faktanya .
Mereka kaum Nasrani berniat menegakkan agama dengan menggunakan cara-cara setan ( adu domba , perang urat saraf , sebarkan isue , bentuk opini negatif Islam dengan fitnah , gunakan Shoaros untuk bikin krisis moneter dsb ) .
Sangat mudah mengenali cara kerja Iblis , disetiap pekerjaannya : Iblis selalu ” CURANG ” ,penggunaan tipu daya , tipu muslihat selalu diandalkan untuk menyesatkan umat manusia .
Sadarkah kaum Nasrani yang telah mempergunakan cara-cara setan dalam memperoleh kemenangan, padahal mereka sendiri sesungguhnya sudah dikerjain oleh setan dan sudah ditipu oleh setan .
Sebenarnya didalam surat diatas sangat mudah kita untuk mengidentifikasi siapa pembuatnya ?
Penulis surat tidak mungkin menoreh namanya sendiri dalam kelompok tokoh Kristen yang disebut-sebut .
Tokoh Kristen mana yang sangat berpengaruh dalam Reformasi dan tidak ditulis pada surat diatas ?
Ada 2 orang :
1. Megawati Soekarno Putri .
2. TTD .
TTD
THEO SAFE’I
MAYOR JENDERAL TNI ( Purn ) .
Catatan :
Yang penting saat ini kita harus merapatkan barisan dan tetaplah berpegang teguh pd tali Allah .
mereka telah menggunakan taktik dan strategi baru
dalam memenangkan perang dengan metode ” PERANG ASIMETRIK ”
penguasaan media informatika & budaya dengan media internet
untuk menyebarkan opini negatif tentang Islam seperti
BLOG FAIHT FREEDOM INDONESIA ORG DSB .
( Iblis telah mengajari mereka dan mereka telah mengajari diantara kaum kita untuk merakit bom guna memudahkan penyebaran opini negatif Islam secara universal ) .
Suprapto Toerseno
Juli 30th, 2012 pada 20:14
Eblis =Paulus..ajaran minum darah TUHAN Yesus dan makan daging TUHAN Yesus, biar terlepas dari dosa waris…itulah ajaran zombe /dracula jadi film itu imajinasi dari Alkitab/ bebas sex jadi homo/banci/lesbian ,cerita2 porno semua dari Alkitab dan sekarang di ikuti oleh pengikutnya Alkitab yg dari ajaran Paulus ajaran eblis /dracula /zombe ..tak kawin/bebas sex/kumpol kebo penyakit aid di mana mana ,,..sekolah jadi homo/banci di Vatikan semua terbukti ..ajaran eblis …
Josefina Marsa Adya Parahita
September 24th, 2012 pada 07:36
Menurut saya pribadi, Saudara Edy tidak perlu repot-repot menjelek jelekkan umat Kristen. Kalau anda merasa islam adalah panggilan hidup Anda, monggo dijalankan sebaik-baiknya. Tidak perlu tengok kanan-kiri. Bagimu agamamu bagimu agamaku
Monggo dijalankan ayat itu. Kalau Anda muslim yang taat dan mengenal Allah dengan sempurna, anda sudah cukup repot memperbaiki diri sendiri. Karena kita cuma manusia lemah, jatuh ke dalam dosa setiap hari sangatlah mungkin. Lebih baik, menjadikan ibadah diri sendiri sempurna kan?
To All umat Kristen Katholik: Tuhan kita Yesus Kristus sudah mulia tanpa pembelaan kita teman-teman. Ini kesempatan yang Tuhan Yesus berikan, untuk bertahan dihina dalam nama-Nya. Bukankan Tuhan Yesus sudah pernah menjawab, sebelum dunia menolak kalian, ingatlah Dunia telah menolak aku.
Suprapto Toerseno
September 25th, 2012 pada 12:32
he he he gak usah di bela…malah di jadikan korban/dihina ..di minum darah nya di makan daging nya… jadi bangsa apa>…??kalian itu…? ya iyalah dunia menolak..? dan kalian pembunuh//di korbankan…
Damai dan sejahtera
September 27th, 2012 pada 01:40
Mas Edy@ Nyuwon di Hapunten, sampai saat ini sy belum mengerti tentang surah Alfatihah, sy sdh bc Tafsir juga, pd dasar nya surah tsb, Firman dari Allah atau sebuah tulisan yg di tambahkan atau di sisipkan…..? terima kasih Mas Edy