PENULIS INJIL BUKAN MURID YESUS….?
BIBEL ADALAH NEO-TAURAT DAN NEO-INJIL SERTA KUMPULAN KARANGAN MANUSIA
YANG TIDAK DIKENAL!
Firman Allah Ta’ala:
Artinya: “Dan diantara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al
Kitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya
menduga-duga. Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang
menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini
dari Allah” (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit
dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat
dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan
besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan”
(QS.Al-Baqarah:78-79)
“Injil” Yang sekarang (Bibel) bukanlah Injil yang diturunkan kepada Isa `alaihis salam!
Para penulis Injil menceritakan bagaimana Yesus berkeliling
mengajarkan Injil:
Padahal kita tahu ,…bahwa Injil yang ada sekarang ditulis sekian puluh tahun setelah kematian Yesus. Padahal jika merunut injil yang asli , harusnya Injil sudah ada sejak jaman Yesus seperti diceritakan dalam ayat2 dibawah ini :
“Demikianlah, Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar
dalam kemah-kemah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga dan
melenyapkan segala penyakit dan kelemahan” (Matius 9:35)
“Karena barangsiapa menyelamatkan nyawanya, ia kehilangan nyawanya;
tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia
akan menyelamatkannya” (Markus 8:35)
“Pada suatu hari ketika Yesus mengajar orang banyak di Bait Allah dan
memberitakan Injil, datanglah imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat
serta tua-tua ke situ” (Lukas 20:1)
Tetapi, Injil manakah yang dimaksud? Injil Asli di jaman Yesus ini ??
Bukankah hanya ada satu Injil? Demikianlah gertak sambal mereka kepada
kita. Tetapi Paulus, “Rasul” terbesar mereka yang merasa jauh lebih
besar bahkan dari murid Yesus sendiri mengakui betapa banyaknya
model-model Injil yang beredar di masanya:
“Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berpaling daripada Dia, yang oleh
kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu Injil
yang lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang
mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil
Kristus” (Galatia 1:6-7)
Di dalam Perjanjian Baru anda juga akan dengan mudah menemukan
nama-nama asing yang bukan merupakan murid Isa `alaihis salam, Injil
karangan Matius, Injil karangan Markus, Injil karangan Lukas, Injil
Karangan Yohanes, bahkan Surat-Surat Kiriman yang ditulis oleh pendiri
agama Kristen (Paulus) pun dijadikan sebagai bagian dari kitab suci,
tetapi anehnya (dan alangkah anehnya!) bahwa Injil Kristus karangan
Yesus sendiri (yang diceritakan oleh Paulus tersebut) tidak akan dapat
anda temukan sampai halaman terakhir “kitab suci” ini!!
Padahal Paulus sendiri benar-benar menekankan tentang “Injil Kristus” ini:
“Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang
memberitakan kepada kamu suatu Injil yang berbeda dengan Injil yang
kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami
katakan dahlulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang
yang memberitakan kepadamu suatu Injil, yang berbeda dengan apa yang
telah kamu terima terkutuklah dia.” (ibid:8-9)
Injil Karangan Lukas, hanyalah kumpulan kisah rakyat yang dibukukan
Kami akan memberikan satu contoh “kualitas” Injil sebagaimana yang
digembar-gemborkan oleh Paulus di atas, bukan Injil Kristus
sebagaimana promosi gencarnya tetapi Injil Karangan Lukas. Iman
kristiani selalu menyatakan bahwa para pengarang Injil adalah
orang-orang yang mendapatkan ilham dari Allah dalam menuliskan
Injilnya, benarkah demikian? Ternyata Injil ini hanyalah diambil dan
disusun oleh Lukas dari berita-berita yang beredar di masyarakatnya
yang berasal dari cerita orang-orang yang tidak dikenal!!
“Teofilus yang mulia, BANYAK ORANG telah berusaha untuk menyusun suatu
berita tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi diantara kita, SEPERTI
YANG DISAMPAIKAN KEPADA KITA OLEH MEREKA, yang dari semula adalah
saksi mata dan pelayan Firman. Karena itu, setelah aku menyelidiki
segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, AKU MENGAMBIL
KEPUTUSAN UNTUK MEMBUKUKANNYA DENGAN TERATUR BAGIMU, supaya engkau
dapat mengetahui bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh
benar.” (Lukas 1:1-4)
Inilah pernyataan Lukas yang “paling terbuka dan paling berani”
tentang himpunan kisah-kisah dari orang-orang banyak yang ditulis dan
disusunnya untuk kemudian hari diangkat tinggi-tinggi derajatnya
sebagai sebuah Kitab Suci Injil karangan Lukas!! Karangan tetaplah
karangan dan Paulus sama sekali belum menunjukkan bukti keberadaan
Injil tulisan Kristus yang digembar-gemborkannya!! Adapun yang
disodorkannya? Ternyata tidak lebih dari kisah-kisah yang beredar di
masyarakat yang kemudian dibukukan menjadi sebuah Kitab Suci Injil!!
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Tentu ada pertanyaan menarik, kalau memang Injil Karangan Lukas adalah
wahyu, firman Tuhan, mengapa ia ditujukan kepada Teofilus? Apakah
Teofilus seorang nabi yang sedang mendapatkan kiriman wahyu dari tuhan
yang bernama Lukas?! Tentu tidak ada iman kristiani yang membenarkan
kejanggalan ini. Karangan Lukas ini tidak lebih dari sebuah karangan
yang disusun oleh Lukas dari sekian banyak sumber cerita yang beredar
di masyarakat pada saat itu yang didedikasikan untuk dikonsumsi oleh
Teofilus. Lalu sejak kapan derajatnya naik berlipat-lipat dari sebuah
catatan untuk Teofilus menjadi sebuah kitab suci yang harus menjadi
pegangan seluruh umat manusia?
Lukas secara jujur menyatakan kepada kita bahwa ia hanyalah mengikuti
jejak orang-orang lain tak dikenal yang lebih bodoh daripada dirinya
yang telah berusaha menyusun berita-berita mengenai Yesus secara
kurang teratur, karenanya setelah menyelidiki segala peristiwa itu
secara seksama (sebatas kemampuan yang dimilikinya) dari asal mulanya,
Lukas memutuskan untuk membukukannya secara teratur buat Teofilus.
Sekian banyak orang tak dikenal yang turut andil sebagai narasumber
Lukas untuk menyusun karangannya dan buah karya dengan nilai ilmiyah
yang tidak akan mungkin bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiyah
“setingkat inipun” dalam sekejap disulap menjadi pegangan hidup
seluruh umat manusia! Lukaspun mungkin tidak pernah bermimpi bahwa
karangan ala kadarnya itu akan menjadi sebuah kitab suci sekaligus
wahyu Allah!!
Dalam kata pengantar terjemah “Injil Lukas” yang disusunnya, seorang
pakar Kristen, J.B. Philips mengatakan:
“Menurut pengakuannya sendiri, Lukas telah secara hati-hati
membanding-bandingkan dan mengedit bahan-bahan (naskah) yang sudah
ada. Tetapi orang seakan-akan melihat adanya hubungan antara beberapa
bahan yang ditambahkan oleh Lukas dengan Tuhan, walaupun sebenarnya
dan ini sangat beralasan, kita dapat menduga beberapa sumber darimana
ia dapatkan bahan-bahan itu.” (The Gospel in Modern English, penerbit
Fontana)
Lihatlah pernyataan tegas pakar Kristen ini, bahwa Allah sama sekali
tidak berperan dalam penulisan Injil Lukas!!
Dan jangan anda heran jika tiba-tiba saja para perevisi RSV (Revised
Standard Version) memutuskan untuk menaggalkan kata pengantar mereka
dari Bibel RSV. Ini semua merupakan kebiasaan mereka yang kuno, sangat
kono sekali. Begitu umat Kristen menyadari belang mereka mulai
terbuka, secepatnya mereka mengadakan perubahan-perubahan. Bahkan
dalam semalampun bisa mereka realisasikan!
Injil Yohanes, Bukan Firman Allah dan bukan pula Yohanes Murid Yesus
yang menyusunnya
Siapakah penyusun Injil Yohanes? Bukan Allah dan bahkan bukan Yohanes
sendiri. Bacalah kutipan di bawah ini:
“dan ORANG yang melihat hal itu sendiri yang memberikan kesaksian ini
dan kesaksiannya benar, dan IA TAHU, bahwa IA MENGATAKAN kebenaran,
supaya kamu juga percaya” (Yohanes 19:35)
“DIALAH MURID, yang memberikan kesaksian tentang semua ini dan yang
telah menuliskannya dan KITA TAHU bahwa kesaksiannya itu benar” (ibid
21:24)
“Ada lagi banyak perkara lain-lain yang diperbuat oleh Yesus, maka
jikalau segala perkara itu satu-satu disuratkan, PADA SANGKAKU dunia
inipun tiada termuat kitab-kitab yang disuratkan itu” (ibid 21:25,
Alkitab cetakan 1960)
Siapakah yang dimaksud dengan “Orang yang…” dan “ia” (Yoh.19:35),
“dialah”, “kita” (Yoh 21:24) serta “saya” (Yoh.21:25)?
Dapatkah kata ganti tersebut dikaitkan dengan seseorang yang tiba-tiba
meninggalkan Yesus di taman ketika Yesus benar-benar sangat memerlukan
bantuannya, atau pada orang ke14 dalam “perjamuan terakhir”, orang
yang sangat disayangi Yesus? Keduanya bernama Yohanes. Yohanes
merupakan nama yang sangat umum di kalangan bangsa Yahudi pada masa
Yesus dan dikalangan umat Kristen setelahnya. Kedua orang tersebut
bukanlah penulis Injil ini.
Penulis Kristen sendiri, Adolf Harnack dalam bukunya “What is
Christianity” halaman 20 menegaskan:
“…the fourth Gospel does not emanate or profess to emanate from the
apostle John, who can not be taken as an historical authority…the
author of the fourth Gospel acted with sovereign freedom, transposed
events and put them in a strange light. He drew up the discussions
himself and illustrated great thought with imaginary situations…”
(…Injil keempat (Injil karangan Yohanes) bukanlah berasal atau
menyatakan berasal dari rasul Yohanes, dan tak bisa dianggap sebagai
yang berwenang dalam sejarah…pengarang Injil Yohanes itu dengan
seenaknya telah mengganti alur cerita dan menmpatkannya dalam alur
yang aneh. Dia sendiri mengembangkan pembahasannya dan melukiskan
pemikiran-pemikiran besar dengan berbagai situasi khayal…”
Adolf Harnack juga menunjukkan “kelainan” pada Injil Yohanes jika
dibanndingkan dengan ketiga Injil lainnya. Pembahasannya menunjukkan
pemikiran filosofis yang demikian tinggi yakni filsafat Yunani. Justru
dengan inilah tidak mungkin Injil Yohanes tersebut berasal dari murid
Yesus yang bernama Yohanes, seorang murid termuda diantara dua belas
murid Yesus. Kalimat awal pada Injil “Yohanes” bukan murid Yesus
itulah yang dijadikan dasar doktrin trinitas!
Adolf Harnack juga menyitir tulisan sejarawan Kristen terkenal, David
Strauss yang menulis:
“almost destroyed the historical credibility not only the fourth but
alsa of the first three Gospel as well”
Jelas bahwa Injil Yohanes merupakan hasil karya “Mr. X” yang belum
diketahui hingga saat ini sebagaimana misteri besar yang melingkupi
konsili Nicea yang meloloskan Injil versi ini. Siapakah pemegang kunci
ruangan yang terkumpul padanya ratusan versi Injil dan siapa pula yang
pada malam harinya membuka ruangan tersebut dan meletakkan versi injil
Yohanes di atas meja?! Tentu mereka sepakat dengan kita bahwa agama
bukanlah teka-teki silang, tetapi siapa yang mampu menjawabnya?!
Artinya: “Dan diantara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al
Kitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya
menduga-duga. Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang
menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini
dari Allah” (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit
dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat
dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan
besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan”
(QS.Al-Baqarah:78-79)
Sungguh sangat memalukan bahwa orang-orang Yahudi dan Nasrani
menggunakan cara-cara murahan dalam menciptakan syubhat mereka kepada
kaum muslimin dengan mencomot ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara
tentang Taurat dan Injil agar kaum muslimin juga mengimani Bibel yang
ada di tangan mereka!! Taurat yang mana dan Injil versi siapa?
Bukankah di Konsili Nicea sebelum memutuskan 4 versi Injil yang
dipakai sekarang ini telah teronggok di meja di hadapan para
tokoh-tokoh gereja Unitarian dan Trinitarian ketika itu dua ratus
lebih versi Injil yang berlainan?! Kemana ratusan versi Injil lainnya
di luar ke-4 Injil yang ditetapkan, termasuk tulisan murid Yesus
sendiri sampai bisa dikalahkan keabsahannya oleh para pengarang Injil
yang sama sekali bukan murid Yesus?! Sekali lagi, Taurat dan Injil
yang terdapat di dalam Bibel bukanlah Taurat dan Injil sebagaimana
yang diturunkan oleh Allah Ta’ala kepada Musa dan Isa `alaihimas salam.
DR. W.Graham Scroggie dari Lembaga Pendalaman Bibel, Chicago, salah
seorang missionaris agama Kristen yang paling berpengaruh di dunia,
menjawab pertanyaan: “Apakah Bibel merupakan firman Tuhan?” Dalam
bukunya pada sub bab berjudul: “Bibel bersifat manusiawi sekaligus
Ilahi”, dalam halaman 17, ia berkata:
“Ya, Bibel bersifat manusiawi, walaupun beberapa orang yang karena
ketidaktahuan mereka telah menyangkal. Kitab-kitab tersebut telah
berkembang melalui alam pikiran manusia, ditulis oleh tangan manusia
dan dalam bahasa manusia, serta menurut gaya bahasa yang khas dan
manusiawi”
Dengan adanya pernyataan di atas, masihkah perlu kita tambahkan
argument-argumen lain untuk membuktikan bahwa Bibel bukanlah firman
Tuhan? Tidak! Tetapi para misionaris yang professional, bahkan setelah
kelemahan mereka terbuka, masih mempunyai muka untuk berusaha
meyakinkan para pendengarnya bahwa Bibel merupakan Firman Allah yang
tidak diragukan. Cara mereka dalam memutarbalikkan kata-kata sangat
“mengagumkan!”
Doktor di atas telah mengemukakan kepada kita dengan bahasa manusia
yang paling jelas bahwa Bibel merupakan hasil karya manusia, sementara
sebagian umat Kristen lainnya berusaha tetap bersikukuh bahwa mereka
telah membuktikan hal yang sebaliknya, bahwa Bibel adalah Firman Allah!
“Penelitian dalam teks Yahudi dan Yunani berhasil mengungkapkan adanya
ajaran-ajaran manusia yang bercampur-baur dengan ajaran-ajaran Tuhan
dalam keseluruhan Bibel. Penyisipan dan ketidaksesuaian itu tidak lagi
dapat disembunyikan!!” (Encyclopaedia Brittanica vol.III, hal.501,
paragraf 34)
Artinya: “Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis
Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari
Allah” (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan
perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa
yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi
mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan” (QS.Al-Baqarah:78-79)
( Ki Gondrong )








</a

85 tanggapan kepada “INJIL YANG SEKARANG BUKAN INJIL DIJAMAN YESUS”
Admin
Desember 10th, 2009 pada 15:00
Artikel di atas hanya akan dimengerti oleh orang-orang yang berpikir. Salam kenal ya mas…boleh saya pasang link anda di blog saya? Wassalam!
Fitri
Desember 11th, 2009 pada 03:47
Tajam sekali pengetahuan mas Edy. Inilah sebabnya Allah menurunkan Al-Qur’an untuk menceritakan kejadian yang benar dan sesungguhnya. Jika Injil adalah firman Allah seharusnya Injil tersebut berbahasa Ibrani karena Yesus sendiri adalah orang Israel. Dan bahasa yang di gunakan adalah bahasa Ibrani.
Luga
Desember 15th, 2009 pada 10:55
Jika injil yang adasekarang bukannya injil dizaman Yesus kalu beditu kenapa sampai anda ngebelangsak sampai gak punya Roh kudus berarti ada yang konslet diajaran anda.saya siple aja ngedeteksi kepalsuan !
Luga
Desember 15th, 2009 pada 10:58
fitry bertobat lah kau saudariku jika tidak, anda akan berpakaian pengantin dineraka bersama setan !
Luga
Desember 15th, 2009 pada 11:00
Kasihan edy prayitno tidak diurapi Roh kudus malah ngajarin orang yang diajar juga bodoh sih ya selamat dinerakalah cincai aja dineraka !
benny
Desember 15th, 2009 pada 16:31
utk fitri,injil yg sekarang ada dan yg tersebar diseluruh dunia adalah terjemahan masing2 negara sbb kalau hanya satu bahasa yaitu bahasa ibrani tentunya kamu juga tdk akan bisa baca.dan kalau boleh saya bilang bahwa yg suka komentar tentang injil atau kitab suci lainnya apakah anda sudah pernah sekolah khusus mengenai pendalaman kitab suci.dan kalau saya perhatikan selama ini yg banyak mulut justru orang biasa yg sok tahu,sedang yg namanya kyai,bhiksu,pendeta,brahmana,tdk pernah ikutan acara ini.jadi saran saya jgn sok pintar.
benny
Desember 15th, 2009 pada 16:34
dan saya setuju dgn luqa bahwa yg namanya fitri itu harus bertobat.baru boleh ngomong.
fajar Yehuda
Desember 18th, 2009 pada 04:54
Alquran menyatakan dengan tegas bahwa Isa Almasih (Yesus) tidak mati disalibkan, namun diganti dengan orang lain yg mirip dengan-Nya. Pemahaman pada zaman Muhamad ini (abad ke-7) sebenarnya adalah gossip pasaran yg sudah ada sejak abad ke-2 dalam karya-karya bidat Kristen yg mengajarkan paham Gnostikisme. Jadi, Muhammad hanya mencaplok ajaran Gnostik itu bahkan isi Alkitab PL & PB kaum Kristen yg diubah konteksnya sesuai tujuannya, yaitu: mengklaim dirinya sebagai nabi.
Alquran yg ada sekitar tahun 600an tidak dapat dijadikan referensi untuk menilai Alkitab PL & PB yg sudah aja sejak ratusan dan ribuan tahun sebelummya.
Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes ditulis pada prtengahan-akhir abad pertama. keempat Injil itu menceritakan ttg keselamatan& jaminan hidup kekal dalam iman kpd Kematian&kebangkitan Yesus Kristus. Jadi, saya sih udah nggak heran lagi sama inti ajaran dlm Islam mengenai Yesus. Karena sama persis sama pemahaman Gnostikisme mengenai Yesus sejak abad ke-2.
read: http://faithbookz.blogspot.com (Menawan ajaran2 roh antikristus)
ani
Desember 18th, 2009 pada 07:14
saudariku Fitri benar jika memang injil adalah Firman Allah knp gak berbahasa Ibrani buat luga dan benny andalah yg harus bertobat…percuma menyadarkan kami umat muslim udah jelas kok injil yg kalian anut sekarang adalah firman palsu dari seorang PAUS
Daniel
Desember 18th, 2009 pada 07:36
Sungguh kasihan Kristen ini, dia menyangka bahwa bibel yg ditulis oleh Paulus adalah dalam bahasa aramaic (ibrani).
Kamu cari kemanapun hingga ujung dunia tidak akan menemukan Injil dalam bahasa Ibrani. Bibel yg ditulis oleh Paulus adalah dalam bahasa Yunani Greek.
“Diseluruh dunia tidak usah dicari teks asli Kitab Suci, sebab teks itu memang tidak ada.” (Stefan Leks, Pakar Bibiologi Katolik, Inspirasi dan Kanon Kitab Suci)
“Nama penulis kitab2 sejarah itu tidak diketahui dengan pasti, kecuali kitab Nehemia yg ditulis oleh Nehemia sendiri. (M.E.Kemp, Bible Questions and Answers)
Sebagian besar Kitab Perjanjian Lama tidak diketahui penulisnya, sebagian lain diragukan, dan sebagian lagi tidak diketahui sejarahnya sama sekali. (Penerbit Collins, Al Kitab Revised Standard Version 1971)
“ Disamping surat2 Paulus, bagian paling penting dari Perjanjian Baru terdiri dari Injil yg empat. Meskipun dinamai menurut empat Rosul, Injil2 itu tidak ditulis oleh mereka.” (Gerald L. Berry)
1. MARKUS
Lembaga Biblika Indonesia mengakui bahwa sampai saat ini penulis Injil Markus masih belum jelas, meski diduga bahwa penulisnya adalah bukan Yesus dan bukan pula murid Yesus, melainkan orang lain yg diduga sebagai murid Petrus. Injil Markus ditulis sekitar 65 M atau 70 M.
2. MATIUS
Pendapat misionaris yg mengatakan bahwa Injil Matius ditulis oleh murid Yesus yg bernama Matius yg berprofesi sebagai pemungut cukai ditentang oleh teolog2 yg lain.
“Tradisi-tradisi kuno menganggap bahwa Injil ini berasal dari Rosul Matius, tetapi para ilmuawan sekarang menolak pendapat ini. Pengarangnya secara tepat masih dapat diberi nama Matius. Matius menyontek Injil Markus secara bebas. Padahal ketika Yesus mengajar, Markus adalah anak yg masih ingusan yg belum pernah bertemu Yesus.” (J.B.Philips, The Gospels Translated into Modern English)
“Menurut pendapat kita, pengarang Injil Matius bukannya seorang dari kedua-belas Rosul, melainkan seorang Kristen berbangsa Yahudi yg tidak dikenal.” (K.Riedel, Tafsiran Injil Matius)
3. LUKAS
Dalam Injil ini tak ada satu keteranganpun yg mengatakan bahwa Lukas adalah murid Yesus. Pendapatyg mengatakan bahwa Lukas dan Markus adalah nama lain dari Bartolomeus dan Thomas adalah tidak benar, karena tidak ada ayat dan fakta sejarah yg mendukungnya..
Riwayat lain mengatakan bahwa Lukas adalah dokter pribadi Paulus. Karena dalam Injil Lukas (Kisah Rosul2) kelihatan sekali kalau Paulus sangat diagungkan, bahkan mendapat gelar Hermes (Dewa Romawi yg terkenal).
4. YOHANES
“Memang ada banyak kejadian yg diceritakan dalam Injil Yohanes berdasarkan pada sejarah, termasuk penyaliban itu sendiri. Tetapi itu semua sudah melewati penyulingan otak penginjil terkait, lalu keluar dalam keadaan sudah berubah.” (Crawford Burkitt, sarjana Bibel Perancis)
Lembaga Al-Kitab Indonesia dalam buku Injil Yohanes Edisi Studi, halaman 7 mengatakan bahwa penulis Injil Yohanes masih belum diketahui secara pasti. Karena Yahya Sang Pembaptis sudah dibunuh oleh Raja Herod Agrippa II semasa Isa AS masih hidup. Sedangkan Yahya bin Yabdi, salah satu murid Yesus konon juga sudah tewas dalam penjara tahun 67M
Pendeta Gaius meyakini bahwa penulis Injil Yohanes adalah seorang GNOSTIK bernama Carinthus. Corinthus kemungkinan besar adalah seorang anggota Jemaat Nikolaus yg terlibat dalam konspirasi pembentukan Agama Kristen seperti sekarang ini. Bukti bahwa Injil Yohanes adalah sebuah karya gnostik adalah sbb:
- Teologi Pagan
Menurut Poimandres, dewa Pagan digambarkan sebagai Akal (nous) dan Firman (logos). Tuhan sebagai Akal memancarkan Firman yg hidup dan menjadi Anak Tuhan. Sama dengan dalam Injil Yohanes 1: 1-5
- Teori Kultus Kesuburan
Tuhan berinkaranasi menjadi anakNya sendiri dalam bentuk manusia yg berjalan di atas bumi, dibunuh, dan dibangkitkan kembali sebagai penjelamaan dari panen dan kehidupan tumbuh2an. Lihat Injil Yohanes 1:14
- Teologi Dualisme
Doktrin2 Majusi Persia meyakini bahwa Tuhan (Ahura Mazda) telah menjadikan Mitra, Tuhan Kebenaran dan Cahaya, sebagai zat yg memeliki keagungan yg sejajar dg dirinNya. Lihat Injil Yohanes 1:6-14
Salah satu bukti berdasarkan ayat dalam Bibel bahwa
PB tidak ditulis oleh murid-murid Yesus tetapi ditulis oleh orang lain dg mengatas namakan mereka
perhatikan dengan cermat ayat berikut ini!!!
Matius 9:9. Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku.” Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.
Ayat di atas bukanlah Matius yg menulis melainkan orang lain !?
Daniel
Desember 18th, 2009 pada 14:53
Fitri
Tetaplah berpegang teguh terhadap Al Quran dan ilmu pengetahuan yg kamu miliki, jangan hiraukan Luga yg penuh roh kudis. Luga itu bagaikan katak dalam tempurung, merasa dirinya hebat, padahal tidak tahu apa2. Dia merasa dirinya dipenuhi roh kudus, padahal roh kudis yg masuk melalui mulutnya.
Tobatlah Luga ! Hidup di dunia ini tidak lama, sebentar lagi kamu amblas dari dunia ini. Kalau kamu salah melangkah Lucifer yg akan menjemputmu, bukan Malaikat yg menjemput kamu. Ikuktilah kata2 Yesus untuk menyembah Allah Yang Esa, jangan kamu turuti kata2 Paulus yg penuh dusta untuk menyembah Yesus. Karena Yesus hanyalah utusan Allah Yang Esa. Sebelum kamu menyesal kelak jadi bahan bakarnya neraka bersama Paulus. Kipas….kipas…hehehe
fajar
Desember 19th, 2009 pada 04:13
Kristus adalah Dia yang telah datang ke dalam dunia sbg manusia, mati disalibkan dan bangkit sesudah tiga hari.
Antikristus adalah dia yang menyangkal dan menentang apa yg dilakukan Kristus.
baca: menawan ajaran-ajaran roh antikristus (http://faithbookz.blogspot.com)
Robertus taianus
Desember 19th, 2009 pada 07:48
Tepat sekali ulasan mas Edy ini…
sarat dengan ilmu pengetahuan ….. yang gini ini yang nantinya di sambut oleh Yesus saat akan masuk surga Allah.
Terbukti sekali memang Alkitab yang saya baca (keluaran LAI), susunannya sangat manusiawi yaitu diawali dengan kejadian…dan di akhiri dengan happy ending ” Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.” WAHYU 22:21
Dan isinya juga sangat-sangat manusiawi, terutama bagi manusia yang haus akan nafsu birahi karena di dalam Alkitab banyak saya temukan cerita pornografi dan bagi manusia bodoh yang tidak berpengetahuan, Alkitab inilah yang cocok di baca oleh mereka, karena didalamnya mengandung ilmu pengetahuan yang tidak masuk akal, seperti:
- Langit dikatakan bertiang
- Bumi ceper melingkar seperti uang logam
- Ada cara membuat manusia kebal racun
- Ada cara memindahkan gunung dengan mudah
- Ada ilmu perdukunan dalam menyembuhkan kusta
- dll yang unik dan menarik bagi manusia yang mati akal
Alkitab yang manusiawi memang cocok bagi manusia yang hanya memikirkan kehidupannya di dunia….bagi manusia yang memikirkan keselamatannya di alam kematiannya, maka manusia seperti ini pasti akan meilih kitab suci yang Illahiyah (berasal dari Illahi) yaitu Al-Qur’an dimana didalamnya terdapat ilmu pengetahuan yang sesuai dengan ilmu pengetahuan modern saat ini, dimana di dalam Al-Qur’an Allah telah berfirman tentang:
- Big Bang
- Expanding Universe (pengembangan alam semesta)
- Retracting Universe (penggulungan alam semesta)
- Black Hole
- Atom
- Dll yang ilmu pengetahuannya tidak bisa di karang-karang oleh manusia
Nah … bagi mas Luga dan Benny, silahkan anda renungkan agar tidak malah kalian yang nantinya masuk ke pengantin neraka
Anak Adam
Desember 21st, 2009 pada 15:45
salam kenal, masya Allah
Allah memberikan Injil kepada Isa putra Maryam, sebagai kitab yang membenarkan kitab sebelumnya dari taurat. Dan di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.
Adapun al-kitab ialah satu kitab yang digunakan oleh orang kristen, dengan menggunakan bahasa Indonesia. Yang semua isinya 100% terjemahan dari kitab lain.
Jadi kesimpulannya Al-Kitab bukan kitab yang di terima oleh Isa putra Maryam.
yde
Desember 24th, 2009 pada 17:16
buat Anak Adam,
Nak, statement yg ini saya tdk setuju dan tidak ada di Al-quran
“Allah memberikan Injil kepada Isa putra Maryam”
yang ada adalah bahwa Isa AS itu sendiri adalah
FIRMANNYA, KALIMAT ALLAH (Kalimatullah)
- QS 4 An Nisa 171: Isa AS itu utusan Allah dan firmanNYA
” Inamal Masihu ‘isabnu Maryama rasulullahi wa kalimutuhu”
- Hadits Anas bin Malik hal 72: Isa AS adalah Roh Allah dan kalimatNYA.
” Isa faa innahu Rohullah wa kalimutuhu”
Isa dinyatakan sebagai Kalimatullah (Sabda Allah) dan Isa dinyatakan sebagai Ruh Allah (Roh Allah) [Surah 3:45, Surah 4:171].
Kalo ada yg mempertanyakan kebenaran INJIL berarti dia juga mempertanyakan kebenaran Al-Quran karena di Al-Quran ada ayatnya:
QS 43 Az Zukruf 4 : Taurat dan Injil induk dari AlQuran.
gundul4
Desember 25th, 2009 pada 00:08
Ulangan 18:20 Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.(coba renungkan bagaimana nabi muhammad anda wafat….apakah dia wafat dalam pertempuran?apakah dia wafat diracun istri?katanya adil terhadap istri2nya….kalo orang mati diracun itu berarti orang itu seperti kena laknat Tuhan…?benarkah?hanya Tuhan yang tahu jawabnya dan anda yang merenungkan isi hukum taurat tertulis tersebut…..smoga ini jadi perenungan bagi kita…)
Yohanes 17:10 = dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.(Milik Bapa sama dengan milik Anak..)
Yohanes 14:9 Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. (barangsiapa telah melihat Anak dia telah melihat Bapa…)
Ibrani 7:1. Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia.
Ibrani 7:2 Kepadanyapun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.
Ibrani 7:3 Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya. (Ia(Melkisedek) dijadikan sama dengan Anak Allah yaitu Yesus)
Jadi siapa bilang Yesus diperanakkan?dahulu Yesus telah ada……coba renungkan kata-kata firman itu…
Yoh 17:6 = Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.(Aku(Yesus) telah menyatakan nama-MU(Bapa) kepada semua orang….maukah kau percaya?)
Coba renungkan jika ada anak kunci apa harus selalu ada bapak kunci dan ibu kunci…?bukankah anak kunci itu hanya sekedar sebutan?
Jesus Love U So Much….
ahmad
Desember 26th, 2009 pada 07:47
pertanyaan untuk ummat kristiani (jawab saja dalam hati):
1. APAKAH YESUS (ISA A.S) PERNAH MENGATAKAN SECARA JELAS DAN TEGAS AGAR PARA MURIDNYA / UMAT MANUSIA MENYEMBAH DIRINYA? (KALAU ‘YA’ MANA FAKTA SEJARAH YANG VALID TANPA REKAYASA?)
2. APA KALIAN TIDAK MEMIKIRKAN ISI AL-KITAB YANG DITULIS SAAT INI?APAKAH ADA PERTENTANGAN ANTARA AYAT SATU DENGAN AYAT YANG LAIN? DAN KENAPA KALAU ITU ADA KENAPA SAMPAI SAAT INI KALIAN MASIH MENGIKUTI PAULUS ?
3. APAKAH KALIAN JUGA SAMPAI DETIK INI BELUM SADAR DIHATI KALIAN KALAU KITAB SUCI YANG DIREVISI SAMA SAJA TIDAK MURNI LAGI SEBUAH WAHYU ( CAMPUR TANGAN MANUSIA)?
4. APAKAH TIDAK ADA DIBENAK KALIAN UNTUK MENCARI TAHU KEBENARAN TENTANG KEHIDUPAN PAUS? KARENA PAUS JUGA MANUSIA (bukan satu-satunya orang suci).
5. MANAKAH KITAB SUCI YANG KALIAN ANGGAP ITU ASLI? KARENA KITAB SUCI KALIAN BANYAK SEKALI REVISI-REVISINYA? DAN BUKANKAH KALAU SUATU TULISAN DALAM SEBUAH BUKU YANG TERDAPAT REVISI BERARTI SAMA SAJA TIDAK VALID ?
6. BUKANKAH DIKITAB KALIAN YESUS (ISA A.S) MENYURUH KALIAN AGAR MENYEMBAH ALLAH SAJA TANPA MEMAKAI PERANTARA YESUS (ISA A.S) SENDIRI?
7. APAKAH KALIAN SAMPAI DETIK INI BELUM TAHU KALAU KITAB SUCI INJIL YANG ASLI SUDAH DIMUSNAHKAN DAN SISANYA DISIMPAN PADA SUATU TEMPAT YANG BANYAK DARI KALIAN TIDAK MENGETAHUINYA?
8. LALU BAGAIMANA JIKA HARI KIAMAT TERJADI DAN KALIAN SEMUA DIPERTEMUKAN DENGAN YESUS (ISA A.S), DAN TERNYATA TUHAN YANG KALIAN SEMBAH ITU BUKANLAH YESUS? APA YANG AKAN KALIAN JAWAB?
9. MENGAPA KALIAN JADIKAN YESUS (ISA A.S) SEBAGAI ANAK TUHAN, PADAHAL BELIAU SAMA SEKALI TIDAK PERNAH MENGAKUINYA?
10. APA KALIAN PERNAH BERFIKIR APA YANG AKAN TERJADI JIKA ADA DUA ORANG PILOT (tanpa co pilot) YANG SAMA-SAMA MENGEMUDI DAN MENJALANKAN PESAWAT ?
ahmad
Desember 26th, 2009 pada 07:52
APA KALIAN TIDAK BERFIKIR JIKA KALIAN MENGOLOK-OLOK NABI MUHAMMAD SAW, AYAT ALQUR’AN ATAU HADITS DARI NABI. .
MAKA ITU SAMA SAJA KALIAN MENGOLOK-OLOK AGAMA KALIAN SENDIRI ATAU BAHKAN KALIAN SUDAH MENGOLOK YESUS (ISA A.S) YANG SUDAH MENGABARKAN KALIAN TENTANG KEDATANGAN NABI MUHAMMAD.
hidayanti
Desember 30th, 2009 pada 21:45
insyallah allah selalu bersama pak prayit
selalu bukalah kebenaran alahuakbar
a.mutalip anang
Desember 30th, 2009 pada 23:45
Saudara Islam ku!Tidak sia2 Allah menurunkan Wahyunya melalui Rasulnya Muhammad SAW untok umat manusia seluruhnya!Lantas menjadikannya Kitab Al’Qura’an supaya manusia itu tidak tergelincir kedalam Neraka Jahanam tetapi membibing manusia kejalan yang lurus untuk menemuinya diAkhirat kelak dan mudah2an Surgalah tempatnya yang akan diabadikan kepada mereka yang mengikuti ajaran Al’Quran itu!Untok selama2nya!!Amin!!
gundul4
Desember 31st, 2009 pada 01:29
Maaf bro….Yesus tidak pernah menulis injil tapi dia mengajarkan Injil…itu bedanya….Apa yang didengar dari Bapa itu yang diajarkanNya….
Yohanes 8:38. Apa yang Kulihat pada Bapa, itulah yang Kukatakan, dan demikian juga kamu perbuat tentang apa yang kamu dengar dari bapamu.
Tidak ada ayat yang menulis bahwa Yesus menulis kitab injil…bagaimana kok bisa injil itu ada jaman Yesus…setelah Yesus bangkit baru para murid menyusun kisah-kisah perkataan Yesus dalam sebuah injil…jadi yang menulis itu para murid atau orang yang ada pada masa Yesus hidup itupun untuk mengingat ajaran yang diucapkan Yesus…..
Tapi jika Injil sekarang itu palsu…bagaimana ajaran Injil sekarang kok tidak bertentangan dengan kitab-kitab sebelumnya….mengenai hukum sunat sudah pernah saya bahas bahwa paulus mengatakan itu ada dasar hukumnya pada perjanjian lama kitab yeremia 9:25….jadi yang bersunat kulit khatannya akan dihukum….jadi paulus beranggapan kalo tidak bersunat kulit khatan tidak dihukum….jadi tidak ada yang bertentangan deh antara injil sekarang dengan kitab terdahulu…tapi alquran sangat bertentangan dengan kitab terdahulu termasuk dengan ajaran Isa…bahkan Isa berkata jangan sesat….coba baca tulisan saya yang terdahulu….4 doktrin dasar yang bertentangan antara alquran dengan kitab terdahulu yang sangat membedakan prinsip agama kita…bagaimana kok bisa disamakan antara alquran dengan alkitab?
ummat Muhammad SAW
Januari 1st, 2010 pada 00:28
bg saudra2 tlg jgn pns ya..
menanggapi kt2 gundul
tertulis”
Ibrani 7:3 Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya. (Ia(Melkisedek) dijadikan sama dengan Anak Allah yaitu Yesus)
Jadi siapa bilang Yesus diperanakkan?dahulu Yesus telah ada……coba renungkan kata-kata firman itu…
saya membenarkan bahwa Tuhan tidak beribu,tidak bersisilah,harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan.
tetapi yang saya pertanyakan..
*lalu yesus hadir di dunia ini bagaimana caranya?
apa ia tercipta senidiri di dunia ini?
tentu saja ia dilahirkan bukan?
melalui rahim seorang wanita bernama maryam ia lahir di dunia ini dan menjadi manusia yang utuh.
tentu yg sy ucapkan ini masuk logika dan rasionalkan?
nah ini telah mematahkan yang Anda ucapkan tersebut.
silahkan telan kembali kata2 Anda seperti muntahan.
dan masalah Benarkah Nabi wafat karena diracun? Beliau bersabda saat sakit menjelang wafat, “Wahai Aisyah, aku masih merasakan sakit karena makanan yang pernah aku cicipi di perang Khaibar. Dan inilah saatnya bagiku merasakan bagaimana terputusnya nadiku karena racun itu” (HR. Bukhari). Ibnu Mas’ud a berkata, “Seandainya aku bersumpah sebanyak sembilan kali bahwa beliau wafat karena dibunuh, maka hal itu lebih aku sukai daripada aku bersumpah sekali bahwa beliau wafat bukan karena terbunuh.”
kata racun disini maksud adalah sebuah penyakit.
seperti diabetes yang tak boleh mengkonsumsi gula, jikalau mengkonsumsinya malah menjadi racun.
nah untuk referensinya silahkan kunjungi
http://zamzampublishing.wordpress.com/2009/02/page/3/
atau baca buku “nabi wafat karena diracun?” penerbit zamzam karya `Abu Yusuf Muhammad Zayid`
untuk
Yoh 17:6 = Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.(Aku(Yesus) telah menyatakan nama-MU(Bapa) kepada semua orang….maukah kau percaya?)
Coba renungkan jika ada anak kunci apa harus selalu ada bapak kunci dan ibu kunci…?bukankah anak kunci itu hanya sekedar sebutan?
tentu saja seorang Rasul myampaikan jaran agama untuk dirinya dan orang lain. manusia yang di dunia adalah milik Tuhan termasuk kita ( ya kan gundul?) tetapi seluruh manusia di dunia ini bukan milik kita.
“(Aku(Yesus) telah menyatakan nama-MU(Bapa) kepada semua orang….maukah kau percaya?)”
agama islam juga menyatakan nama Allah ke seluruh alam semeta kok.
namun pertanyaan “maukah kau percaya? yang dikatakan yesus sangat janggal.
tanpa ia berkata seperti itupun , Tuhan lebih tahu apa yang diucapkannya dan mengetahui bilamana sesorang jujur atau dalam keadaan berbohong.
bukankah kalimat ini mengetest Tuhan dengan Mahanya (Maha mengetahi).
menanggapi;
yohanes 17:10 = dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.(Milik Bapa sama dengan milik Anak..)
tentu milik mahluk hidup adalh milik Tuhan tapi bagaimana bisa milik Tuhan sama dengan milik mahluknya?
jikalau iya. nyawa yesus milik Tuhan, lantas nyawa Tuhan milik yesus begitu?
tetu saja tidakkan?
rasionalkah?
ini juga mematahkan pernyataan Anda sendiri kalu yang dimiliki Tuhan tidak dimiliki yesus.
menanggapi:
Yohanes 14:9 Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. (barangsiapa telah melihat Anak dia telah melihat Bapa…)
-bagaimana bisa jika melihat anak telah melihat Bapanya
toh teman saya melihat saya berbeda dengan bapak saya.
contoh. kulit saya kuning,bapak saya coklat.
hidung bapak sya mancung ,sya pesek.
bapak saya pendek, saya lebih tinggi.
bagaimana bisa menarik kesimpulan seperti itu.
apa menurut Anda ,jika sekarang Anda melihat Tuhan, Anda sanggup??? bisa2 akal Anda hilang. iya tentu saja.
“TUHAN ADALAH MAHA BESAR DAN BERBEDA DENGAN MAHLUKNYA” karena kebesaran,kekuasaan,keindahan,dan keanggungan yang dimiliki Tuhan terlalu amat tinggi, sampai otak Anda,mata Anda tak sanggup menerima bentuk Tuhan untuk dirubah kememori di dalam otak. Karena MahaNya yang dimiliki Tuhan itulah yang menyebakan Anda tak percaya pada kami.
bagaimana bisa yang biasa melihat luar biasa tanpa rasa terguncang. jika benda pasti Anda akan terkagum2 tetapi jika Tuhan yang terlihat bisa2 Anda terpelongok melewati 3 milenium karena oatak Anda belum bisa memproses apa yang Anda lihat.
sebab itulah Tuhan kami “ALLAH SWT” tidak bisa Anda lihat kecuali Anda masuk surga dimana disana Anda diberi kemapuan untuk melihat Maha besar,Maha indahnya Tuhan.
cukupkah penjelasan saya? atau lagi?
dan masalah Anda pada Alquran saya akan meluruskannya.
ya benar Al-Quraan adalah penyemrpunaan dari beberapa kitab yaitu,jabur,taurat,dan injil.
penyempurnaan berati ada sesuatu yang tidak complex dari kitab sebelumnya.
sedangkan bibel adalah gabungan2 tulisan karya manusia dimana ayat tersebut berasal dari pikiran manusia bukan dari TUHAN. tepi berbeda dengan injil murni.
inijl disampaikan kepada Isa melalui tahapan2 tertentu agar ajarannya bisa diterima manusia. injil disampaikan melalui jibril berupa firman,kalimat Tuhan.
firman dan kalimat Tuhan inilah yang dikatakan wahyu.
wahyu disusun menjadi kitab.
dan kitab itu diberi nama: injil.
dalam agama kami yang sampai akhir jaman kesuciannya akan tetap selalu di jaga oleh ALLAH SWT. mengakui injil sebagai kita suci kami juga setelah Al-Quran. namun yang kami percayai adalah injil murni yang belum mengalami perubahan.
hal contoh: bumi pada dasarnya bulat sedikit oval
pada bibel Anda bumi berbentuk ceper seperti logam.
hal itukah yang disampaikan Tuhan kepada Yesus?
tentu saja tidak karena pada dasarnya bumi bulat sedikit oval.
lantas? apakah Tuhan Anda membohongi Anda?
jawabnya:iya. kenapa: karena injil dari Tuhan yang disampaikan malaikat kepada Yesus. dan yesus menyampaikan kepada manusia.
bsa diterima?
dan dalam al-Quran bumi dikatakan bulat sedikt oval.
memiliki satelit bernama bulan. memiliki lapisan2. berevolusi melingkari matahari sebagai sumber tata surya. mengalami siang dan malam. dan mengatakan matahari terbit disebelah timur di bumi ini.laggit mengeluarkan hujan yang berasal dr penguapan air dan menghujankan bumi sehingga tumbuh tanaman.
sekomplit ini bibel ANDA?
dan masikah dipertanyakan lagi kebenaran mengenai yang disampaikan di Al-Quraan mengenai bumi ini???
bahkan 14 abad yang lalu dalam Al-Quraan menyebutkan teori big bang(ledakan besar) dalam penciptaan alam semsta ini.
dan 14 abad kemudia cornelius copernicus menemukan teori big bang itu.
mn dulu lebih maju ???
adakah disampaikan kepada Anda masalah dosa yang dapat diturunkan oleh orang tua Anda kepada Anda dalam ajaran yang Anda genggam ini?
jika ada, Anda terlahir sebagai orang yang berdosa besar karen amemiliki dosa dari dosa dari dosa dari dosa kake,kakeknya kakek sampai Adam AS?
jika memang Anda sungguh celakalah Anda karena Anda sang pendosa.
maka jangan mau dilahirkan kedunia dengan penuh dosa.
adilkah ajaran Anda mengingat sesuatu (tidak bakalingat)
yang tak pernah Anda lakukan tapi Anda berdosa.
perlu dipertanyakankan.
nah Islam menjawab:bahwa seluruh bayi yang lahir di bumi ini adalah suci.
sudah cukupkah mengomentari ajaran kami?
mengenai injil murni/asli silahkan Anda tanya pada rasul Anda A.K.A paulus yang ada di Vatikan.
karena kerajaan itu menyimpannya dalam sebuah lemari rahasia dimana penjaganya telah disumpah untuk tidak membuka lemari itu. jika iya maka hidupnya akan binasa.
masa seorang rasul/paulus tidak mengetahui hal sepenting ini.
mengertikah Anda jalan awal mula adanya paulus?
bukankah paulus dulu adalah orang yang memecahbelahkan ajaran Nasrani menjadi kristen.
asal Anda tahu bahwa kata kristen diambil dari sebuah oranisasi keagamaan yang dijadikan agama. nah pemimpin organisasi itu disebut PAULUS.
paulus tidak pernah mengajarkan taurat kepada ummatnya menyimpang dari yesus yang selalu berpedoman pada taurat sampai ia meninggal.
bukannya itu menyimpang?
makhluk Allah
Januari 2nd, 2010 pada 10:30
Kasihan sekali kristen ini…. apakah dulu Yesus pernah ngajarin beribadah sambil nyanyi-nyanyi….?
Yesus dahulu berdoa kepada tuhan setiap hari… kenapa kalian hanya berdoa seminggu sekali….?
Kalian mengimani Yesus sebagai juru selamat…. tapi kenapa Yesus sendiri mati di salib….?
Yesus sendiri mengajarkan kalian agar menyembah Allah…. tapi kenapa kalian masih menyembah Yesus…?
terdengar kabar, beberapa uskup di vatikan saat ini telah memeluk islam….. Kenapa kalian tidak mempertanyakan keislaman mereka padahal mereka sudah hidup lama di lingkungan Vatikan….?
Preman Kristen
Januari 2nd, 2010 pada 15:24
@ Makhluk Allah
Yesus itu adalah Allah yang menjadi manusia (reinkarnasi), karena Allah itu sangat mengasihi manusia dan ingin dekat dengan manusia, karena Allah menjadi manusia maka konsekuensinya Yesus menjadi anak Allah, ini mungkin sangat sulit dipahami oleh manusia kerena ini memang sudah kehendak Allah sendiri, jadi kita hanya berserah diri aja.
Preman Kristen
Januari 2nd, 2010 pada 16:12
@ All Muslim
Alkitab memang harus dipahami secara Rohaniah, karena ajarannya memang untuk kehidupan Akherat, jangan cuma dibaca doang… tetapi harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari, kumpulkan harta disorga : tak berkarat dan tak berngengat dengan Amal dan cinta kasih, takut sama dosa, taat kepada perintah Allah dan perintah Yesus dan jangan lupa bertobat,….. karena hidup cuma 1 kali.
P E A C E…
hamba tuhan
Januari 3rd, 2010 pada 00:32
Preman Kristen, di/pada Januari 2nd, 2010 pada 4:12 pm Dikatakan: r
@ All Muslim
Alkitab memang harus dipahami secara Rohaniah, karena ajarannya memang untuk kehidupan Akherat, jangan cuma dibaca doang… tetapi harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari, kumpulkan harta disorga : tak berkarat dan tak berngengat dengan Amal dan cinta kasih, takut sama dosa, taat kepada perintah Allah dan perintah Yesus dan jangan lupa bertobat,….. karena hidup cuma 1 kali.
P E A C E…
…………………………………………………………………………………………….
@ Preman kristen,
UNTUK APA MENGUMPULKAN HARTA DI SORGA? bukankah menurut kristen di sorga gak ngapa2in, gak kawin gak makan dan minum, lalu buat apa harta?
hamba tuhan
Januari 3rd, 2010 pada 00:37
Preman Kristen, di/pada Januari 2nd, 2010 pada 3:24 pm Dikatakan: r
@ Makhluk Allah
Yesus itu adalah Allah yang menjadi manusia (reinkarnasi), karena Allah itu sangat mengasihi manusia dan ingin dekat dengan manusia, karena Allah menjadi manusia maka konsekuensinya Yesus menjadi anak Allah, ini mungkin sangat sulit dipahami oleh manusia kerena ini memang sudah kehendak Allah sendiri, jadi kita hanya berserah diri aja.
……………………………………………………………………………………………
@ Preman,
Kalau Allah menjelma menjadi manusia tapi kok waktu ada Yesus juga ada Allah dilangit (Cerita pembabtisan Yesus di matius)?
Kalau Allah menjelma menjadi manusia mengapa seluruh kehebatan sebagai Allah luntur dan hilang sehingga paku buatan manusia mampu menembus tangannya? Bukankah setan waktu menjelma sebagai apapun kehebatnya gak ilang?
Kalau cuma jawaban itu semua terserah Allah ya diakhiri saja debatnya.
Karena nanti diminta penjelasan tentang yg lain juga, jawababnya tetap TERESERAH ALLAH
Fitri
Januari 4th, 2010 pada 03:38
Mas Edy,
Saya pasang RSS blog anda di blog saya. Supaya saya bisa memantau perkembangan blog ini dari blog saya.
Fitri
Januari 4th, 2010 pada 03:40
@Luga
Yang berpakaian pengantin saat mati adalah kalian sendiri. Buktinya kristen kalau mati dikasi baju pengantin plus aksesoris.
Edy Prayitno
Januari 4th, 2010 pada 15:01
Buat mbak Fitri ……….
SIlahkan ..terima kasih banyak.
wasalam
edy p
islamsampaimati
Januari 4th, 2010 pada 23:59
kata si luga :
“Jika injil yang adasekarang bukannya injil dizaman Yesus kalu beditu kenapa sampai anda ngebelangsak sampai gak punya Roh kudus berarti ada yang konslet diajaran anda.saya siple aja ngedeteksi kepalsuan !”
hahah.. hari gini masih aja suka menghayal tentang roh kudus , sugesti tu bro. Makin ngotot anda menghayal makin kuat pula pengaruh psikologis-nya , jadi seolah-olah terkesan bener2 ada tu si roh, padahal situ cuma berkhayal, berimajinasi, berdusta pada diri sendiri dan kemudian berdusta pada orang lain!
omiyan
Januari 5th, 2010 pada 05:53
SALAM BUAT SAUDARAKU SEIMAN BERSYKURLAH ATAS CAHAYA TUHAN YANG TELAH MEMBERIKAN MU KEIMANAN UNTUK MEYAKINI AGAMA ISLAM ADALAH AGAMA YANG BENAR
SENANTIASA NUR ILLAHI AKAN SELALU MENYERTAI ANDA
SALAM
SERANG
adi isa
Januari 5th, 2010 pada 13:13
kesempatan ini, saya belum bisa koment soal post ini, tapi saya ingin menyambangi sobatku dan mengucapkan
selamat tahun baru 2010, semoga semakin berjaya dan sukses dalam hidup, karir dan juga ngeblog..
salam hangat
shahil
Januari 6th, 2010 pada 15:40
Assalaamualaikum anakku Edy.
Tulisan di atas sangat berguna bagi menambah pengetahuan tentang Bible sekarang bukan Injil Jesus. Ayat yang mengatakan “…Jesus berkeliling memberitakan Injil” adalah bukti kukuh.
Kefassimon berkata Jesus itulah Injil…masakan. Apakah logik dia berkata “…dan kerana aku dan kerana Injil” menunjukkan dirinya Injil?
Abah mahu postkan artikel ini ke blog abah jika diizinkan.
Wassalam
Edy Prayitno
Januari 7th, 2010 pada 07:17
Waalaikum salam Abah.
wah silahkan ..abah , abah tidak perlu minta izin segala ,
tulisan saya disini atau di milis silahkan abah pakai kalau berkenan.
Semoga abah senantiasa mendapat Rahhmat dari Allah ..Amin
wasalam
edy p
Anto
Januari 9th, 2010 pada 01:31
gundul4, di/pada Desember 31st, 2009 pada 1:29 am Dikatakan: r
Maaf bro….Yesus tidak pernah menulis injil tapi dia mengajarkan Injil…itu bedanya….Apa yang didengar dari Bapa itu yang diajarkanNya….
————————————————————————————
Botak eh.. gundul ,tolong jelaskan kata kata : apa yang didengar dari bapa itu yang diajarkanNya…..dus berarti ada yang berucap dan ada yang mendengar,padahal katanya keduanya merupakan satu individu. Jelasinnya yang simple aja ya ,gak usah akrobat kata apalagi berfilsafat teologi yang njelimet. Tapi kalo jawabanmu harus dengan iman untuk mengerti lalu bla bla bla apalagi harus pake ketempelan roh kudus untuk bisa ngerti yaaah gak usah jawab deh !
Anto
Januari 9th, 2010 pada 02:03
hamba tuhan, di/pada Januari 3rd, 2010 pada 12:37 am Dikatakan: r
Preman Kristen, di/pada Januari 2nd, 2010 pada 3:24 pm Dikatakan: r
@ Makhluk Allah
Yesus itu adalah Allah yang menjadi manusia (reinkarnasi), karena Allah itu sangat mengasihi manusia dan ingin dekat dengan manusia, karena Allah menjadi manusia maka konsekuensinya Yesus menjadi anak Allah, ini mungkin sangat sulit dipahami oleh manusia kerena ini memang sudah kehendak Allah sendiri, jadi kita hanya berserah diri aja.
……………………………………………………………………………………………
@ Preman,
Kalau Allah menjelma menjadi manusia tapi kok waktu ada Yesus juga ada Allah dilangit (Cerita pembabtisan Yesus di matius)?
Kalau Allah menjelma menjadi manusia mengapa seluruh kehebatan sebagai Allah luntur dan hilang sehingga paku buatan manusia mampu menembus tangannya? Bukankah setan waktu menjelma sebagai apapun kehebatnya gak ilang?
……………………………………………………………………………………
Pura puranya aku jadi preman neh : Yesus itu adalah Tuhan (gara gara Kristen pake nama Allah untuk Tuhannya, di Malaysia jadi gaduh lho ) yang menjelma jadi manusia,karena kasihnya pada mahluknya (di satu ayat Bibel ada tertulis Tuhan pernah menyesal lho mencipta manusia ).Tuhan merendahkan diri turun ke bumi lahir dari rahim anak dara agar mahluknya dapat mengalahkan maut ( maksudnya lolos dari siksa neraka),tentunya bagi yang PERCAYA. Maka ia harus menanggalkan segala kebesaran surgawiNya,maka puncaknya harus mengalami penderitaan siksa ,dus berarti ya harus berdarah dong dipaku dan ditikam,sekali lagi itu demi kasih tak terhingga bagi Israel..uuups salah bagi umat manusia ! Lihatlah ,rasakanlah dan pahamilah bahkan Tuhan maha agung merendahkan diri datang ke bumi maka sambutlah kasihNya,agar manusia selamat .
Gitu kira kira khotbah singkat saya yang pura pura jadi preman.
……………………………………………………………………..
Kata preman : karena Tuhan menjadi manusia konsekuensinya harus jadi anak Tuhan. Mengingat Yesus = Tuhan…..———> Tuhan jadi manusia
Yesus ( Tuhan yang jadi manusia )
konsekuensi : Yesus ( Tuhan ) harus jadi anak Tuhan.
Pusingkah kalian ? maka beriman lah dulu agar roh kudus menghapus segala pusing mu. yiiiiiiiiiiiihaa !!!
Irawan Danuningrat
Januari 12th, 2010 pada 02:57
Assalamu ‘alaikum wr.wb.
Salam kenal Mas Edy Prayitno, terimakasih atas tulisan-tulisannya yg sangat mencerahkan.
Semoga Allah swt senantiasa menganugrahkan kesehatan dan kesejahteraan buat Mas Edy.
Wassalam
Irawan DN
yanno
Februari 5th, 2010 pada 23:03
@ Preman kristen ,
Teori inkarnasi atau reinkarnasi kata anda itu hanya karangan theologia yg tdk berdasarkan al kitab , sebab Allah itu mengasihi manusia tidak perlu harus jadi manusia karena makhluk Allah itu bukan hanya manusia lagi pula makhluk Allah itu bukan hanya yg tinggal di bumi ada banyak plnet di alam semesta ini yg tunduk sujud kpd Allah .
Lawrence Fajar Karundeng
Februari 27th, 2010 pada 13:33
kalo anda membaca Al Kitab(Injil)dari Perjanjian Lama – Perjanjian Baru,dan meminta Bimbingan ROH KUDUS anda akan menemukan maksud dr apa yg di kehendaki TUHAN akan proses Penebusan.krn manusia telah jatuh dalam dosa.
Adam dan Hawa melakukan kesalahan dengan memakan buah pengetahuan baik & jahat.dan seharusnya mereka mati.dan begitu besar kasih ALLAH akan ciptaanYa.dan ALLAH akan mengorbankn AnaknYa yg Tunggal,
krn barang siapa yg Percaya Beroleh Selamat.( Iman kepada YESUS)
yanno
Februari 28th, 2010 pada 13:55
@ Lawrence ,
Teori anda tidak ilmiah tanpa didukung refrensi Al kitab artinya tulisan anda diatas tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya .
Di kitab kisah rasul 5 : 31
Yesus sebagai pemimpin dan juru selamat umat Israel dgn cara memimbing mereka utk bertobat dan tidak ingkar lagi akan perjanjian mereka dgn Allah .
wawan tolet
Maret 12th, 2010 pada 15:04
syaloom saudaraku yg terkasih
knapa ya orang2 tak ingin jalan keselamatan yg benar ,,, krna satu2nya yg benar hnya di dlm YESUS.apakah anda smua baru percya setlah mengalami kmatian.. sbab suatu ilmu pengtahuan akan lenyap namun kbenaran dlm YESUS kekal adanya….amin
yanno
Maret 17th, 2010 pada 14:06
@ wAWAN ,
SATU-SATUNYA ALLAH YG BENAR DAN BUKAN SATU-SATUNYA YESUS YG BENAR ( YOH 17 : 3 ) .
mymy
Maret 17th, 2010 pada 18:58
@pak edy… terimakasih atas sharing2 pengetahuannya…
akan sangat bermanfaat…
semakin saya mengkuti dialog agama baik diblog mbak fitri maupun disini,sunguh semakin memeprmudahkan saya melihat kebenaran yang sesungguhnya….
tanpa harus dipaksa percaya sama siapa…namun semua adalah dari diri saya sendiri untuk memahaminya….dan saya melihat bukan dari satu sisi namun dari semua sisi…dan semakin dapat dianalisa kebenarannya….
@ mbak fitri: salut untuk perempuan yang berani seperti anda.
sungguh semua semakin jelas….
chi rho
Maret 20th, 2010 pada 16:37
kayak nya artikel ini harus dihapus.. karena tidak relevan dan tidak mendasar banget.. tetapi harus diacungi JEMPOL ,
lihat saja ini
“Padahal kita tahu ,…bahwa Injil yang ada sekarang ditulis sekian puluh tahun setelah kematian Yesus. Padahal jika merunut injil yang asli , harusnya Injil sudah ada sejak jaman Yesus seperti diceritakan dalam ayat2 dibawah ini :
“Demikianlah, Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar
dalam kemah-kemah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga dan
melenyapkan segala penyakit dan kelemahan” (Matius 9:35)
GUO_BLO_K tenan……. injil = gospel = kabar baik=firman… lah injil itu bukan buku kali yak … weleh2.. eksistensi injil sudah ada sejak Yesus mngeluarkan dari mulutnya,tapi dutulis puluhan tahun kemudian
kalo begitu kita juga semua tahu, quran itu dibuat puluhan tahun sesudah si MOMET modar… terus yang disebut – sebut dalam :
23. Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang [1312], gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun. (Az Zumar)
NAH LOH….. itu kitab (buku) diturunin langsung dari surga…. dalam bentuk KITAB???, pake bahasa apaan?? arab , emang uda ada aksara arab jaman si MOMET.. kapan nih diturunin nya???
lagian si MOMET kan ndak bisa baca…..
terus QUran yang sekarang siapa yang buat???
Quran diragukan relevansinya…… yang kata NYA”BEnar dan ASLI, tak berubah”
1. penambahan kata yang dilakukan penulis / si MOMET
lihat saja wahyu yang diterima si MOMET diatas. tidak pure wahyu dari allah. mengapa dalam ayat diatas ada kata kitab, padahal saat itu baru diterima wahyu nya, belum dikitabkan
2. hanya satu “nabi” yang mengakui keabsahan quran, ya si momet doank
3. tidak ada pembanding lainya (literatur lain), bahwan momet itu nabi dan quran dari TUHAN, hanya declare sendrii
4. narasi nya terlihat jelas, kritik sosial / antitesi Kristen yang diselipi aroma INJIL dan TAURAT
5. kritik dan hinaan yang dilakukan dalam quran terhadap yahudi dan nasrani tidak mendasar (ngawur), seakan merupakan tanggapan situasional yang berkembang pada jamanya
mis : “ibrahim bukanlah yahudi dan nasrani”, sudah jelas abraham itu bapa bangsa israel, kakek nya israel (Yakub), yahudi kan anaknya israel(yakub)..
6. mengandung heroisme bangsa arab, sehingga mengkerdilkan yang lainnya
kisah pengurbana ismail…. kabbah…. bahasa arab…. kisah2 injil aprokifa arab….
7 Quran di kitabkan dalam aksara arab, padahal jaman si MOMET aksara arab belum ada….
8. Quran yang dikitabkan selanjutnya, diambil dari sumber2 lisan (dari para sahabat) dan tulisan(jelas bukan aksara arab)
Sultan Drakula
Maret 21st, 2010 pada 12:42
yg nurunin injil kata lo kan Allah? lo kok yg di turuninnya bisa di ubah manusia sih. goblok banget ya allah itu……..!!!!! katanya Tuhan, kok bs di tipu yahh??? jangan2 bkn dia yag nurunin. trus mengaku-ngaku dia yg nurunin……. setahu gue yg di sembah yesus itu YHWH yg konon namanya tdk bole di baca sembarang orng!!! itu tu…. tuhannya orng israel, yesuskan orng israel. edan benner tuh allah!!!!!! ciptaan orng kok di bilang ciptaanny.
Sultan Drakula
Maret 21st, 2010 pada 12:52
kalian ndak usah debat deeh….. buahnya mana?? setau sy orng beragama itu kebanyakan jahat…………!!!! hahahahahahahahahahaahhahahaha.
Robert
Maret 22nd, 2010 pada 05:21
chi rho…….
Anda kalau mau berdialog ambil salah satu poin biar ada titik temunya,jangan asal ngomong saja melebar kemana-mana gak karuan.
coba ambil satu poin saja apa yang ada dibenak anda sekarang ?
Ayo berdialog…………..
chi rho / waWA
Maret 28th, 2010 pada 14:02
@ Robert TANTULAR bin bELooN
ini saya sudah memabahasa dalam konteks artikel diatas konteks kebenaran INJIL, apa salahnya kalau saya membandingkan dan relevansi quran anda.. nyambung kan..
kalau masih tidak nyambung saya tanya apa POINT dari artikel si edy diatas ???
lebih ndak nyambung lagi, apa point postingan anda ini??? diluar kontesks, bersifat subjektif lagi .. berdialog lah dengan waras jangan sok santun saja yah…..
otakmu kalau tidak samapi tidak usah baca postingan saya, biarlah orang yang berAKAL menanggapinya…
chi rho / waWA
Maret 28th, 2010 pada 14:08
@ sultan drakula….
maaf ya mas Drakula, emang orang yang beragama lebih banyak jahatnya , soalnya lebih banyak orang beragama daripada yang ATHEIS (tidak beragama)
hehhehehhe……….
mungkin postingan saya membuat hati setiap orang yang membaca menjadi kesal dan marah, tetapi ada ASAP pastinya ada API…
Johanes
Maret 28th, 2010 pada 19:38
Saulus alias Paulus……. mengatakan…….
( Akal adalah kebodohan ) Benarkah apa yang dikatakan Paulus ?
Doll anan
April 12th, 2010 pada 00:13
Setiap umat sdh pasti tdk akan percaya kpd ajaran umat yg lain ,itu adalah wajar2 saja . Jadi kita juga hrs melihat dari sisi lain ,spt Kristen misalnya si edy bilang injil adalah palsu ,tetapi coba perhatikan yg mempercayainya kan banyak banget melebihi jumblah umat2 lainya bahkan terus berambah terutama yg dari muslim. Muslim di dunia ini hampir satu milyard tetapi hrs di bagi 73 golongan ,jadi yg namanya muslim yg benar itu cuma sekitar 140.000.000 saja.Apa lagi kelakuanya terlalu nekad sampai nggak kenal aturan .Semua perbuatan2nya di anggap paling benar krn itu di ridhoi alloh
Doll anan
April 17th, 2010 pada 14:43
Penolakan muslim thd Bible adalah wajar2 saja,begitupun sebaliknya nggak ada org Kristen yg percaya sama quran yg hasil jipakan dari Bible .Apa lagi itu sariat2 agama Yahudi yg hanya di berlakukan kpd bgs Israel justeru di tiru juga oleh muslim padahal sdh kadaluwarsa.Krn sdh di genapi oleh Yesus .
Fitnahan muslim thd Bible itu spy quran itu terlihat lebih benar , muslim sebenarnya juga sdh ragu krn ajaran yg di terapkan oleh muslim itu adalah ajaran dari Bible
Kalau umat Kristen kan nggak niru2 ajaran dari agama lain
Murni ajarannya sendiri
Doll anan
April 17th, 2010 pada 14:58
Adanya Yesus krn ada Trinitas ,adanya Trinitas krn ada renacana penyelamatan Allah .Pusat pemberitaan Bible adalah YESUS ,baik oleh Perjanjian Lama ataupun dlm Perjanjian Baru . Nggak ada Yesus atau Trinitas sdh pasti nggak bakal ada Bible juga nggak Bgs Israel dan Kristen. Sebelum ada Perjanjian Baru ,sebelum ada Yesus bahkan ribuan tahun sebelumnya sdh di nubuatkan dlm Perjanjian Lama ttg semuanya itu.Sehingga amat Kristen sdh yakin dgn sungguh akan kebenaran semua pemberitaan Bible itu. Muslim menolak semanya itu krn memang nggak ngerti apa2,jagankan ttg isi Bible wong ajaran qurannya sendiri saja mrk juga nggak ngerti kok .
PEDES
April 18th, 2010 pada 04:49
YESUS KRISTUS BUKAN ISA ALMASIH DALAM AL-QURAN
YESUS BUKAN SEKEDAR NABI, TAPI RAJA, IMAM BESAR DAN JURUSELAMAT.
YESUS ADALAH NABI TERAKHIR YANG DI JANJIKAN ALLAH DAN TIDAK ADA NABI LAIN SETELAH YESUS
BAGIAN I
Saudara2 ku dalam Kristus, banyak sekali pertentangan2 yang ada tentang Yesus bahkan ada yang mengatakan bahwa Yesus itu sama dengan nabi Isa Almasih di Al-Qur’an, saya akan buktikan dengan Alkitab bahwa Yesus itu bukan Isa Almasih.
Siapa Yesus itu sebenarnya menurut Alkitab.? Bagaimana rencana-rencana Allah berkenaan Yesus.
Buat saudara2 Muslim saya akan uraikan menurut Alkitab tentang jati diri Yesus sebenarnya.
Pertama-tama akan saya buktikan bahwa Yesus bukan Isa Almasih dalam Al-Qur’an, kemudian berdasarkan Alkitab saya akan uraikan bahwa Yesus itu bukan Allah.
Lalu siapakah Yesus itu sebenarnya..? Ini akan saya uraikan secara bertahap berdasarkan Alkitab bagian demi bagian. Yang nantinya sampai pada suatu kesimpulan bahwa Yesus adalah Nabi Terakhir yang di janjikan Allah dan tidak ada nabi lain setelah Yesus. Dan Yesus bukan hanya sekedar Nabi, tapi Raja, Imam besar dan Juru Selamat seluruh dunia.
Ratusan bahkan ribuan tahun sebelum kelahiran Yesus, sudah di nubuatkan dalam Alkitab, bahwa akan datang seorang Mesias yang di janjikan, seorang Raja dan Imam Besar bagi manusia di bumi.
Kisah 10:43, menulis : “Tentang Dialah (Yesus) semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya”
Kisah 3:24, “Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini (zaman Yesus waktu di bumi).”
Sungguh luar biasa, seorang Nabi yang belum lahir sudah di nubuatkan ratusan bahkan ribuan tahun sebelum Nabi itu lahir.
Dia pasti seorang Nabi yang sangat istimewa sekali.
Mari kita lihat Nubuat-Nubuat yang luar biasa mengenai Yesus dan penggenapannya, sehingga kita bisa melihat alasan mengapa semua nabi bersaksi tentang Yesus.
BUKTI BAHWA YESUS ADALAH MESIAS YANG DI JANJIKAN
- Mesias berasal dari keturunan Abraham dan di lahirkan dari suku Yehuda
Silsilah Yesus menyediakan dasar yang pertama untuk mengenali Dia sebagai Mesias yang di janjikan. Hampir 2000 tahun yang lalu sebelum kelahiran Nabi Besar Yesus, Allah memberi tahu Abraham bahwa Benih yang dijanjikan berasal dari keluarganya.
Kejadian 22:18. “Oleh Keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat.”
Dan Mesias itu akan di lahirkan dari suku Yehuda yang merupakan keturunan dari Abraham.
Kejadian 49:10
“Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya,
Maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.”
Ishak putra Abraham, Yakub putra Ishak, dan Yehuda putra Yakub masing-masing menerima janji yang sama.
Kalau kita baca di Kejadian 26:2-5; Kejadian 28:12-15; Kejadian 49:10, kita akan melihat bahwa Allah mengulangi kembali apa yang di janjikan pada Abraham kepada Ishak, Yakup dan Yehuda.
Ini berarti bahwa Mesias yang di janjikan itu berasal dari keturunan Abraham dan akan lahir dari Suku Yehuda.
Apakah memang benar Mesias yang di janjikan itu lahir dari suku Yehuda yang merupakan keturunan dari Abraham?
Mari kita lihat bagaimana Yesus menggenapi Nubuat yang luar biasa itu.
PENGGENAPANNYA
Catatan dari Injil Matius dan Lukas meneguhkan bahwa Yesus datang dari garis keluarga tersebut. (Matius 1:2-16 dan Lukas 3:23-33)
Di lukas 3:23-33, di tulis bahwa Ia ( Yesus ) adalah anak Yusuf, anak Eli, …..(di ayat 33,34) ..anak Yehuda, anak Yakup, anak Ishak, anak Abraham, anak Terah,..
Masyarakat waktu itu tidak meragukan silsilah tentang Yesus dan dari keluarga mana Dia berasal, Ibrani 7:14, di tulis, “Sebab telah diketahui semua orang bahwa Tuan kita ( Yesus ) berasal dari suku Yehuda..”
Ya, semua orang yang mengenal Yesus tahu kalau Yesus berasal dari suku Yehuda.
- Mesias dilahirkan dari suku Yehuda dan berasal dari keluarga Raja Daud
Garis keturunan Mesias dipersempit berabad-abad kemudian pada waktu Raja Daud diberi tahu bahwa garis keluarganya akan menghasilkan Mesias yang di janjikan ini.
Mazmur 132:11
TUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Daud, Ia tidak akan memungkirinya:
“Seorang anak kandungmu akan kududukkan di atas tahtamu”
Yesaya 9:5,6
“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putra telah diberikan untuk kita,
Lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebut orang;
Penasihat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang kekal, Raja Damai.
Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan,
diatas tahta Daud dan di dalam kerajaannya.”
Catatan Injil Matius dan Lukas seperti di kutip diatas menunjukkan bahwa Yesus berasal dari suku Yehuda dan keturunan dari Daud
(Matius 1:2-16 dan Lukas 3:23-33)
Di lukas 3:23-33, di tulis bahwa Ia ( Yesus ) adalah anak Yusuf, anak Eli, …..(di ayat 31) ..anak Daud,..
Bahkan Imam-Imam dan ahli-ahli Taurat yang menyaksikan mujizat Yesus tidak mempersoalkan garis keturunannya yang di kenal umum bahwa Yesus adalah keturunan Daud. (Matius 21:9;15)
Yesus pada waktu itu memasuki kota Yerusalem dan apa yang terjadi:
Matius melaporkan di Matius 21:6-9, ketika Yesus memasuki kota Yerusalem sambil menunggang kedelai, maka orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya, ada pula yang memotong ranting-ranting dari pohon dan menyebarkan di jalan yang di lalui Yesus dan banyak orang berjalan di depan dan di belakang Yesus.
Di Matius 21:9, di catat bahwa orang banyak itu berseru “Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan,..”
Banyak orang yang mengelu-elukan kedatangan Yesus di Yerusalem dan mereka semua tahu kalau Yesus itu keturunan dari Daud.
Secara keseluruhan apa yang terjadi saat Yesus memasuki Yerusalem dan menyucikan Bait Allah, ini menggenapi nubuat dari nabi Zakharia, Daud, Yesaya dan Yeremia.
Kenyataan bahwa Yesus adalah keturunan Daud di ketahui oleh semua orang di seluruh daerah Yehuda, Samaria, bahkan sampai di daerah pegunungan Libanon dgn kota tepi lautnya Sidon. Catatan di Injil Matius 15:21,22, mengisahkan ketika Yesus pergi ke daerah Tirus dan Sidon ada seorang perempuan Kanaan yang anaknya sakit dan ia berseru kepada Yesus, katanya “Kasihanilah aku, ya tuan, Anak Daud..”
Dan karena imannya maka Yesus menyembuhkan anak wanita Kanaan itu.
Bahkan orang-orang Farisi ketika ditanya pendapat mereka tentang anak siapakah Mesias itu, mereka menjawab: “Anak Daud.” (Matius 22:41-42)
Tidak diragukan lagi bahwa berdasarkan bukti-bukti yang ada mengenai silsilah Mesias yang dijanjikan yang adalah keturunan Abraham, lahir dari suku Yehuda dan berasal dari keluarga Daud semuanya tergenapi pada diri Yesus, Yesus Kristus adalah Mesias yang dijanjikan itu.
Bukti itu tidak saja dicatat dalam Injil tapi masyarakat pun tahu kalau Yesus itu adalah keturunan Daud.
Dan Yesus Kristus yang kita bicarakan ini tidak sama dengan pendapat orang bahwa Yesus tidak lain adalah Isa Almasih di Al-Qur’an, Mengapa..?
Karena di Al-Qur’an dijelaskan bahwa Isa Almasih adalah seorang Nabi yang diutus Allah dan tidak punya bapak atau silsilah seperti yang di nubuatkan oleh para nabi sebelum Yesus.
Apa yang ada di Al-Qur’an tentang Isa hanya suatu kemiripan saja dengan Yesus.
Jadi Isa Almasih adalah nabi Isa Almasih berdasarkan Al-Qur’an bukan Yesus Kristus.
Yesus Kristus di Alkitab adalah Mesias yang di janjikan oleh para nabi ratusan bahkan ribuan tahun sebelum Yesus lahir.
Ini adalah bukti pertama bahwa berdasarkan silsilah dan nubuat para nabi mulai dari Abraham, Musa, Daud, Daniel, Yesaya, Yeremia, Zakaria, dan nabi-nabi lain sampai ke nabi Mikha, Yesus Kristus adalah Mesias yang di janjikan dan Yesus bukan Isa Almasih seperti yang di uraikan di Al-Qur’an.
yanno
April 18th, 2010 pada 08:08
@ PEDES ,
55.
YESUS KRISTUS BUKAN ISA ALMASIH DALAM AL-QURAN
YESUS BUKAN SEKEDAR NABI, TAPI RAJA, IMAM BESAR DAN JURUSELAMAT.
YESUS ADALAH NABI TERAKHIR YANG DI JANJIKAN ALLAH DAN TIDAK ADA NABI LAIN SETELAH YESUS
BAGIAN I
Saudara2 ku dalam Kristus, banyak sekali pertentangan2 yang ada tentang Yesus bahkan ada yang mengatakan bahwa Yesus itu sama dengan nabi Isa Almasih di Al-Qur’an, saya akan buktikan dengan Alkitab bahwa Yesus itu bukan Isa Almasih.
Siapa Yesus itu sebenarnya menurut Alkitab.? Bagaimana rencana-rencana Allah berkenaan Yesus.
Buat saudara2 Muslim saya akan uraikan menurut Alkitab tentang jati diri Yesus sebenarnya.
Pertama-tama akan saya buktikan bahwa Yesus bukan Isa Almasih dalam Al-Qur’an, kemudian berdasarkan Alkitab saya akan uraikan bahwa Yesus itu bukan Allah
YESUS KRISTUS ( YANANI ) , YAHSUA MAHSUA / ISO ( IBRANI ) , ISA ALMASIH ( ARAB ) .= SEORANG MANUSIA YG TELAH DI ANGKAT ALLAH SEBAGAI NABI DAN UTUSAN NYA .
APAKAH PUTRA MARYAM ITU TERLAHIR DGN NAMA YESUS KRISTUS ?
APAKAH NAMA IBUNYA MARYAM ATAU MARIA ?
KITA SEPAKAT PUTRA MARYAM ITU MEMANG BUKAN ALLAH .
Lalu siapakah Yesus itu sebenarnya..? Ini akan saya uraikan secara bertahap berdasarkan Alkitab bagian demi bagian. Yang nantinya sampai pada suatu kesimpulan bahwa Yesus adalah Nabi Terakhir yang di janjikan Allah dan tidak ada nabi lain setelah Yesus. Dan Yesus bukan hanya sekedar Nabi, tapi Raja, Imam besar dan Juru Selamat seluruh dunia.
SILAH TUNJUKKAN AYAT YG MENYATAKAN KALAU YESUS ITU NABI TERAHIR ?
Ratusan bahkan ribuan tahun sebelum kelahiran Yesus, sudah di nubuatkan dalam Alkitab, bahwa akan datang seorang Mesias yang di janjikan, seorang Raja dan Imam Besar bagi manusia di bumi
SAYA LIHAT KALIMATNYA SEBAGAI RAJA DITANAH SION , DAN BUKAN RAJA MANUSIA DI BUMI .
Kisah 10:43, menulis : “Tentang Dialah (Yesus) semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya”
TETAPI YESUS BERSERU KATA-NYA :
BARANG SIAPA PERCAYA KEPADA – KU , IA BUKAN PERCAYA KEPADA KU , TETAPI KEPADA DIA ( ALLAH ) YANG TELAH MENGUTUS AKU .
YG HARUS DIPERCAYA ITU IALAH FIRMAN ALLAH YG TELAH DISAMPAIKAN OLEH YESUS ( YOH 14 : 24 , 12 : 49 & 17 : 8 ) . => INJIL ( YG BUKAN FIRMAN ALLAH BUKAN INJIL ) .
Kisah 3:24, “Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini (zaman Yesus waktu di bumi).”
Sungguh luar biasa, seorang Nabi yang belum lahir sudah di nubuatkan ratusan bahkan ribuan tahun sebelum Nabi itu lahir
Dia pasti seorang Nabi yang sangat istimewa sekali.
SETIAP NABI TELAH DINUBUATKAN DIDALAM KITAB YG DIBAWA OLEH NABI TERDAHULU .
Mari kita lihat Nubuat-Nubuat yang luar biasa mengenai Yesus dan penggenapannya, sehingga kita bisa melihat alasan mengapa semua nabi bersaksi tentang Yesus.
BUKTI BAHWA YESUS ADALAH MESIAS YANG DI JANJIKAN
– Mesias berasal dari keturunan Abraham dan di lahirkan dari suku Yehuda
Silsilah Yesus menyediakan dasar yang pertama untuk mengenali Dia sebagai Mesias yang di janjikan. Hampir 2000 tahun yang lalu sebelum kelahiran Nabi Besar Yesus, Allah memberi tahu Abraham bahwa Benih yang dijanjikan berasal dari keluarganya.
Kejadian 22:18. “Oleh Keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat.”
KETURUNAN IBRAHIM BANYAK BRO .
Dan Mesias itu akan di lahirkan dari suku Yehuda yang merupakan keturunan dari Abraham.
Kejadian 49:10
“Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya,
Maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa
FAKTANYA GIMANA ? , APA BENAR IA TELAH MENAKLUKKAN BANGSA – BANGSA ? , APA NUBUAT INI LEBIH TEPAT DGN NABI YANGA LAIN DARI KETURUNAN YEHUDA .
Ishak putra Abraham, Yakub putra Ishak, dan Yehuda putra Yakub masing-masing menerima janji yang sama.
Kalau kita baca di Kejadian 26:2-5; Kejadian 28:12-15; Kejadian 49:10, kita akan melihat bahwa Allah mengulangi kembali apa yang di janjikan pada Abraham kepada Ishak, Yakup dan Yehuda.
Ini berarti bahwa Mesias yang di janjikan itu berasal dari keturunan Abraham dan akan lahir dari Suku Yehuda.
Apakah memang benar Mesias yang di janjikan itu lahir dari suku Yehuda yang merupakan keturunan dari Abraham
TIDAK ADA MASALAH DGN KETURUNAN YEHUDA TAPI YG JELAS SEORANG NABI ( TIDAK DISEBUTKAN NABI YG TERAHIR ) AKAN DIBANGKITKAN DARI ANTARA SAUDARA-SAUDARA MU ( ISRAEL ) .
Mari kita lihat bagaimana Yesus menggenapi Nubuat yang luar biasa itu.
PENGGENAPANNYA
Catatan dari Injil Matius dan Lukas meneguhkan bahwa Yesus datang dari garis keluarga tersebut. (Matius 1:2-16 dan Lukas 3:23-33)
Di lukas 3:23-33, di tulis bahwa Ia ( Yesus ) adalah anak Yusuf, anak Eli, …..(di ayat 33,34) ..anak Yehuda, anak Yakup, anak Ishak, anak Abraham, anak Terah,..
Masyarakat waktu itu tidak meragukan silsilah tentang Yesus dan dari keluarga mana Dia berasal, Ibrani 7:14, di tulis, “Sebab telah diketahui semua orang bahwa Tuan kita ( Yesus ) berasal dari suku Yehuda..”
Ya, semua orang yang mengenal Yesus tahu kalau Yesus berasal dari suku Yehuda.
– Mesias dilahirkan dari suku Yehuda dan berasal dari keluarga Raja Daud
Garis keturunan Mesias dipersempit berabad-abad kemudian pada waktu Raja Daud diberi tahu bahwa garis keluarganya akan menghasilkan Mesias yang di janjikan ini.
APA YG ADA DIBENAK ANDA TENTANG MESIAS ?
Mazmur 132:11
TUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Daud, Ia tidak akan memungkirinya:
“Seorang anak kandungmu akan kududukkan di atas tahtamu”
BUKANKAH YG DIMAKSUD AYAT INI ADALAH SULAIMAN ?
Yesaya 9:5,6
“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putra telah diberikan untuk kita,
Lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebut orang;
Penasihat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang kekal, Raja Damai.
Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan,
diatas tahta Daud dan di dalam kerajaannya.”
SIAPA YG BERKUASA DIATAS TAHTA DAUD ITU SEBENARNYA ? ( PASTINYA BUKAN TAHTA ALLAH ) .
Catatan Injil Matius dan Lukas seperti di kutip diatas menunjukkan bahwa Yesus berasal dari suku Yehuda dan keturunan dari Daud
(Matius 1:2-16 dan Lukas 3:23-33)
Di lukas 3:23-33, di tulis bahwa Ia ( Yesus ) adalah anak Yusuf, anak Eli, …..(di ayat 31) ..anak Daud,..
TIDAK ADA MASALAH DGN HAL INI .
Bahkan Imam-Imam dan ahli-ahli Taurat yang menyaksikan mujizat Yesus tidak mempersoalkan garis keturunannya yang di kenal umum bahwa Yesus adalah keturunan Daud. (Matius 21:9;15)
Yesus pada waktu itu memasuki kota Yerusalem dan apa yang terjadi:
Matius melaporkan di Matius 21:6-9, ketika Yesus memasuki kota Yerusalem sambil menunggang kedelai, maka orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya, ada pula yang memotong ranting-ranting dari pohon dan menyebarkan di jalan yang di lalui Yesus dan banyak orang berjalan di depan dan di belakang Yesus.
Di Matius 21:9, di catat bahwa orang banyak itu berseru “Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan,..”
Banyak orang yang mengelu-elukan kedatangan Yesus di Yerusalem dan mereka semua tahu kalau Yesus itu keturunan dari Daud
MEREKA ( ISRAEL ) MEMPUNYAI HARAPAN BESAR AKAN KEDATANGAN SEORANG FIGUR DAUD SEORANG RAJA YG GAGAH PERKASA , SEORANG YG GAGAH DIMEDAN PEPERANGAN ( MELAWAN GOLIAT ) , DAN KETIKA MEREKA MELIHAT TANDA-TANDA MUKJIZAT LALU GIRANGLAH MEREKA DGN PEKIKAN HOSANA ANAK DAUD ,.
JANGAN LUPA PADA SAAT ITU ISRAEL SEDANG TERBELENGGU OLEH KOLONIAL IMPREALIS ROMAWI SELAMA BERABAD-ABAD HINGGA MEMBUAT MEREKA HAMPIR PUTUS ASA MENGAHRAPKAN & MENUNGGU KEDATANGAN SEORANG ( SPT DAUD ) YG DIKIRIM ALLAH UNTUK MENYELAMATKAN MEREKA DARI PENINDASAN KAUM IMPREALIS , PADAHAL YG DATANG IALAH SEORANG PUTRA MARYAM YG DI LANTIK /DIUARAPI/DIANGKAT SEBAGAI UTUSAN ALLAH YG AKAN MEMIMPIN DAN MENYELAMATKAN MEREKA DARI HUKUMAN DARI ALLAH AKIBAT DOSA MEREKA KARENA TELAH BANYAK MENGINGKARI JANJI KPD ALLAH . ( KISAH 5 : 31 ) .
Secara keseluruhan apa yang terjadi saat Yesus memasuki Yerusalem dan menyucikan Bait Allah, ini menggenapi nubuat dari nabi Zakharia, Daud, Yesaya dan Yeremia
TINDAKANNYA BERDASARKAN PERINTAH ALLAH .
Kenyataan bahwa Yesus adalah keturunan Daud di ketahui oleh semua orang di seluruh daerah Yehuda, Samaria, bahkan sampai di daerah pegunungan Libanon dgn kota tepi lautnya Sidon. Catatan di Injil Matius 15:21,22, mengisahkan ketika Yesus pergi ke daerah Tirus dan Sidon ada seorang perempuan Kanaan yang anaknya sakit dan ia berseru kepada Yesus, katanya “Kasihanilah aku, ya tuan, Anak Daud..”
Dan karena imannya maka Yesus menyembuhkan anak wanita Kanaan itu.
WANITA KANAAN SEBENARNYA MASIH SAUDARA SEPUPU DARI KETURUNAN IBRAHIM AKAN TETAPI BUKAN DARI TURUNAN YAKUB , YESUS HANYA MENOLONG ANAKNYA HINGGA SEMBUH DAN TIDAK MEMBERIKAN ROTI KPD NYA ( INIJIL ) , SEBAB ROTI ITU HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANAK TURUNAN YAKUB .
Bahkan orang-orang Farisi ketika ditanya pendapat mereka tentang anak siapakah Mesias itu, mereka menjawab: “Anak Daud.” (Matius 22:41-42)
Tidak diragukan lagi bahwa berdasarkan bukti-bukti yang ada mengenai silsilah Mesias yang dijanjikan yang adalah keturunan Abraham, lahir dari suku Yehuda dan berasal dari keluarga Daud semuanya tergenapi pada diri Yesus, Yesus Kristus adalah Mesias yang dijanjikan itu.
Bukti itu tidak saja dicatat dalam Injil tapi masyarakat pun tahu kalau Yesus itu adalah keturunan Daud.
TIDAK ADA MASALAH DGN HAL INI , SEBAB SUBTANSINYA BUKAN PADA KETURUNAN DAUD ATAU BUKAN YG PENTING DARI TURUNAN YAKUB .
Dan Yesus Kristus yang kita bicarakan ini tidak sama dengan pendapat orang bahwa Yesus tidak lain adalah Isa Almasih di Al-Qur’an, Mengapa..?
Karena di Al-Qur’an dijelaskan bahwa Isa Almasih adalah seorang Nabi yang diutus Allah dan tidak punya bapak atau silsilah seperti yang di nubuatkan oleh para nabi sebelum Yesus.
DARI SEBUTANNYA SAJA MEMANG BERBEDA YESUS VS ISA ( SIAPA SESUNGGUHNYA NAMA LAHIR PUTRA MARYAM INI ? ) .
MENURUT AL QURAN NB ISA AL MASIH DILAHIRKAN OLEH WANITA SUCI ( PERAWAN ) , BUKAN PULA DARI BENIH SEORANG LAKI-LAKI ( SUAMI ) AKAN TETAPI BELIAU DICIPTAKAN DGN KALIMAT ( FIRMAN ) .
( INGATLAH ) , KETIKA MALAIKAT BERKATA : ” HAI MARYAM SESUNGGUHNYA ALLAH MENGEMBIRAKAN KAMU ( DENGAN KELAHIRAN SEORANG PUTRA YANG DICIPTAKAN ) DENGAN KALIMAT ( YANG DATANG DARI PADANYA , NAMANYA AL MASIH ISA PUTRA MARYAM
, SEORANG TERKEMUKA DIDUNIA DAN AKHIRAT DAN TERMASUK ORANG-ORANG YANG DIDEKATKAN ( KEPADA ALLAH ) . > diantara beberapa orang yg dekat dgn Allah .
Apa yang ada di Al-Qur’an tentang Isa hanya suatu kemiripan saja dengan Yesus.
Jadi Isa Almasih adalah nabi Isa Almasih berdasarkan Al-Qur’an bukan Yesus Kristus.
Yesus Kristus di Alkitab adalah Mesias yang di janjikan oleh para nabi ratusan bahkan ribuan tahun sebelum Yesus lahir
DIJANJIKAN UNTUK APA ?
AL QURAN MENJELASKAN TENTANG SUBTANSI KEBERADAAN NB ISA BAGI BANI ISRAEL :
SESUNGGUHNYA ALLAH , TUHAN KU DAN TUHAN MU , KARENA ITU SEMBAHLAH DIA . INILAH JALAN YANG LURUS ( ALI IMRAN 51 ) .
==> SINERGI DGN AYAT INI :
Dengarlah hai orang israel, Tuhan itu Allah kita,
TUHAN ITU ESA .
Ini adalah bukti pertama bahwa berdasarkan silsilah dan nubuat para nabi mulai dari Abraham, Musa, Daud, Daniel, Yesaya, Yeremia, Zakaria, dan nabi-nabi lain sampai ke nabi Mikha, Yesus Kristus adalah Mesias yang di janjikan dan Yesus bukan Isa Almasih seperti yang di uraikan di Al-Qur’an
TERGANTUNG PENDAPAT ANDA YG JELAS DARI NAMA IBU DAN ANAKNYA SAJA SUDAH BEDA , COBA ANDA CARI TAHU :
MARYAM KAH ? , MARIA KAH ?
ISA KAH ? YESUS KAH ?
Tinggalkan Balasan
Klik di sini untuk membatalkan balasan.
PEDES
April 18th, 2010 pada 08:35
PENEMUAN GULUNGAN LAUT MATI
Orang-orang Qumran sungguh-sungguh percaya kepada doktrin “zaman akhir”.
Mereka lari ke padang gurun dan menyiapkan diri untuk menghadapi penghakiman
yang segera akan tiba ketika musuh-musuh mereka dihancurkan, dan mereka, umat
pilihan Allah, akan diberikan kemenangan terakhir sesuai dengan ramalan para
nabi. Hubungan dengan kejadian akhir zaman inilah yang memunculkan salah satu
pengajaran paling menarik dari sekte ini. Pengharapan mesianis menyebar dalam
pemikiran kelompok persekutuan ini. Bahkan bukti-bukti menunjukkan bahwa
mereka sesungguhnya percaya akan tiga orang mesias – yang satu seorang nabi,
yang kedua seorang imam dan yang ketiga seorang raja atau pangeran.
Dalam dokumen lainnya yang ditemukan di Gua Empat dan dinamakan “Testimonia”,
sejumlah ayat Perjanjian Lama dituliskan sebagai basis pengharapan mesianis
mereka.
Yang pertama adalah kutipan dari Ulangan 18:18-19 dimana Allah berkata
kepada Musa:”seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara
mereka, seperti engkau ini.”
Yang kedua adalah kutipan dari Bilangan 24:15-17,
dimana Bileam meramalkan munculnya seorang pangeran penguasa: “bintang terbit
dari Yakub, tongkat kerajaan timbul dari Israel, dan meremukkan
pelipis-pelipis Moab” dsb.
Yang ketiga adalah berkat yang diucapkan oleh Musa
kepada suku Lewi (suku imam) di Ulangan 33:8-11. Cara bagaimana ketiga kutipan
ini disatukan menandakan bahwa penulisnya melihat kedepan kepada bangkitnya
seorang nabi besar, pangeran besar dan imam besar.
Ada tiga orang di dalam tulisan Perjanjian Lama yang diacu sebagai “orang yang
diurapi” – nabi, imam dan raja (lihatlah Kel 29:29; 1 Sam 16:13, 24:6, 1Raj
19:16, Mazmur 105:15). Masing-masing dikuduskan bagi pekerjaannya oleh urapan
minyak. Kata Ibrani “yang diurapi” adalah meshiach, dan dari kata itu
muncullah kata Mesias.
Kebenaran mengagumkan dari doktrin Perjanjian Baru tentang Mesias adalah bahwa
masing-masing ketiga jabatan ini digenapi dalam pribadi dan karya Yesus dari
Nazaret!
JABATAN YESUS SEBAGAI NABI
Orang-orang tercengang ketika Ia memberi makan orang banyak dan
berkata, “Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia.”
(Yoh 6:14; juga Yoh 7:40; Kis 3:22, 7:37).
JABATAN YESUS SEBAGAI IMAM BESAR
Yesus juga seorang imam, bukan
menurut peraturan Lewi tetapi peraturan Melkisedek (Maz 110:4, Ibr 7), yang
memberikan Diri-Nya sebagai korban dan berdiri untuk kita di hadapan Bapa-Nya
(Ibr 9:24-26; 10:11-12).
“Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Maha besar, di tempat yang tinggi, Jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka”
(Ibrani 1:3,4)
“Karena sekarang kita mempunyai Imam Besar, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah,..”
(Ibrani 4:14)
“Demikian pula Kristus tidak memuliakan diri-Nya sendiri dengan menjadi Imam Besar, tetapi dimuliakan oleh Dia yang berfirman kepada-Nya:..
Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya.”
(Ibrani 5:1-10)
“Inti dari segala yang kita bicarakan itu ialah: kita mempunyai Imam besar yang demikian, yang duduk si sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di sorga,”
(Ibrani 8:1-13)
Untuk referensi baca juga Ibrani 7:1-28)
JABATAN YESUS SEBAGAI RAJA
“Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang yang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia di bawa ke hadapan-Nya. Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa, dan bahasa mengapdi kepadanya. Kekuasaannya adalah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah”
(Daniel 7:13,14)
Yesus disebut sebagai Seseorang yang akan
menerima “takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum
keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan
berkesudahan.” (Lukas 1:32-33). Ia akan diakui sebagai “Raja segala raja dan
Tuan di atas segala tuan.” (Wahyu 19:16).
Jadi, kita telah menemukan titik kontak yang menarik antara Qumran dan
kekristenan – titik kontak yang juga merupakan titik pemisah. Komunitas Qumran
dan orang-orang Kristen awal sepakat bahwa pada hari-hari penggenapan nubuat
Perjanjian Lama akan muncul seorang nabi besar, imam besar dan raja besar.
Namun ketiganya merupakan tokoh yang berbeda dalam pengharapan Qumran
sedangkan Perjanjian Baru memandangnya menyatu dalam pribadi Yesus dari
Nazaret.
Satu naskah lagi yang muncul dalam beberapa tahun terakhir ini memberikan
latar belakang yang menarik atas pengharapan mesianis Perjanjian Baru. Naskah
ini telah direkonstruksi dari 12 fragmen kecil, menghasilkan tidak lebih dari
dua kolom tulisan; namun idenya dapat diketahui dari isinya yang singkat.
Isinya adalah ramalan kelahiran seorang Anak Ajaib, yang barangkali diambil
dari Yesaya 9:6-7: “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera
telah diberikan untuk kitab dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib.”
Anak ini akan menunjukkan tanda-tanda khusus pada tubuh-Nya dan akan dikenal
melalui kebijaksanaan dan kepandaiannya. Ia akan mampu mengetahui rahasia
semua makhluk hidup dan Ia akan memulai suatu zaman baru yang sudah sejak lama
dinantikan oleh orang-orang beriman.
Tidakkah mengejutkan bahwa segera setelah naskah ini disusun, seorang anak
dilahirkan yang menggenapi pengharapan Israel dan memulai suatu zaman baru?
Meskipun orang-orang Qumran keliru dalam detil-detil mesias mereka, namun
mereka mengharapkan seseorang yang ciri-ciri umumnya diilustrasikan dengan
luar biasa dalam hidup Yesus dari Nazaret, Anak Allah dan Mesias. Kita tidak
tahu apakah sejumlah orang Kristen membawa pesan Yesus kepada komunitas di
gurun ini. Kita hanya bisa berspekulasi bagaimana caranya mereka menanggapi
Anak Ajaib yang dilahirkan di Bethlehem yang adalah Nabi, Imam dan Raja
Israel.
KESIMPULAN
Penemuan Gulungan Laut Mati meneguhkan Yesus sebagai Mesias yang memang
ditunggu-tunggu.
Yesus merangkul semua ketiga jabatan seperti yang di ramalkan oleh orang-orang
Qumran, yaitu Nabi, Raja, dan Imam Besar.
PEDES
April 18th, 2010 pada 08:57
@yanno
APA YG ADA DIBENAK ANDA TENTANG MESIAS ?
Mazmur 132:11
TUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Daud, Ia tidak akan memungkirinya:
“Seorang anak kandungmu akan kududukkan di atas tahtamu”
BUKANKAH YG DIMAKSUD AYAT INI ADALAH SULAIMAN ?
Yesaya 9:5,6
“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putra telah diberikan untuk kita,
Lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebut orang;
Penasihat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang kekal, Raja Damai.
Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan,
diatas tahta Daud dan di dalam kerajaannya.”
SIAPA YG BERKUASA DIATAS TAHTA DAUD ITU SEBENARNYA ? ( PASTINYA BUKAN TAHTA ALLAH ) .
Kedua ayat yang saya kutip di atas menubuatkan bukan saja salomo yang menjadi raja tapi menubuatkan suatu masa yang jauh ke depan.
Bahwa yang akan berkuasa di atas tahta Allah adalah salah seorang keturunan Daud yaitu Yesus Kristus yang sudah saya buktikan.
Tulisan saya tentang penemuan Gulungan Laut Mati tentang orang2 Qumran menegaskan sekali lagi bahwa Yesus yang berasal dari garis keturunan Daud akan menduduki tahta Allah.
lihat juga nubuat di Daniel 7:13:14, Nubuat tentang Yesus yang akan di menjadi raja di Tahta Allah.
Ini selaras dengan apa yang di ucapkan malaikat di lukas 1:22,23 bahwa Yesus berhak atas takhta Daud, bapa leluhurnya, dan tahkta yang di maksud itu adalah Tahta Allah di sorga sesuai nubuat di Daniel 7:13:14.
Dengan demikian Yesus akan diakui sebagai “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.” (Wahyu 19:16).
Goentoer
April 18th, 2010 pada 09:59
@ PEDES…….
Ko anda lain dari pada kristen yang lain. Anda tidak mengakui Yesus Tuhan,
yanno
April 18th, 2010 pada 12:44
@ Pedes ,
Bahwa yang akan berkuasa di atas tahta Allah adalah salah seorang keturunan Daud yaitu Yesus Kristus yang sudah saya buktikan.
Apakah tahta Daud identik dgn tahta Allah ?
Bukankah fakta sesungguhnya yg menduduki dan diurapi oleh Allah akan tahta Daud adalah Sulaiman ( anak selir ) dan bukan saudaranya , apakah menurut anda semua nubua itu hanya ditujukan bagi Yesus ?
Apakah anda sudah sangat mengerti dengan apa yg dimaksud tahta Allah itu?
Apakah setelah tahta Allah dipegang oleh Yesus lalu kemudian Allah pengsiun sebagai tuhan ? ( tidak punya kuasa / job lagi ) .
Apakah anda yakin sesuatu yg ditemukan gulungan di laut mati itu jelas legalitasnya dari firman Allah ?
Apakah ayat-ayat yg anda tulis diatas berasal dari firman Allah ?
Anda sebut tahta Yesus di sorga , apakah kekuasaan ( tahta ) Allah itu hanya sebatas sorga tidak termasuk neraka , juga tidak termasuk alam semesata ?
Jika Yesus sebagai Raja segala Raja , itu artinya Yesus juga rajanya allah , juga tuan nya allah ?
sebab Allah adalah raja segala raja dan Tu(h)an segala tuan .
Karena pengkultusan mahluk ciptaan inilah ahkirnya memunculkan teori trinitas sebagai jawabannya ( solusi ) , padahal di dalam injil sudah jelas status Yesus itu dimata Allah ialah seorang hamba yang kudus yg berfungsi sebagai nabi dan rasul , berperan sebagai imam , guru dan sahabat dan yang paling penting dari bagaimana kedudukan Yesus disisi Allah adalah sejauh mana umatnya mengimani apa-apa yg telah disampaikannya ( firman Allah ) kpd para murid yg dua belas bagi 12 suku bangsa Israel ,
Yesus menjadi pemimpin yg memimpin dan juru selamat yg menyelamatkan umat Israel dgn cara membimbing mereka utk bertobat agar menerima ampunan dari Allah karena dosa-dosa mereka , inilah sejatinya subtansi dari kedatangannya ketengah-tengah umat Israel .( kisah 5 : 31 ) .
Paling subtansi lagi ialah bagaimana kita merefresentasikan semua petunjuk yg ada didalam Al kitab itu sendiri ( Yoh `14 : 12 ) .
sebab tidaklah ada artinya iman tanpa perbuatan ( Yakub 2 : 10-14 ) .
trims .
mela
Mei 14th, 2010 pada 04:54
Bibel/Injil ini bahkan derajatnya lebih rendah dari hadist. Metode pengumpulan datanya jauh lebih akurat hadist. Ada syarat mutlak, perawinya harus orang yang jujur dan pemberi kesaksiannya untuk satu hal/topik yang sama jumlahnya lebih dari satu saksi, dan runut perawinya pun jelas.
FajarYehuda
Juni 14th, 2010 pada 01:12
Alquran adalah karya PLAGIAT…
fajar Yehuda
Juni 15th, 2010 pada 04:09
I. SEJARAH YERUSALEM
(A) Hubungan Alkitab dengan Yerusalem (B) Peristiwa yang berkaitan dengan gunung Moria (C) Nubuat tentang terbentuknya negara Israel.
II. SEJARAH ALKITAB
(A) Terjemahan Alkitab ke dalam bahasa Inggris modern
III. KEEMPAT KITAB INJIL
(A) Matius (B) Markus (C) Lukas (D) Yohanes
IV. JENIS-JENIS SISTEM PENANGGALAN (KALENDER)
(A) Kalender Yahudi (B) Kalender Julian (C) Kalender Gregorian (D) Penetapan tanggal perayaan Natal
V. TALMUD & MIDRASH
(A) Kisah Abraham VS Nimrod dalam tradisi Yahudi (Talmud) (B) Otoritas perkataan Yesus Kristus.
VI. KAISAR ROMAWI YANG MEMERINTAH PADA ERA PERJANJIAN BARU
VII. JAM BERAPA YESUS DISALIBKAN?
(A) Pembagian malam orang Yahudi kuno (B) Pembagian malam orang Romawi
VIII. PASKAH & PERAYAAN ROTI TAK BERAGI
(A) Penetapan tanggal Paskah
IX. MAKAN PASKAH & PERJAMUAN MAKAN DALAM INJIL SINOPTIK DAN INJIL YOHANES
X. ADA BERAPA JAM DALAM SATU HARI
XI. APAKAH YESUS BERADA 3 HARI DALAM MAUT?
XII. YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH
XIII. YESUS KRISTUS, ANAK MANUSIA
(A) Tabir/ tirai Bait Allah (B) Tujuan diberikannya hukum Taurat
XIV. KITAB YUNUS
XV. TIGA HARI TIGA MALAM DALAM RAHIM BUMI
XVI. MENAWAN AJARAN-AJARAN ROH ANTIKRISTUS
(A) Ajaran Gnostikisme (B) Injil Petrus (C) Injil Tomas (D) Injil Barnabas (E) Injil Filipus (F) Injil Ibrani
baca di http://www.faithbookz.blogspot.com
fajar Yehuda
Juni 15th, 2010 pada 04:19
Kalau saya baca komentar-komentar para orang Muslim diatas tentang kebenaran dalam nama Yesus Kristus, saya hanya dapat mengatakan bahwa semua komentar mereka sangat terasa AMATIRAN…
They don’t understand the love of God which has been revealed in the name of Jesus Christ, more than 2000 years ago.
It’s all about faith, hope and love…
Medan Porky Pork B1 B2
Juli 8th, 2010 pada 07:09
Udh-udh daripada ribut,
MARI TONTON cuplikan dibawah ini, agar jelas dan tidak saling menghujat….
http://www.youtube.com/view_play_list?p=7530055FBCF04FE5
Saloom
Medan Porky Pork B1 B2
Juli 8th, 2010 pada 07:26
Mesir kuno bertuhan TIGA sejak Thutmoses III
India bertuhan TIGA
Turki kuno bertuhan TIGA
Persia kuno bertuhan TIGA
Yunani kuno bertuhan TIGA
………………….semua TIGA TUHAN, sama persis.
Obelisk didepan Basilika St Petrus dulu punya Firaun, yg simbol nyala api menyembah dewa.
Kadang agamaku memang membingungkan… tapi biarlah, aku sudah terlanjur di KTPku tercetak kristen. Aku tetap cinta angka TIGA.
Toh, kita sama2 nggak tau dan pernah tahu bagaimana rasanya mati dan sesudahnya. Surga milik TIGA tuhan kami.
Saloom
Medan Porky Pork B1 B2
Juli 8th, 2010 pada 07:29
Kelompok pertama mengikut pada sosok Petrus yang meyakini jika kepemimpinan agama harus dari kaum pria, sebab itu dia membenci Maria Magdalena. Sedang yang kedua menyatakan jika Maria Magdalena-lah yang sebenarnya pewaris sah dari ajaran Yesus. Istilah “Gnostik” berasal dari bahasa Yunani ‘Gnosis’ yang berarti ‘pengetahuan’. Kaum Gnostik ini menisbatkan Maria Magdalena sebagai ‘The Iluminatrix” atau “Yang tercerahkan”. Menurut banyak literatur, Sepeninggal Yesus, Maria Magdalena ditangkap penguasa Roma dan dibuang ke tengah laut dengan menyanderanya dalam sebuah perahu yang tidak memiliki layar dan tidak memiliki kemudi. Maksud dari penguasa Roma tentu gampang ditebak: mereka ingin agar Maria Magdalena ini menemui ajal karena kelaparan dan kehausan di tengah laut.
Namun perahu tersebut ternyata bisa mendarat di pantai selatan Perancis. Maria Magdalena selamat dan mengembangkan ajarannya di sana. Sampai kini, wilayah selatan Perancis dipenuhi dengan gereja-gereja bundar yang tidak lazim seperti halnya gereja Barat. Mereka mengkultuskan Maria Magdalena sebagai The Sacred Feminine dan mengangap Vatikan sebagai pihak yang merebut warisan Yesus secara tidak sah.
Dan Burstein, penulis The Secrets of Mary Magdalene (2006) menulis, “Dalam kacamata kaum Gnostik, para penguasa Kekaisaran Romawi merupakan para Kaisar Pagan, musuh dari Yesus, yang merebut gerakannya dan membalikkan filosofi ajaran Yesus, mengubah kekristenan menjadi agama resmi yang hierarkhis, patriarkhis, dan imperialistis. ..Romawi membalikkan ide revolusioner anti-materi Yesus dengan menggunakan agama Kristen untuk menjustifikasi pengumpulan dan penumpukkan kekuasaan dan kekayaan. Bukannya mendorong aktualisasi diri yang tertanam dalam berbagai dokumen gnostik seperti Injil Thomes dan Injil Mara, mereka menggunakan injil-injil yang telah mereka setujui sendiri untuk menghilangkan pelayan, budak-budak, dan bala-tentara. Mereka menghilangkan pencarian untuk mencapai pemahaman diri dan juga kemampuan untuk berhubungan dengan secara langsung dengan Tuhan, dengan menempatkan pada agama Yesus ini, yang seharusnya sederhana dan tanpa perantara, sebuah infrastruktur yang berisi para pendeta dan paus, gereja-gereja, pengakuan, katedral-katedral, dan crusades…”
Sebab itu, sampai sekarang, Vatikan sarat dengan segala hal yang terkait agama pagan. Mulai dari tongkat Dewa Matahari Paus, Obelisk di tengah Katedral St. Peter, sampai dengan pengistimewaan Hari Dewa Matahari, The Sun-Day (Sunday), sebagai hari beribadah. Sikap kaum Gnostik yang tidak mau tunduk di bawah Vatikan menyebabkan mereka dituding sebagai gerakan sesat (Heresy atau Bid’ah). Pada tahun 1209, Vatikan mengirim 30.000 tentaranya untuk menyerbu dan menghabisi Kaum Gnostik yang berpusat di Selatan Perancis, daerah Languedoc. Inilah Perang Salib pertama yang digelorakan Vatikan, perang antara Kristen Formal melawan umat Kristiani Gnostis, yang dikenal dalam sejarah sebagai Perang Salib Albigensian. Di kota Bezire saja terbunuh 15.000 lelaki, perempuan, dan anak-anak kecil.
“Ketika itu, seorang perwira menanyakan kepada wakil Paus bagaimana dia dapat membedakan orang-orang yang dituduh melakukan bid’ah (Kaum Kathari) dengan orang-orang yang beriman. Jawaban wakil Paus sungguh mengagetkan, “Bunuh saja semua. Tuhan akan mengenali hamba-Nya sendiri.” (Michael Baigent dkk, “The Holy Blood, Holy Grail”, 1982). Sejarah Dunia menyebutkan jika Perang Salib Albigensian merupakan genosida pertama yang terjadi di Eropa. Perpecahan ini terjadi sebelum munculnya gerakan Protestan yang dimotori oleh Martin Luther pada tahun 1517.
Medan Porky Pork B1 B2
Juli 8th, 2010 pada 07:30
Sepeninggal Yesus, kekristenan telah terpecah ke dalam dua kelompok besar: Petrus menurunkan kekristenan formal yang menginduk pada kekuasaan Kaisar Roma di Vatikan, dan yang kedua—berhadapan secara diametral, adalah bentuk kekristenan Gnostik yang dibawa oleh Maria Magdalena.
Akibat kejumudan Gereja dan penyalahgunaan wewenang kekuasaan kepausan, pada tanggal 31 Oktober 1517, seorang Martin Luther dengan berani mengeluarkan 95 pernyataannya yang berisi protes terhadap otoritas Kepausan, karena itu gerakannya disebut Protestanisme. Dalam waktu singkat, Martin Luther mendapatkan pengikut. Selain Protestanisme, muncul pula John Calvin yang menyuarakan Calvinisme. Inilah dua gerakan reformasi dan gugatan terhadap otoritas Gereja Katolik Roma yang sama-sama berawal di Inggris.
Diam-diam, gerakan perlawanan terhadap Kepausan di Vatikan dimanfaatkan kaum Yahudi Eropa yang dulunya banyak yang merupakan mantan anggota Templar. Ordo ini sangat sakit hati terhadap Vatikan karena pada tahun 1307 pernah dikejar-kejar dan dibantai oleh Paus Clement V. Namun Martin Luther yang mengetahui hal ini segera mengingatkan pendukungnya untuk waspada terhadap penumpang gelap Yahudi, yang memiliki niat lain tapi menunggangi gerakannya. Martin Luther bahkan memerintahkan para pengikutnya agar tidak berhubungan dengan kaum Yahudi dalam hal apa pun.
Sekte atau aliran di dalam kekristenan, maupun Katolik, sangat banyak. Dalam Protestan saja ada sekurangnya 200 aliran. Belum lagi Katolik dengan kaum Gnostik.
Soal Injil, kitab ini ditulis tidak pada zaman Yesus ketika masih hidup. Awalnya, terdapat banyak sekali Injil yang beredar dan ditulis oleh orang-orang yang mengaku sebagai murid Yesus. Injil ini terbagi ke dalam dua kelompok besar:
Pertama, Injil yang mengakui Yesus sebagai Tuhan, ini disebut sebagai Kaum Trinitarian dan dipimpin oleh Anathasius.
Kedua, Injil yang megakui Yesus hanya sebagai Rasul, bukan Tuhan. Kelompok ini disebut kaum Unitarian, dipimpin oleh Arius.
Pada tahun 325 M di Nicea, Kaisar Konstantin menggelar Konsili untuk menyeleksi Injil mana saja yang dianggap sah. Akhirnya, Konstantin memenangkan kaum Trinitarian. Arius dan para pengikutnya dibuang. Sedangkan InjiI-Injil kaum Unitarian dibakar habis, seperti Injil Barnabas, Injil Thomas, Injil Maria, Injil Hermes of Sheperd, dan sebagainya. Injil-Injil ini dikenal dengan istilah Injil Gnostik. Sampai sekarang, ada sejumlah Injil Gnostik yang terselamatkan namun hanya bisa dibaca oleh tokoh-tokoh Katolik, bukan umatnya. Sebab itu Injil ini disebut juga sebagai Injil Apokripa, Injil Yang Disembunyikan.
James Carroll, alumna dari The Paulis Father Seminary AS dan mantan Pendeta Katolik yang menceburkan diri sebagai penulis, menyatakan jika semua Injil yang berlaku sekarang bukanlah sebuah catatan tentang kesaksian kehidupan dan ajaran Yesus. “Mereka ditulis antara 35 sampai 65 tahun dari wafatnya Yesus, sebuah pengentalan dari berbagai tradisi oral yang telah memiliki bentuk di dalam komunitas Kristen yang terpencar. Yesus wafat sekitar tahun 30 M. Injil Markus, Matius, dan Lukas ditulis pada sekitar tahun 65 sampai 85 M dan memiliki sumber-sumber dan tema-tema yang sama. Injil Yohanes dibuat sekitar tahun 90 dan 95 M dan juga memiliki cirinya sendiri.” Empat kanon inilah yang sekarang dipakai oleh umat Kristiani dunia.
Jangan lupa, di tahun 70 M, Kaisar Romawi Titus menyerbu dan menghancurkan orang-orang Yahudi di Yerusalem. Haikal Sulaiman dihancurkan untuk kedua kalinya. Situasi politik ini turut mewarnai tradisi oral yang kemudian ditulis menjadi Inil.
Keempat kanon atau Injil resmi ini di Eropa ditulis ulang oleh beberapa orang, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan juga bahasa-bahasa Eropa lainnya. Salah satunya oleh King James yang berbahasa Inggris. Sedangkan perjanjian baru adalah surat-surat dari Paulus, Yahudi dari Tarsus.
Siapa Scofield dan bagaimana “Injilnya”? Cyrus Ingerson Scofield (lahir 19 Agustus 1843) adalah seorang veteran perang saudara Amerika. Dia sama sekali bukan ahli agama, pastor, atau pun sarjana. Scofield tak lebih dari seorang petualang yang pintar berbicara dan mudah meyakinkan orang. Tipikal orang seperti inilah yang kemudian dirasa cocok oleh Konspirasi Yahudi untuk menjalankan misinya mengubah penafsiran umat Kristen terhadap Alkitab, yang mampu membawa rahasia ini ke dalam liang kuburnya. Latar belakang Scofield sendiri berasal dari keluarga yang berantakan, punya catatan kejahatan, dan sering menipu orang.
Awal abad ke-20, Scofield mulai memberikan catatan kaki pada Injil versi King James. Ayat-ayat di dalam Injil tersebut sama sekali tidak diganti, namun di bawahnya diberi banyak sekali catatan-catatan kaki yang seluruhnya berisi dukungan dan pembenaran bagi berdirinya negara Zionis-Israel di tanah Palestina. The Oxford University membayar Scofield yang disebutnya sebagai pastor dan menerbitkan Injil tersebut dengan jumlah yang teramat besar. Di tahun 1908 Scofield merampungkan penulisan catatan kakinya ini dan Injil versi King James yang telah ditulisi ratusan bahkan ribuan catatan kakinya itu disebut sebagai The Scofield Reference Bible, The Holy Bible.
Oxford University Press menerbitkan Injil Scofield pada tahun 1909 dan melakukan promosi gila-gilaan sehingga Injil Scofield menjadi Injil paling laris di Amerika Serikat.
Di dalam Injilnya, Scofield sebenarnya meneruskan pandangan John N. Darby yang secara umum telah diterima oleh, evangelikalisme arus utama dan fundamentalisme Protestan Amerika. Scofield Reference Bible kemudian menjadi Alkitab kaum fundamentalis Kristen di AS dan dunia. Seorang murid Scofield yang paling berpengaruh, Lewis Sperry Chafer, di tahun 1924 mendirikan Dallas Theological Seminary, Sekolah Theologi Amerika yang begitu bersemangat membela pandangan dispensasionalisme pra-millenialis Darby dan Injil Scofield, dan yang jelas juga, mereka membela habis-habisan kepentingan Zionisme.
Selain Injil di atas, ada juga Injil Masonik, yakni Injil yang dipakai kaum Mason seluruh dunia. Mayoritas Presiden AS saat dilantik, termasuk Obama, menggunakan Masonic Bible ini. Dan memang, tidak setiap orang Kristen mengetahui tentang sejarah agamanya sendiri. Sama seperti tidak setiap orang yang mengaku Islam memahami sejarah agamanya sendiri.
Medan Porky Pork B1 B2
Juli 8th, 2010 pada 07:35
saya pernah bertanya sama orang Batak medan
“Kenapa kamu memeluk agama Kristen?”
jawabnya lugu:
1. Karena berdoa sambil bernyanyi
2. Nggak ribet kayak Islam yg tiap hari harus berdoa, sednagkan Kristen cuma 1 hari itupun hari libur Minggu
3. Bebas berpakaian saat masuk gereja
dan……
4. kami masih boleh makan BABI dan Minum Tuak kami….
Saloom
Medan Porky Pork B1 B2
Juli 8th, 2010 pada 08:23
di pilem Angel and Demon, Prof Langdon (Tom Hank) menjelaskan kepada Vittoria saat masuk di Pantheon “Kuil para Dewa” di italia saat mencari makam IL Raffaelo Santi terkait renc pembunuhan 4 kardinal yg diculik kaum Illuminati, (saya minat juga “tercerahkan”)
Vittoria: kenapa di sini masih banyak patung dibudaya kristen di sini (Pantheon)?
Langdon menjawab: “Dahulu agama baru (Kristen) menyesuaikan agama (pagan) setempat, agar tidak menjadi “shock”…
Kau tau “25 Desember” Vittoria…?
Itu adalah hari penembahan “Dewa Matahari”…..!!!!
Makanya saya pro Illuminati….!
Kasian Galileo dipancung gara gara menyampaian kebenaran melalui “Diagramma Veritatis” karena tidak sesuai dengan kemauan “Injil” Tahta Gereja Suci (Vaticana), saya nggak peduli walapun Paus akhirnya memaafkannya ditahun (catet) 1990…. Gila!!!!! Untuk menerima kebenaran empiris/faktual/ilmiah pihak Gereja Kerajaan Suci Vatikan harus nunggu ratusan tahun, hanya untuk memaafkan IL MAESTRO GALLILEO, aku curiga yang pihak Gereja TAHTA Suci sebenarnya juga membunuh, maestro IL RAFFAELLO dan BERNINI karena ketauan sebagai Illuminati.
Kasian Jan Hus Ceko, dibakar hidup2 karena diangap meracuni ajaran Kristen Baru.. dan Paus juga harus nunggu ratusan tahun untuk memaafkan kebenaran ajaran si Jan Hus.
Bagaiman nasib Nicolas Poussin? Mungkin juga dibantai oleh pihak gereja selaku “WAKIL RESMI BAPA SURGA di Bumi”.
Akhirnya,
Sejarah tinggal sejarah….
Fakta meninggalkan kebenaran…
Valdalism tetap vandalism akibat Kekuasaan WAKIL BAPA SURGA TAHTA KERAJAAN SUCI
Holocaust tetap holocaust…..
Maka benarlah apa yang disampaikan grup band asal Yunani Rotting Christ dalam album ” Thy Mighty Contract” dengan single pertama mereka “THE SIGN EVIL EXISTENCE”…….
Kejahatan itu masih ada…..di tempat gerejan sekalipun…
Bravo Illuminati…
man manal
September 13th, 2010 pada 17:32
Syalom.
Lalu yang mana Injil yang asli, bung?
Anda tidak lebih seperti orang buta yang menjamah seekor gajah untuk mengetahui bentuknya. Kemudian mendekati gajah itu dan memegang belalainya, lalu bercerita kepada temannya bahwa gajah itu bentuknya bulat panjang.
Saya lebih menghargai, sekiranya anda lebih tekun mempelajari ajaran agama anda, dan kemudian berdakwah dengan jujur dan transparan, sehingga tidak tersesat. Karena seperti dongeng Muhammad yang melakukan Izra Miraj, yang dilakukan pada malam hari, padahal, hmmm, ada dirumah mantan pacar.
Dilakukan pada malam hari, ceritanya, malam berarti kegelapan. Janganlah kiranya umat sekarang ini jangan berjalan didalam kegelapan.
Saya sarankan, sekiranya anda bersedia menghayati dan merenungkan ayat-ayat dibawah ini dan sekiranya pula dapat disampaikan kepada umat.
Dalam Al-quran, ada beberapa ayat yang membahas mengenai Taurat dan Injil.
1. QS Al-Baqarah 2:4, “Beriman kepada Kitab (Al-Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-Kitab yang diturunkan sebelummu”.
2. QS Ali Imran 3:3, “Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil”.
3. QS Al-Maidah 5:44, “Sesungguhnya kami telah menurunkan Kitab Taurat didalamnya ada petunjuk dan cahaya.
4. QS Al-Maidah 5:46, “Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya ada petunjuk dan cahaya yang menerang dan membenarkan kitab sbelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa”.
5. QS Al-Maidah 5:48, “Hai Ahli Alkitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran Taurat, Injil dan Alquran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”.
6. Qs Yunus 10:94, “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keraguan tentang apa yang KAMI turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu”.
7. QS An-Nisaa 4:163, “Sesungguhnya KAMI telah memberikan wahyu kepadamu, sebagaimana KAMI telah memberikan wahyu kepada Nuh dan Nabi-Nabi yang kemudiannya dan KAMI telah memberikan wahyu pula kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan cucu-cucunya, Isa, Ayub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan KAMI berikan Zabur kepada Daud”.
8. QS Al-Baqarah 2:136, “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturnkan kepada kami dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan cucu-cucunya dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
C. Pandangan Al-Quran mengenai Isa-Almasih (Yesus)
1. QS Al-Anbiyaa 21:91, “Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu KAMI tiupkan kedalam (tubuh)nya roh dari Kami dan Kami jadikan dia anaknya tanda yang besar bagi alam semesta”.
2. Qs Maryam 19:21, “dan agar dapat Kami menjadikannya suatu bagi manusia dan sebagai rahmat dari kami dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan”.
3. Qs Maryam 19:17, “Lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma dihadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna”.
4. Qs Maryam 19:19, “Seorang anak laki-laki yang suci”.
5. Qs Maryam 19:34, “Itulah Isa putera Maryam yang mengatakan perkataan yang benar”.
6. Qs. An-Nisaa 4: 171, “Sesungguhnya Al-Masih Isa putera Maryam itu adalah utusan Allah dan yang diciptakan dengan KALIMATNYA yang disampaikan kepada Maryam dan dengan tiupan roh dari-Nya”.
7. Qs Ali Imran 3:39. “membenarkan Kalimat yang datang dari Allah”.
8. Hadis Anas bin Malik, halaman 72, “Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman Allah”.
9. Qs At-Tahrim 66:12, “Kami tiupkan kedalam rahimnya sebagian dari roh Kami”.
10. Qs Az-Zukhruf 4:61, “Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar meberikan pengetahuan tentang hari kiamat, Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu”.
11. Qs Luqman 31:34, “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisiNya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat”.
12. Hadits Shahih Muslim 127, “Demi Allah yang jiwaku ditanganNya sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah kamu Dia akan menjadi Hakim yang Adil”.
13. QS An-Nahl 16:124, “Tuhanmu benar-benar akan member putusan diantara mereka dihari kiamat”.
14. QS At-Tiin 95:8, “Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya”.
15. Hadits Ibnu Majah, “Tiada Imam Mahdi selain putera Maryam”.
16. Qs Az-Zukhruf 43:61b, “Ikutlah Aku (Isa), inilah jalan yang lurus”.
17. Qs An-Nisaa 4:156, “Dan karena kekafiran mereka terhadap Isa”.
18. Qs Ali Imran 3:45, “Al-Masih putera Maryam seorang terkemuka didunia dan diakhirat”.
19. Qs Ali Imran 3:56, “Adapun orang-orang yang kafir (yang menolah Isa-Almasih), maka akan kusiksa mereka dengan siksa yang sangat keras didunia dan diakhirat dan mereka tidak memperoleh penolong”.
20. Qs Ali Imran 3:50, “Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku (Nabi Isa)”.
21. QS Ali Imran 3:55, “Ingatlah ketika Allah berfirman “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepadaKu serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang kafir hingga hari kiamat”.
22. Qs Maryam 19:33, “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”
23. Qs An-Nisaa 4:158, “Allah telah mengangkat Isa kepadaNya”.
24. Hadits Shahih Muslim Jilid I No. 104, “bersabdalah Nabi Muhammad SAW: “Demi Allah!, Isa putera Maryam akan turun menjadi Hakim yang adil”.
25. Qs Al-Furqaan 25:26, “hari itu adalah kepunyaan Tuhan yang Maha Pemurah”.
D. Pernyataan Nabi Muhammad SAW terhadap Nabi Isa.
1. Hadits Shahih Bukhari 503, “Janganlah kamu memuliakan saya berlebihan sebagaimana memuliakan Isa anak Maryam, saya ini hanyalah hamba Allah”.
2. Hadits Shahih Bukhari 1573, “Wahai Tuhan! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman yang Maha Tinggi”.
3. Hadits Shahih Bukhari 1501, “Saya lebih dekat dengan Isa anak Maryam didunia dan diakhirat”.
4. Hadits Shahih Bukhari 504, “Bagaimana keadaanmu apabila anak Maryam turun kepadamu jadi Imam diantara kamu?”.
5. HR Bukhari 9:291, “Wahai Shafiyyah bibi rasullah aku tidak bias menolong kalian dari murka Allah sedikitpun. Wahai Fatimah binti Muhammad mintalah kepadaku dari hartaku apa yang kau kehendaki, aku tidak bisa menolong kalian dari murka Allah sedikitpun”.
ipo
September 27th, 2010 pada 15:57
oooo……jd injil itu ditulis setelah yesus ga ad to…..???.berarti yg nulis injil ga ijin sama yesus dong sbg pemilik kata2tsb….
supraptotoerseno
November 28th, 2010 pada 13:29
pakailah otak untuk berpikir itu karunia Tuhan udah jelas2 bebel/injil udah tahu sejarah nya dan cara penulisannya dan aangap lah Alkuran itu sebagai ralat dari bebel /ijil itu dan yg jelas Alkuran lebih bisa di percaya kebenerannya karena ya itu meralat dan mengureksi bebel /injil itu ,angaplah ada berita di koran /majalah yg terbit seminggu yg lalu, dan berita koran/majalah sekaran yg meralatnya(Alkuran) berpikirlah sebelum terlambat
soya
Mei 15th, 2011 pada 17:01
anda(edyprayitno) saja tidak tau apa itu injil……dan mengaku mualaf…..bohong itu dosa loh
pemburu987
Mei 15th, 2011 pada 21:28
Jangan tanya siapa ? paulus biangnya
Saul (Hakham Yahudi) ataukah Paulus sang Rasul?
Paulus sang Rasul (3 M – 62 M): Nama Ibraninya adalah Saul. Seorang penduduk Roma yang beragama Yahudi, lahir pada tahun 3 masehi di kota Tarsus di sebelah selatan Turki, dari kedua orang tua Yahudi keturunan Ibrahim. Ayahnya adalah orang Persia keturunan Benyamin anak Yakub (Israel) (Roma 11:1). Paulus sendiri tidak meyakini ketuhanan Al-Masih. Dia juga memandang para pengikut Al-Masih hanya sebagai ancaman agama dan politik terhadap negara. Oleh karena itu dia menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat pedih dan mengusir mereka baik di dalam ataupun di luar Yerusalem (Al-Quds).
Dalam perjalanannya dari Yerusalem menuju Damaskus untuk menangkap orang-orang Kristen yang kabur dari Yerusalem, dia berkata bahwa Al-Masih telah menampakkan diri kepadanya dan menuntunnya ke jalan iman kepadanya (Kisah Para Rasul 22:1-11), dan sejak saat itu Paulus memikul tugas menyebarkan ajaran Kristen, yang mana dia menulis empat betas surat (dengan asumsi bahwa dia adalah penulis surat kepada kaum Ibrani) yang seluruhnya dimasukkan ke dalam Alkitab dan dijadikan landasan di masa yang akan datang -melalui keputusan Dewan Gereja Umum- pembentukan agama Kristen seperti formatnya yang sekarang ini. Sampai-sampai julukan agama Kristen berubah menjadi Al-Masihiyyah Paulus (Kristen Paulus).
Paulus berpindah-pindah tempat pada saat penyebaran ajaran Kristen ke beberapa negara (Cyprus, Antiokhia, Yerusalem, Syria, dan Roma), hingga dia mati terbunuh di Roma pada 22 Februari 62 Masehi (Ensiklopedia Encarta). Pendapat lain mengatakan bahwa dia mati pada peristiwa terbakarnya Roma di masa pemerintahan Nero pada bulan Juli 64 Masehi (Kamus Alkitab. Kamus Alkitab juga menyebutkan pendapat Ensiklopedia di atas).
Pada saat itu, kota Tarsus, kota di mana Paulus dibesarkan, merupakan pusat perkembangan ilmu dan filsafat Stoicisme (ketenangan), yang memfokuskan ajaran-ajarannya pada akhlak, dan aliran Panteisme (Wihdatui wujud). Pengaruh aliran pemikiran tersebut tampak jelas dalam berbagai ungkapan Paulus tentang dasar-dasar ajaran Kristen, seperti yang dijelaskan dalam kamus Alkitab (Halaman: 196). Ini berarti bahwa Paulus memiliki latar belakang budaya filsafat Yunani, dan juga budaya Yahudi (Perjanjian Lama) karena dia orang Yahudi.
Kami akan memulai dengan menggambarkan Paulus tentang dirinya dalam suratnya kepada penduduk Roma, dia berkata:
[1] Dan Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul (apostle) dan dikuduskan (separated) untuk memberitakan Injil Allah. (Roma 1:1)
Dapat kita perhatikan ayat di atas, bahwa ungkapan Yang dipanggil menjadi rasul berarti bahwa kata rasul adalah ungkapan Paulus sendiri. Ini tidak sama artinya dengan kata Rasul untuk Nabi Musa. Bisa jadi maksudnya apostle dalam bahasa Inggris yang juga berarti murid (hawariy) bukan seorang nabi -seperti yang disebutkan dalam teks King James dalam bahasa Inggris- ini merupakan kata yang tepat di dalam menggambarkan hakekat Paulus yang menyatakan bahwa dia adalah seorang murid dan bukan seorang nabi.
At-Tafsir At-Tathbiqi li Al-Kitab Al-Muqaddas, halaman 2373 menjelaskan arti ayat di atas, “Ketika Paulus seorang Yahudi yang fanatik dan yang suka menindas orang-orang Kristen itu beriman maka Allah menggunakannya untuk menyebarkan Injil ke seluruh dunia.”
Demikianlah! Sebenarnya Paulus tidak memiliki risalah khusus. Bahkan tugas utamanya hanya terbatas (menurut pemahamannya) dalam penyebaran kabar gembira dan Injil, seperti yang dikatakannya:
[19] Oleh kuasa tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat dan oleh kuasa roh. Demikianlah dalam perjalanan keliling dari Yerusalem ke llirikum, aku telah memberitakan sepenuhnya Injil Kristus. (Roma 15:19)
Arti tersebut dipertegas kembali dalam ayat berikut ini:
[16] Kuulangi lagi: Jangan hendaknya ada orang yang menganggap aku bodoh. Dan jika kamu menganggap demikian, terimalah aku sebagai orang bodoh supaya aku pun boleh bermegah sedikit. [17] Apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai orang yang berkata menurut firman Tuhan, melainkan sebagai orang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah. (2 Korintus 11:16-17)
Seperti yang kita lihat, bahwa ini adalah ayat yang menegaskan bahwa Paulus bukanlah seorang rasul atau nabi, namun dia berusaha untuk masuk ke dalam golongan nabi, tanpa wahyu. Paulus pun mengakuinya secara terang-terangan (Apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai orang yang berkata menurut firman Tuhan, melainkan sebagai orang bodoh) maksudnya adalah bahwa perkataannya bukanlah wahyu, tapi hanya sekadar kebodohan dirinya, dan dia berhak untuk bangga dengan kebodohannya, seperti yang tertulis dalam terjemahan modern dari ayat tersebut
[16] Aku mengatakannya sekali lagi: Jangan hendaknya ada orang yang menganggap aku bodoh. Dan jika kamu menganggap demikian, terimalah aku sebagai orang bodoh supaya aku bisa berbangga diri sedikit. (2 Korintus 11:16)
Paulus berusaha mengangkat dirinya sendiri, dengan mengaku bahwa dia tidak jauh berbeda dengan seorang rasul yang memiliki keistimewaan, meskipun dirinya sendiri tidak berarti apa-apa, dan meskipun dia membanggakan kebodohannya secara terang-terangan.
[11] Sungguh aku telah menjadi bodoh, tetapi kamu yang memaksa aku. Sebenarnya aku harus kamu puji. Karena meskipun aku tidak berarti sedikitpun, namun dalam segala hal aku tidak kalah terhadap rasul-rasul yang luar biasa itu. (2 Korintus 12:11)
Terjemahan terbaru Alkitab memperjelas arti ayat tersebut,
[11] Sungguh aku telah menjadi bodoh, tetapi kamulah yang memaksa aku. Sebenarnya kamu harus memujiku. Karena aku tidak berbeda dalam segala hal dengan rasul-rasul yang luar biasa itu. (2 Korintus 12:11)
Seperti yang kita lihat bahwa Paulus mengakui kebodohannya secara terang-terangan, meskipun demikian dia berusaha untuk mendapatkan simpati dan pujian dari masyarakat (Sebenarnya kamu harus memujiku… ). Tidak hanya itu, bahkan terkadang dia berbicara seperti orang gila, ketika dia menjelaskan bahwa dia adalah pelayan utama Al-Masih dan terbaik, karena dia lebih banyak memikul beban.
[22] Apakah mereka orang lbrani? Aku juga orang Ibran. Apakah mereka orang Israel? Aku juga orang Israel. Apakah mereka keturunan Abraham? Aku juga keturunan Abraham. [23] Apakah mereka pelayan Kristus? -Aku berkata seperti orang gila- aku lebih lagi! Aku banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut. (2 Korintus 11:22-23)
Tidaklah benar bahwa Paulus terpaksa mengatakan hal itu, karena orang-orang ragu dengan risalah yang dibawanya. Dalam kondisi apa pun, seorang rasul tidak dibenarkan berbicara seperti orang gila. Bagaimana mungkin orang-orang akan mempercayai perkataan orang gila?
Paulus berpendapat bahwa dirinya tidak jauh berbeda -sama sekali- dengan para rasul yang memiliki kelebihan, meskipun dia mengakui bahwa dirinya bodoh dan tidak berarti apa-apa! Dan Paulus terus meyakini hal itu, meskipun dia tidak pandai dalam berkata-kata.
[5] Tetapi menurut pendapatku sedikit pun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu. [6] Jikalau aku kurang paham dalam hal berkata-kata, tidaklah demikian dalam hal pengetahuan; sebab kami telah menyatakannya kepada kamu pada segala waktu dan dalam segala hal. (2 Korintusl 1:5-6)
Paulus berusaha mencari dukungan orang-orang, meskipun harus membayar mahal, rneskipun dia harus melepaskan keyakinan Kristennya, dia rnengatakan:
[19] Sungguhpun aku bebas dari semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang. [20] Demikianlah bagi orang Yahudi aku seperti orang Yabudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat. [21] Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup diluar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat. (1 Korintus 9:19-21)
Ini merupakan ayat yang merefleksikan filsafat Paulus secara umum, dia membaca dengan cara apa saja, dan melalui agama apa saja, demi mendapatkan daya tarik masyarakat dan popularitas mereka (Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat), dia berusaha untuk mendapatkan keuntungan dengan semua resiko, meskipun dia harus tampil seperti penyembah berhala!
Secara jelas terlihat bahwa pemikiran tersebut bukanlah wahyu Tuhan, jika hal itu ditinjau dari segala aspek. Wahyu Tuhan yang benar (Perjanjian Terbaru) haruslah terbebas dari penerimaan dan penolakan manusia terhadap rasul. Yang wajib dilakukan oleh rasul, hanyalah membawa agama yang benar saja, tanpa melihat apakah agama yang dibawanya diterima oleh masyarakat atau tidak. Bukanlah sikap yang dapat dibenarkan, jika seorang rasul membaca sesuai dengan keinginan suatu kelompok, karena hal yang demikian itu dapat menghilangkan esensi agama dalam tabligh Ilahi. Inilah firman Allah yang khusus diberikan kepada setiap rasul,
“Jika kamu berpaling, maka sungguh telah kusampaikan kepadamu petunjuk yang aku diutus untuk menyampaikannya. Dan Tuhanku akan menggantikan kamu dengan kaum yang lain dan kamu tidak dapat membuat mudarat kepada-Nya sedikitpun. Sesungguhnya Tuhanku adalah Maha Pemelihara segala sesuatu.” (Hud: 57)
Maksud ayat di atas adalah, jika mereka berpaling atau menantang para nabi dan rasul, maka hendaknya nabi/rasul itu mengatakan kepada mereka, “Aku telah menyampaikan apa yang telah ditugaskan kepadaku untuk kalian semua, jika kalian mengambilnya, maka itu adalah sebuah keberuntungan bagi kalian, dan jika kalian meninggalkannya, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menggantikan kalian dengan sebuah kaum yang lain, lalu mengadzab kalian, kalian juga tidak akan pernah membuat mudarat kepada-Nya, meskipun kalian meninggalkannya.” Ayat-ayat Al-Qur’an yang berkenaan dengan hal tersebut silih berganti, untuk menjelaskan kepada kita, bahwa ketika manusia menantang sesuatu yang disampaikan oleh rasul, maka tidak ada kewajiban bagi rasul itu, kecuali menyampaikan saja. Firman Allah,
“Dan jika mereka berpaling, maka kewajibanmu hanyalah menyampaikan dengan terang.” (An-Nahl: 82)
Pemikiran matematis dan redaksi hokum pun terus menetang hal yang terkait dengan maksud di atas, Allah berfirman,
“Jika mereka berpaling, maka katakanlah: Aku telah menyampaikan kepada kamu sekalian terus terang. Dan aku tidak mengetahui apakah ancaman itu sudah dekat atau masih jauh? Sesungguhnya Dia mengetahui perkataan (yang kamu ucapkan) dengan terang-terangan dan Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan. Dan aku tiada mengetahui boleh jadi hal itu (penundaan adzab) cobaan bagi kamu atau menjadi kesenangan sampai kesuatu waktu. (Muhammad) berkata: Ya Tuhanku berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami adalah Tuhan yang Maha Pemurah lagi yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu katakan. “(AI-Anbiyaa’: 109-112)
“Jika mereka berpaling, maka katakanlah: Aku telah menyampaikan kepada kamu sekalian terus terang” Artinya: Jika mereka menantangmu, maka katakanlah kepada mereka -sekarang juga- kita akan berpisah setelah sama-sama mengetahui kebenaran, agar mereka memikul dosa-dosa mereka sendiri. Saya berharap para agamawan Kristen membandingkan redaksi ini dengan redaksi yang yang dikatakan oleh Paulus sang rasul yang bodoh, plin-plan, dan munafik, yang berbicara seperti orang gila, menurut pengakuan dirinya sendiri. Di dalam Al-Qur’an, kata “berpaling” disebutkan sebanyak 33 kali. Kata tersebut telah membuat diri kita tertunduk menangis kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena kita lalai dalam melaksanakan hak-Nya.
Oleh karena itu misi yang dibawa oleh rasul, hanyalah sebatas melaksanakan perintah Allah semata, dan hanyalah melaksanakan tugas tersebut dengan ketekunan dan kekhusyu’an, hingga pada tingkatan bergetarnya jiwa dan raga secara bersamaan, seperti firman Allah kepada rasul-Nya,
“Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.” (Al-Hijr: 94)
Inilah sebuah perintah yang dapat menggetarkan rasul dan para pengikutnya, sehingga hati dan lisan pun sulit mengungkapkan kalimat “Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan”, yang tidak mungkin bagi kita memahami arti kalimat tersebut, kecuali setelah menghubungkannya dengan firman Allah, yang menggambarkan refleksi turunnya wahyu kepada gunung-gunung, firman Allah,
“Kalau sekiranya Kami menurunkan Al-Qur ‘an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpainaan-perurnpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berftkir.” (Al-Hasyr: 21)
Biarkanlah para agamawan Kristen merenungi kalimat “supaya mereka berfikir” maksud ayat tersebut!
Pertanyaan yang terlontar sekarang! Apakah Nabi Muhammad berusaha mencari kemuliaan diri dan menarik simpati orang lain, seperti yang Paulus lakukan? Inilah firman Allah di dalam Al-Qur’an,
“Katakanlah: Upah yang aku minta kepadamu, adalah untuk kamu. Upahku hanya dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Saba’: 47)
Seperti yang telah kita ketahui bahwa Allah Subhanahu wa Ta’alalah yang langsung memberikan ganjaran pahala kepada para rasul. Adapun ganjaran orang yang beriman akan kembali ke dirinya sendiri. Dialah orang yang akan memanfaatkan ganjaran keimanannya dan keselamatan akhirat yang diharapkannya, yaitu dengan tercapainya tujuan dari penciptaan makhluk di dunia ini, yang tercermin dari: Iman yang didasari oleh akal. Maksudnya adalah Iman orang yang berakal dan melaksanakan aturan/syariat (pentingnya melaksanakan amal saleh). Pelaksanaan syariat bukanlah sesuatu yang dibuat oleh manusia, namun itu adalah perintah dan hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala yang wajib kita ikuti, bagi setiap hamba yang beriman kepada-Nya. Inilah perkataan Allah kepada Musa Alaihis Salam:
[16] Pada hari ini Tuhan, Allahmu, memerintahkan engkau melakukan ketetapan dan peraturan ini; lakukanlah semuanya itu dengan setia, dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu. (Ulangan26:16)
Kita kembali membahas Paulus sang Rasul (atau Paulus seorang hawari [murid Isa]), dia berupaya menolak segala tuduhan kebohongan terhadap dirinya dalam berbagai surat.
[31] Allah, yaitu Bapa dari Yesus, Tuhan kita, yang terpuji sampai selama-lamanya, tahu, bahwa aku tidak berdusta. (2 Korintus 11:31)
[20] Di hadapan Allah kutegaskan: Apa yang kutuliskan kepadamu ini benar, aku tidak berdusta. (Galatia 1:20)
[7] Untuk kesaksian itulah aku telah ditetapkan sebagai pemberita dan rasul -yang kukatakan benar dan aku tidak berdusta- dan sebagai pengajar orang-orang yang bukan Yahudi, dalam iman dan kebenaran. (Timotius 2:7)
Beginilah Paulus membela dirinya sepanjang surat yang telah dibuatnya, dia mengaku bahwa dia tidak berbohong sama sekali, dia pun mempertahankan kebodohannya, seperti yang kita lihat pada ayat-ayat sebelumnya, sebagaimana Paulus meminta kepada orang-orang tentang prediksi kebodohannya.
[1] Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku yang kecil ini. Memang kamu sabar terhadap aku! (2 Korintus 11:1)
Jadi, risalah menurut Paulus hanyalah sekadar persaingan dan perlombaan dalam menafsirkan teks-teks Injil, dengan para pendusta lainnya, seperti dalam teks berikut ini:
[12] Tetapi apa yang kulakukan, akan tetap kulakukan untuk mencegah mereka yang mencari kesempatan guna menyatakan, bahwa mereka sama dengan kami dalam hal yang dapat dimegahkan/dibanggakan. [13] Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. (2 Korintus 11:12-13)
Oleh karena itu, Paulus selalu menuduh orang lain berdusta, dan nabi palsu, dengan tujuan -masih menurut pandangannya- membanggakan dan mengaktualisasikan diri sendiri menurut pandangan kontemporer. Maka dari itu, risalah/misi menurut pandangan Paulus hanyalah sekadar perang pemikiran dengan orang lain, untuk mengaktualisasikan dirinya sendiri (apa yang kulakukan, akan tetap kulakukan untuk mencegah mereka yang mencari kesempatan guna menyatakan, bahwa mereka sama dengan kami dalam hal yang dapat dimegahkan/dibanggakan}.
Inilah sekilas pandang mengenai Paulus sang Murid (bukan sang rasul), sosok pembentuk akidah Kristen, seperti yang kita lihat sekarang ini. Lihadah bagaimana dia menggambarkan diri dan sifatnya. Nah, adakah seorang rasul yang berkata kepada kaumnya, “Sungguh aku telah menjadi bodoh tetapi kamu yang memaksa aku!” “Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku!” “Aku berkata seperti orang gila!” “Namun di dalam segala hal aku tidak kalah terhadap rasul-rasul yang luar biasa itui” “Meskipun aku tidak berarti sedikit pun!” “Aku tidak berdusta!”
Dia pun berupaya untuk mendapatkan kemuliaan dirinya sendiri, “Sebenamya aku harus kamu puji!” Dia juga senantiasa bertindak munafik di hadapan manusia agar menguasai mereka, sampai-sampai dia rela menampilkan dirinya seakan-akan dia seorang penyembah berhala, “Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat!” Dia ingin menaklukkan orang-orang sekalipun harus membayar mahal, sekalipun harus berpura-pura menjadi penyembah berhala, kafir dan hidup tanpa hukum/syariat! Mungkinkah orang seperti Paulus ini dapat dikategorikan sebagai seorang rasul? Firman Allah,
“…Tidak adakah di antara kamu yang berakal?” (Hud: 78)
Lalu, apakah konpensasinya? Di dalam Al-Qur’an Allah menjelaskan risalah Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam,
“Dan dia tidak menuturkan (Al-Qur’an) menurut hawa nafsunya. la (Al-Qur’an) tiada lain kecuali wahyu yang di wahyukan. Yang mengajarinya (Jibril) yang sangat kuat.” (An-Najm: 3-5)
Saya berharap sekali agamawan Kristen membaca lagi ayat-ayat di atas beberapa kali, agar mereka dapat memahami artinya. Sadarkah para agamawan Kristen itu, bahwa seorang rasul tidak menuturkan menurut hawa nafsunya? Bahwa yang dibicarakannya itu tiada lain kecuali wahyu yang di wahyukan, dan agama adalah ilmu yang mengajarinya (Jibril) yang sangat kuat, bukan dengan takhayul, mitos, kebodohan, kejahilan dan bukan upaya untuk mengaktualisasikan diri.
Jika kita berbicara mengenai surat Paulus, kita tidak menemukan kata “wahyu”, kecuali hanya sekali (Roma 11: 4). Itu pun karena dia berbicara tentang Nabi Elia, bukan tentang dirinya sendiri. Apakah para pembohong ini memperhatikan hal tersebut? Ketahuilah, bahwa seorang rasul sudah seharusnya dibimbing oleh wahyu Tuhan yang benar dalam setiap ucapannya. Firman Allah,
“Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat? Maka apakah kamu tidak menukirkan(nya)?” (Al-An’am:50)
Saya sangat berharap para pembohong ini mau membaca ayat-ayat di atas berulang kali, sehingga mereka sadar akan kebenaran yang mereka yakini dan mengetahui apa sebenarnya esensi wahyu Tuhan yang benar itu. Oleh karena itu, permasalahan agama adalah permasalahan ilmiah yang dapat dicerna oleh akal dan logika, bukan permasalahn yang dipenuhi dengan kebodohan dan kejahilan. “Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?”
Renungan
Seperti yang telah kita lihat -pada alenia-alenia di atas- bahwa Paulus, hanyalah salah seorang penyebar Injil, atau malah merupakan salah seorang penafsir Injil perdana. Dia pun mengakui hal itu secara terang-terangan, dan juga mengakui bahwa dia tidak berbicara atas nama wahyu yang turun dari langit, melainkan berbicara atas dasar kebudayaan yang dianutnya yang berkembang pada saat itu (tanpa melihat kebodohannya, yang diakuinya sendiri). Dan, yang kita ketahui -sekarang ini- bahwa Paulus telah menulis empat belas surat (jika kita menganggap dialah penulis surat kepada kaum Ibrani itu), yang telah dimasukkan seluruhnya ke dalam Alkitab, yang nantinya -melalui keputusan Dewan Tinggi Gereja- dinyatakan sebagai dasar ajaran Kristen dalam formatnya sekarang ini. Pauluslah yang menentukan ketuhanan Al-Masih[b], dia juga yang menyatakan Al-Masih anak Tuhan (Trinitas), dia juga yang mengatakan adanya kesalahan fatal, serta yang mengatakan tentang pengorbanan dan salib, dan pemyataan lainnya. Inilah bentuk ajaran Kristen yang tidak lagi bersandarkan pada Al-Masih, akan tetapi bersandarkan pada Paulus.
Pertanyaan yang terlontar sekarang!
Pertama: Bagaimana mungkin seorang agamawan Kristen membiarkan Tafsiran Paulus (surat-surat Paulus) itu menyusup ke dalam Alkitab (tanpa melihat kebenarannya) dan menganggap tafsiran tersebut (surat-surat Paulus itu) sebagai bagian pelengkap dan penyempuma agama Kristen?
Kedua: Bagaimana mungkin para agamawan Kristen membiarkan pandangan Paulus terhadap agama Kristen, sebagai satu-satunya pandangan yang benar bagi ajaran Kristen, serta memaksakannya kepada semua orang (pandangan yang memformat ajaran Kristen seperti sekarang ini). Bahkan pandangan Paulus tersebut melarang orang-orang memandang Al-Masih dengan pandangan yang sebenamya!
Ketiga: Apakah pandangan Paulus itu benar dalam memahami dan menafsirkan ajaran Kristen?
Kita perhatikan disini, seandainya para ulama Islam mengikuti konsep tersebut di atas, maka sudah bisa dipastikan tafsir-tafsir Al-Qur’an perdana (seperti: Tafsir AthThabari, Qurthubi, Ibnu Katsir dan lainnya) dinyatakan sebagai bagian dari Al-Qur’an itu sendiri. Ini berarti, mencampur-adukkan wahyu Ilahi dengan teks buatan manusia. Namun hal tersebut tidak pernah terjadi dalam ajaran Islam. Begitu juga dengan sunah nabawiyah (segala sesuatu yang bersumber dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam baik berupa perkataan, perbuatan atau diamnya beliau), bukanlah termasuk dari ayat-ayat Al-Qur’an. Bahkan sunah nabawiyah tersebut telah digolongkan dalam suatu cabang ilmu terpisah yang dapat diteliti, diperdalam dan diuji keabsahannya. Sampai-sampai sunah nabawiyah itu dapat digolong-golongkan berdasarkan kepada mutawatir atau tingkatan lainnya oleh para ulama dan agamawan Islam.
Pada umumnya, kejadian seperti ini bukanlah sebuah keanehan dalam pemikiran Kristen. Karena Injil-injil itu sendiri ditulis tanpa adanya wahyu dari langit (karena kata “wahyu” tidak disebutkan sama sekali dalam keempat Injil yang menyatakan cara penulisan Injil-injil tersebut). Bahkan Injil-injil ini ditulis dalam bentuk cerita yang mencerminkan pandangan sang penults terhadap kejadian yang berlangsung pada saat kehidupan Yesus. Ini dapat terlihat dengan jelas dalam surat Lukas (Injil Lukas). Injil Lukas, tak ubahnya seperti sebuah surat yang ditulis oleh “Lukas” kepada seseorang yang bernama Teofilus (At-Tafsir At-Tathbiqi tidak menyebutkan hubungannya dengan Lukas) untuk menceritakan kepadanya kejadian yang dilihat pada saat itu, seperti yang ada dalam pembukaan Injilnya yang mengatakan,
[1] Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang persitiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita. [2] Seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. [3] Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, [4] supaya engkau dapat mengetabui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar. [5] Pada Zaman Herodas, Raja Yudea, adalah seorang imam bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. (Lukas 1:1-5)
Bahwa Injil Lukas (Injil ketiga dari Alkitab) mirip dengan sebuah cerita (yang diriwayatkan oleh Lukas) atas kejadian yang terjadi pada saat itu tentang kehidupan Yesus. Inilah bentuk penulisan Injil yang sama dengan injil lainnya -yang diriwayatkan oleh Matius, Markus, dan Yohanes- yaitu penulisan kisah suatu kejadian yang berlangsung pada saat Yesus hidup, sesuai dengan riwayat sang penulis, tanpa melalui wahyu. Dan tidak disebutkan kata “wahyu” secara jelas di keempat Injil tersebut, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Telah sama-sama diketahui bahwa penulisan injil dimulai antara tahun 70 dan tahun 115, dan tidak seorang pun dari para penulis Injil itu mengenal Yesus Al-Masih atau mendengar pembicaraannya. Begitu pula, Injil pertama kali ditulis dengan bahasa Yunani, padahal Yesus berbicara dengan bahasa Aramaik.
Di sisi lain, saat kita melihat ke wahyu dalam pemikiran Al-Qur’an (Perjanjian Terbaru), maka kita akan mendapatkan bahwa wahyu teriihat sangat jelas. Tidak ada percampuran ayat dan misteri di dalamnya. Allah Azza wa Jalla berfirman kepada Rasul-Nya,
“Dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Ahzab: 2)
Konsep wahyu bukanlah pemikiran yang baru dalam agama Islam, akan tetapi merupakan bentuk hubungan antara Allah dan para Rasul-Nya, sama seperti hubungan antara langit dan bumi. Oleh karena itu, Allah berfirman kepada Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam agar mengatakan kepada umat manusia,
“Katakanlah: Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang terang.” (Al-Ahqaf:9)
Arti rasul dan risalah itu sendiri berbeda di dalam Al-Qur’an, Allah berfirman,
“Dan Kami turunkan Al-Qur ‘an dengan sebenar-benamya dan Al-Qur’an itu telah turun dengan (membawa) kebenaran. Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan.” (Al-Israa’: 105)
Inilah bahasan singkat tentang wahyu.
Balya Rochmadi
Mei 29th, 2011 pada 11:20
Hmm, Sbenarnya ada cara yang lebih simple untuk mengetahui siapa yang palsu, dan siapa yang asli,
Caranya :
1.Pertama Zabur_Taurat_Injil_Al-quran Seharusnya memiliki konsistensi logis yaitu memiliki cerita yang saling berurutan-saling melengkapi dan ditutup pada KItab Terakhir yaitu Al_Qur’an sebagai RESUME atas semua Kitab-Kitab Diatas.
2. SEMUA kitab Mengajarkan KETAUHIDAN ( alias Cuma ADA satu TUHAN) yang Implikasinya berarti kita tidak menyembah TUHAN lain selain 1 Tuhan.
3. Kitab Zabur berisi nyayian dan pujian pada masa Nabi Dawud AS, pada masanya Kitab Zabur Sudah menceritakan perihal Kedatangan NABI TERAKHIR, dan Ilmu pengetahuan menganai obat-obatan (berarti kitab ALLAH di fokusan pada tema futuristik Universalis dan Past Time -Sehingga membuat manusia dicoba/diuji -apakah dia percaya Atau tiak dengan apa yang diajarkan oleh kitab Itu)
4.Kitab Injil berisi semua ajaran mengenai KETAUHIDAN, Masa Lalu masa, masa datang, dan Nabi-nabi lain selain 25 Rasul yang ada dalam AL-Qur’an, PLUS ADANYA NABI TERAKHIR yaitu Muhammad ( ingat semua kitab yang berasal dari TUHAN selalu berfokus pada ketauhidan )
5. Kitab Al-Qur’an : Kitab Ini adalah Kitab penutup, dan FAKTA SEJARAH YANG TIDAK TERBANTAHKAN bahwa sampai sekarang AL-Qur’an Masih PURE(MURNI) dan Ini sudah Diteliti oleh UNIVERSITAS HAVARD dan OXFORD bahwa AL-Qur’an sebagai Transkrip Tertua dan Terasli. ( Peneliti Wen Schidimiet, Ph.D dkk seorang KRISTIANI)
6.Baik ZABUR,TAURAT,INJIL,maupun AL-QUR’AN memiliki kesamaan yaitu Menceritakan NABI AKHIR ZAMAN (Nabi Muhammad/ Ahmad / Rasullulah SAW)
tetapi faktanya DI kitab INJIL (saat Ini) TIDAK DITEMUKAN KATA-KATA RASUL TERAKHIR
Atau Muhammad, Jadi apa yang terjadi sesungguhnya..? (Ingat semua kitab yang diciptakan TUHAN pasti memiliki Konsistensi LOGIS sebab TUHAN MAHATAHU masa depan dan masa lalu TUHAN MAHACERDAS.
7. PADA kitab INJIL (sekarang) Desebutkan ADA 2 TUHAN yang memiliki kedudukan berbeda tetapi memiliki kesamaan ( ALLAH dan Yesus) Padahal SEHARUSNYA Menurut LOGIKA ALLAH menciptakan YESUS, YESUS disalib dan Mati…(PADA saat DiSALIB DIA TIDAK BERDAYA_DIA TIDAK MEMILIKI KEKUATAN APAPUN, DIA LEMAH, DIA PASRAH, DAN AKHIRNYA MATI…? ) Apakah kalian semua, orang-orang cerdas dan pintar Mau menyembah Yesus..bukan yang menciptakannya? Kedudukan ALLAH berarti jauh lebih TINGGI…..LOGIKANYA dialah yang seharusnya disembah…!
8. ADA kabar GEMBIRA muslim!!! NABI ISA sebentar LAGi TURUN ke dunia, Aku sudah menunggu saat-saat seperti itu, INGAT NABI ISA MASIH HIDUP- NABI ISA MASIH HIDUP-NABI ISA MASIH HIDUP dan ajaran yang dibawanya setelah turun ke dunia adalah ajaran TAUHID…….
aemer
Oktober 6th, 2011 pada 19:27
Hamba Allah,
Asslamualaikum saudara islam ku,
dan slam sejatera kepada yang bukan agama islam
Saya menghormati agama kristian,kerana agama islam mengajar kita menghormati agama lain,agama kiristian mengata kan bahawa Isa itu anak tuhan cuba kita lihat apakah logik mereka mengata kan itu?jikalau isa itu anak tuhan mesti bapa nye itu tuhan,ibu nye mesti isteri kepada tuhan?cuba kita sama berfikir secara logik bawaha mereka mengata kan bahawa ISA itu anak tuhan?Kalau gitu tuhan menpunyai isteri dam ibu mertua?tuhan menpunyai bapa mertua seperti manusia?dan menpunyai kaum seperti manusia?kerana mereka mengata kan bahawa tuhan menpunyai anak,kalo manusia mempuyai anak mesti ade ibu nye,dan ade bapa nye?dan ade ibu mertua nye?kalo gitu tuhan sama dengan manusia mempuyai anak dan keturunan?adakah betol pemikiran agama kristian?jawapan nye SALAH!!
Tuhan tidak beranak dan tidak diperanakan sifat2 Tuhan adalah sifat yang terpuji,kita jangan sama kan sifat2 tuhan seperti manusia,kelahiran Isa alaisalam adalah menunjukan bahawa tuhan itu berkuasa,tuhan boleh melakukan apa saja atas kehendak nye,kenapa ade nabi selepas isa?kerana Nabi itu la yang akan meneruskan perintah tuhan untuk manusia,kenapa tidak ade nabi selapas Nabi Muhhamad?kerana muhammad adalah Nabi akhir zaman,yang akan meneruskan perintah Allah kepada manusia dimuka bumi ini,jika tiada nabi Muhammad dunia ini akan kacau bilau dengan ada nya kitab injil palsu bukan yang asli,kita semua akan keliru mencari mana yang asli mana yang palsu.sebab itu la Allah turun kan Al-Quran kepada nabi muhammad untuk kita smua tidak keliru untuk tidak memilih injil yang palsu itu atau yang asli,Al-Quran adalah kata kata Allah bukan nya karangan Muhammad,Muhammad tidak pandai membaca atau menulis masa kan ia boleh menulis Al-Quran itu sedangkan ia tidak pandai membaca
Cuba kita renungkan dengan pemikiran kita semua,Isa itu bukan anak tuhan tetapi Nabi besar Allah yang diutus kan untuk hamba2 nye dimuka bumi ini dan untuk menjadi petunjuk kepada sekalian manusia di muka bumi ini,seperti Nabi2 yang lain,kerana isa beranak tidak berbapa org kristian mengagap isa itu anak tuhan,jikalau la masa akan datang ada manusia yang beranak tidak berbapa adakah meraka mengagap manusia itu juga anak tuhan?jawab kaum kristian?
TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH
NABI MUHAMMAD ITU PESURUH ALLAH,
Mari kita sama2 berselawat keatas nabi
Assalamualaikum dan salam sejahtera
antonius raharjo
Oktober 9th, 2011 pada 05:43
ada hal yg jika dinalar terasa aneh,,,jika yesus mati disalib menebus dosa manusia berarti yudas iskariot dan algojo2 romawi sangat berjasa buat orang kristen karena jika tdk ada mereka siapa yg mau menyalib yesus yg notabene kematianya akan menjadi penebus dosa2 manusia,,,jadi mereka harus dimuliakan juga, bhkan dipuji2,,,
juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang2 yg mencaci maki, mengolok2, meludahi yesus, karena mereka pernah meludahi TUHAN, MENGEJEK TUHAN, MENUSUK TUHAN, menyalip TUHAN. mereka pun berhak dIHORMATI ATAS JASA2 MEREKA, , sungguh beruntung mereka pernah menghina TUHAN tapi masuk surga lagi atas jasanya, karena pengalaman ini sangat berhrga bagi mereka dan tdk pernah orang lain dapat kesempatan seperti itu,
KERAGUAN AKAN KEPALSUAN BIBLE PUN DIAKUI OLEH TEOLOG KRISTEN.
KESAKSIAN PARA TEOLOG KRISTEN DAN PEMERHATI KITAB INJIL
1. Dr.G.C Van Niftrik dan Dr. B.J Bolland:
“Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan; tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: “Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskah itu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia” (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta,1967, hal 298).
2. Dr. D.C Mulder:
“Jadi benarlah Daud itu pengarang Mazmur yang 73 jumlahnya ? Hal itu belum tentu. Sudah beberapa kali kita suci menjumpai gejala bahasa orang Israel suka menggolongkan karangan-karangan di bawah nama orang yang termasyhur ……. Oleh karena itu tentu tidak mustahil pengumpulan-pengumpulan mazmur-mazmur itu (atau orang-orang yang hidup lebih kemudian) memakai nama Daud, karena raja itu termasyhur sebagai pengarang mazmur-mazmur. Dengan kata lain perkataan, pemakaian nama Daud, Musa, Salomo itu merupakan tradisi kuno, yang patut diperhatikan, tetapi tradisi itu tidak mengikat” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963 hal. 205).
3. Dr. Welter Lempp:
“Susunan semesta alam diuraikan dalam Kitab Kejadian I tidak dapat dibenarkan lagi oleh ilmu pengetahuan modern” (Tafsiran Kejadian, hal 58).
“Pandangan Kejadian I dan seluruh Alkitab tentang susunan semesta alam adalah berdasarkan ilmu kosmografi bangsa Babel. Pandangan itu sudah ketinggalan jaman” (Tafsiran Kejadian, hal, 65).
4. Dr. R. Soedarmo:
“Dengan pandangan bahwa Kitab Suci hanya catatan saja dari orang, maka diakui juga bahwa di dalam Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Kitab Suci dengan bentuk sekarang masih dapat diperbaiki.” (Ikhtisar Dogamtika, BPK Jakarta, 1965 hal. 47).
“Di dalam Perjanjian Baru pun ada kitab-kitab yang diragukan antara lain Surat Wahyu dan Yakobus yang disebut surat Jeram” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 49).
5. Uskup John S Spong:
“Saya yakin bahwa para penulis Injil-injil Matius, Markus dan Lukas, bukanlah saksi mata, dan bahkan Injil-injil ini malah tidak didasarkan pada catatan-catatan para saksi mata kehidupan Yesus.” (Why Christianity Must Change Or Die, hal. XV)
6. Prof. E. P. Sanders:
“Kita tidak tahu siapa yang menulis Injil-injil. Bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa Injil-injil tetap tidak memiliki nama sampai sekitar tahun 150-an. Saya telah memeriksa bukti-buktinya di mana-mana. Injil-injil sebagaimana yang kita miliki telah dikutip sebelum tahun 150-an, tetapi tanpa nama. Nama-nama penulis tiba-tiba saja muncul sekitar tahun 180.” ( The Historical Figure of Jesus, hal. 63, 64).
7. Professor Alvar Ellegard
“Dengan demikian, kita hanya dapat menyimpulkan bahwa mencatut nama murid-murid Yesus sebagai penulis Injil-injil adalah suatu langkah yang diambil menjelang tahun 150-an oleh para pemimpin Gereja yang, seperti Papias dan Justin, sangat bersemangat untuk memperoleh – atau malah memalsukan – dukungannya agar orang menganggap bahwa Injil-injil yang mereka pilih sebagai kitab suci tersebut merupakan tulisan orang-orang yang hidup di zaman Yesus.” (Jesus, One Hundred Years before Christ, hal. 188).
Bambang DK
November 21st, 2011 pada 13:05
Ini hal yang sensitif. Barangkali kalau dikomunikasikan secara langsung secara perlahan, bertahap, dalam dialog dari hati ke hati, akan terjalin hal yang produktif. Isi blog ini tajam dan analitis. Begitu komentar saya, tidak berani lebih jauh lagi.
Pinokio
April 4th, 2012 pada 18:26
lho??? bukanya negara2 nasrani lebih maju? kyak USA, rusia, inggis… kok ga dibinasakan sama allah aja y klo kafir di mata allah???? kan enak ga usah debat2.. coba sekarang u pikirin? yang nyiptain internet sapa? laptop? hp? blackberry? tv yg u tonton? komputer mu??? sepeda montor mu??? mobilmu??? jawabanya yg pasti yg nyiptain itu semua non muslim… bahkan keyboard yg u buat nulis skng pakek standard USA alias amerika musuh islam… wkwkwkwk
Guwe
April 9th, 2012 pada 16:12
lho??? bukanya negara2 nasrani lebih maju? kyak USA, rusia, inggis… kok ga dibinasakan sama allah aja y klo kafir di mata allah???? kan enak ga usah debat2.. coba sekarang u pikirin? yang nyiptain internet sapa? laptop? hp? blackberry? tv yg u tonton? komputer mu??? sepeda montor mu??? mobilmu??? jawabanya yg pasti yg nyiptain itu semua non muslim… bahkan keyboard yg u buat nulis skng pakek standard USA alias amerika musuh islam… wkwkwkwk.
EMANGNYA SEMUA PERANGKAT TSB GRATIS / DAPAT NYURI / NGERAMPOK ????
MENDING SEKARANG LU BUKA ALKITAB AJA, UDAH DI STABILO WARNA (KUNING, HIJJAU, BIRU OR HITAM )LOM ??? …. BIAR TW MANA YANG FIRMAN MANA YANG BANYOLAN …… TAPI INGAT … SISAKAN 18% (DELAPAN BELAS PERSEN) KONON KATANYA YANG MASIH ASLI …
Yna
Mei 29th, 2012 pada 03:59
terserah lah..apa kata orang Islam ttg org Kristen yg pasti Iman ku tidak akan Goyah. sebab sekalipun ayah,ibuku serta teman-temanku meninggalkan aku.,tp satu Pribadi yg tidak pernah meninggalkan aku yaitu Tuhan Yesus Kristus.
yanno
Mei 29th, 2012 pada 12:26
@Guwe ,
Orang Eropa adalah cikal bakal perkembangan kemajuan iptek didunia barat dan untuk mencapai itu semua mereka mesti perlu memenggali kepala para tokoh agama Kristen dulu ( Renaisain ) .
Renaisain adalah zaman dimana bangsa Eropa baru melek mata akibat kalah dalam perang salib , mereka menyadari bahwa agama Kristen adalah batu sandungan untuk mencapai kemajuan , untuk itulah mereka melakukan revolusi pengetahuan dengan cara menumpas para tokoh agama Kristen .
Anda ingat dengan roti bakrey ?
Roti ini dulunya dibuat oleh para tokoh agama Kristen yang bersembunyi didalam bangker-bangker bawah tanah karena takut dibantai oleh kaum revolusioner yang ingin merombak tradisi Kristen, karena dianggap keliru .
Anda ingat dengan peristiwa GALILEO ?
Galileo dihukum mati oleh gereja karena dianggap sesat , yang menyatakan teori Copernicus soal orbit bumi yang mengitari matahari , sedang fihak gereja berpendapat sebaliknya , belakangan ternyata gereja yang justru keliru dan oleh sebab itu banyak manusia di muka bumi ini yang ikut-ikutan keliru karena percaya dengan gereja .
Anda ingat dengan Prof Darwin ?
Beliau dulunya adalah seorang uskuf yang kemudian ragu dengan kebenaran Al kitab , terutama kitab kejadian yang membingungkan .
Pada zaman itu telah terjadi degradasi iman Kristen secara besar-besaran dan mereka memilih Atheis sebagai pilihan , karena gengsi untuk memilih Islam, walau kemajuan mereka terinsfirasi dari dunia Islam ?
Sebagian besar Eropa menjadi Atheis dan walau masih ada yang Kristen tapi itu hanyalah sekedarnya saja .
Jika anda saat ini dapat mengurai hitungan dari yang terkecil ” 0 ” sampai dengan angka triliunan , maka anda tidak dapat lepas dengan sumbernya Islam yang menemukan angka NOL sampai sembilan , apa Al jabar ( berhitung ) , Al logaritma dan matematika itu dari dunia Kristen ?
Apa anda kenal dengan Al kohol ?
Jika ada yang dapat menciptakan tehnologi tdk akan terlepas dari yang namanya hitungan , matematika yang mendasari semua ilmu pasti .
Seorang Ibnu Shina telah memulai ilmu kedokteran pertama , seorang Ibnu Batutah yang menyatakan bumi ini bulat , dan banyak lagi kemajuan iptek .
anda tahu gak kalau perguruan tinggi pertama di dunia itu didirikan oleh orang Islam di Kordova Sepanyol ketika Islam berkuasa disana , memang Allah telah tetapkan bahwa :
Al A’raaf :
34. Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.
Maksudnya: tiap-tiap bangsa mempunyai batas waktu kejayaan atau keruntuhan.
Saya mau tanya :
Apakah ketika Umat Israel diperbudak bangsa Mesir yang menyembah Firaun dan dewa-dewa berhala, karena Tuhan orang Mesir lebih benar ?
Kenapa Tuhan ( Allah ) membiarkan Israel hidup sengsara tertindas dalam kehinaan sampai 400 th lamanya ?
Apakah karena Tuhan orang Mesir lebih benar dari Tuhannya orang Israel kala itu ?
Romawi yang gagah perkasa dan menguasai hampir sebagian belahan dunia ini jatuh ketangan Islam pada abad ke-15 dan siapakah yang dapat mengusir bangsa penjajah Romawi ketika ratusan tahun mereka menjajah bangsa Israel ?
Th 634 M Umar bin Khatab membawa balatentara Islam masuk ke tanah zion dan mengusir bangsa Romawi dari sana dan mengadakan perjanjian damai serta melindungi kaum Yahudi dan Nasrani selama lebih dari 1000 tahun .
Apakah ketika bangsa Israel yang menyembah Allah jadi jadi lebih keliru dibandingkan dengan bangsa Romawi yang menyembah Dewa Apolo ( matahari ) yang putranya muncul tiap tanggal 25 Desember .
Nah , keyboard yang anda ketik sekarang ini pakai angka mana Bro ?
Angka Romawi kah ?
Romawi-pun kini jadi Turki .
Allah sengaja menguji iman hamba-hambanya, baik ketika sedang berada diatas maupun lagi dibawah , sebab ketika Israel dalam masa keemasan pada zaman Nb Daud dan Sulaiman toh itu juga termasuk cobaan dari Allah
Kejayaan umat manusia silih berganti dan tidak perduli apa itu bangsa yang kafir atau tidak .
Yang pasti , walau kondisi telah menempatkan kami dalam posisi dibawah tapi sekali Allah yang maha esa tetaplah kami menyembah Dia sebagai satu-satunya Allah yang benar dan tidak pernah menjadi satu dalam tiga oknum yang keliru .
wass .
yanno
Mei 29th, 2012 pada 12:45
@Pinokio ,
Orang Eropa adalah cikal bakal perkembangan kemajuan iptek didunia barat dan untuk mencapai itu semua mereka mesti perlu memenggali kepala para tokoh agama Kristen dulu ( Renaisain ) .
Renaisain adalah zaman dimana bangsa Eropa baru melek mata akibat kalah dalam perang salib , mereka menyadari bahwa agama Kristen adalah batu sandungan untuk mencapai kemajuan , untuk itulah mereka melakukan revolusi pengetahuan dengan cara menumpas para tokoh agama Kristen .
Anda ingat dengan roti bakrey ?
Roti ini dulunya dibuat oleh para tokoh agama Kristen yang bersembunyi didalam bangker-bangker bawah tanah karena takut dibantai oleh kaum revolusioner yang ingin merombak tradisi Kristen, karena dianggap keliru .
Anda ingat dengan peristiwa GALILEO ?
Galileo dihukum mati oleh gereja karena dianggap sesat , yang menyatakan teori Copernicus soal orbit bumi yang mengitari matahari , sedang fihak gereja berpendapat sebaliknya , belakangan ternyata gereja yang justru keliru dan oleh sebab itu banyak manusia di muka bumi ini yang ikut-ikutan keliru karena percaya dengan gereja .
Anda ingat dengan Prof Darwin ?
Beliau dulunya adalah seorang uskuf yang kemudian ragu dengan kebenaran Al kitab , terutama kitab kejadian yang membingungkan .
Pada zaman itu telah terjadi degradasi iman Kristen secara besar-besaran dan mereka memilih Atheis sebagai pilihan , karena gengsi untuk memilih Islam, walau kemajuan mereka terinsfirasi dari dunia Islam ?
Sebagian besar Eropa menjadi Atheis dan walau masih ada yang Kristen tapi itu hanyalah sekedarnya saja .
Jika anda saat ini dapat mengurai hitungan dari yang terkecil ” 0 ” sampai dengan angka triliunan , maka anda tidak dapat lepas dengan sumbernya Islam yang menemukan angka NOL sampai sembilan , apa Al jabar ( berhitung ) , Al logaritma dan matematika itu dari dunia Kristen ?
Apa anda kenal dengan Al kohol ?
Jika ada yang dapat menciptakan tehnologi tdk akan terlepas dari yang namanya hitungan , matematika yang mendasari semua ilmu pasti .
Seorang Ibnu Shina telah memulai ilmu kedokteran pertama , seorang Ibnu Batutah yang menyatakan bumi ini bulat , dan banyak lagi kemajuan iptek .
anda tahu gak kalau perguruan tinggi pertama di dunia itu didirikan oleh orang Islam di Kordova Sepanyol ketika Islam berkuasa disana , memang Allah telah tetapkan bahwa :
Al A’raaf :
34. Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.
Maksudnya: tiap-tiap bangsa mempunyai batas waktu kejayaan atau keruntuhan.
Saya mau tanya :
Apakah ketika Umat Israel diperbudak bangsa Mesir yang menyembah Firaun dan dewa-dewa berhala, karena Tuhan orang Mesir lebih benar ?
Kenapa Tuhan ( Allah ) membiarkan Israel hidup sengsara tertindas dalam kehinaan sampai 400 th lamanya ?
Apakah karena Tuhan orang Mesir lebih benar dari Tuhannya orang Israel kala itu ?
Romawi yang gagah perkasa dan menguasai hampir sebagian belahan dunia ini jatuh ketangan Islam pada abad ke-15 dan siapakah yang dapat mengusir bangsa penjajah Romawi ketika ratusan tahun mereka menjajah bangsa Israel ?
Th 634 M Umar bin Khatab membawa balatentara Islam masuk ke tanah zion dan mengusir bangsa Romawi dari sana dan mengadakan perjanjian damai serta melindungi kaum Yahudi dan Nasrani selama lebih dari 1000 tahun .
Apakah ketika bangsa Israel yang menyembah Allah jadi jadi lebih keliru dibandingkan dengan bangsa Romawi yang menyembah Dewa Apolo ( matahari ) yang putranya muncul tiap tanggal 25 Desember .
Nah , keyboard yang anda ketik sekarang ini pakai angka mana Bro ?
Angka Romawi kah ?
Romawi-pun kini jadi Turki .
Allah sengaja menguji iman hamba-hambanya, baik ketika sedang berada diatas maupun lagi dibawah , sebab ketika Israel dalam masa keemasan pada zaman Nb Daud dan Sulaiman toh itu juga termasuk cobaan dari Allah
Kejayaan umat manusia silih berganti dan tidak perduli apa itu bangsa yang kafir atau tidak .
Yang pasti , walau kondisi telah menempatkan kami dalam posisi dibawah tapi sekali Allah yang maha esa tetaplah kami menyembah Dia sebagai satu-satunya Allah yang benar dan tidak pernah menjadi satu dalam tiga oknum yang keliru .
wass .
Tinggalkan Balas
Mantaf Monday Mulai Menua
September 6th, 2012 pada 10:24
QS Al-Baqarah 2:4, “Beriman kepada Kitab (Al-Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-Kitab yang diturunkan sebelummu”. berimanlah kepada kitab (Al-Quran) dan kitab-kitab sebelumnya yaitu (Taurat) dan (Injil) bukan kepada (Bibel) yang kebanyakan orang menyebutnya Injil saat ini.